Biaya Kuliah UII Tahun 2020/2021, Cek Detailnya di Sini

biaya kuliah uii

Biaya kuliah UII Yogyakarta paling dicari oleh calon mahasiswa baru yang ingin mengenyam pendidikan di salah satu universitas tertua di Indonesia ini. 

Bagaimana tidak, Universitas Islam Indonesia (UII Jogja) ditetapkan sebagai universitas swasta terbaik se-Indonesia berdasarkan hasil klasterisasi Perguruan Tinggi (PT) non-vokasi tahun 2018 dari Kemenristekdikti. 

Penilaian ini berdasarkan 5 komponen utama, yaitu: 

  • Kualitas SDM.
  • Kualitas Kelembagaan.
  • Kualitas Kegiatan Kemahasiswaan.
  • Kualitas Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat.
  • Kualitas inovasi

Konon biaya kuliah UII tidaklah sedikit. Lantas berapa biaya kuliah di UII? Benarkah biaya kuliah UII mahal? Simak ulasannya berikut ini.

Biaya kuliah UII 2020/2021

Berbicara mengenai biaya Pendidikan di Universitas Islam Yogyakarta, saat ini terdiri dari beberapa komponen yakni:

  • Sumbangan Catur Dharma: besarannya ditentukan dalam kategori ranking yang didasarkan pada skor Ujian Potensi Calon Mahasiswa (UPCM).
  • SPP: Dibayarkan setiap semester.
  • Dana Pengembangan: dibayarkan sekali selama menempuh perkuliahan di UII. 
  • Dana Sistem Informasi/TI dan Pembinaan Mahasiswa: dibayar dua kali per semester selama tiga tahun sesuai dengan sistem. 
  • Biaya Laboratorium Fakultas: jumlah pembayaran per semester bisa satau atau dua kali tergantung Prodi. 
  • Dana kemahasiswaan dan asuransi: dibebankan setiap tahun.

Untuk lebih jelas mengenai dana pendidikan di Universitas Islam Indonesia, berikut ini rinciannya: 

1. Dana Catur Dharma – dibayar hanya pada tahun pertama

2. Biaya Sumbangan Pembinaan Pendidikan (SPP)

Total Perkiraan biaya kuliah di UII selama 8 semester

Sebagai catatan, perkiraan biaya minimal adalah hasil penghitungan dari nilai Dana Catur Darma terendah pada program studi terkait ditambah nilai Sumbangan Pembinaan Pendidikan (SPP) pada program studi tersebut.

Perkiraan biaya maksimal adalah hasil penghitungan dari nilai Dana Catur Darma tertinggi pada program studi terkait ditambah nilai Sumbangan Pembinaan Pendidikan (SPP) pada program studi tersebut.

Berdasarkan tabel di atas, diketahui jika biaya kuliah untuk jurusan kedokteran paling tinggi yakni sekitar Rp391 jutaan.

Sementara yang biaya kuliah UII paling murah yaitu Program D3 yaitu maksimum Rp36 jutaan, lalu untuk S1 di  Fakultas Ilmu Agama Islam Universitas Islam Indonesia yang berada di kisaran Rp60 jutaan. 

Perlu diingat, UII menerapkan aturan dalam penetapan biaya pendidikannya, diantaranya:

  • Nilai Catur Darma yang tercantum pada tabel tidak berlaku bagi pendaftar yang mengambil jalur seleksi PBT Mandiri.
  • Prediksi Masa Studi Non Eksakta 3,5 tahun dan Eksakta 4 tahun.
  • Sumbangan Pembinaan Pendidikan (SPP) dibayar setiap tahun dan diangsur 4 kali.
  • Untuk Program Studi Sarjana (S1), perkiraan biaya kuliah belum termasuk biaya KKN, Skripsi, Pendadaran.
  • Untuk Program Studi Diploma (D3), perkiraan biaya kuliah belum termasuk biaya Tugas Akhir, Pendadaran, dan Presentasi Laporan PKL.
  • Khusus untuk Program Studi Sarjana (S1) Pendidikan Dokter, perkiraan biaya kuliah belum termasuk tarif KKN, Skripsi, Pendadaran, dan Biaya Tahap Pendidikan Klinik.
  • Tarif KKN, Tugas Akhir, Skripsi, Pendadaran, dan Presentasi Laporan PKL akan dihitung sesuai dengan tarif yang ditetapkan pada tahun pelaksanaan.

