Strategi Bisnis Asinan Betawi Lengkap dengan Perhitungan Modal dan Keuntungannya!

asinan betawi

Asinan Betawi merupakan salah satu kudapan khas Indonesia yang masih menjadi favorit banyak orang hingga kini. Perpaduan rasa asam, pedas serta manis dari kuah gula merah membuat asinan ini terasa sangat nikmat.

Asinan Betawi sendiri terbuat dari campuran beberapa jenis sayuran, kacang, serta kerupuk yang kemudian disiram dengan kuah bumbu kacang.

Berbeda dengan bumbu kacang untuk sate maupun gado-gado, bumbu kacang untuk asinan betawi merupakan perpaduan asam jawa dan cabai serta air. Sensasi rasa segar dan pedas dari asinan Betawi membuat para penikmatnya ketagihan.

Itulah mengapa asinan Betawi bisa menjadi salah satu bisnis rumahan yang cukup menjanjikan. Pemasukannya juga lumayan banget lho buat nambah-nambah dana darurat.

Gak perlu membuka toko, kamu bisa menjual asinan betawi di rumah dan juga memasarkannya via online seperti Instagram serta daftar di aplikasi pesan antar makanan online yaitu GoFood dan GrabFood. Dengan begitu, modal promosi dan operasional yang harus digelontorkan pun juga tidak terlalu besar.

Misalnya, Ahmad bekerja di salah satu perusahaan telekomunikasi dengan gaji per bulan sebesar Rp 15 juta. Setiap bulan, ia mengalokasikan uangnya sebesar Rp 2 juta untuk disimpan di tabungan.

Lalu berapa modal yang harus dikeluarkan Ahmad serta berapa keuntungan yang ia raup? Untuk lebih lengkapnya, Lifepal bisa membantu kamu menghitung modal, pemasukan dan prediksi keuntungan yang didapatkan. Berikut rinciannya.

Modal awal

gerobak asinan betawi
Kalau jualan di rumah gak harus pakai gerobak, bisa pakai meja dan etalase saja.

Karena berjualan di rumah, berarti kamu tidak perlu mengeluarkan uang untuk sewa tempat. Akan tetapi tetap ada beberapa peralatan yang harus kamu beli untuk membuka lapak kecil di depan rumah, seperti:

  • Etalase kaca makanan
  • Bangku plastik
  • Cup makanan 1.000 ml
  • Sendok plastik
  • Kantong plastik
  • Sticker logo merek

Berikut estimasi uang yang harus kamu siapkan untuk membeli beberapa peralatan keperluan membuka bisnis. Harga yang tercantum merupakan harga pasaran dari aplikasi belanja online di Indonesia.

No Item barang Harga QTY Total
1 Etalase kaca makanan Rp 1.500.000 1 Rp 1.500.000
2 Bangku plastik Rp      25.000 1 Rp      25.000
3 Cup makanan 1.000 ml Rp           500 1.500 pcs Rp    750.000
4 Sendok dan garpu plastik 1 set isi 600 Rp    220.000 3 Rp    660.000
5 Kantong plastik 1 pak isi 30 Rp      10.000 50 Rp    500.000
6 Sticker logo merek Rp 1.000.000 Rp 1.000.000
Total Rp 4.435.000

Sementara untuk peralatan masak, seperti panci, pisau dan lainnya, kamu bisa menggunakan yang sudah ada di rumah untuk menghemat pengeluaran.

Selain untuk branding merek kamu, menggunakan cup makanan juga bertujuan akan kemasan terlihat rapi agar konsumen tidak kecewa saat memesan lewat aplikasi online. Jika menggunakan kantong plastik, tentunya risiko kemasan pecah lebih besar saat diantar dengan menggunakan kurir online.

Jadi, total yang harus kamu gelontorkan di awal untuk membeli berbagai peralatan untuk modal awal perlengkapan selama satu bulan yakni sebesar Rp4.435.000.

