Bagaimana Nasib Saham Perusahaan Consumer Goods Jika Cukai Minuman Berpemanis Sah?

Mesin penjual minuman (Shutterstock)

Minuman yang mengandung pemanis bakal dikenakan tarif cukai, apakah ini pertanda buruk bagi perusahaan consumer goods? Fenomena ini mungkin terlihat mirip dengan apa yang terjadi di industri rokok. Teh kemasan akan dikenakan cukai Rp 1.500 per liter, sementara itu minuman berkarbonasi, energi, kopi, konsentrat, dan lainnya, tarifnya Rp 2.500 per liter. 

Alasannya tentu saja berkaitan dengan minuman berpemanis ini bisa menyebabkan penyakit diabetes melitus (kencing manis) bagi penduduk dengan usia di atas 15 tahun.  Jelas sekali, tarif cukai ini tentunya bakal dibebankan ke konsumen. Seandainya perusahaan perusahaan consumer goods menahan kenaikan harga, tentu mereka bakal rugi dalam hal penjualan. 

Seperti diketahui, gak sedikit lho perusahaan consumer goods di Indonesia yang melantai di Bursa Efek Indonesia. Ada PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk (ICBP), PT Mayora Indah Tbk (MYOR), PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR), PT Garudafood Putra Putri Jaya Tbk (GOOD), dan PT KINO Indonesia Tbk (KINO). 

Apakah hal ini bakal jadi sentimen buruk bagi para emiten di atas? Simak ulasannya yuk.

Harga minuman berpemanis bisa naik, tapi…

Minuman manis (Shutterstock).
Minuman manis (Shutterstock).

Jelas sekali, jika cukai ini diterapkan, maka akan ada penyesuaian harga terhadap produk-produk minuman berpemanis dari perusahaan consumer goods yang bersangkutan. Namun apakah hal ini bakal jadi malapetaka?

Mari kita asumsikan saja, jika harga naik tapi barang terjual dalam jumlah yang sama dari tahun sebelumnya. Cuan atau keuntungannya besar dong? Namun jika mereka justru menahan harga seperti yang dijelaskan di atas, maka gak nutup kemungkinan mereka bakal rugi. 

Gak semua perusahaan consumer goods di atas fokus jualan minuman berpemanis 

Minuman berperisa manis (Shutterstock)
Minuman berperisa manis (Shutterstock)

Minuman berpemanis memang merupakan produk yang dijual perusahaan-perusahaan tersebut. Namun gak semua perusahaan mengandalkan produk ini sebagai penunjang laba. GOOD contohnya, mereka punya Okky Jelly Drink, MyTea, MounTea, Chocolatos,  dan Good Mood. Tapi fokus mereka adalah di makanan, seperti halnya biskuit Gery, dan lain sebagainya.

Sementara itu MYOR kerap disebut bakal terkena imbas dengan aturan ini oleh salah satu analis. Namun produsen Kopiko 78 C, QGuava, dan Teh Pucuk Harum ini, diprediksi akan menaikkan harga 4 sampai 6 persen oleh para analis, namun pihak MYOR sendiri belum berkomentar lebih lanjut.

ICBP juga punya produk minuman yaitu Ichi Ocha dan Fruitamin, namun produk andalan mereka tetap saja Indomie. 

KINO yang punya Larutan Cap Kaki Tiga, Cap Panda, dan Panther, juga lebih fokus di segmen perawatan tubuh. Menurut laporan keuangannya pada kuartal III 2019, porsi pendapatan terbesar mereka di segmen ini adalah 29,13 persen, sementara untuk minuman adalah 19,09 persen. 

Apa kabar dengan UNVR? Seperti diketahui, UNVR punya satu minuman berpemanis yaitu Buavita. Akan tetapi, dari segi bisnis, UNVR tampaknya lebih memusatkan perhatiannya ke produk-produk home and personal care. 

Baiknya beli saham mereka gak?

Saham

Hingga saat ini, belum terdengar adanya pernyataan resmi dari perusahaan consumer goods terkait  mengenai kenaikan harga tersebut. Walau harga minuman itu naik, tetap saja perusahaan-perusahaan consumer punya banyak produk lain yang tentunya bisa menyumbang pemasukan dalam jumlah besar.

Terlepas dari itu, saham perusahaan-perusahaan ini juga tergolong sebagai blue chip karena nilai kapitalisasi pasar mereka cukup besar. 

Berhubung IHSG lagi kebakaran karena sentimen buruk virus corona, kamu mungkin bisa membeli saham ini dalam kondisi diskon. Namun ingat baik-baik, jangan menggunakan semua uangmu untuk membeli saham perusahaan ini ya, cicil saja sedikit-sedikit mengingat situasi di Indonesia masih belum kondusif. (Editor: Winda Destiana Putri)

Asuransi & Investasi
Asuransi & Investasi
Marketplace Asuransi #1 Indonesia
Jaminan termurah sesuai anggaran Layanan gratis dari beli hingga klaim Proses praktis, polis langsung terbit Pilihan polis dari 50 asuransi terpercaya
Lihat Penawaran Promo →