Belajar Saham Hari Ini, Panen Untung di Investasi Besok

cara investasi saham bagi pemula

Belajar saham bisa dilakukan kapan saja dan di mana saja. Sekarang ini banyak lembaga serta institusi yang menawarkan belajar saham secara singkat dan bahkan memberi sertifikasi, lho!

Sebelum mulai mempelajarinya, kita pahami dahulu apa itu saham. Saham adalah surat berharga yang menunjukkan kepemilikan atas suatu perusahaan. Di pasar modal, saham ini diperdagangkan oleh investor untuk mendapatkan keuntungan.

Di negara kita, saham ditransaksikan di Bursa Efek Indonesia (BEI). Instansi ini menjadi pihak penyelenggara perdagangan efek. Secara sederhananya, BEI adalah pasar tempat penjual dan pembeli efek. Terlepas dari adanya penerapan teknologi transaksi online yang canggih, BEI tetap hadir sebagai pasar.

Belajar Saham di Sekolah Pasar Modal

belajar saham di bei

Pernah dengar sekolah pasar modal? Kalau belum, ini merupakan salah satu program dari BEI agar masyarakat Indonesia kian melek dalam dunia investasi, khususnya di sektor keuangan.

Belajar saham tidak harus di sekolah pasar modal atau perusahaan sekuritas dan lembaga lain. Kita bisa juga belajar saham secara autodidak melalui berbagai sumber di internet. Namun, tentu belajar secara langsung dari sumber resminya akan terasa lebih afdal. Apalagi kalau dapat sertifikat, bukan?

Dalam laman resmi Sekolah Pasar Modal BEI, disebutkan bahwa Sekolah Pasar Modal BEI menyediakan pengajar yang menjadi pelaku langsung di industri tersebut. Selain itu, mereka telah bertahun-tahun bergelut di dunia tersebut dan menjadi ahli di bidangnya.

Kehadiran Sekolah Pasar Modal sesuai penjelasan sebelumnya, yaitu berupaya mengedukasi masyarakat dan meningkatkan literasi keuangan bagi seluruh penduduk Indonesia. Di samping itu, BEI ingin berkontribusi dan menjadi sarana informasi serta edukasi untuk meningkatkan kepedulian kepada semua kalangan baik pelaku, pengamat, dan khalayak umum.

Cara Daftar Sekolah Pasar Modal

Untuk belajar saham, kita bisa memilih apakah ingin mengikuti kelas tatap muka atau online. Untuk mengikutinya ada beberapa persyaratan, dokumen, dan informasi lainnya yang diperlukan. Salah satu persyaratan adalah menyetor Rp100 ribu untuk peserta yang belum menjadi investor.

Uang tersebut bukan untuk membayar kelas Sekolah Pasar Modal, melainkan membuka rekening investasi. Pasalnya, peserta memang diarahkan untuk menjadi investor di pasar modal secara nyata. Nantinya setelah mengikuti kelas, peserta bisa langsung terjun sebagai investor.

Berikut langkah-langkahnya.

1. Pendaftaran kelas tatap muka belajar saham

Setelah berjalan beberapa tahun, kelas Sekolah Pasar Modal ini diperuntukkan peserta yang ingin mengenal industri investasi pasar modal lebih jauh. Kita bisa memilih level dan gelombang yang ingin diikuti. Setiap kelas terdiri atas 110 peserta dari berbagai kalangan.

Adapun syaratnya adalah sebagai berikut.

  • Pilih Program (reksadana, saham, saham syariah), Level (1 dan 2), dan Kota.
  • Pilih Gelombang (biasanya ada pilihan dua gelombang) dengan tanggal berdekatan.
  • Menentukan pilihan, apakah sudah menjadi investor atau belum pernah menjadi investor, ada pilihannya.
  • Muncul informasi terkait tempat. Jika memilih di Jakarta atau Kantor Pusat, maka biasanya dilaksanakan di Ruang Seminar BEI.
  • Isi formulir pendaftaran yang terdiri atas Informasi Akun, Informasi Dasar, Informasi Mengenai Sumber Dana Pribadi, dan Informasi Rekening Bank.
  • Cek kembali semua data yang diisi.
  • Setelah itu, ke kolom Konfirmasi dan klik Daftar SPM-Saham.
  • Kita pun sudah terdaftar untuk kelas Sekolah Pasar Modal.

2.  Pendaftaran kelas online belajar saham

Pendaftaran kelas online serupa tatap muka. Kelas ini menjadi solusi bagi calon investor yang ingin mengenal cara berinvestasi di BEI, tetapi terkendala untuk menghadiri Kelas Tatap Muka karena keterbatasan waktu dan lokasi.

Dalam kelas online ini, calon investor akan diedukasi terkait investasi di pasar modal lewat video, audio, forum, dan tertulis yang disampaikan secara online. Dengan langkah yang sama dalam pendaftaran Kelas Tatap Muka, calon investor akan diminta mentransfer Rp100 ribu untuk membuka rekening investasi.

Kamus Pengetahuan Saham

kamus saham

Belajar saham berarti kita harus mengetahui seluk-beluk dunia investasi ini. Beberapa hal mendasar yang harus dipahami adalah peran pialang (broker), cara transaksi (jual-beli) saham, dan cara mendapatkan untung dari saham (capital gain dan dividen).

