Bibit Reksadana Permudah Investor Pemula Berinvestasi

bibit reksadana

Bibit Reksadana adalah aplikasi investasi reksa dana online yang membantu kamu memilih produk terbaik. Tujuan aplikasi PT Bibit Tumbuh Bersama (Bibit) ini yaitu membantu investor, terutama pemula, berinvestasi reksa dana secara mudah dan sesuai toleransi atau profil risiko dan tujuan keuangan kamu.

Jadi, bisa dibilang bahwa Bibit ini membantu kita yang masih “hijau” di reksa dana agar tidak salah pilih produk.

Bibit merupakan agen penjual efek reksa dana (APERD) yang didirikan pada Januari 2019. Bibit juga telah mengantongi izin dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK), yang melegalkan Bibit sebagai penjual reksa dana.

CEO Bibit Wellson Lo mengatakan, Bibit menggunakan teknologi tinggi dalam memberikan rekomendasi lewat pendekatan Teori Modern Portfolio yang diperkenalkan ekonom Harry Markowitz.

Teknologi yang digunakan Bibit mengedepankan mekanisme otomatis seperti robot sebagai penasihat investasi. Menurut Wellson, robot yang mengadopsi teori Markowitz ini telah memenangkan hadiah Nobel pada 1990 dan telah teruji.

Itu sebabnya, dalam 2 pekan peluncuran Bibit, perusahaan optimistis mencapai target nasabah  tahun 2019 hingga 200 ribu orang.

Cara investasi Bibit Reksadana

berpikir apa penyebab cara setor tunai gagal

Dengan penerapan teknologi, Bibit bakal mempelajari profil risiko nasabah dan merekomendasikan alokasi investasi yang paling optimal. Contohnya nih, kalau profil kamu agresif, maka Bibit akan menyarankan alokasi dana investasi lebih banyak ke reksa dana saham.

Sebaliknya, jika profil kamu konservatif, maka kamu bakal disarankan mengalokasikan lebih banyak investasi di reksa dana pasar uang dan obligasi. Saran ini bisa kamu ambil atau tolak ya. Sesuaikan dengan tujuan investasi diri kamu sendiri.

Berikut ini tahapan investasi di Bibit Reksadana

  1. Unduh aplikasi Bibit di smartphone kamu lewat Appstore atau PlayStore.
  2. Daftar akun secara online termasuk pembukaan rekening secara digital tanpa formulir lho! Pembukaan rekening mulai Rp500 ribu sesuai minimal investasi awal di Bibit.
  3. Kamu bakal langsung mendapatkan rekomendasi portofolio terbaik sesuai profil kamu yang dinilai dari usia, penghasilan, dan toleransi kamu atas risiko. Biasanya dapat 5 rekomendasi teratas sesuai profil.
  4. Kamu bisa langsung mulai investasi dengan membeli reksa dana yang telah direkomendasikan.
  5. Pantau portofolio kamu kapanpun dan dimanapun karena semua layanannya tersedia secara online.

Setelah proses awal investasi reksa dana Bibit, kamu bisa melakukannya rutin setiap bulan. Sedikit saran, pembelian reksa dana setiap bulan bertujuan mempercepat pencapaian target investasi kamu. Tapi, kamu juga jangan memaksakan untuk membeli dalam jumlah banyak karena bakal mengganggu keuanganmu.

Keunggulan investasi Bibit Reksadana

untung rugi p2p lending

Salah satu keunggulan investasi reksa dana secara online adalah biaya administrasi dan fee lainnya lebih sedikit ketimbang kamu berinvestasi langsung ke manajer investasi. Tentunya masih ada keunggulan lainnya.

Berikut ini keunggulan berinvestasi reksa dana di Bibit yang bisa jadi pertimbangan kamu!

  • Gratis biaya komisi

Biaya Rp0 karena semua pembelian reksa dana di Bibit gratis biaya komisi

  • Dana investasi minim

Kamu bisa mulai berinvestasi dengan Rp100 ribu hingga nominal yang sesuai kenyamananmu

  • Bisa dicairkan kapan aja

Dana investasi dapat dicairkan kapanpun dan cepat tanpa penalti.

  • Gak ada pajak

Keuntungan investasi reksa dana adalah produk ini bukan objek pajak. Tentunya ini beda dari investasi properti atau emas.

  • Keamanan dana dari bank

Bibit gak menyimpan uangmu lho! Jadi, dana yang diinvestasikan langsung ditransfer ke bank kustodian dan dikelola perusahaan berlisensi OJK. Jadi, seperti di bank lainnya, dana hanya bisa dicairkan ke rekening atas nama kamu

  • Dukungan teknologi tinggi

Seperti yang dijelaskan sebelumnya, Bibit menanamkan pendekatan Teori Modern Portfolio yang terbukti menjaga risiko dan memaksimalkan keuntungan lewat diversifikasi.

