Bank Digital – Keuntungan dan Daftarnya di Indonesia

Bank digital

Perkembangan teknologi yang pesat juga berpengaruh pada layanan keuangan yang terwujud lewat adanya bank digital. Beberapa tahun terakhir, bank digital memang menjadi fokus pengembangan layanan perbankan.

Beberapa bank mulai bermigrasi pada layanan yang mengadaptasi kemajuan teknologi. Salah satunya adalah BTPN yang memiliki anak usaha bernama Jenius.

Bahkan, pada 2021, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat ada lima bank yang telah resmi menjadi bank digital atau bank daring dan tujuh bank yang segera menyusul.

Sebagai nasabah, kita juga perlu tahu seluk-beluk bank daring agar dapat memanfaatkan layanan secara maksimal. Cari tahu selengkapnya di artikel ini.

Apa itu bank digital?

Bank digital adalah sebuah bank yang memberikan layanan perbankan dan manajemen keuangan nasabahnya secara online atau daring melalui aplikasi smartphone.

Nasabah bank daring dapat mengakses semua layanan yang tersedia, seperti:

  • membuka rekening,
  • mengatur deposit, hingga
  • melakukan transfer lewat satu aplikasi tanpa harus datang ke kantor bank.

Pasalnya, bank daring biasanya memiliki satu kantor pusat atau bahkan tidak memilikinya sama sekali. Jadi, nasabah hanya perlu menginstal aplikasi bank daring dan memanfaatkan seluruh fiturnya dalam genggaman.

Model bisnis baru dalam layanan perbankan ini banyak dilirik karena menawarkan efisiensi dalam kegiatan operasional bank.

Sebab bank daring tidak perlu mengeluarkan banyak biaya untuk pengadaan layanan fisik berupa kantor-kantor cabang.

Biaya tersebut biasanya akan dialihkan untuk mengembangkan infrastruktur digital untuk meningkatkan mutu pelayanan kepada nasabah.

Keuntungan bank digital

Tidak hanya memberikan keuntungan dari segi manajemen bisnis, bank daring juga punya beragam keunggulan bagi nasabahnya dibandingkan bank umum/konvensional.

Salah satunya adalah nasabah bisa menghemat waktu dan biaya karena semua layanannya dapat diakses dari mana saja. Masih ada lagi keunggulan bank daring yang perlu diketahui. Inilah penjelasan lengkapnya.

1. Memberikan layanan keuangan yang inklusif

Sebagai nasabah bank daring, kamu akan mendapatkan layanan keuangan yang inklusif atau menyeluruh. Artinya, layanan bank daring dapat menjangkau masyarakat yang lebih luas, yang selama ini mungkin belum mampu tersentuh layanan bank konvensional.

Hal ini bisa terjadi karena untuk melakukan ekspansi jangkauan wilayah, bank daring tidak perlu menyiapkan biaya operasional besar karena tidak membangun kantor cabang ataupun mempekerjakan staf baru. Dengan demikian, jangkauannya akan lebih jauh selama tersedia teknologi yang memadai di wilayah tujuannya.

Keunggulan ini akan bermanfaat untuk membantu nasabah di wilayah-wilayah luar kota yang selama ini sangat tergantung pada keberadaan kantor cabang bank ataupun ATM.

Bank Digital – Keuntungan dan Daftarnya di Indonesia
Bank Digital – Keuntungan dan Daftarnya di Indonesia

2. Memberikan layanan yang efisien 24 jam

Dengan adanya bank daring, kamu tidak perlu terikat jam kerja bank untuk mendapatkan akses layanan keuangan. Apa pun kebutuhannya, kamu dapat mengaksesnya selama 24 jam melalui akun bank daring milikmu.

Tidak perlu lagi menunggu bank buka dan mengantre lama untuk mendapatkannya. Semua bisa kamu akses dalam genggaman.

3. Biaya admin yang lebih murah

Dengan model bisnis serba daring, bank daring dapat memangkas banyak ongkos operasional yang selama ini cukup besar.