Biaya operasional

Berikut biaya yang harus dikeluarkan untuk biaya operasional sehari-sehari, seperti biaya beli bahan makanan hingga gaji pramusaji dan pembuat asinannya.

Bahan Harga bahan QTY Pengeluaran per hari Bulan Total
Sayur-sayuran Rp 200.000 30 Rp  6.000.000
Cabai keriting Rp 80.000 2 kilo Rp 160.000 30 Rp  4.800.000
Gula merah Rp 25.000 3 kilo Rp   75.000 30 Rp  2.250.000
Kerupuk mie Rp 15.000 2 kilo Rp   30.000 30 Rp     900.000
Kacang tanah Rp 30.000 3 kilo Rp   90.000 30 Rp  2.700.000
Asam jawa Rp   15.000 1 Rp       15.000
Total Rp16.665.000

Jadi setiap bulan kamu harus menyiapkan bujet sebesar Rp 16.665.000 untuk membeli bahan-bahan asinan.

Akan tetapi jumlah tersebut belum termasuk gaji pramusaji dan pekerja pembuat asinan serta peralatan lainnya seperti cup makanan hingga kantong plastik. Berikut rincian biayanya:

Bahan baku Rp 16.665.000
Gaji pembuat asinan dan pramusaji Rp   1.500.000
Cup makanan 1.500 pcs Rp      750.000
Sendok dan garpu plastik Rp      660.000
Kantong plastik Rp      500.000
Total pengeluaran per bulan Rp 20.075.000

Maka, dalam waktu satu bulan kamu akan mengeluarkan bujet sekitar Rp 20.075.000 untuk berjualan asinan betawi. Lalu, berapa omzet per bulannya? Simak di sini yuk.

Omzet penjualan

asinan betawi dengan kerupuk di atasnya
Kalau diseriusin, bisnis ini bisa kasih untung menggiurkan lho.

Harga jual asinan betawi di pasaran lewat aplikasi online yakni kisaran Rp 20.000 hingga Rp 25.000. Dari modal yang sudah dijelaskan di atas, jumlah target asinan yang akan dibuat yaitu sebanyak 50 porsi per hari.

Yuk, mari menghitung omzet yang didapatkan jika kamu menjual asinan betawi sebesar Rp 22.000 per porsi dan laku 50 pcs setiap hari.

Harga per porsi Jumlah Penghasilan per hari Penghasilan per bulan
Rp 22.000 50 pcs Rp 1.100.000 Rp 33.000.000

Setelah dihitung-hitung, diketahui kalau dalam satu hari kamu bisa menghasilkan uang sebesar Rp 1,1 juta dan jika dikumulatifkan selama satu bulan, maka kamu dapat meraup uang hingga Rp 33 juta.

Perhitungan keuntungannya

Jika dikurangi dengan modal awal, berapa keuntungan bersih yang masuk ke dalam rekening kamu? Berikut rinciannya:

Omzet penjualan satu bulan Rp 33.000.000
Modal awal Rp 20.075.000
Laba (Omzet – modal awal) Rp 12.250.000

Maka, keuntungan yang kamu peroleh setiap bulan yakni sekitar Rp 12.250.000. Lumayan banget kan buat tambahan dana darurat atau modal nikah.

Nah jadi gak ada salahnya nih kalau kamu mulai menjalankan bisnis asinan Betawi. Sebab, bukan tak hanya mudah dilakukan di rumah, tapi bisa menghasilkan keuntungan yang menggiurkan. Tunggu apa lagi? Yuk, bisnis dari sekarang. (Editor: Ruben Setiawan)

Marketplace Asuransi #1 Indonesia
Jaminan termurah sesuai anggaran Layanan gratis dari beli hingga klaim Proses praktis, polis langsung terbit Pilihan polis dari 50 asuransi terpercaya
Lihat Penawaran Promo →