Asuransi Apartemen: Manfaat, Dasar Hukum, dan Biaya Premi

Asuransi apartemen adalah produk yang menanggung risiko kerusakan atau kehilangan aset apartemen beserta isinya. Umumnya, bangunan apartemen sudah diasuransikan oleh badan pengelola. Sehingga kamu sudah mendapatkan perlindungan gedung saat membeli unit apartemen.

Asuransi bangunan kolektif tersebut memang wajib dimiliki oleh setiap bangunan, sesuai dengan Peraturan Pemerintah Pasal 70 Nomor 4 Tahun 1988. Nah, setiap penghuni wajib membayar premi asuransi kebakaran untuk gedung. 

Namun, perlindungan tersebut tidak termasuk barang-barang berharga dan perabot yang kamu simpan di dalamnya. Karena itulah muncul kebutuhan asuransi swasta yang menanggung isi bangunan. Untuk memahaminya lebih lanjut, simak ulasannya berikut ini!

Apa Itu Asuransi Apartemen?

Asuransi apartemen adalah salah satu contoh asuransi properti yang menanggung segala jenis kerugian terhadap aset apartemen beserta isinya. Produk ini tergolong ke dalam asuransi properti, sehingga bakal menanggung kerusakan akibat bencana alam dan pencurian.

Meskipun bangunan apartemen sendiri sudah diasuransikan secara kolektif oleh pengelola, kamu masih membutuhkan perlindungan untuk barang-barang berharga di dalamnya. Pasalnya, aset tersebut rentan terhadap risiko kebakaran atau kerusakan lain seperti pipa bocor. 

Manfaat Asuransi Apartemen

Umumnya, asuransi apartemen menawarkan beberapa manfaat pertanggungan dan pengecualian. Berikut penjelasannya.

Pertanggungan

Produk ini memberikan ganti rugi apabila aset apartemen dan perabotnya mengalami kerusakan atau kehilangan akibat:

  • Huru-hara, pemogokan, banjir, badai, gempa bumi.
  • Kebakaran (standar).
  • Pencurian berikut dengan kekerasan.
  • Dampak fisik.
  • Kerusakan pipa.

Selain itu, biasanya produk ini juga sudah termasuk asuransi kecelakaan diri dan pembersihan puing-puing. Kamu juga akan mendapatkan manfaat tanggung jawab pihak ketiga. Sehingga apabila ada orang yang cedera akibat kerusakan bangunan, asuransi akan mencairkan ganti ruginya.

Pengecualian 

Perlu diperhatikan juga beberapa pengecualian dalam pertanggungannya, yaitu:

  • Radiasi atau kontaminasi radioaktif nuklir.
  • Kecerobohan tertanggung atau yang terwakili tertanggung.
  • Properti yang sedang dalam masa konstruksi.
  • Penipuan dan ketidakjujuran.
  • Biaya pemeliharaan atau perawatan.
  • Karat, aus, korosi, jamur, kutu, basah, kering, larva serangga.
  • Polusi dan kontaminasi.

Perhitungan Biaya Asuransi Apartemen

Untuk menghitung biaya premi asuransi apartemen, kamu perlu menjumlahkan nilai aset yang kamu miliki. Setelah itu, pihak asuransi akan memberikan rate atau suku premi sesuai dengan jumlah lantai apartemen. 

Perlu diperhatikan bahwa dalam asuransi properti, terdapat biaya sendiri (own risk), atau biaya yang dikeluarkan sendiri oleh nasabah ketika mengajukan klaim. Umumnya, jumlahnya adalah 5 persen dari klaim yang dibayarkan.

Dasar Hukum Asuransi Apartemen

Mengasuransikan bangunan apartemen adalah sebuah kewajiban pengelola dan penghuni apartemen yang tertuang dalam UU Asuransi. Berikut penjelasannya.

Peraturan Pemerintah yang mengatur

Peraturan Pemerintah Nomor 4 Tahun 1988 Pasal 61 ayat (2) huruf b menyatakan bahwa setiap penghuni apartemen wajib membayar iuran pengelolaan dan premi asuransi kebakaran. Selain itu juga tertuang pada Pasal 70 Peraturan Pemerintah Nomor 4 Tahun 1988 yang berbunyi “Perhimpunan Penghuni harus mengasuransikan rumah susun terhadap kebakaran.”

Sanksi jika tidak membeli

Apabila peraturan ini tidak dijalankan, ada sanksi yang tertuang dalam Peraturan Pemerintah Nomor 4 Tahun 1988 Pasal 77 yang berbunyi, “barangsiapa yang melanggar ketentuan, akan diancam dengan pidana maksimal satu tahun dan/atau denda setinggi-tingginya Rp1 juta.

Tips Memilih Asuransi Properti

Sebelum membeli asuransi properti, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan, di antaranya:

Perhatikan manfaat yang ditawarkan

Penting untuk mengetahui hal apa saja yang ditanggung dalam asuransi apartemen. Misalnya, apakah polis menanggung hanya kebakaran saja atau juga menanggung risiko pencurian dan banjir. 

Pahami pengecualian pertanggungan

Selain itu, tidak semua hal bisa diklaim asuransi karena ada beberapa pengecualian dalam polis. Misalnya, kerugian akibat kesalahan tertanggung atau radioaktif.

Sesuaikan dengan kebutuhan

Sesuaikan juga manfaat pertanggungan dengan apa yang kamu butuhkan. Jangan sampai membeli perlindungan yang tidak kamu butuhkan karena hanya akan memberatkan biaya premi saja.

Tanya Jawab

Asuransi apartemen terdiri dari asuransi bangunan, asuransi perabotan, dan asuransi kecelakaan diri.
Asuransi bangunan apartemen wajib dimiliki secara kolektif oleh para pemilik unit apartemen. Namun, polis tersebut tidak mencakup pertanggungan perabotan di dalamnya sehingga kamu perlu menambahnya sendiri.
Kamu perlu mengasuransikan bangunan, termasuk interior seperti dapur dan kamar mandi. Selain itu juga perabot yang ada di dalam unit apartemen, misalnya televisi, sofa, lemari, dan lain-lain.
Belilah asuransi apartemen yang sesuai dengan kebutuhan kamu.
Ya, asuransi apartemen perorangan umumnya menanggung risiko kehilangan barang dan perabot akibat pencurian.
Untuk mendaftar, kamu bisa menghubungi agen asuransi atau menghubungi Lifepal.co.id, broker asuransi terbaik di Indonesia.
Marketplace Asuransi #1 Indonesia
Jaminan termurah sesuai anggaran Layanan gratis dari beli hingga klaim Proses praktis, polis langsung terbit Pilihan polis dari 50 asuransi terpercaya
Lihat Penawaran Promo →