Sama-Sama Penting, Tapi Simak Dulu Alasan Ini Sebelum Beli Rumah atau Mobil

Ketika sudah bekerja, tentu keinginan untuk memiliki investasi seperti rumah menjadi sangat tinggi. Apalagi jika berencana memiliki keluarga dalam waktu dekat. Tentu beli rumah kadang menjadi prioritas utama. 

Namun, ternyata tidak untuk setiap orang berpikir bahwa memiliki hunian adalah hal yang perlu dilakukan pertama kali. Banyak dari mereka yang justru memilih memiliki kendaraan roda empat adalah prioritas utama setelah bekerja. 

Hal pertama tentu adalah menuruti gengsi, dan yang kedua pasti untuk kebutuhan hidup. Ketimbang harus mengeluarkan uang untuk kendaraan umum, kebanyakan orang memilih untuk menggunakan kendaraan sendiri. 

Meski demikian, tak dapat dipungkiri bahwa saat ini kendaraan dan tempat tinggal sama pentingnya. Sehingga kamu pasti akan kesulitan dalam memilih satu diantaranya jika tidak memiliki banyak uang untuk membeli keduanya langsung. 

Menurut sebuah studi, sebelum menentukan pilihan, ada baiknya kamu memang wajib menimbang-nimbang mana yang perlu didahulukan. Jangan sampai ketika sudah memutuskan, kamu malah merasa salah dalam memilih. 

Pola pikir seperti ini nyatanya bukan hanya berlaku pada para pekerja saja lho! Para mahasiswa yang masih duduk di bangku perkuliahan bahkan juga mulai ikut pusing jika dihadapkan pada hal tersebut. Bagi mereka itu adalah keputusan yang sulit. 

“Kalau aku belum sampai ke arah sana sih ya. Mau beli rumah dulu atau kendaraan, tapi kalau untuk saat ini sih ya penginnya beli mobil. Tapi itu juga kalau ada uangnya kan, masa iya nabung dari uang jajan dulu, kelamaan dong! Hehehe,” kata Maria salah satu mahasiswa Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jakarta (UPN) ketika ditemui MoneySmart di Jakarta Selatan belum lama ini. 

“Kalau aku disuruh memilih, antara rumah atau mobil, ya rumah mungkin ya. Karena aku kan laki-laki, dan pasti nya nanti akan menikah. Kalau udah punya mobil mungkin jadi lebih mudah dapat jodoh, hehehe,” kata Fransy mahasiswa Teknik UPN seraya tertawa dan diiringi sorak sorai dari teman-teman di sebelahnya. 

“Ya karena aku udah bawa kendaraan sendiri saat kuliah, mungkin nanti aku tinggal beli rumah aja. Tapi aku kan perempuan ya, keenakan calon suamiku kelak dong! Hehehe. Tapi ya itu, masih belum pasti juga, karena di kemudian hari rencana bisa berubah kapan saja,” tambah Marcha salah seorang mahasiswi senior tingkat akhir yang kini sedang mengerjakan skripsi. 

Minat pria dan wanita berbeda

Beli Rumah
Rumah dan kendaraan menjadi penting di zaman ini (Shutterstock)

Memang, bertanya hal seperti ini kepada mereka yang belum berpikir sampai sana, pasti akan menemukan jawaban-jawaban lucu. Tetapi di balik kelucuan itu, jawaban mereka ada benarnya juga. 

Seperti kepolosan Maria saat menjawab jika ada uangnya ia akan membeli mobil. Tujuannya adalah untuk memudahkan ia berpindah tempat dari satu lokasi ke lokasi lain. Tapi itu juga dirasa tidak mungkin kebeli untuk saat ini. Pasalnya, ia masih duduk di bangku mahasiswa, yang mana untuk jajan saja masih diberi oleh orang tua, 

Sementara jawaban dari Fransy adalah bentuk dari realita yang terjadi saat ini. Mungkin dengan memiliki kendaraan, dia akan lebih mudah mencari calon pendampingnya di masa depan. Tapi dia juga memberikan jawaban ambigu yakni, melihat harga rumah yang terus naik, justru ia ketakutan tidak bisa membelinya kelak. Jadi mungkin dia akan mempertimbangkan membeli hunian terlebih dahulu. 

Begitu juga dengan jawaban Marcha yang memang sudah memiliki kendaraan sejak awal kuliah. Kendaraan menjadi alat untuk bisa sampai ke kampusnya saat ini. Maklum saja, dengan jarak rumah cukup jauh di bilangan Ancol Jakarta Utara, perempuan kelahiran Jakarta ini perlu kendaraan untuk mengantarnya bolak balik ke tempat yang dituju. 

Kalau dilihat-lihat, memang ada perbedaan dalam jawaban pria maupun wanita. Studi ini juga sempat ditanyakan pada mereka yang sudah memiliki pekerjaan. Jawabannya pun beragam. Dapat disimpulkan bahwa pria rata-rata lebih memilih memiliki kendaraan terlebih dahulu ketimbang rumah. Alasannya sebagai alat transportasi bekerja, atau ya itu tadi, memenuhi standar pergaulan masa kini. 

Sementara wanita, mereka menjawab lebih membutuhkan rumah ketimbang kendaraan. Dengan alasan, ketika sudah menikah kelak, rumah adalah pilar paling utama sebagai tempat membina rumah tangga. Darisana, mereka bisa bertukar pikiran dengan pasangan, berkumpul dengan buah hati, dan yang terpenting bisa hidup mandiri. Wanita cenderung menomor duakan kendaraan, karena itu bisa dibeli setelah kebutuhan utama terpenuhi, yakni rumah. 