Apa kamu tertarik melanjutkan pendidikan di UII? 

Sekilas tentang UII

Terletak di Jalan Kaliurang Yogyakarta 55584, Universitas Islam Indonesia telah berdiri sejak 8 Juli 1945, dengan nama Sekolah Tinggi Islam (STI) di Jakarta.

STI adalah cita-cita luhur tokoh-tokoh nasional Indonesia yang melihat kenyataan bahwa ketika itu pendidikan tinggi yang ada adalah milik pemerintah kolonial Belanda. STI lahir untuk menjadi bukti adanya kesadaran berpendidikan pada masyarakat pribumi. 

Kualitas UII sebagai kampus Islam tidak perlu diragukan lagi. Sebab, UII menerima penghargaan tiga bintang dari QS Star dengan skor tertinggi untuk Perguruan Tinggi Swasta di Indonesia, serta peringkat pertama Perguruan Tinggi Swasta Bidang Kinerja Penelitian oleh Ristekdikti pada tahun 2016. 

Tak hanya itu, kampus yang didirikan sebulan sebelum kemerdekaan Indonesia ini juga termasuk dalam 10 besar Perguruan Tinggi terbaik versi Kemenristekdikti tahun 2015.

Jadi tidak heran jika biaya kuliah UII mahal karena memang menjadi salah satu kampus terbaik yang bisa kamu pilih.

Daftar jurusan di Universitas Islam Indonesia

Bicara mengenai jurusan, saat UII memiliki empat tawaran program diploma dan 24 tawaran program sarjana pada bidang studi yang berbeda di UII. Berikut ini daftar jurusan UII:

1. Program Reguler Diploma dan Sarjana 

Program Diploma III

  • Diploma III Akuntansi
  • Diploma III Analisis Kimia
  • Diploma III Manajemen
  • Diploma III Perbankan & Keuangan

Program Sarjana

  • Sarjana Akuntansi
  • Sarjana Arsitektur
  • Sarjana Ekonomi (Ekonomi Pembangunan)
  • Sarjana Ekonomi (Ekonomi Islam)
  • Sarjana Farmasi
  • Sarjana Hubungan Internasional
  • Sarjana Hukum
  • Sarjana Hukum (Hukum Keluarga (Ahwal Syakhshiyah))
  • Sarjana Ilmu Komunikasi
  • Sarjana Kedokteran
  • Sarjana Komputer (Informatika)
  • Sarjana Manajemen
  • Sarjana Pendidikan (Pendidikan Agama Islam)
  • Sarjana Pendidikan (Pendidikan Bahasa Inggris)
  • Sarjana Pendidikan (Pendidikan Kimia)
  • Sarjana Psikologi
  • Sarjana Sains (Kimia)
  • Sarjana Sains (Statistika)
  • Sarjana Teknik (Teknik Elektro)
  • Sarjana Teknik (Teknik Industri)
  • Sarjana Teknik (Teknik Kimia)
  • Sarjana Teknik (Teknik Lingkungan)
  • Sarjana Teknik (Teknik Mesin)
  • Sarjana Teknik (Teknik Sipil)
  • Sarjana Teknik (Rekayasa Tekstil)

2. International Program (IP) UII 

Tak hanya kelas reguler, UII juga menyediakan kelas internasional yang diselenggarakan oleh program studi tertentu di lingkungan UII yang menggunakan bahasa asing sebagai bahasa pengantar perkuliahan.

Adapun untuk jurusannya, saat ini terdapat sepuluh program studi Sarjana (S1), sebagai berikut.

Program Studi Bahasa Pengantar
Manajemen (Management) Inggris
Akuntansi (Accounting) Inggris
Ekonomi Pembangunan (Economics) Inggris
Hukum (Law) Inggris
Teknik Industri (Industrial Engineering) Inggris
Teknik Sipil (Civil Engineering) Inggris
Arsitektur (Architecture) Inggris
Hukum Keluarga (Ahwal Syakhshiyah) Arab & Inggris
Ilmu Komunikasi (Communication Science) Inggris
Hubungan Internasional (International Relations) Inggris

Beasiswa UII

Bagi kamu yang ingin berkuliah di UII tetapi terhalang biayanya yang tinggi, tak perlu khawatir sebab Universitas Islam Indonesia menawarkan berbagai skema beasiswa dan bantuan biaya pendidikan untuk mahasiswa baru, mahasiswa aktif, dan juga mahasiswa asing melalui pendanaan internal UII maupun sumber dana eksternal dari institusi mitranya.

