Tingkatkan Imun Tubuh, Segini Biaya Suntik Vitamin C

biaya suntik vitamin c

Biaya suntik vitamin C di beberapa rumah sakit cukup bervariasi. Biaya suntik vitamin C yakni mulai dari Rp100 ribu hingga Rp1 juta. 

Sebagai informasi, suntik vitamin C belakangan ini banyak digunakan oleh kaum perempuan untuk perawatan kulit. Cairan vitamin C ini nantinya akan disuntikkan ke dalam tubuh dengan metode intramuskular dan subkutan. 

Namun, gak hanya dilakukan untuk perawatan kulit saja, suntik vitamin C juga penting untuk kesehatan, seperti untuk seseorang yang mengalami defisiensi vitamin C. 

Berdasarkan riset, suntik vitamin C juga bisa menghambat sel kanker. Selain itu, gak sedikit orang melakukan suntik vitamin C untuk menambah daya tahan tubuh, terlebih di saat masa pandemi seperti ini.

Kandungan antioksidan yang terdapat dalam vitamin C berfungsi melindungi kerusakan sel tubuh karena paparan radikal bebas. Bila tubuh tidak mendapat cukup asupan, salah satu cara untuk memenuhinya dengan melakukan suntik vitamin C.

Meski memiliki banyak manfaat untuk tubuh kita, sebaiknya ketahui terlebih dahulu soal suntik Vitamin C berikut ini, ya!

Kondisi seperti apa yang mengharuskan seseorang menjalani suntik vitamin C

Suntik vitamin C biasanya dilakukan seseorang yang kekurangan kadar vitamin C karena tubuhnya gak bisa menyerap vitamin C dengan baik melalui makanan atau suplemen. 

Dengan kondisi tubuh yang gak bisa menyerap vitamin C dengan baik, maka perlu memasukkan vitamin C dengan menyuntik vitamin C ke dalam otot (intramuskular) atau menyuntik di bawah kulit (subkutan).

Berikut ini kondisi yang mengharuskan seseorang suntik vitamin C:

1. Mengalami defisiensi vitamin C

Seseorang mengalami defisiensi vitamin C biasanya disebabkan karena tubuhnya gak bisa menyerap vitamin C dari makanan atau suplemen dengan baik. 

Salah satu tanda seseorang mengalami defisiensi vitamin C yakni, gusi sering berdarah, radang gusi, rasa lelah yang berlebihan, luka yang gak kunjung sembuh, nyeri pada persendian, hingga kecacatan pada perkembangan tulang dan gigi. 

2. Untuk membantu pembentukan kolagen

Jika tubuh gak bisa menyerap vitamin C, otomatis pembentukan kolagen jadi terhambat. Pembentukan kolagen dalam tubuh tentu penting untuk menguatkan struktur tubuh, seperti kulit, tendon, otot, hingga tulang. 

Jika pembentukan kolagen terhambat, bisa menimbulkan kelainan pada tulang dan pembuluh darah. 

3. Menghambat sel kanker

Suntik vitamin C pada tubuh juga bisa menghambat adanya kanker, seperti tumor otak, tumor pankreas, hingga tumor pada indung telur. 

4. Perawatan kulit

Salah satu perawatan kulit yang membutuhkan suntik vitamin C yakni jika terjadi kemerahan pada kulit (eritema). Namun, ada juga yang melakukan suntik vitamin C untuk mengurangi keriput dan kulit kering. 

Meski begitu, suntik vitamin C untuk perawatan kulit gak boleh dilakukan sembarangan. Tetap dibutuhkan pemeriksaan yang dilakukan oleh dokter. 

Apa hal-hal yang harus diperhatikan sebelum menjalani suntik vitamin C?

Sebelum melakukan suntik vitamin C, ada baiknya kamu mengetahui beberapa hal penting ini.

1. Suntik vitamin C bisa memberatkan ginjal

Sebelum melakukan suntik vitamin C, pastikan bahwa kondisi ginjal dan hati dalam keadaan normal. Sebab, dosis semakin banyak dosis vitamin C yang masuk ke dalam tubuh akan membuat kerja ginjal semakin berat. 

2. Lakukan dengan tenaga medis

Paling aman melakukan suntik vitamin C di rumah sakit atau klinik dengan tenaga medis yang tersertifikasi. Jangan sampai kamu tergiur dengan penawaran klinik kecantikan abal-abal, ya! Saat konsultasi, pastikan juga dosis vitamin C yang diberikan gak berlebih.

Apa pemeriksaan yang harus dilalui sebelum suntik vitamin C?

Sebelum melakukan suntik vitamin C, tentu harus ada pemeriksaan pada kondisi tubuhmu. Hal ini dilakukan agar suntik vitamin C tetap aman.

