7 Tips Agar Tabungan untuk Beli Rumah Tidak Terganggu

7 Tips Agar Tabungan untuk Beli Rumah Tidak Terganggu

Ada beberapa tips jitu agar tabungan untuk beli rumah tidak terganggu. Salah satunya adalah dengan berhemat dan merencanakan keuangan dengan sebaik-baiknya. 

Kamu memerlukan beberapa arahan agar rencanamu untuk membeli rumah berjalan dengan lancar. Mengingat setiap tahun harga rumah mengalami lonjakan, kamu dan pasangan perlu nih mengetahui tips menabung beli rumah. 

Cara mudahnya, bisa dilakukan dengan cara menyisihkan uang dari penghasilan kalian berdua demi mengumpulkan pundi-pundi demi membeli rumah impian.

Nah, salah satu cara yang bisa kamu lakukan untuk dapat memiliki rumah sendiri yang kini harganya sangat fantastis adalah dengan menerapkan beberapa tips agar tabungan untuk beli rumah segera terwujud.

7 tips menabung beli rumah

Gak usah berlama-lama lagi, berikut adalah tujuh cara agar tabungan untuk beli rumah terwujud seperti yang sudah dirangkum oleh Lifepal.

1. Investasi sejak dini

Cara pertama yang bisa kamu lakukan adalah dengan mulai terjun investasi sejak dini. Pasalnya, keuntungan yang didapat dari investasi itu umumnya jangka panjang.

Maksudnya di sini adalah, keuntungan yang kamu dapatkan dari investasi baru akan terasa di beberapa tahun bahkan puluhan tahun mendatang.

Kamu juga gak perlu merogoh kocek besar untuk memulai investasi kok. Pasalnya, kini udah banyak banget instrumen investasi modal kecil bahkan ada yang Rp50 ribu lho.

Kalau ingin lebih terasa untungnya, kamu bisa terjun ke investasi saham langsung. Tapi sebelumnya, kamu perlu memahami betul cara bermainnya biar gak bangkrut. Atau kalau mau aman, kamu bisa memilih investasi emas batangan atau reksadana.

2. Bikin target jumlah

Menabung tanpa tujuan layaknya pergi tanpa arah jalan. Pasti, kamu akan cepat menyerah dan pada akhirnya menghabiskan tabungan sebelum keinginan membeli rumah tercapai.

Jadi, wajib banget kamu membuat target jumlah tabungan kamu untuk membeli rumah. Lakukan perhitungan keuangan dengan baik, termasuk menentukan rasio tabungan yang bisa dilakukan di dalam pendapatan tetap bulanan yang kamu terima.

3. Investasi tanpa depresiasi nilai

Salah satu cara buat menabung untuk membeli rumah adalah dengan berinvestasi. Tapi, nggak boleh sembarang pilih alat investasinya karena nggak semua bisa memberikan nilai investasi yang stabil.

Ada banyak barang investasi yang bisa kamu beli dan simpan dalam jangka waktu lama sebagai usaha untuk menabung tanpa depresiasi nilai. Sebut saja emas, properti kecil-kecilan, hingga barang koleksi seperti sneaker atau mobil dan motor tua. 

4. Sisihkan di Awal Bulan

Terkadang, usaha kita buat menabung untuk membeli rumah terhambat karena gaya hidup kita. Pemasukan yang biasa datang di akhir atau menuju awal bulan lebih cepat habisnya karena sifat konsumtif. 

Nah, salah satu cara biar bisa menabung efektif dengan menyisihkan sebagian pendapatan di awal bulan. Misalnya kamu menyisihkan 20-30% dari pendapatan untuk ditabung.

7 Tips Agar Tabungan untuk Beli Rumah Tidak Terganggu
7 Tips Agar Tabungan untuk Beli Rumah Tidak Terganggu

Dengan demikian, kamu juga bisa mulai membatasi pengeluaran tiap bulan dan menghindari hal-hal yang sekiranya tidak perlu.

5. Terapkan gaya hidup hemat

Hemat bukan berarti pelit. Jadi kamu tetap bisa membeli barang kebutuhanmu tapi hanya caranya aja yang berbeda. Gimana maksudnya?

Ya, misalnya selama ini kamu beli sabun mandi dengan ukuran sedang yang habis setiap dua minggu. Untuk selanjutnya, kamu bisa membeli sabun mandi refill ukuran besar yang biasanya untuk harga tidak terlalu jauh.

Meskipun kamu harus mengeluarkan uang lebih besar beberapa ribu di awal. Tapi, nyatanya hal itu menjadi salah satu cara berhemat lho.

Kalau biasanya sabun mandi habis dalam 2 minggu dan kamu harus beli lagi. Untuk ukuran besar, umumnya akan habis di waktu 1 bulan. Walaupun hanya selisih beberapa ratus rupiah, tapi tetap aja berhemat bukan?

Memulai pola hidup hemat memang akan terasa sulit di awal, terutama buat kamu yang terbiasa mengeluarkan uang tanpa pikir panjang.