Selain bisa menjadi bagian strategi kita menghasilkan cuan, pengetahuan pribadi pun menjadi bertambah. Nah, berikut ini penjelasannya.

1. Peran pialang

Pialang alias broker ini adalah penghubung atau jembatan antara investor dan pasar modal. Pialang ini bekerja pada perusahaan sekuritas. Tugas pialang secara sederhana adalah mengarahkan kita untuk bertransaksi di pasar modal.

Bukan sekadar beli dan jual, lho! Mereka ini menyampaikan sentimen dan apa saja yang diriset oleh analis perusahaan sekuritas. Dengan begitu, risiko investor merugi lebih kecil.

Profesi mereka pun terbagi-bagi dalam beberapa kategori. Ada yang memberi jasa penuh dengan bayaran yang lebih mahal, tetapi memberi berbagai informasi seputar pasar. Sebagian lainnya tidak terlalu mahal, tetapi harus disadari informasinya pun tidak selengkap full service broker.

2. Cara transaksi saham

Cara transaksi saham ini ada dua, bisa melalui online, bisa juga melalui perusahaan sekuritas. Namun, karena semua sudah serba digital sebaiknya menggunakan cara transaksi saham online agar lebih efisien dalam waktu. Berikut tahapannya.

  • Membuat rekening investasi atau saham dengan cara menyiapkan KTP, paspor (untuk warga negara asing/WNA), Nomor Pokok Wajib pajak (NPWP), foto buku tabungan, fotokopi KK dan NPWP suami bagi calon investor ibu rumah tangga, dan materai 6000 sesuai kebutuhan.
  • Membuka rekening saham dengan cara bertemu broker di perusahaan sekuritas (jika secara langsung) atau mengunduh aplikasi perusahaan sekuritas yang dipilih.
  • Isi formulir dan lampirkan semua dokumen.
  • Memilih dan membuka rekening dana investasi (RDI).
  • Tunggu proses pembukaan rekening hingga selesai.
  • Setor deposit awal. Jumlahnya berbeda-beda tiap perusahaan sekuritas.
  • Unduh aplikasi trading perusahaan sekuritas dan kita sudah bisa melakukan transaksi sesuai hari dan jam perdagangan yaitu Senin-Jumat pukul 09.00 WIB – 16.15 WIB kecuali hari libur nasional.

3. Cuan saham

Dalam berinvestasi saham, kita bisa mendapat keuntungan dari dividen dan capital gain. Dividen adalah keuntungan yang dibagikan perusahaan kepada investor yang memegang saham.

FYI, dividen ini dibagikan berdasarkan jumlah lembar saham yang kita miliki. Misalnya, minimal memiliki saham perusahaan adalah satu lot (100 lembar saham), nah jika dividen yang dibagikan adalah Rp30 ribu per lembar saham, maka dividen yang diterima adalah Rp3 juta.

Namun, tidak semua dividen dibagikan dalam bentuk tunai karena tergantung hasil Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS). Jika bukan dana segar, dividen yang dibagikan adalah saham lagi sesuai nilai saham saat itu.

Capital gain secara sederhananya adalah nilai kenaikan harga saham. Artinya, harga saham yang kita miliki lebih tinggi ketimbang harga pembelian. Kalau sudah ada capital gain dan kenaikannya tinggi, investor biasanya menjual saham tersebut.

Manfaat Belajar Saham

manfaat belajar saham

Belajar saham bukan berarti kita harus menjadi investor. Walaupun di BEI kita diarahkan untuk menjadi investor, dengan membayar Rp100 ribu untuk membuka rekening investasi, tetapi tidak harus langsung terjun ke pasar modal.

Salah satu keuntungan belajar saham adalah mengetahui beragam produk investasi di pasar modal. Tidak hanya saham, kita juga bisa mengetahui instrumen lain seperti obligasi alias surat utang, reksadana saham, dan masih banyak lagi.

Manfaat lain dari belajar saham adalah.

  • Memahami arti pentingnya investasi. Tentunya kita menyadari bahwa investasi saham adalah salah satu alat untuk melawan inflasi.
  • Meningkatkan kesadaran investasi sehingga kehidupan finansial kita lebih baik. Misalnya yang tadinya suka belanja, jadi lebih ngerem dan berniat investasi atau paling tidak menabung.
  • Jika sudah terjun ke pasar modal, belajar saham menambah pemahaman, insting, dan lainnya untuk memilih saham hingga mengetahui timing pas untuk jual atau beli saham.
  • Tidak kalah penting adalah menyiapkan diri untuk berinvestasi di pasar modal karena kita sudah mengetahui kemungkinan risiko yang bakal dihadapi.

Dengan segudang serba-serbi dunia saham, tidak ada salahnya kita belajar saham sejak dini, bukan? Tentu lebih penting lagi khusus bagi kita yang memang berniat menggeluti investasi di pasar modal. 

Modal diibaratkan sebagai senjata kita dalam berinvestasi dan pengetahuan dari belajar saham akan membentuk mental kita sebagai investor. Keduanya saling terkait dan saling mendukung.

Mari belajar dan selamat mencoba!

Dapatkan Promo