  • Pertama, memeriksa kesehatan ginjal. Sebab, cairan pembuangan vitamin C akan bermuara ke Ginjal sehingga akan memberatkan tugas ginjal. 
  • Suntik vitamin C gak diperbolehkan untuk orang yang hamil. Sebaiknya kamu melakukan testpack untuk memastikan bahwa kamu sedang tidak hamil.
  • Memberi tahu dokter obat-obat apa yang selama ini dikonsumsi secara rutin
  • Untuk perawatan kulit, suntik vitamin C gak membuat kulit jadi cerah terus menerus, tentu harus diimbangi dengan asupan yang sehat.

Bagaimana prosedur suntik vitamin C dilakukan?

Seperti yang sudah dijelaskan secara umum di atas, prosedur suntik vitamin C dilakukan dengan 2 metode, yakni:

  • Metode intramuskular yakni menyuntikan vitamin C ke dalam otot
  • Metode subkutan, yakni menyuntikan vitamin C ke dalam pembuluh darah vena

Dari kedua metode ini,  metode intramuskular dianggap lebih efektif karena gak perlu mengencerkan vitamin C ke dalam cairan infus terlebih dahulu. 

Suntik vitamin C dilakukan sesuai dengan kondisi tubuh dan kebutuhan. Ada yang harus suntik satu bulan sekali hingga 3 bulan sekali. Semuanya tergantung kebutuhan dan diagnosis dokter.

Apa yang akan dirasakan setelah melakukan suntik vitamin C?

Setelah melakukan suntik vitamin C, biasanya kamu akan mengalami sedikit rasa nyeri pada area bekas suntikan.

Suntikan yang terlalu cepat juga biasanya menimbulkan rasa pusing dan ada sensasi seperti mau pingsan. 

Jika merasa tak enak, sebaiknya bicarakan dengan dokter yang menanganimu, ya.

Apa risiko yang akan dialami seseorang usai melakukan suntik vitamin C?

1. Bisa menyebabkan gula darah naik

Suntik vitamin C bisa membuat tekanan gula darah jadi naik, karena vitamin C meningkatkan glukosa pada darah di dalam tubuh. Untuk itu, suntik vitamin C gak direkomendasikan untuk seseorang penderita diabetes. 

2. Bisa menimbulkan komplikasi

Beberapa komplikasi yang bisa terjadi setelah melakukan suntik vitamin C yaitu: nyeri dan bengkak di area suntikan, rasa mual setelah penyuntikan, peningkatan risiko kerusakan ginjal, hingga risiko pembentukan batu ginjal.

Estimasi biaya suntik vitamin C tahun 2020

Dilansir dari Alodokter, biaya suntik vitamin C di Jakarta mulai dari Rp115 ribu. Klinik Viva Medika Centro, Kebon Jeruk, memberikan biaya suntik vitamin C dengan harga Rp115 ribu. 

Rumah sakit Siloam TB Simatupang juga memberikan biaya suntik vitamin C mulai dari Rp120 ribu. 

Untuk PrimeCare Clinic Panglima Polim yang berlokasi di Panglima Polim dan Tebet memberikan biaya suntik vitamin C sebesar Rp150 ribu. 

Biaya suntik vitamin C di Bandung sekitar Rp100 ribu di Klinik Brawijaya Bandung. Suntik vitamin C di Bandung hanya bisa dilakukan di klinik ini. 

Di Yogyakarta, biaya suntik vitamin C mulai dari Rp193 ribu di RS PKU Muhammadiyah Yogyakarta dan Rp301 ribu di Rumah Sakit JIH.

Di Bekasi, biaya suntik vitamin C bahkan di bawah Rp100 ribu. Kamu bisa mengunjungi Klinik Viva Medika Tambun dengan biaya Rp97,7 ribu dan yang paling mahal yakni RSIA Aisyah Qurratu’ain dengan biaya Rp500 ribu. 

Apakah biaya suntik vitamin C di-cover BPJS?

Meski BPJS Kesehatan menjadi jaminan kesehatan nasional, tapi gak semua pengobatan bisa ditanggung BPJS, tetap ada batasannya. Termasuk dengan suntik vitamin C. 

Jika terdapat diagnosis dokter serta rujukan yang memerlukan tindakan medis karena defisiensi vitamin C, tentu semua biaya biaya  ditanggung oleh BPJS. 

Namun, apabila suntik vitamin C atas kemauan pribadi untuk kecantikan, tentu gak akan di-cover oleh BPJS kesehatan. Untuk lebih jelasnya, kamu bisa langsung menanyakan pada pihak BPJS Kesehatan.

Pentingnya punya asuransi kesehatan

Meski biaya suntik vitamin C relatif terjangkau, yakni mulai dari Rp100 ribu, kamu tetap harus memiliki asuransi kesehatan. 

Dengan asuransi kesehatan, kamu gak perlu khawatir memikirkan biaya pengobatan saat berobat atau ada keluarga yang sakit.

Asuransi kesehatan akan memberi manfaat untuk biaya rawat inap, rawat jalan, pembedahan, dan medical check-up. Manfaat tambahannya, kamu bisa menggunakannya untuk melahirkan, perawatan gigi, dan mata. 

