Tips Memilih Asuransi Kesehatan yang Tepat!

Pahami jenis-jenis asuransi buat kesehatan

14 Tips Memilih Asuransi Kesehatan yang Tepat! [2020]

Memilih asuransi kesehatan yang tepat merupakan hal penting wajib diketahui semua orang. Sebab, manfaat asuransi kesehatan adalah memberikan rasa tenang ketika mengalami risiko medis. Lantas, kalau kita sendiri saja tidak yakin asuransi yang dipilih dapat menjadi solusi yang tepat, tentu kepemilikan asuransi kesehatan jadi tidak ada gunanya. 

Oleh karena itu, sebaiknya jangan asal pilih dan ketahui strategi memilih asuransi kesehatan yang tepat seperti berikut ini: 

1. Bandingkan Harga Premi Tahunan

Masa pembayaran premi asuransi kesehatan bisa dilakukan bulanan, triwulanan, semesteran, atau tahunan. Tergantung kebijakan perusahaan asuransi yang dipilih. Nah, ketika membandingkan harga premi asuransi sebaiknya lihat premi tahunannya. Jangan hanya tergiur pada angka premi bulanan yang terkesan kecil. 

2. Sesuaikan dengan Kondisi Kesehatan Saat Ini

Sebenarnya risiko kesehatan dapat datang kapan saja dan kepada siapa saja. Namun, untuk memilih manfaat asuransi yang tepat, kamu bisa menyesuaikannya dengan kondisi kesehatan saat ini. Misal, jika di keluarga ada riwayat penyakit jantung atau kanker, sebaiknya cari asuransi kesehatan yang menanggung risiko penyakit kritis.

Sebaliknya, jika kamu memiliki gaya hidup yang sehat dan terbilang jarang sakit, bisa buat estimasi kira-kira peluang terburuknya adalah mengalami risiko rawat inap dua kali dalam setahun. Jangan lupa hitung juga risiko pembedahan. 

Setelah itu kalkulasikan dengan biaya rawat inap saat ini. Dengan begitu kamu bisa tahu kira-kira nilai limit tahunan asuransi yang dibutuhkan dalam setahun.

3. Cari Tahu Kredibilitas Perusahaan

Dalam memilih asuransi kesehatan sangat penting untuk kamu juga mempertimbangkan kredibilitas perusahaan yang dipilih. Caranya mudah, misal kamu tertarik dengan asuransi kesehatan Prudential. Maka bisa cari tahu rating dan ulasan perusahaan di situs-situs asuransi terpercaya seperti Lifepal. 

Selain itu, cari tahu juga apakah perusahaan memiliki izin usaha resmi yang diakui oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Kemudian, pelajari juga laporan tahunan perusahaan apakah terbilang sehat dan mampu membayarkan klaim nasabah dengan baik atau tidak. 

4. Pahami Sistem Asuransi Dalam Polis

Setiap perusahaan asuransi kesehatan memiliki sistem atau ketentuan cara kerja yang berbeda-beda. Ketentuan tersebut umumnya tertulis dengan jelas dalam polis asuransi. 

Misalnya, salah satu polis asuransi kesehatan AXA Mandiri memberikan pertanggungan pelayanan kesehatan hingga jangkauan luar negeri. Sementara asuransi kesehatan Allianz yang kamu pilih tidak menanggung perawatan dengan jangkauan internasional. 

Karena itu, sangat penting untuk mempelajari polis dengan baik sebelum putuskan memilih asuransi kesehatan tersebut. Jika ada yang kurang jelas, jangan ragu untuk tanyakan agen atau broker asuransi yang menawarkan produk pada kamu. 

5. Beli Asuransi Mumpung Masih Sehat

Dalam asuransi kesehatan ada istilah pre existing condition. Artinya, perusahaan tidak menanggung penyakit yang sudah diderita sebelum jadi nasabah perusahaan asuransi. Ketentuan pre existing condition umumnya diberlakukan hampir sebagian besar perusahaan asuransi kesehatan swasta. 

Karena itu, mumpung masih sehat dan tidak memiliki penyakit, sebaiknya segera ajukan asuransi kesehatan sehingga tidak ada jenis penyakit yang masuk dalam klausul “pengecualian”. 

6. Beli Asuransi Mumpung Masih Muda

Semakin bertambahnya usia, maka probabilitas menderita risiko kesehatan juga akan semakin tinggi. Inilah alasan mengapa premi asuransi kesehatan untuk orang tua umumnya lebih mahal ketimbang calon nasabah yang masih berusia produktif. Karena itu, jika tidak ingin bayar premi mahal, sebaiknya segera ajukan asuransi kesehatan sedini mungkin. 

7. Tawaran Hospital Cash Plan Bukan Prioritas

Asuransi hospital cash plan adalah tawaran asuransi dengan manfaat penggantian berdasarkan perjanjian santunan harian yang tercantum dalam polis. Contohnya, Ibu Ami terdaftar sebagai nasabah hospital cash plan dengan manfaat santunan tunai rawat inap Rp500 ribu per hari. Suatu hari Ibu Ami harus di rawat di rumah sakit dan tagihan rumah sakit untuk biaya kamar adalah Rp250 ribu per hari. Maka ada surplus Rp250 ribu dari santunan tunai asuransi yang bisa Ibu Ami tetap dapatkan. 

Karena itu banyak yang beranggapan kalau hospital cash plan akan selalu menguntungkan. Sebenarnya tidak selalu, sebab asuransi kesehatan biasanya menanggung tidak hanya biaya kamar saja, tapi juga dokter, obat, dan lain sebagainya. 

