Semakin Konsumtif Karena Belanja Online? Yuk Hentikan dengan Cara Ini

Belanja Online

Belanja online menjadi salah satu tren yang kini sedang marak terjadi. Bahkan hampir setiap bulan e-commerce selalu berlomba-lomba memberikan potongan harga. Mulai dari bebas ongkos kirim, cashback, sampai diskon hingga 70 persen. 

Maraknya online shopping saat ini memang sangat memudahkan konsumen dalam berbelanja. Sekaligus mengubah tradisi belanja, yang awalnya terjadi secara langsung atau tatap muka, kini hanya sebatas media sosial saja. 

Sekarang semua barang yang dibutuhkan sudah tersedia secara online dan bisa dibeli melalui situs atau marketplace tertentu. Jauh lebih mudah dan praktis tentunya ya. Sayang, kemudahan ini justru membawa dampak buruk bagi kondisi keuangan kamu. Bila aktivitas belanja tidak dikontrol dengan baik, pengeluaran bisa membengkak secara tiba-tiba. Atau bahkan berpotensi menimbulkan utang yang menjerat.

Untuk mengatasinya, kamu bisa melakukan cara-cara di bawah ini. Tentunya demi kesehatan keuangan di masa yang akan datang. Yuk kita simak. 

1. Jangan keseringan buka situs belanja online

Belanja Online
Jangan keseringan buka situs belanja kalau gak mau ketagihan (Shutterstock).

Jika memang ada yang sedang kamu butuhkan, dan tidak ada waktu untuk mendatangi toko fisik secara langsung, silahkan buka marketplace yang ada di ponsel. Memang, di saat luang membuka situs belanja memang sangat mengasyikan. Bahkan bisa lupa diri bukan? 

Tapi perlu kamu ketahui, terlalu sering membuka situs belanja justru meningkatkan keinginan untuk belanja, lho! Akibatnya, upaya untuk mengurangi kebiasaan ini jadi gagal total. Sebelum ini terjadi, lebih baik jangan membuka situs tersebut. Sebaiknya manfaatkan waktu luang untuk kegiatan yang lebih berguna.

2. Jangan hanyut diskon spesial

Belanja Online
Diskon belanja di marketplace (Shutterstock).

Promo semacam ini sering digunakan marketplace guna menarik minat konsumen. Diskon bisa kamu dapat dengan jumlah pembelian minimum. Apabila jumlah ini belum tercapai, maka diskon tidak bisa digunakan. 

Pemberian potongan ini memang menggiurkan. Tetapi sadar atau tidak, diskon bersyarat seperti ini justru memicu sikap boros lho. Barang yang harusnya tidak perlu dibeli pun terpaksa harus dibeli agar total belanja mencapai jumlah minimum. Benar kan? Cari diskon yang tidak bersyarat. Agar kamu bisa merasakan betul potongan harga tersebut. 

3. Paham apa yang dibutuhkan

Belanja Online
Belanja sesuai kebutuhan, bukan keinginan (Shutterstock).

Pahami betul apa yang menjadi kebutuhanmu. Jangan belanja hanya karena mendapat potongan lebih besar jika belanja banyak, tapi ternyata kamu gak membutuhkannya. Hentikan sifat ketertarikan sekejap pada suatu barang. 

Karena kebanyakan, orang berbelanja hanya untuk memenuhi keinginan, bukan kebutuhan. Akibatnya, barang yang dibeli hanya mampu memberi kepuasan sesaat. Padahal harusnya barang tersebut dapat memberi kepuasan mendalam dan memenuhi kebutuhan utama. Biasakan mendahulukan apa yang penting ketimbang keinginan sesaat. 

4. Matikan notifikasi marketplace

Belanja Online
Matikan notifikasi situs belanja daring agar gak ketagihan belanja (Shutterstock).

Jika kamu memiliki situs marketplace di ponsel, usahakan untuk mematikan notifikasi. Pasalnya, notifikasi ini yang akan memberi tahu kamu produk apa saja yang diskon. Dengan begini, kamu akan terus ingin membuka aplikasi tersebut. Setelah itu, kamu pasti akan tergiur untuk membeli produknya. 

Rasa penasaran seringkali menjadi pemicu orang untuk belanja sekalipun awalnya mereka tidak ingin. Jadi untuk itu, matikan semua notifikasi pada aplikasi belanja yang terinstal di smartphone. Kamu bisa mematikannya melalui menu pengaturan apabila notifikasi sudah terlanjur aktif.

Baca juga: 5 Serum Wajah Murah Meriah Gak Sampai Rp 100 Ribu! Bisa Bikin Kulit Wajah Glowing

5. Hentikan berlangganan newsletter

Belanja Online
Stop berlangganan newsletter (Shutterstock).

Selain mematikan notifikasi, ada hal lain yang perlu kamu stop juga. Berlangganan newsletter hanya akan membuat kamu merugi. Karena kamu akan terus disuguhkan pemandangan diskon besar-besaran dari sebuah produk. 

Hal ini justru malah membuat kamu gak tahan godaan untuk belanja bukan? Kalau udah begini kamu pasti akan menjadi konsumtif. Untuk menonaktifkan newsletter, coba tekan pilihan “unsubscribe” pada halaman e-mail yang dikirimkan oleh situs online. Bisa juga dengan cara mengunjungi alamat situs online yang bersangkutan. 

6. Lebih baik belanja offline

Belanja Online
Belanja secara offline lebih baik ketimbang online (Shutterstock).

Mulai sekarang, jika ingin menghindari kecanduan belanja online, kamu cukup pergi ke toko. Cari barang yang kamu butuhkan saja. Atau buat catatan kecil apa saja keperluan kamu. Hal ini tentu menghindari kamu dari keperluan yang tidak penting. 

Meskipun belanja offline tidak praktis dan membutuhkan waktu, tapi percaya deh, hal ini menghindari kamu dari pemborosan. Asal kamu adalah orang yang tidak lapar mata ya! Tingkatkan intensitas belanja offline agar Anda bisa menghilangkan ketergantungan terhadap situs-situs belanja online. 

7. Hapus aplikasi di ponsel

Belanja Online
Hapus aplikasi situs belanja daring dari ponsel (Shutterstock).

Salah satu cara terampuh yang bisa bikin kamu gak ketagihan belanja adalah menghapus marketplace atau aplikasi. Jika aplikasi sudah terhapus, maka intensitas untuk membuka situs pun dapat berkurang dengan sendirinya.

Bagaimanapun juga, mengakses lewat aplikasi jauh lebih mudah daripada harus mengakses dari situs atau url biasa. Hapus aplikasi belanja yang dianggap paling beracun. Pergunakan ponsel dengan aplikasi yang positif, agar hidupmu juga berjalan baik ke depannya. 

Nah itu tadi beberapa cara memerangi racun belanja online. Teruslah mengurangi kebiasaan tersebut secara bertahap. Dengan demikian, kamu pun tidak lagi ketergantungan pada situs-situs belanja itu karena masih bisa mendapatkan barang di toko langsung. (Editor: Winda Destiana Putri).

 

Marketplace Asuransi #1 Indonesia
Jaminan termurah sesuai anggaran Layanan gratis dari beli hingga klaim Proses praktis, polis langsung terbit Pilihan polis dari 50 asuransi terpercaya
Lihat Penawaran Promo →