Biar Liburan Asyik dan Gak Tekor, Ini 5 Do’s dan Don’t di Garuda Wisnu Kencana

Taman Budaya Garuda Wisnu Kencana di Bali memang bisa jadi salah satu opsi destinasi wisata di Pulau Dewata. Kira-kira ada apa aja sih di sana?

Bicara soal apa yang ada di Taman Budaya GWK, tentunya gak seru kalau gak kamu lihat sendiri di sana. Pastinya, kamu gak hanya bisa menikmati pemandangan sekaligus melihat langsung patung hasil karya I Nyoman Nuarta tersebut.

Untuk masuk ke GWK, kamu bakal dikenakan biaya lho. Besarnya biaya masuk ke GWK adalah Rp 80 ribu.

Tapi dengan membayar Rp 80 ribu, apa aja sih yang bisa atau sebaiknya gak kita lakukan ketika di Taman Budaya Garuda Wisnu Kencana? Yuk simak ulasannya di bawah ini.

1. Foto-foto dengan latar belakang tiga patung raksasa

 

View this post on Instagram

 

A post shared by GWK Cultural Park (@gwkbali) on

Gak cuma patung Garuda Wisnu Kencana raksasa yang jadi pusat perhatian di sana. Masih ada dua patung lainnya yang seru diajak berswafoto ria.

Pertama adalah patung dada Dewa Wisnu dan yang kedua adalah patung kepala Garuda. Di dekat kepala Garuda, ada miniatur sarang burung dan telur raksasa. Tapi sayangnya, miniatur telur itu kurang instagrammable.

Ketika MoneySmart mengunjungi Taman Budaya GWK pada 23 September 2018, area di dekat patung yang baru diresmikan sedang dipenuhi dengan alat-alat konstruksi.

2. Nonton pagelaran seni gratis

 

View this post on Instagram

 

A post shared by GWK Cultural Park (@gwkbali) on

Ketika MoneySmart bertandang ke sana, pagelaran seni pun berlangsung pukul 18.00 sore di ruang amphitheatre. Pertunjukan yang berlangsung adalah tari kecak dengan cerita tentang Dewa Wisnu dan Garuda.

Sejatinya, gak cuma Tari Kecak yang bisa kamu tonton di amphitheatre. Ada Garuda Wisnu Ballet, Tari Barong Keris, dan sebagainya.

Untuk jam tayangnya tentu berbeda-beda. Intinya kamu harus datang ke sana dan bertanya sendiri pada petugas di GWK.

3. GWK tergolong ramah anak

 

View this post on Instagram

 

A post shared by GWK Cultural Park (@gwkbali) on

Buat yang berniat membawa anak ke GWK, mereka bisa terhibur dengan Garuda Cilik Sinema yang disiarkan di Garuda Cinema. Film animasi ini bercerita tentang perjalanan Garuda. Waktu tayangnya adalah:

11:00 – 11:35 WITA

12:00 – 12:35 WITA

13:00 – 13:35 WITA

14:00 – 14:35 WITA

15:00 – 15:35 WITA

16:00 – 16:35 WITA

17:00 – 17:35 WITA

18:00 – 18:35 WITA

4. Sebisa mungkin gak usah beli oleh-oleh di sana

 

View this post on Instagram

 

A post shared by GWK Cultural Park (@gwkbali) on

Buat yang gak mau ribet, tentu Taman Budaya GWK bisa kamu manfaatkan untuk membeli oleh-oleh. Namun harganya memang agak mahal ya, dan gak bisa dibandingkan dengan Pasar Sukowati.

Pikir-pikir lagi ya untuk beli oleh-oleh di sini. Kalau memang kemahalan, ya sudah berarti itu tandanya kamu cuma bisa hunting foto saja di sini.

5. Jangan lupa bawa air minum ketika di sana

 

View this post on Instagram

 

A post shared by GWK Cultural Park (@gwkbali) on

GWK itu luas, otomatis kamu sendiri bakal capek jika menyusuri taman budaya tanpa shuttle bus. Tapi, kalau naik shuttle bus tentu gak seru dong. Masa gak mau sih foto-foto di Plaza Kura-Kura yang keren banget atau melihat keindahan taman GWK.

Kenapa harus bawa minum saat ke Taman Budaya Garuda Wisnu Kencana? Padahal di sana kan banyak restoran atau tempat jajan bukan?

Harga makanan dan minuman di sana agak gak wajar. Bayangin aja, MoneySmart yang saat itu berkunjung ke GWK harus bayar Rp 10 ribu buat satu botol Aqua kemasan 800 ml. Apa gak kemahalan tuh?

Itulah do’s dan don’t yang harus diperhatikan saat berkunjung ke Taman Budaya Garuda Wisnu Kencana. Udah pesan tiket belum nih untuk jalan-jalan ke Bali?