Pada Penerimaan Mahasiswa Baru tahun akademik 2020/2021, menawarkan program beasiswa UII meliputi: 

  • Beasiswa Hafiz Alquran 15 juz dan 30 juz.
  • Beasiswa Pondok Pesantren UII.
  • Beasiswa Duafa: Pembebasan biaya studi (maksimal 8 semester untuk S1 dan 6 semester untuk D3) dan Dana Catur Darma bagi siswa berprestasi dengan kemampuan akademik yang tinggi.
  • Beasiswa Atlet & Juara Seni: Pembebasan biaya studi (maksimal 8 semester untuk S1 dan 6 semester untuk D3) dan Dana Catur Darma bagi siswa dengan capaian prestasi cabang olahraga atau seni.
  • Beasiswa Unggulan: Bantuan Biaya Pendidikan di UII (bebas biaya SPP tetap, bebas biaya SPP variabel sesuai dengan pengambilan jumlah SKS tiap semester, bebas biaya KKN dan bantuan Dana Catur Darma sebesar maksimal Rp5 juta bagi siswa berprestasi.

Begini tata cara pendaftaran masuk UII 

Semakin tertarik untuk berkuliah di UII? Dalam Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) Universitas Islam Indonesia (UII), proses seleksi akan dilaksanakan melalui empat pola seleksi, yaitu:

  • Computer Based Test (CBT), yaitu pola seleksi yang dilakukan secara daring (online), baik yang dilaksanakan di Kampus Terpadu UII maupun beberapa lokasi di luar Kampus Terpadu UII. 
  • Paper Based Test (PBT), yaitu pola seleksi tes tertulis yang terdiri atas pola PBT Potensi dan PBT Mandiri. Pola seleksi PBT diselenggarakan di Kampus Terpadu UII.
  • Penelusuran Siswa Berprestasi (PSB), yaitu pola seleksi yang dilakukan untuk memberi kesempatan bagi calon mahasiswa baru yang memiliki prestasi di bidang akademik, olahraga, seni, dan budaya untuk masuk menjadi mahasiswa UII tanpa melalui ujian tertulis.  
  • Penelusuran Hafiz Alquran (PHA), yaitu pola seleksi yang ditujukan untuk siswa berprestasi dengan kemampuan akademik yang tinggi dan hafal Al-Qur’an minimal 10 juz.

Keempat pola seleksi penerimaan mahasiswa baru tersebut diberlakukan untuk semua program studi Diploma (D3) dan Sarjana (S1) yang ditawarkan di UII. Khusus untuk program studi Kedokteran, proses seleksi terdiri atas dua tahap seleksi, yaitu:

  • Seleksi tahap pertama melalui CBT, PBT, PSB, atau PHA.
  • Seleksi kedua berupa Ujian Tahap II.

Untuk bisa melanjutkan studi ke kampus UII, kamu wajib memenuhi beberapa persyaratan, di antaranya:

  • Siswa SMA/SMK/MA/MAK atau bentuk lain yang sederajat yang akan lulus pada tahun 2020.
  • Usia paling tinggi pada saat mendaftar adalah 21 tahun.
  • Menyerahkan dokumen-dokumen penting seperti fotokopi ijazah, fotokopi Akta Kelahiran, fotokopi rapor, pas foto berwarna, dan lain-lain.
  • Membayar biaya pendaftaran sebesar Rp300 ribu atau Rp500 ribu (Kedokteran).

Lokasi Kampus UII

Saat ini UII tersebar di lima wilayah, yaitu:

Kampus 1

Jl. Kaliurang km 14.5, Sleman, Yogyakarta, 55584

Kontak: [email protected] / 0274-898444

Kampus 2

Ringroad Utara, Condongcatur, Depok, Sleman, 55283

Kontak: 0274-881546

Kampus 3

Jl. Taman Siswa No. 158, Yogyakarta, 55111

Kontak: 0274 379158

Kampus 4

Jl. Cik di Tiro No.1, Yogyakarta, 55223

Kontak: 0274-589604

Kampus 5

Jl. Demangan Baru No. 24, Yogyakarta, 55221

Kontak: 0274-540255

Biaya kuliah UII mahal, atasi dengan ini

Untuk bisa berkuliah di UII memang membutuhkan biaya yang tidak sedikit.

