Jangan Nekat Modal Usaha Pakai Kartu Kredit, Kalau Gak Mau Begini…

Modal usaha pakai kartu kredit

Modal usaha merupakan salah satu poin yang terpikirkan saat ingin membuka bisnis. Para pelaku UKM dan UMKM umumnya menyasar kredit tanpa agunan (KTA) sebagai solusi mendapatkan modal.

Sesuai namanya, KTA adalah layanan pinjaman perbankan yang tidak mensyaratkan jaminan atau agunan. Namun, jumlah dana yang dipinjamkan biasanya tak besar. Maksimal puluhan juta.

Butuh lebih besar lagi? Bisa melirik kredit multiguna. Bedanya, layanan pinjaman ini memberi syarat jaminan seperti BPKB atau sertifikat rumah. Kalau terjadi hal tak diharapkan seperti kredit macet, siap-siap rumah terancam disita.

Gak selalu bisa berjalan mulus. Pinjaman untuk usaha apalagi bagi UKM atau UMKM yang baru merintis biasanya sulit sekali mendapat kredit modal kerja di perbankan. Berbeda dengan kredit untuk pinjaman konsumtif seperti kredit pemilikan kendaraan bermotor atau kartu kredit.

Karena itu, ternyata banyak juga pelaku usaha yang melirik kartu kredit sebagai sumber modal. Sebetulnya, fungsi utamanya kan sebagai kartu kredit. Kira-kira aman dan bijak gak ya memanfaatkan kartu sakti tersebut sebagai sumber modal usaha? Simak ulasannya berikut:

Keuntungan

1. Mudah dan praktis

Menggunakan kartu kredit mudah dan praktis (Ilustrasi).
Menggunakan kartu kredit mudah dan praktis (Ilustrasi).

Setiap kartu memiliki limit atau batas penggunaan yang bervariasi. Umumnya mulai dari Rp 4 juta hingga ratusan juta rupiah. Semakin tinggi limitnya, semakin besar modal yang bisa kita gunakan.

Eits, jangan salah! Memakai kartu kredit sebagai modal usaha bukan berarti menggunakan gesek tunai (gestun) ya.

Secara regulasi gestun dilarang Bank Indonesia alias ilegal. Jadi, tetap melalui penarikan tunai yang legal dong!

2. Bangun riwayat kredit yang baik

Riwayat kartu kredit yang baik
Riwayat kartu kredit yang baik

Riwayat kredit yang baik akan memudahkan kita saat mengajukan kredit di perbankan. Untuk menjaga riwayat kredit tetap baik, kartu kredit justru diusahakan tidak inaktif atau dormant.

Riwayat ini dijadikan acuan bank untuk melihat kesanggupan dan perilaku kita saat membayar utang.

Dengan begitu, penggunaan modal dari kartu kredit selama dibayar sebelum tenggat waktu, bisa membuat riwayat terjaga dengan baik. Namun, penggunaannya sebaiknya tidak melebihi 30 persen dari limit kartu kredit.

Kerugian

1. Bunga lebih tinggi dibanding kredit usaha

Kartu kredit (gobankingrates)
Kartu kredit

Bank umumnya menerapkan bunga kartu kredit paling tinggi di antara jenis pinjaman lainnya, seperti kredit UKM. Bahkan, bunga kartu bisa mencapai tiga persen per bulan. Sebagai perbandingan, bunga kredit UKM umumnya sekitar satu sampai dua persen per bulan.

Jadi, sekalipun utang kartu kredit diperlakukan sebagai utang produktif yaitu modal usaha, tetap saja kamu harus menanggung bunga yang terbilang tinggi.

2. Ancaman terlilit utang

Terlilit utang (Ilustrasi).

Barangkali terlihat sederhana memulai usaha moda kartu sakti ini. Lalu, berjualan barang, dapat untung besar. Keuntungan pun bisa digunakan untuk membayar tagihan kartu.

Tapi, faktanya tak semudah itu. Bagaimana jika bisnis berjalan seret sehingga boro-boro memberi untung, buat menutup cicilan kartu pun tak cukup. Waduh, jika telat membayar jeratan bunga yang besar sudah menanti!

Tanpa strategi dan perhitungan matang, bisa-bisa kita jadi ketar-ketir mencari dana baru untuk melunasi utang yang kian bertambah.

Kesimpulannya

Sayangnya, gak sampai di situ aja. Jika telah membayar, riwayat kartu kredit pun berisiko rusak. Alhasil, pengajuan pinjaman produk perbankan makin sulit diperoleh.

Sekalipun tampak mudah, penggunaan kartu kredit sebagai modal usaha gak bisa disepelekan.

Pelaku usaha harus memerhatikan detail kartu kredit mulai dari tanggal jatuh tempo, batas maksimum penggunaan, batas minimal saldo, tenggang waktu pembayaran,  tingkat bunga penarikan tunai atau cicilan, serta besar bunga jika gagal membayar pada tanggal jatuh tempo.

Pastikan juga telah membuat rancangan bisnis dengan seksama termasuk perkiraan pengembalian keuntungan usaha. Jangan sampai jatuh tempo tagihan lebih dulu datang dibanding keuntungan yang didapatkan.

Dengan begitu, gak semua model bisnis cocok dimodali kartu kredit. Bisnis yang memberi keuntungan serta mengembalikan modal dengan cepat yang masih bisa dipertimbangkan untuk bermodalkan kartu sakti ini.

Idealnya, saat menggunakan kartu kredit, kamu bisa mulai getol menabung untuk modal usaha atau mengajak orang lain sebagai rekan kerja.

Marketplace Asuransi #1 Indonesia
Jaminan termurah sesuai anggaran Layanan gratis dari beli hingga klaim Proses praktis, polis langsung terbit Pilihan polis dari 50 asuransi terpercaya
Lihat Penawaran Promo →