Jadi mana lebih penting, beli rumah atau mobil?

Beli Rumah
Membeli hunian baru (Ilustrasi by Shutterstock).

Menurut pakar keuangan, ternyata mereka memang menyarankan untuk membeli rumah dulu ketimbang mobil. Mengutip laman Viva.co.id, ternyata ini alasan yang bisa kamu pertimbangkan untuk keduanya. 

1. Beli rumah adalah investasi

Pada kenyataannya memang beli rumah adalah bentuk investasi jangka panjang. Rumah menjadi aset paling baik untuk diinvestasikan. Harga rumah kian mahal dari tahun ke tahun lho! Sementara kendaraan, pasti akan menyusut di tiap tahunnya. 

Rumah yang dilengkapi dengan asuransi juga lebih layak diinvestasikan lho. Pasalnya, sudah ada lembaga yang bertanggung jawab untuk hal ini. Jika terjadi sesuatu yang tidak diinginkan, sudah ada solusinya. 

2. Rumah adalah kebutuhan utama

Rumah merupakan kebutuhan utama dalam menjalani kehidupan ini. Terutama bagi mereka yang sudah menikah. Pasti akan membutuhkan rumah untuk membina keluarga baru mereka. Sepelik apapun kondisi keuangan, kamu wajib memiliki rumah. Sebab, rumah adalah tempat tinggal sekaligus tempat peristirahatan bagi seluruh anggota keluarga.

Berada satu atap dengan orangtua tidak akan membuat kamu mandiri dalam menjalani biduk rumah tangga. Adanya campur tangan menjadi hal yang tak bisa dihindari. Lagipula, tidak ada yang bisa menggantikan kenyamanan saat tinggal di rumah sendiri. 

Sedangkan mobil, sifatnya hanya untuk mengantarkan kemana tujuan kamu saat itu. Kalau gak punya mobil, kan masih bisa naik transportasi umum lainnya. Apalagi sekarang sudah makin banyak kendaraan umum yang sudah terintegrasi dengan baik. 

3. Rumah bisa jadi warisan

Hal penting lainnya dari sebuah rumah adalah bisa dipindah kepemilikan dalam bentuk warisan. Meski ada perubahan pada bangunan, tetapi tidak untuk nilai jualnya. Rumah akan bagus kembali jika diperbaiki sedikit demi sedikit. 

Beberapa keturunan di bawah kamu, pasti bisa merasakan manfaat rumah warisan yang kamu beli dengan perjuangan terdahulu.  Rumah yang jadi bagian dari harta warisan juga mempunyai nilai jual yang tinggi. Apalagi kalau rumah tersebut unik dan gak ditemui pada rumah lainnya. Jadi makin mahal deh nilai jualnya. 

Mobil juga sebenarnya bisa diwariskan. Tapi, mewariskan sebuah mobil itu rasanya aneh ya. Pasalnya umur kendaraan itu maksimal hanya 10 tahun pemakaian. Itu juga kalau digunakan secara umum. Tapi umumnya di tahun kelima pemakaian akan ada saja masalah yang terjadi pada kendaraan. Semakin tua usianya, ya jadi makin mahal perawatannya. 

Rumah dan mobil sama pentingnya

Beli Rumah
Rumah baru (Shutterstock).

Menurut Marcha, baik rumah maupun mobil sama-sama memiliki perannya masing-masing. Ia merasa bisa terbantu dengan kendaraan roda empat tersebut untuk bisa sampai kuliah di tempat yang cukup jauh dari rumah tinggalnya. 

Meski mobil tersebut milik orang tuanya, tetapi ia tetap merasa sangat terbantu dengan itu. Ia tidak menampik kemungkinan yang akan terjadi di masa depan, bahwa memiliki rumah sebagai prioritas akan dilakukannya. 

“Ditinjau dari segi kegunaan, rumah memang jauh lebih berguna kalau dibandingkan dengan mobil. Aku juga akan berpikiran akan beli rumah dulu sih setelah mendapatkan pekerjaan nanti,” katanya. 

Dari segi nilai, Fransy mengatakan rumah memang lebih pasti. Nilai jualnya dari waktu ke waktu selalu naik, dan selalu drastis. “Harga rumah memang selalu naik ya. Kebetulan kakak ku adalah marketing perumahan di Bogor sana, kalau mendengar ceritanya, harga rumah jangka waktu beberapa minggu saja sudah naik. Apalagi tahunan. Jadi aku sih nanti pasti pilih beli rumah dulu deh,” katanya. 

Rumah memang lebih cenderung naik nilainya ketimbang mobil. Sehingga rumah, memberikan manfaat berupa peningkatan nilai aset di masa depan. Hanya saja, nilai rumah pada umumnya lebih besar daripada mobil sehingga kamu perlu menyiapkan dana lebih besar untuk uang muka maupun cicilan.

Baik beli rumah atau mobil, memang tidak bisa ditentukan siapa yang perlu dibeli terlebih dahulu. Apalagi, setiap orang memiliki prioritasnya masing-masing. Kalau si A merasa membutuhkan kendaraan ketimbang rumah, ya bisa jadi itu adalah prioritasnya saat ini. Jadi, kita tidak bisa mengatur kebutuhan atau prioritas masing-masing orang. Jadi gimana menurut kamu? Lebih pilih rumah atau mobil nih? Semoga bermanfaat! (Editor: Winda Destiana Putri).

 

Marketplace Asuransi #1 di Indonesia

Cari Asuransi Terbaik Sesuai Anggaranmu

  • Bandingkan > 100 polis asuransi
  • Konsultasi & bantuan klaim gratis