Nih 5 Komponen Biaya Hidup di Korea Selatan yang Paling Bikin Tekor

Berapa biaya hidup di Korea Selatan? Pertanyaan inilah yang pertama kali harus kamu ketahui jawabannya kalau emang pengin tinggal di Negeri Ginseng.

Soal hitung-hitungan ini penting dilakukan supaya kamu bisa mempersiapkan biayanya jauh-jauh hari. Soalnya nih, namanya hidup di negara orang pasti gak sama lah dengan hidup di negara sendiri.

Tentu aja ada biaya-biaya yang besarnya berbeda-beda. Malah bedanya bisa sangat jauh. Bisa-bisa, karena gak tahu sebelumnya, kamu jadi syok begitu berada di sana.

Padahal, dibandingkan dengan Indonesia, inflasi Korea Selatan jauh lebih rendah lho, yaitu 1,5 persen. Suku bunganya pun juga demikian. Kalau di Indonesia suku bunga acuannya 5,25 persen, di Korea Selatan suku bunganya cuma 1,5 persen.

Namun, semua itu nyatanya gak menjamin kalau harga-harga di sana terjangkau. Apalagi buat kantong kita sebagai orang Indonesia.

Contoh nih, air mineral dengan takaran 330 mililiter dihargai Rp 10 ribuan. Sementara di sini kita bisa beli dengan harga Rp 3.500.

Itu aja baru air mineral. Gimana kebutuhan-kebutuhan yang lain ya?

Dikutip dari numbeo, nih perbandingan biaya hidup di Korea Selatan dengan Indonesia. Yuk disimak.

1. Gaji bulanan

Biaya hidup di korea
Gaji

Urusan yang satu ini, Indonesia kalah jauh dengan Korea Selatan. Di Indonesia, gaji rata-rata yang diterima pekerja tiap bulan mencapai Rp 4,8 jutaan. Sementara di Korea Selatan gaji rata-rata pekerjanya mencapai Rp 33 jutaan.

Bisa jadi sih karena gaji di Korea Selatan terbilang besar, biaya-biaya hidup di sana pun cenderung mahal. Kayak di sini aja. Tiap tahun gaji naik, harga-harga juga ikut naik kan.

2. Sewa tempat tinggal

Biaya hidup di korea
Apartemen

Tempat tinggal yang disewakan di sana biasanya berupa apartemen. Harga sewanya per bulan tergantung dari kamar dan lokasinya.

Apartemen satu kamar yang berlokasi di tengah kota disewakan sekitar Rp 8,07 juta per bulan. Di pinggir kota, harga sewa apartemen tersebut sekitar Rp 5,24 juta.

Sementara apartemen tiga kamar di pusat kota disewakan dengan harga Rp 20 juta per bulan. Di pinggiran harga sewanya sekitar Rp 12 jutaan per bulan.

Kalau di Indonesia, harga sewa apartemen masih dapat di kisaran Rp 3,5 jutaan hingga Rp 4,42 jutaan. Semisal di Apartemen Green Pramuka City, Jakarta Pusat. Di sana harga sewa bulanannya buat dua kamar mulai dari Rp 4 juta hingga Rp 5 juta per bulan.

3. Makanan dan minuman

Biaya hidup di Korea Selatan buat makan juga gak kalah mahal. Makan di restoran yang biasa-biasa aja bisa keluar duit sampai Rp 89 ribuan per orang.

Makan burger ukuran combo di McDonalds harganya Rp 76 ribuan. Terus buat nikmati secangkir kopi cappuccino di sana mesti bayar Rp 57 ribuan.

Kalau di sini, kamu bisa beli coca cola 330 mililiter dengan harga Rp 8.023, di Korea Selatan kamu harus merogoh kocek sebesar Rp 20 ribuan.

4. Transportasi

Biaya hidup di korea
Transportasi

Fasilitas dan infrastruktur Korsel jelas jauh lebih baik dari Indonesia. Jadi wajar kalau biaya transportasi di sana juga lebih mahal daripada di sini. Ongkos sekali jalan di sana mencapai Rp 15 ribuan. Padahal, di sini modal Rp 15 ribuan udah bisa buat tiga kali jalan lho.

Lain kalau berlangganan tiket bulanan. Di sana kamu dikenakan biaya Rp 700 ribuan. Kalau di sini, kamu cukup mengeluarkan Rp 200 ribu. Tarif dasar taksi di sana mencapai Rp 38 ribuan. Sementara tarif dasar taksi di sini sekitar Rp 7.000.

Wajar aja kalau di sana tarif transportasi yang pakai BBM mahal, karena harga BBM aja mencapai Rp 19 ribuan. Di sini harga BBM emang lagi naik, tapi masih berada di angka Rp 10 ribuan buat RON 92.

5. Pakaian dan sepatu

Biaya hidup di korea
Pakaian di Korea Selatan

Kalau untuk urusan yang satu ini, biayanya kurang lebih sama seperti di Indonesia. Di Korea Selatan, celana jeans merek Levis 501 dibanderol seharga Rp 852 ribuan. Mirip-mirip lah sama di sini.

Pakaian musim panas atau summer dress merek Zara, H&M, dan sejenisnya juga dijual dengan harga Rp 567 ribuan, gak jauh beda sama di Indonesia.

Cuma sepatu sneaker merek Nike dan sejenisnya rata-rata dijual dengan harga Rp 1,19 jutaan. Kalau di sini masih ada lah ya yang Rp 800 ribuan. Sementara harga sepatu pantofel di sana juga gak kalah mahal, yaitu Rp 1,59 jutaan.

Itu tadi rincian biaya hidup di Korea Selatan yang relatif lebih tinggi dibandingkan dengan biaya hidup di sini.

Nah, buat kamu yang ada rencana ke sana, entah buat kuliah ataupun kerja, mulai deh siapkan bujet sekarang. Biar nanti kamu gak kelimpungan saat udah sampai sana. Semangat!