Jika Beli 5 Saham Ini di 5 Tahun yang Lalu, Mungkin Sekarang Kamu Miliuner!

Bursa saham selalu naik dan turun (Shutterstock).

Seandainya saja lima tahun yang lalu kamu sudah beli saham milik lima perusahaan ini, kamu mungkin udah jadi orang kaya sekarang. Kok bisa? Keuntungan dari investasi saham memang luar biasa besar. Begitu pula dengan kerugiannya.

Salah beli bisa miskin mendadak, namun ketika kita membeli saham yang tepat, bukan tidak mungkin kita akan kaya di masa depan. 

Berdasarkan performanya, tujuh saham perusahaan besar ini ternyata bisa menghasilkan capital gain mulai dari 500 persen hingga 1.400an persen! Gokil kan! Pengin tahu saham-saham apakah itu? Yuk cek di bawah sini.

1. PT Bank Mayapada Tbk (MAYA)

Bank Mayapada
Bank Mayapada

Sayangnya, saham yang satu ini memang gak likuid, so kalau mau beli MAYA sesuai dengan harga yang kita mau ya harus nunggu ekstra sabar. Kapitalisasi bank milik Dato Sri Tahir ini mencapai Rp 55 triliun, dan pak Tahir memegang kurang lebih 4 persenan saham MAYA!

Pada Bulan Februari tahun 2015, saham MAYA harganya masih Rp 1.000 perlembar. Tapi sekarang, nilainya sudah Rp 8.100 setelah sempat mencetak rekor harga tertinggi sebesar Rp 9.100 per lembar pada 6 Desember.

Kalau saja lima tahun yang lalu beli saham MAYA dengan modal Rp 10 juta, maka uangmu sekarang sudah Rp 56 juta karena capital gain saham ini dalam lima tahun mencapai 463 persen.

2. PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk (INKP)

PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk
PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk

Perusahaan yang berada di bawah naungan Sinarmas Group ini, merupakan produsen kertas. 53,25 persen saham ini dipegang oleh PT Purinusa Ekapersada, dan 46,75 persennya untuk masyarakat.

Terhitung pada Februari 2015, harga saham INKP masih Rp 1.080 per lembar, namun saat ini, sudah Rp 6.750 per lembar. Bayangkan saja, jika kamu membelinya lima tahun yang lalu alias tahun 2015, maka cuan yang kamu dapatkan mencapai 492,59 persen! 

Ibarat beli INKP dengan duit Rp 10 juta di 2015, sekarang uangmu sudah berubah Rp 59 juta! Sekadar info saja, INKP pernah mencetak rekor harga tertinggi di Juli 2018 yaitu Rp 19.900 per lembar. Luar biasa kan? Nilai kapitalisasi pasar INKP juga lumayan tinggi yaitu Rp 34,8 triliun.

3. PT Pabrik Kertas Tjiwi Kimia Tbk (TKIM)

Pabrik Kertas Tjiwi Kimia
Pabrik Kertas Tjiwi Kimia

Nah yang ini juga perusahaan di bawah naungan Sinarmas lho, dan sama-sama merupakan produsen kertas. Pemegang saham pengendali nya juga sama yaitu PT Purinusa Ekapersada dengan kepemilikan saham sebesar 59,67 persen, dan masyarakat dapat jatah 40,33 persen.

Pada Februari 2015, harga saham TKIM masih Rp 835 perak per lembar. Tapi sekarang, nilainya Rp 7.950! So, dalam waktu lima tahun dari Bulan Februari, untung dari saham ini mencapai 858,8 persen!

Investasi uang Rp 10 juta lima tahun yang lalu, tentu sekarang bisa jadi Rp 95 jutaan! 

Tepat pada 22 Juni 2018, saham ini mencetak rekor harga tertinggi yaitu Rp 18 ribu per lembar. Gak jauh beda ya sama INKP. Saat ini, nilai kapitalisasi pasar perusahaan ini mencapai Rp 24 triliunan. 

4. PT Chandra Asri Petrochemical Tbk (TPIA)

PT Chandra Asri Petrochemical
PT Chandra Asri Petrochemical

Perusahaan dengan kapitalisasi pasar Rp 160 triliun ini, 41,88 persen sahamnya dipegang oleh PT Barito Pacific Tbk yang didirikan oleh salah satu orang terkaya di Indonesia bernama Prajogo Pangestu. Prajogo sendiri secara pribadi memegang 14,80 persen saham TPIA lho.

Pada Februari 2015, saham ini harganya masih Rp 589 perak per lembar. Tapi sekarang, harganya sudah Rp 8.975! So, jelas banget saham ini naik 974,85 persen dalam lima tahun!

Beli saham TPIA lima tahun yang lalu dengan modal Rp 10 juta, berarti sekarang uangmu sudah jadi Rp 107 juta di saham ini!

5. PT Barito Pasific Tbk (BRPT)

PT Barito Pasific Tbk
PT Barito Pasific Tbk

Nah ini dia perusahaannya pak Prajogo Pangestu. Kalau di TPIA pak Prajogo cuma pegang 14 persen sahamnya, tapi di BRPT Prajogo menguasai 71,46 persen! Otomatis dialah pengendali saham ini. 

Di Februari 2015, saham perusahaan yang bergerak di bidang perkayuan ini dibanderol Rp 29 perak! Namun di Februari 2020, harganya sudah Rp 1.240. Artinya saham ini dalam lima tahun sudah naik sebesar 4.175,86 persen!

Wow, berinvestasi di BRPT dengan modal Rp 10 juta, sekarang uangmu sudah Rp 427 juta! Nilai kapitalisasi pasar BRPT ini sekarang juga sudah ada di angka Rp 110 triliun!

Itulah saham-saham yang terbukti menghasilkan capital gain fantastis dalam lima tahun. Kalau diperhatikan, keuntungannya lebih dari 300 persenan ya, dan gak ada satupun dari perusahaan besar ini, yang yang bergerak di bidang keuangan. 

Gak ada yang tahu apakah perusahaan ini bisa menghasilkan capital gain yang sama dalam lima tahun ke depan. 

Sebelum beli saham perusahaan ini, baca dulu deh laporan keuangan dan updatenya. Cermati juga industri bisnisnya, karena salah beli saham dampaknya bisa bikin kamu miskin. (Editor: Winda Destiana Putri).