Biaya Haji 2020 Ditetapkan Rp 35,2 Juta, Pilih Nabung dulu atau Investasi?

Segini besaran biaya haji di 2020

Pemerintah dalam hal ini Kementerian Agama dan Komisi VIII DPR RI menyepakati besaran rata-rata Biaya Perjalanan Ibadah Haji (Bipih) Tahun 1441 H/2020 M atau biaya haji yang dibayar langsung oleh jemaah sebesar Rp35.235.602. 

Menurut Menteri Agama Fachrul Razi, Bipih yang dibayarkan oleh jemaah mencakup biaya penerbangan, akomodasi di Makkah, dan living cost sebesar.

Meski tidak naik, kata Menag, ada sejumlah peningkatan pelayanan. Peningkatan tersebut antara lain bertambahnya jumlah makan di Mekkah sebanyak 10 kali, yaitu dari 40 kali pada tahun lalu, menjadi sebanyak 50 kali pada tahun ini.

Selanjutnya, layanan akomodasi di Mekkah dan Armina dengan sistem zonasi berdasarkan embarkasi. Ketiga, menu konsumsi dengan cita rasa nusantara sesuai zonasi penempatan dan asal jamaah. 

Sementara itu, untuk kuota peserta haji pada tahun 2020 adalah 231.000 orang dengan rincian kuota jamaah reguler sebanyak 212.520 orang dan haji khusus 18.480 orang.

Persiapkan dana perjalanan ibadah

Sebelum mempersiapkan keberangkatan ibadah haji, salah satu kebutuhan penting perjalanan ibadah ini adalah mempersiapkan biaya yang dibutuhkan untuk pendaftaran haji dan juga biaya kebutuhan selama di Tanah Suci.

Tahun 2020 ini pemerintah dan DPR menetapkan Biaya Perjalanan Ibadah Haji (Bipih) sebesar Rp 35.235.602 per orang.

Tentu bukan jumlah yang sedikit bila harus disiapkan dalam waktu singkat, apalagi perjalanan ibadah yang satu ini sangat berkaitan dengan kuota atau porsi yang diberikan pemerintah Arab Saudi bagi setiap negara.

Karena Indonesia merupakan negara dengan jumlah populasi penduduk muslim terbesar di dunia. Nggak heran lagi daftar tunggu berangkat haji ini memiliki rentang waktu yang cukup panjang, bahkan untuk kota-kota besar di indonesia bisa mencapai puluhan tahun.

Nah, dengan ini ada sisi baiknya juga, disamping mendapat giliran berangkat haji yang mencapai puluhan tahun sebaiknya mulai dari sekarang deh persiapkan biaya perjalanan haji sejak dini.

Sebab dengan lamanya daftar tunggu haji membuat semakin lama calon haji untuk berangkat, cara menyiasatinya adalah dengan daftar sedini mungkin, agar saat perjalanan ibadah tersebut masih memiliki usia yang muda dan badan yang sehat tentunya.

Sementara itu, dalam persiapan keuangan biaya perjalanan haji, terdapat dua tahap, pertama adalah biaya pendaftaran, dan kedua tahap pelunasan. Pada tahap pertama saat pendaftaran calon haji diwajibkan membayar DP untuk mendapatkan kuota antrean haji.

Pada tahap pertama ini, para calon haji reguler diwajibkan membayar DP sebesar Rp 25 juta, jadi yang utama dipersiapkan adalah bagaimana mempersiapkan uang untuk pendaftaran haji.

Tabungan atau investasi?

Pilihan pertama dalam mempersiapkan biaya haji adalah dengan cara menabung, baik menabung secara mandiri ataupun menggunakan fasilitas bank syariah, namun yang pasti proses mengumpulkan dana haji ini membutuhkan waktu yang tidak singkat. 

Jika dihitung calon jemaah haji harus mengumpulkan dana setiap bulannya sebesar Rp 400 ribu selama lima tahun dan akan terkumpul dana Rp 25 juta. Kemudian, jika tidak sabar menabung selama lima tahun. 

Alternatif pilihannya adalah menggunakan instrumen investasi yakni reksa dana pendapatan tetap syariah dengan hitungan asumsi meraih keuntungan 7 persen setiap bulannya.

Maka, dengan dana investasi sebesar Rp 650 ribu per bulan dan asumsi meraih keuntungan 7 persen setiap bulannya biaya kebutuhan pendaftaran haji bisa dikumpulkan hanya dengan tempo tiga tahun. 

Jika dengan jumlah investasi yang lebih besar maka akan lebih cepat. Namun yang jadi catatan adalah instrumen investasi ini bisa mengalami kenaikan atau penurunan imbal hasil setiap tahunnya.

Tabungan emas

Kemudian, alternatif pilihan selain menabung dan reksa dana adalah menabung dalam bentuk emas batangan atau logam mulia. Instrumen satu ini memang menjadi pilihan alternatif untuk memberikan perlindungan terhadap aset dari gerusan inflasi setiap tahunnya. 

Tak hanya itu emas juga disukai oleh masyarakat karena sifatnya yang likuid atau mudah dicairkan atau diuangkan. Selain itu, emas juga mudah didapatkan oleh masyarakat.

Jadi bagi kamu yang berniatan buat menunaikan ibadah haji gak ada salahnya nih dari sekarang mempersiapkan biaya haji. Kamu bisa melakukan cara-cara di atas yang bisa membantumu dalam mengumpulkan dana haji.

Marketplace Asuransi #1 Indonesia
Jaminan termurah sesuai anggaran Layanan gratis dari beli hingga klaim Proses praktis, polis langsung terbit Pilihan polis dari 50 asuransi terpercaya
Lihat Penawaran Promo →