Selain biaya pendidikan di atas, kamu juga harus menyiapkan dana lainnya seperti untuk praktikum, KKN, biaya kost jika kamu berasal dari luar wilayah kampus UII, hingga biaya transportasi. Jika total tentu biaya yang diperlukan akan sangat membengkak. 

Maka dari itu, kamu harus menyiapkan rencana anggaran yang tepat agar perkuliahanmu lancar sehingga tak harus putus di tengah jalan. 

Setidaknya ada beberapa cara yang bisa kamu tempuh untuk mengatasi biaya kuliah yang tinggi di UII, seperti:

Selain itu, kamu juga harus ikut program asuransi kesehatan agar jika kamu kecelakaan atau sakit, kamu tak perlu menggunakan uang kuliah untuk berobat.

Kalau kamu ingin mencari tahu produk apa yang tepat untuk kamu dalam mempersiapkan biaya kuliah, yuk manfaatkan layanan konsultasi gratis dari Lifepal!

FAQ seputar biaya kuliah UII

Saat ini UII tersebar di lima wilayah, yaitu:

  • Kampus 1: Jl. Kaliurang km 14.5, Sleman, Yogyakarta, 55584
  • Kampus 2: Ringroad Utara, Condongcatur, Depok, Sleman, 55283
  • Kampus 3: Jl. Taman Siswa No. 158, Yogyakarta, 55111
  • Kampus 4: Jl. Cik di Tiro No.1, Yogyakarta, 55223
  • Kampus 5: Jl. Demangan Baru No. 24, Yogyakarta, 55221
Biaya kuliah di UII berbeda-beda tergantung program studi yang kamu pilih. Tetapi sebagai gambaran rincian kuliah di UII, yaitu:

  • SPP Fixed: sekitar Rp19 jutaan
  • SPP Variabel (SKS): sekitar Rp2 jutaan
  • SPP Variabel (Blok): 26.400.000
  • Dana Pengembangan: sekitar Rp6 jutaan.
  • Dana Sistem Informasi/Teknologi Informasi & Orkes: sekitar Rp3 jutaan.
  • Laboratorium: sekitar Rp23 jutaan.
  • Dana Kemahasiswaan: Rp340 ribu.
  • Dana Asuransi: Rp120 ribu
Kualitas UII sebagai kampus Islam tidak perlu diragukan lagi. Sebab, UII menerima penghargaan tiga bintang dari QS Star dengan skor tertinggi untuk Perguruan Tinggi Swasta di Indonesia, serta peringkat pertama Perguruan Tinggi Swasta Bidang Kinerja Penelitian oleh Ristekdikti pada tahun 2016.

Tak hanya itu, kampus yang didirikan sebulan sebelum kemerdekaan Indonesia ini juga termasuk dalam 10 besar Perguruan Tinggi terbaik versi Kemenristekdikti tahun 2015.

Dalam Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) Universitas Islam Indonesia (UII), proses seleksi akan dilaksanakan melalui empat pola seleksi yaitu:

  • Computer Based Test (CBT), yaitu pola seleksi yang dilakukan secara daring (online), baik yang dilaksanakan di Kampus Terpadu UII maupun beberapa lokasi di luar Kampus Terpadu UII.
  • Paper Based Test (PBT), yaitu pola seleksi tes tertulis yang terdiri atas pola PBT Potensi dan PBT Mandiri. Pola seleksi PBT diselenggarakan di Kampus Terpadu UII.
  • Penelusuran Siswa Berprestasi (PSB), yaitu pola seleksi yang dilakukan untuk memberi kesempatan bagi calon mahasiswa baru yang memiliki prestasi di bidang akademik, olahraga, seni, dan budaya untuk masuk menjadi mahasiswa UII tanpa melalui ujian tertulis.
  • Penelusuran Hafiz Alquran (PHA), yaitu pola seleksi yang ditujukan untuk siswa berprestasi dengan kemampuan akademik yang tinggi dan hafal Al-Qur’an minimal 10 juz.
Marketplace Asuransi #1 Indonesia
Jaminan termurah sesuai anggaran Layanan gratis dari beli hingga klaim Proses praktis, polis langsung terbit Pilihan polis dari 50 asuransi terpercaya
Lihat Penawaran Promo →