Begini Contoh Surat Kuasa Pengambilan Gaji yang Bisa Kamu Buat

Contoh surat kuasa pengambilan gaji

Waktu gajian tiba adalah waktu yang paling kamu tunggu-tunggu selama 22 hari kerja, tapi pas hari H datang, justru tidak bisa mengambil gajimu karena alasan tertentu. Gak usah khawatir, kamu bisa membuat surat sakti alias surat kuasa pengambilan gaji yang diberikan kepada orang terpercaya. Berikut penjelasan contoh surat kuasa pengambilan gaji yang bisa kamu buat. 

Surat kuasa pengambilan gaji ini nanti bisa digunakan untuk mengambil gajimu yang diwakili oleh sahabat atau keluargamu, meringankan bukan? Tetap bisa menerima uang gajian meski gak bisa datang langsung.

Mengambil gaji di ruangan HRD atau personalia mungkin cara lama yang dilakukan oleh perusahaan kala itu. Saat ini, untuk menerima gaji sangat mudah lantaran setiap karyawan sudah memiliki nomor rekening bank.  

Nah, tapi surat kuasa pengambilan gaji ternyata gak bisa asal bikin dan diberikan sama sembarangan orang. Tetap ada aturannya, apa saja sih aturan dan seperti apa contoh surat kuasa pengambilan gaji? Langsung aja cek di bawah sini ya. 

Kenapa butuh surat kuasa pengambilan gaji?

Kebijakan setiap perusahaan pasti berbeda-beda. Meskipun saat ini pemberian gaji ditransfer langsung melalui rekening pribadi.  

Namun masih ada juga perusahaan yang memberikan gajinya secara manual. Sehingga, saat ada halangan tidak bisa ambil gaji, kamu bisa membuat surat kuasa pengambilan gaji ini. 

Buat informasi saja, untuk surat kuasa pengambilan gaji sudah diatur dalam Kitab Undang-Undang Hukum Perdata (KUHPer). Hal ini tertulis dalam pasal 1792 yang menyebutkan kalau pemberian surat kuasa adalah bentuk persetujuan untuk memberi kuasa pada orang lain atas nama kita sendiri. 

Surat kuasa ini juga hanya bisa dibuat saat kita dalam kondisi kepepet dan ada urusan lain. Antara lain seperti sakit, ada jadwal kunjungan dokter yang gak bisa ditunda, atau pas lagi dinas ke luar kota.

Perhatikan sebelum menulis surat kuasa pengambilan gaji

Membuat surat kuasa pengambilan gaji memang kedengarannya gampang, sih. Padahal, ada banyak hal yang wajib kamu perhatikan untuk membuat surat kuasa pengambilan gaji. Gak boleh asal-asalan, mengingat surat ini cukup vital. 

Melampirkan judul dan nomor surat

Saat membuat surat kuasa pengambilan gaji, jangan lupa sertakan judul dan nomor suratnya, ya! Hal ini yang membedakan surat kuasa dengan surat biasa lainnya. Namun, ada juga beberapa aturan yang gak mewajibkan kamu melampirkan nomor surat. Apalagi surat ini kuasa pengambilan gaji ini memang kamu bikin secara pribadi, bukan atas nama perusahaan atau instansi. 

Nama pembuat surat kuasa

Jangan lupa juga untuk menulis lengkap namamu sesuai kartu identitas. Hal ini penting, apalagi kamu adalah seorang pemberi kuasa. Namamu wajib ada di dalam isi surat dan di tempat tanda tangan.

Mengisi identitas pemberi dan penerima kuasa secara lengkap

Di dalam surat kuasa wajib lho mencantumkan identitas lengkap pemberi kuasa dan penerima kuasa, mulai nama, alamat, tempat tanggal lahir, hingga nomor KTP/SIM.

Informasi berupa keperluan

Kamu juga wajib mengisi keterangan atau maksud dan tujuanmu di dalam surat kuasa pengambilan gaji tersebut. Misalnya kamu bertujuan untuk memberikan kuasa pada Ani untuk mengambil gaji bulananmu. 

Tanggal dan waktu pembuatan

Jangan lupa juga untuk membubuhkan tanggal dan waktu pembuatan. Hal ini penting untuk menghindari adanya manipulasi atau kesalahan. 

Sebaiknya gunakan juga kata-kata yang gampang dipahami dan gak terlalu baku dan jangan menggunakan kalimat yang terlalu berbelit-belit. Nanti malah akan membuat pusing orang yang membacanya. 

Biar gak lupa, kamu juga wajib memperhatikan poin penting di bawah ini:

  • Meskipun gak diwajibkan, jangan lupa cantumkan tanggal pembuatan surat kuasa pengambilan gajimu.
  • Jangan lupa untuk membubuhkan tanda tangan untuk pemberi dan penerima kuasa. Kesalahan yang sering terjadi yakni hanya membubuhkan tanda tangan pemberi kuasa saja. 
  • Jangan lupa juga untuk memberi cap dari lembaga hukum, perusahaan, atau instansi tempat kamu bekerja, ya.
  • Sebaiknya berikan surat kuasa pengambilan gajimu pada keluarga yang namanya tertera dalam satu KK untuk meyakinkan dan menghindari penipuan. 
  • Jangan lupa juga untuk membubuhkan materai 6000 di dalam surat kuasa pengambilan gajimu, ya. 

Biar gak salah-salah, ini dia format surat kuasa pengambilan gaji yang bisa kamu jadikan referensi. 

SURAT KUASA

Yang bertanda tangan di bawah ini: 

Nama                           : ……

Tempat/Tgl. Lahir   : ……

Tanda Pengenal         : ……

Alamat                         : ……

 

Dengan ini memberikan kuasa kepada: 

Nama                         : ……

tempat/Tgl. Lahir   : ……

Tanda Pengenal       : ……

Alamat                       : ……

Untuk pengambilan paspor elektronik atas nama (pemberi kuasa) di Kantor Imigrasi Jakarta Selatan, DKI Jakarta. 

Demikian surat ini dibuat, untuk dapat dipergunakan sebagaimana mestinya. 

 

Jakarta, 2 September 2019

 

(TTD Penerima & Pemberi Kuasa dan meterai 6.000)

Apa surat kuasa bisa dicabut saat proses pelaksanaan?

Jawabannya tentu saja bisa dong. Ada beberapa hal yang membuat kamu bisa mencabut surat kuasa yang sudah kamu berikan pada orang lain. Di antaranya:

  • Adanya indikasi pemalsuan surat kuasa
  • Ada bukti penyalahgunaan surat
  • Kamu merasa curiga atau ada hambatan lain yang menyulitkan tugas penerima kuasa
  • Masa berlaku surat kuasa sudah berakhir

Kalau kamu merasa gak yakin dengan melimpahkan kuasa untuk mengambil gajimu, kamu bisa langsung membatalkannya 

Nah itu dia, beberapa contoh surat kuasa pengambilan gaji yang bisa kamu tiru. Gampang, tinggal modifikasi saja sedikit dan selesai deh. Kamu tetap bisa menerima uang gaji walaupun gak bisa mengambilnya langsung.

Marketplace Asuransi #1 Indonesia
Jaminan termurah sesuai anggaran Layanan gratis dari beli hingga klaim Proses praktis, polis langsung terbit Pilihan polis dari 50 asuransi terpercaya
Lihat Penawaran Promo →