  • Investasi yang dirancang khusus

Penerapan teknologi semacam robot di Bibit berhasil mengidentifikasi nasabah berdasarkan profil masing-masing. Itu sebabnya, kamu bakal mendapatkan rekomendasi investasi yang sesuai dengan profil kamu

  • Rebalancing otomatis

Mengedepankan teknologi, Bibit akan memantau portofolio kamu secara otomatis untuk mempertahankan alokasi yang optimal.

  • Buka akun instan

Pembukaan rekening secara digital dan dapat diselesaikan dalam hitungan menit. Tanpa formulir, tanpa financial planner, tanpa spreadsheet. Tentunya gak ribet!

Kesalahan investasi yang wajib dihindari pemula

Keunggulan dan Kelemahan Celengan

Investor pemula biasanya menggebu-gebu pengin dapat keuntungan besar dalam waktu singkat. Nah, hal seperti ini harus kamu hindari agar tidak merugi. Bagi yang tertarik mulai investasi reksa dana, yuk kenali beberapa kesalahan dalam investasi reksa dana berikut ini!

1. Gak menetapkan tujuan keuangan

Hal-hal dalam kehidupan harus ada tujuannya. Begitupun investasi. Kita harus memahami bahwa reksa dana adalah alat atau instrumen untuk mencapai impian atau tujuan di sektor keuangan. Itu sebabnya, sebelum memulai investasi, tetapkan tujuan keuanganmu agar hasil investasi maksimal dan kamu konsisten.

2. Salah pilih jenis reksa dana

Kesalahan kedua ini implikasi dari kesalahan pertama tadi yaitu gak menetapkan tujuan. Jika sudah salah di awal, maka kamu bakal memilih reksa dana yang gak sesuai. Misalnya membeli reksa dana saham untuk tujuan keuangan jangka pendek. Tentu hal ini bertolak belakang karena saham identik dengan investasi jangka menengah-panjang.

3. Investasi ke unit link

Reksa dana yang kamu beli bersama asuransi lewat unit link gak direkomendasikan banyak perencana keuangan lho! Pasalnya, harganya bakal lebih mahal karena ada biaya sekitar lima persen dari nilai top-up. Biaya ini bukan untuk pengelolaan reksa dana tetapi untuk perusahaan asuransi yang jadi perantara.

4. Menunda terlalu lama

Reksa dana itu bisa dimulai dengan nominal kecil kok! Jadi, sebaiknya dari sekarang sudah beli reksa dana. Jangan menunda terlalu lama apalagi kalau kamu udah punya kelebihan duit yang didiamkan begitu saja di deposito atau tabungan. Percaya deh, duitmu gak bakal bertambah dan tergerus inflasi.

5. Gak beli online

Alasan kamu wajib beli secara online adalah karena lebih murah. Selain itu, dengan membeli online berarti bisa kamu cairkan alias uangkan dimanapun dan kapanpun. Tentunya cara ini gak bakal nyusahin kamu yang sibuk.

6. Gak paham risiko reksa dana

Punya tabungan aja ada risikonya seperti bank gagal atau dilikuidasi hingga peretasan data yang bikin tabunganmu terkuras. Nah begitupun instrumen investasi termasuk reksa dana. 

Kalau kamu takut anjlok hasil investasinya alias minus itu wajar. Namun, kamu harus tahu portofolio apa yang kamu pilih. Misalnya reksa dana saham anjlok dalam waktu singkat. Tentu hal ini wajar mengingat reksa dana saham pergerakannya bisa fluktuatif. Tapi jika dilihat secara jangka panjang, reksa dana saham cukup besar keuntungannya dan tren saham cenderung terus naik.

7. Lupa diversifikasi investasi

Walaupun kamu yakin 100 persen terhadap salah satu jenis reksa dana, sebaiknya gak menginvestasikan semua uang ke satu jenis ya! Hal ini dikarenakan jika terjadi risiko, maka semua hasil investasi dan uang yang telah kamu gelontorkan hilang begitu saja.

Nah itu tadi ulasan lengkap mengenai Bibit Reksadana. Semua pilihan ada di tangan kamu ya! Saran Lifepal, sebaiknya memulai investasi reksa dana secara online di penjual efek tepercaya dan telah berlisensi dari OJK.

Kamu yang mau dapat informasi mengenai investasi dan finansial lainnya bisa temukan di Lifepal!