Tapi percaya deh, berhemat akan membawa kamu ke masa depan yang jauh lebih cerah banget lho.

6. Membuat financial plan setiap bulan

Percaya atau tidak, membuat financial plan setiap bulan akan membantu untuk menggapai impian kamu lho.

Jadi, dengan adanya rencana keuangan tentu akan membuat kamu lebih cermat dan perhitungan. Kamu juga akan terhindar dari kebiasaan menghabiskan uang gak jelas.

Selain itu, financial plan juga akan membantu kamu untuk memiliki hitungan yang tepat untuk memenuhi semua kebutuhan dan bahkan keinginan.

Untuk beli rumah, kamu harus menetapkan jumlah yang akan konsisten setiap bulan di tabung. Seberapa pun nominalnya, kamu harus patuh dengan jumlah yang sudah ditetapkan.

7. Membuat rekening tabungan yang gak bisa diambil

Tips menabung selanjutnya yang bisa kamu lakukan agar dapat beli rumah adalah dengan membuat rekening tabungan yang gak bisa diambil.

Hal itu bertujuan agar kamu dapat terhindar dari godaan saat menabung. Pasalnya kalau gak seperti itu, saat kamu melihat ada barang sedang diskon, bisa saja langsung tergoda untuk menggunakannya.

Karena itu sebaiknya memiliki rekening tabungan yang gak bisa diambil. Sudah banyak kok ditawarkan oleh bank, salah satunya adalah tabungan berjangka. Kamu bisa membuat tabungan rumah BCA, tabungan rumah BNI, dan tabungan rumah BRI. 

7 Tips Agar Tabungan untuk Beli Rumah Tidak Terganggu
7 Tips Agar Tabungan untuk Beli Rumah Tidak Terganggu

Tips membeli rumah pertama supaya gak menyesal

Menabung dengan tujuan membeli rumah tentu tidak akan mudah. Karena itu, kamu juga harus tepat dalam menggunakan uang tabungan yang sudah kamu kumpulkan itu. Jangan sampai salah langkah kemudian membuatmu menyesal, ya! Nah, biar terhindar dari penyesalan simak yuk tips aman saat membeli rumah pertama.  

1. Pastikan kondisi keuanganmu tetap aman

Jangan tergesa-gesa memutuskan membeli rumah sekalipun uang tabungan sudah terkumpul. Kamu tetap harus memperhitungkan lagi danamu untuk memastikan apakah benar-benar sudah cukup atau belum. Pastikan pula bahwa ketika dana tersebut terpakai untuk membeli rumah, semua kebutuhan sudah terpenuhi. Jangan sampai keputusan membeli rumah ini justru membebani kondisi finansial untuk memenuhi kebutuhan lain.

Maka dari itu, ada baiknya sejak awal dana pembelian rumah dipersiapkan secara khusus agar tidak bercampur dengan dana lainnya.

2. Tentukan cara pembelian rumah

Hal penting yang harus kamu perhatikan sebelum menggunakan tabungan rumah impianmu adalah menentukan cara pembelian rumah. Apakah kamu akan membeli rumah secara tunai atau kredit? Agar tidak salah pilih, keduanya harus tetap kamu pertimbangkan

Pembelian secara tunai lebih baik dilakukan ketika dana benar-benar sudah sesuai dengan harga rumah. bahkan, kamu bisa mendapat potongan. 

Kalau dana yang terkumpul ternyata masih kurang untuk harga rumah kamu miliki, membeli rumah secara kredit bisa dijadikan pilihan. Kamu dapat mengangsur pembelian rumah yaitu harga pokok ditambah biaya kredit memanfaatkan Kredit Pemilikan Rumah (KPR). Pilihlah cicilan, tenor, dan bank penyedia KPR yang sesuai kemampuan dan layanannya terpercaya.

Meskipun harus membeli rumah secara kredit, usahakan untuk tidak menunda mengambilnya karena harga rumah akan terus meningkat setiap tahunnya. 

3. Memilih lokasi dan tipe rumah yang tepat

Lokasi sangat penting ditentukan sejak awal ketika hendak membeli rumah. Pilihlah rumah yang lokasinya strategis dengan akses yang mudah ke jalan raya dan fasilitas umum lainnya. Dengan akses yang mudah, segala aktivitas keluarga akan berjalan lancar.

Rumah yang strategis tak harus berada di pusat kota. Jangan ragu membeli rumah di pinggiran kota, asalkan masih mudah diakses, misalnya dengan dekat stasiun kereta atau jalan tol. Apalagi harga rumah yang berlokasi di pinggir kota akan lebih terjangkau. 

Selain lokasi, tipe rumah juga penting untuk kamu putuskan sejak awal membeli rumah. Perhatikan ukuran rumah yang cocok untuk ditempati bersama seluruh anggota keluarga. Pastikan agar kapasitasnya memadai, ya. Jangan lupa juga untuk melihat secara langsung calon rumah yang akan dibeli, ya!

