Biaya Hidup di Dubai Seberapa Mahal? Ini Rinciannya

Biaya Hidup di Dubai

Kota Dubai memang identik dengan kemewahan. Infonya, Ibu Kota Uni Emirat Arab sampai dihuni 30 miliarder lho. Gara-gara fakta tersebut, banyak orang berasumsi biaya hidup di Dubai pasti mahal.

Pertanyaannya, seberapa mahal biaya hidup di Dubai? Apakah lebih mahal dari Jakarta atau justru sebaliknya?

Buat kamu yang berangan-angan kerja di Kota Dubai, informasi soal biaya hidup wajib banget diketahui. Pasalnya, bisa menjadi pertimbanganmu mengambil tawaran kerja di sana.

Kamu pastinya gak mau dong kalau gaji yang diterima setiap bulan selama kerja di Dubai cuma untuk menutupi biaya hidup sehari-hari?

Padahal, ada banyak kebutuhan sekunder yang sering terlupakan, seperti asuransi kesehatan yang membantu kamu berjaga-jaga dari pengeluaran mendadak kalau sakit. Untuk mendapatkan harga termurah kamu bisa beli di Lifepal karena sedang ada diskon 15 persen, lho!

Nah, Lifepal mau berbagi informasi biaya hidup di sana nih seperti dikutip dari Numbeo. Yuk, simak!

1. Belanja barang-barang kebutuhan, ada yang mahal dan ada murah

Komponen biaya hidup di Dubai yang satu ini gak semuanya mahal. Ada beberapa barang kebutuhan yang masih dijual murah.

Contohnya, beras. Di Kota Dubai, harga beras per kilogramnya lebih mahal dibandingkan harga beras di Jakarta. Di sana harganya bisa mencapai 7,51 dirham atau Rp 29 ribuan per kilogram.

Menariknya, harga bawang di Kota Dubai lebih terjangkau. Per kilogramnya dijual dengan harga 3,20 dirham atau Rp 12 ribuan. Di Jakarta saja harganya kini sekitar Rp 35 ribuan.

Tips Lifepal! Hitung langsung berapa banyak uang yang harus kamu sisihkan untuk mencapai kebebasan finansial dengan Kalkulator Kebebasan Finansial dari Lifepal.

2. Tarif per bulan buat sewa hunian

Untuk menyewa satu kamar apartemen, kamu harus merogoh kocek yang dalam lho. Pasalnya, apartemen satu kamar di pusat kota disewakan dengan tarif per bulan sekitar 6.124,07 dirham atau sekitar Rp23,9 jutaan.

Kalau menyewa di pinggiran kota, tarifnya bisa lebih murah. Per bulannya, tarif sewa apartemen satu kamar di pinggiran kota mencapai 4.079,84 dirham atau sekitar Rp15,97 jutaan.

3. Besaran ongkos transportasi publik di Kota Dubai

Selain sewa hunian, kamu juga harus menyediakan banyak uang untuk menaiki transportasi publik di Dubai. Pasalnya, ongkos transportasi di sana gak murah. Satu kali jalan saja kamu harus membayar 5 dirham atau Rp 19 ribuan.

Kalau ongkos taksi, tarif start-nya dimulai dari 12 dirham atau sekitar Rp46 ribuan. Sementara tarif taksi per kilometernya sekitar 2 dirham atau Rp7.800-an.

Menariknya, harga bensin di Dubai lebih terjangkau ketimbang Jakarta. Per liternya bensin di Dubai dijual pada harga 2,20 dirham atau sekitar Rp8.617.

4. Besaran biaya belanja pakaian

Biaya yang dihabiskan untuk belanja pakaian di sana bisa dibilang sedikit lebih mahal. Sebagai contoh, satu celana jeans di Dubai dijual dengan harga 214 dirham atau Rp 839 ribuan. Kalau di Jakarta, modal Rp 500 ribuan udah cukup buat membeli satu celana jeans.

Sementara sepatu pantofel berbahan kulit yang terbilang bagus di sana dijual dengan harga 345 dirham atau Rp 1,35 juta. Mahal banget ya!

5. Biaya makan di restoran

Begitu juga dengan biaya makan di restoran. Rupanya, biaya yang kamu habiskan buat sekali makan cukup besar lho. Kamu mau gak mau mengeluarkan uang sebesar 30 dirham atau Rp117 ribu untuk makan murah.

Sementara air mineral dalam kemasan 330 mililiter masih cukup terjangkau. Harga air mineral kemasan tersebut per botolnya dijual dengan harga 1,48 dirham atau Rp5.791.

Itulah rincian dari beberapa komponen biaya hidup di Dubai. Semoga informasi barusan bermanfaat ya! 

Ingin tahu lebih banyak tentang anggaran dan bagaimana cara mengaturnya? Tanyakan langsung pada ahlinya melalui Tanya Lifepal!

Marketplace Asuransi #1 Indonesia
Jaminan termurah sesuai anggaran Layanan gratis dari beli hingga klaim Proses praktis, polis langsung terbit Pilihan polis dari 50 asuransi terpercaya
Lihat Penawaran Promo →