Adanya inflasi biaya rumah sakit dari tahun ke tahun juga menjadi alasan pentingnya memiliki asuransi kesehatan. Dengan naiknya inflasi, maka biaya rawat inap juga ikut naik.

Memiliki asuransi kesehatan juga membantu perputaran uang kita tetap stabil, sebab dana tabungan, investasi, dan aset lainnya tidak akan terganggu apabila kita sakit. 

Cara memilih asuransi kesehatan sesuai kebutuhan 

Banyaknya asuransi kesehatan yang ada di Indonesia tentu akan membuat kita bingung. Asuransi kesehatan mana yang harus dipilih dan sesuai dengan kebutuhan.

Sebelum kamu melihat berbagai penawaran asuransi yang ada saat ini, sebaiknya ketahui dulu beberapa kriteria yang mesti kamu perhatikan, di antaranya:

  • Jaringan rumah sakit yang luas. Bagi yang sering ke luar negeri, pastikan provider menjangkau rumah sakit di luar negeri.
  • Fasilitas cashless karena praktis apalagi di saat urgent. Sehingga kita cukup menggesekkan atau cukup menunjukkan kartu asuransi saja.
  • Limit pertanggungan dan premi sesuai. Tidak selalu asuransi kesehatan murah akan lebih baik, tetapi asuransi yang bagus juga tidak selalu mahal.

Dengan ratusan pilihan polis dan brand, kamu harus lebih cermat memilih asuransi kesehatan yang sesuai dengan kebutuhanmu.  Berikut ini adalah beberapa hal yang perlu diperhatikan sebelum membeli proteksi kesehatan: 

Pilih asuransi keluarga

Jika kamu sudah berkeluarga, sebaiknya pilih asuransi untuk seluruh anggota keluarga dalam satu polis yang sama. Hal ini akan menghemat biaya premi setiap bulannya. Keluargamu pun akan menerima semua manfaat asuransi kesehatan. 

Metode klaim cashless

Cobalah mencari asuransi kesehatan yang bisa menggunakan sistem klaim cashless bermodal kartu asuransi. Contohnya, rekomendasi pilihan di atas yaitu Allianz, AXA Mandiri, Prudential, Manulife, BCA, BNI Life, dan Cigma semuanya memiliki manfaat asuransi cashless dan reimbursement

Menanggung biaya rawat jalan

Hal penting yang harus diperhatikan adalah, pastikan bahwa asuransi kesehatanmu sudah menanggung biaya rawat inap. 

Dari rekomendasi Lifepal, asuransi kesehatan AXA Mandiri, Cigna, dan Manulife menanggung biaya rawat jalan sebagai manfaat dasar asuransi. Kamu hanya tinggal memilih preminya saja.

Manfaat pengembalian premi

Beberapa asuransi juga menawarkan pengembalian premi atau no claim bonus apabila tidak ada klaim hingga masa polis berakhir. 

Umumnya besaran pengembalian premi tiap polis perusahaan berbeda-beda ada yang 20 persen, 50 persen, bahkan hingga 100 persen dari total premi yang telah dibayarkan.

Beberapa pilihan rekomendasinya adalah asuransi kesehatan Cigna, Prudential, dan Allianz juga memberikan manfaat no claim bonus bahkan ada yang setiap setahun. 

Limit/plafon sesuai premi

Plafon yang ditawarkan oleh asuransi kesehatan memang sekilas terkesan besar. Misal uang pertanggungan Rp20 juta terkesan banyak saat ini. 

Namun, jika dibandingkan dengan biaya perawatan medis di Indonesia saat ini yang mana biaya operasi memakan biaya sekitar Rp7-Rp15 juta, tentu manfaat pertanggungan Rp20 juta sangatlah kecil

Jika memungkinkan, sebaiknya pilih yang menanggung biaya medis sesuai tagihan rumah sakit (as charged), seperti Manulife, Prudential, dan BNI Life. 

Iuran premi tidak lebih 10 persen dari gaji

Agar tidak menjadi beban, sebaiknya pilih asuransi kesehatan yang biaya preminya tidak lebih dari 10 persen gaji kamu, ya. Kamu harus mengikuti metode 50:30:20. 

Di mana 50 persen gaji digunakan untuk kebutuhan sehari-hari, 30 persen untuk hiburan, 10 persen untuk investasi, dan 10 persen untuk asuransi. 

Beli melalui broker asuransi

Broker yang telah terdaftar resmi dapat membantu nasabah mengajukan klaim. Ingat, ketika sedang mengalami risiko medis, pengajuan klaim akan sangat sulit dilakukan sendiri. 

Belum lagi jika pengajuan klaim nasabah ditolak karena alasan tertentu. Broker asuransi seperti Lifepal dapat sangat membantu dalam mengatasi masalah klaim tersebut. (Editor: Chaerunnisa)

Marketplace Asuransi #1 Indonesia
Jaminan termurah sesuai anggaran Layanan gratis dari beli hingga klaim Proses praktis, polis langsung terbit Pilihan polis dari 50 asuransi terpercaya
Lihat Penawaran Promo →