Karena itu, jika hospital cash plan yang dipilih hanya memberikan santunan harian untuk biaya kamar saja, tentu asuransi kesehatan rawat inap akan lebih menguntungkan. 

8. Cek Ketentuan Rawat Inap di Polis

Setiap polis asuransi memiliki ketentuan rawat inap yang berbeda-beda. Misalnya saja asuransi kesehatan AXA Mandiri menanggung biaya rawat inap mengikuti tagihan rumah sakit (maksimal limit tahunan). Sementara asuransi kesehatan BRI Life terdapat uang pertanggungan harian rawat inap, yang artinya jika biaya rumah sakit melebihi uang pertanggungan kamu akan dikenakan excess. 

Karena itu, ketika memilih asuransi kesehatan sebaiknya baca dengan teliti ketentuan rawat inap di polis. Pastikan jika mengikuti tagihan rumah sakit, limit tahunan polis tersebut tinggi atau sesuai kebutuhan. Sementara jika menggunakan ketentuan uang pertanggungan harian, sebaiknya pilih yang jangan terlalu rendah atau berbanding dengan biaya rumah sakit saat ini. 

9. Kebijakan Double Claim

Double claim adalah fasilitas yang memungkinkan nasabah mengajukan klaim ke dua perusahaan asuransi berbeda jika asuransi kesehatan pertama tidak mencukupi. Misal, kamu punya dua asuransi, kemudian kamu harus di rawat di rumah sakit dua hari dan uang pertanggungan yang diberikan oleh asuransi utama adalah Rp300 ribu per hari. 

Hanya saja kenyataannya biaya rumah sakitnya adalah Rp500 ribu per hari. Nah, maka kamu bisa mengajukan double klaim Rp200 ribu per hari di asuransi kedua untuk menutupi kekurangannya. Sangat membantu, bukan? Karena itu sebaiknya cari asuransi yang memiliki kebijakan double claim.

10. Pilih Asuransi Kesehatan Murni

Sebenarnya tidak ada yang salah dengan asuransi unit link kalau kita benar-benar paham soal manfaat dan resikonya. Namun, jika kamu sudah memiliki investasi sebaiknya pilih asuransi kesehatan murni saja. Dengan begitu, manfaat asuransi dan investasi bisa kamu dapatkan secara maksimal. 

Sebab ketika mendaftarkan diri di asuransi kesehatan unit link, premi yang kamu bayarkan biasanya akan dipecah 60 persen untuk investasi dan 40 persen untuk manfaat asuransi. Sehingga manfaat asuransi dan investasi gak bisa kamu dapatkan 100 persen. 

Namun jika tetap ingin memiliki asuransi kesehatan unit link, sebaiknya cari yang memberikan manfaat pengembalian premi atau no claim bonus. Misalnya pilihan polis asuransi unit link AXA Hospital Plus Life. 

11. Pertimbangkan Asuransi Kesehatan Keluarga

Mungkin jika dilihat secara sekilas pilihan asuransi kesehatan keluarga memiliki premi yang mahal. Namun, jika dikalkulasikan dengan biaya mendaftarkan masing-masing anggota keluarga ke asuransi kesehatan individu, sebenarnya asuransi keluarga jauh lebih murah. Karena itu, pertimbangkan memiliki asuransi kesehatan keluarga untuk orang-orang tersayang, ya. 

12. Rumah Sakit Rekanan Perusahaan Asuransi

Ketika memilih asuransi kesehatan cari tahu juga rumah sakit rekanan perusahaan asuransi yang dipilih. Pastikan rumah sakit rekanannya tersebar luas di wilayah domisili kamu saat ini. Dengan begitu kamu dapat lebih mudah mengakses dan mendapatkan pelayanan kesehatan sesuai perjanjian polis. 

Sebagai rekomendasi perusahaan asuransi Cigna dan BRI Life memiliki rumah sakit rekanan yang tersebar luas hampir di seluruh wilayah Indonesia.

13. Hati-Hati dengan Premi Asuransi yang Terlalu Murah

Premi murah belum tentu selalu bagus. Dalam memilih asuransi kesehatan sebaiknya ada banyak faktor yang perlu dipertimbangkan, sebaiknya tidak hanya berfokus pada premi murah saja. Mungkin saja kamu menemukan premi asuransi kesehatan Rp50 ribu per tahun namun manfaat yang diberikan sangat kecil, sehingga tidak dapat menjadi solusi finansial ketika mengalami risiko kesehatan. 

14. Lakukan Konsultasi dengan Pakarnya

Cara paling mudah yang bisa kamu lakukan untuk mendapatkan asuransi kesehatan terbaik adalah melakukan konsultasi dengan pakar asuransi. Saat ini sudah ada banyak perusahaan atau broker asuransi yang menawarkan layanan konsultasi secara gratis. 

Salah satunya adalah Lifepal, di mana kamu bisa menjelaskan kebutuhan dan anggaran kepada pakar asuransi Lifepal. Kemudian, tim Lifepal akan memberikan pilihan rekomendasi sesuai yang bisa kamu pilih. Sangat praktis, bukan?

Tunggu apa lagi, cari tahu lebih lengkap tentang berbagai manfaat asuransi lainnya lagi. Yuk kunjungi Lifepal sekarang!

Marketplace Asuransi #1 Indonesia
Jaminan termurah sesuai anggaran Layanan gratis dari beli hingga klaim Proses praktis, polis langsung terbit Pilihan polis dari 50 asuransi terpercaya
Lihat Penawaran Promo →