4. Cari tahu latar belakang developer 

Pemilihan developer terpercaya sangat dibutuhkan untuk menunjang kelancaran proses pembelian rumah. Kamu harus memperhatikan rekam jejak developer tersebut. Misalnya mulai mencari tahu latar belakang pengembang, apa saja project-nya, sampai memastikan melalui website dan media sosial pengembang.

Jika perlu, kantor fisiknya jangan lupa didatangi, ya. Kerja sama yang baik akan memudahkan dalam seluruh proses pembelian rumah dari pemilihan, konsultasi, sampai pembayaran dan serah terima. 

Jangan sampai berbekal brosur saja langsung ambil rumah, pastikan dulu perusahaannya ada atau tidak. 

5. Pelajari perizinan rumah

Sebelum melakukan pembayaran, hendaknya kamu memeriksa keabsahan sertifikat rumah dengan menggandeng notaris. Pemeriksaan ini menjadi langkah tepat agar kamu mendapatkan rumah yang legal dari sisi hukum.

7 Tips Agar Tabungan untuk Beli Rumah Tidak Terganggu
7 Tips Agar Tabungan untuk Beli Rumah Tidak Terganggu

Kamu juga harus kritis mencari tahu apakah ada masalah pada lahan tersebut. Hal ini bisa ditanyakan kepada warga sekitar lahan. Jangan sampai perizinan tersebut nantinya akan mempersulitmu di kemudian hari.

Satu hal yang tak kalah penting, jangan mudah tergiur dengan harga yang murah dan tidak wajar. Harus melakukan pula perhitungan sendiri sebelum mendapatkan hitung-hitungan harga rumah.

Dalam praktiknya, diperlukan kecermatan dalam pembelian rumah. Melalui berbagai tindakan tersebut, kamu akan terlindungi dan tak akan salah pilih rumah. Kemampuan finansial juga tidak akan terbuang sia-sia karena berhasil menemukan rumah impian, bukan?

Pentingnya punya asuransi rumah untuk cegah dari kemalingan

Itu dia empat tips menabung yang mudah banget dilakukan buat kamu yang ingin memiliki rumah sendiri. 

Nanti kalau sudah memilikinya, jangan lupa lindungi dengan asuransi rumah ya. Jadi misalnya ada musibah yang menimpa rumah kita, misalnya kerusakan atau kemalingan, asuransi rumah akan melindungi kita kerugian tersebut.

Asuransi rumah merupakan salah satu produk yang dibutuhkan, apalagi kalau kamu tinggal di Indonesia. Salah satu alasan adalah tingginya intensitas bencana alam yang hampir tersebar merata di Tanah Air. 

Berdasarkan data dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), sepanjang 2018 terjadi 2.572 bencana. Salah satu yang terbesar adalah tsunami Selat Sunda pada Desember 2018.

Akibat ribuan bencana yang terjadi, kerusakan rumah kategori berat mencapai 150.513 unit, kerusakan rumah kategori sedang 39.815 unit, dan kerusakan rumah ringan 129.837 unit. Tentunya tidak ada yang bisa memperkirakan bencana alam ataupun kebakaran yang bakal terjadi.

Risiko kerusakan baik ringan, sedang, ataupun berat tentunya merugikan pemilik rumah. Namun, akan terasa lebih berat ketika tidak memiliki asuransi properti. Pasalnya, dengan memiliki asuransi, finansial kita tidak akan terganggu karena perusahaan asuransi yang mengganti kerugian tersebut.

Keunggulan dari proteksi rumah adalah:

  1. Mendapat ganti rugi ketika properti Anda tertimpa musibah seperti kebakaran, bencana alam, dan pencurian.
  2. Biaya arsitek atau surveyor hingga konsultan saat merenovasi rumah sudah termasuk dalam pertanggungan.
  3. Hidup lebih tenang, terutama bagi Anda yang profesinya sering pergi baik ke luar kota maupun luar negeri karena hunian Anda sudah terproteksi.
  4. Benefit yang diberikan tergolong lengkap dengan berbagai produk yang bisa dipilih, termasuk perusahaan asuransi yang cukup banyak hadir di Indonesia.
  5. Menjaga anggaran Anda tetap stabil karena tidak perlu mencari pinjaman atau mencairkan investasi atau tabungan ketika terjadi risiko pada rumah Anda.

Kalau kamu masih bingung memilih asuransi rumah yang tepat, kamu bisa tanyakan pada ahlinya di Tanya Lifepal, ya!

Kalkulator menabung untuk beli rumah

Untuk memudahkan kamu dalam menabung untuk beli rumah, kamu bisa memanfaatkan kalkulator menabung dari Lifepal berikut ini.

Dengan kalkulator ini, akan memudahkan kamu menentukan berapa jumlah uang yang harus kamu kumpulkan setiap bulannya. 

FAQ seputar tabungan untuk beli rumah