Hal ini akan berdampak pada biaya admin bank, seperti potongan per bulan yang lebih murah dibandingkan dengan bank konvensional.

Daftar bank digital di Indonesia

Hingga 2021, tercatat ada lima bank daring yang telah beroperasi secara resmi di Indonesia. Kelima bank ini sudah mendapat izin dan terdaftar dalam data OJK.

1. Jenius (Bank BTPN)

Jenis adalah bank daring pertama di Indonesia yang dimiliki PT Bank Tabungan Pensiunan Nasional Tbk (BTPN). Bank digital ini resmi beroperasi mulai 2016 melalui aplikasi digital bernama Jenius.

Lewat aplikasi, nasabah akan lebih mudah melakukan berbagai transaksi, termasuk berbelanja online. Pasalnya, Jenius telah terkoneksi dengan banyak merchant rekanan melalui fitur Jenius Pay.

Nasabah juga bisa mengajukan pinjaman melalui Flexi Cash tanpa persyaratan tambahan dan tanpa biaya. Konfirmasi pengajuan pinjaman ini akan langsung diinformasikan kepada nasabah lewat aplikasi secara otomatis.

2. Wokee (Bank Bukopin)

Wokee telah diluncurkan sejak 2018 lalu. Untuk menjadi nasabah Wokee, kamu tidak akan dikenakan biaya sepeserpun.

Aplikasi Wokee juga sudah bisa kamu gunakan untuk melakukan top up saldo lewat dompet digital, seperti OVO, GoPay, dan aplikasi LinkAja.

Bahkan, dengan fitur Merchant Cardless Withdrawal, kamu bisa melakukan tarik tunai tanpa kartu di merchant yang sudah bekerja sama dengan Bank Bukopin.

3. Digibank (Bank DBS)

Digibank yang telah beroperasi sejak 2018 mempunyai banyak fitur layanan. Termasuk pembayaran tagihan seperti internet, PAM, listrik, asuransi, hingga kartu kredit. Bahkan, kamu juga terbebas dari biaya transfer dengan memiliki rata-rata saldo per bulan minimum Rp 1.000.000.

4. TMRW (Bank UOB)

TMRW milik Bank UOB merupakan bank daring yang menggabungkan layanan tabungan dan kartu kredit. Kamu bisa membuka tabungan sekaligus membuat kartu kredit TMRW lewat aplikasi yang telah ada sejak Agustus 2020 lalu ini. Mudah, bukan?

5. Jago (Bank Jago)

PT Bank Jago Tbk resmi meluncurkan Bank Jago pada pertengahan April 2021 lalu. Aplikasi ini memiliki keunggulan berupa fitur Kantong.

Bank Digital – Keuntungan dan Daftarnya di Indonesia
Bank Digital – Keuntungan dan Daftarnya di Indonesia

Dengan fitur ini, kamu bisa mengajak  nasabah Jago lainnya untuk mengalokasikan dana ke dalam Kantong yang bisa diakses bersama. Mirip seperti tabungan bersama.

Sayangnya, meskipun sudah ada lima bank daring di Indonesia, belum ada peraturan resmi yang secara khusus mengaturnya.

Namun OJK berjanji pada pertengahan tahun 2021, akan ada Peraturan OJK (POJK) tentang perbankan digital sebagai pijakan hukum bank digital.

Peraturan ini akan mengatur berbagai aspek, mulai dari tata kelola dan operasional, mekanisme pengamanan data nasabah, hingga pencegahan kejahatan siber. Dengan adanya peraturan baru ini, keamanan data nasabah bank digital akan lebih terjamin.

Itu tadi informasi seputar bank digital. Buat kamu yang mau tahu lebih banyak tentang lembaga keuangan atau asuransi? Lihat pertanyaan populer seputar topik-topik tersebut di Tanya Lifepal.

Tanya jawab seputar bank digital