Depresi karena Bisnis Bangkrut? Ternyata ini Penyebab dan Cara Mengatasinya!

Bisnis bangkrut tentu saja menjadi mimpi buruk bagi para pengusaha. Untuk itu dibutuhkan perencanaan bisnis yang sesuai (Shutterstock).

Bisnis bangkrut tentu saja menjadi mimpi buruk bagi para pengusaha. Untuk itu dibutuhkan perencanaan bisnis yang sesuai (Shutterstock).

Bisnis bangkrut tentu saja menjadi mimpi buruk bagi para pengusaha. Bahkan banyak orang yang mengalami depresi karena mengalami kegagalan dalam berbisnis.

Kondisi tersebut memang tak bisa dihindari oleh siapapun, termasuk para selebriti. Seperti diketahui kalau tak sedikit artis yang terpaksa harus gulung tikar karena usahanya tak laku di pasaran alias bangkrut.

Gak cuma artis, seorang chef ternama saja yakni Chef Juna harus menutup bisnis kulinernya pada November 2017 lalu.

Sayangnya kegagalan dalam mendirikan usaha kerapkali disebabkan oleh kesalahan sepele yang bahkan tak pernah diprediksi sebelumnya.

Pengin tahu apa saja? Berikut tiga di antaranya:

1. Tidak memiliki rencana bisnis yang tepat

Bisnis bangkrut
Perencanaan bisnis (Shutterstock).

Tak sedikit orang yang memulai bisnis tanpa memiliki perencanaan yang tepat atau istilahnya langsung terjun berbisnis tapi belum mengetahui target pasarnya atau konsep dari jualannya.

Misalnya saja, baru dapat rezeki nomplok dari warisan dan langsung berpikir untuk bikin bisnis karena takut uang ludes untuk membeli sesuatu yang gak penting.

Karena terburu-buru, ia lantas menggelontorkan bisnis dengan perencanaan yang belum matang. Ujung-ujungnya dagangannya malah gak laku dan terpaksa harus ditutup.

2. Menyepelekan keuntungan kecil

Bisnis bangkrut
Jangan menyepelekan keuntungan kecil (Shutterstock).

Setiap orang yang berdagang memang menginginkan dapat keuntungan besar yang bisa membuat kekayaannya terus beranak pinak alias kaya raya. Impian tersebut memang gak ada salahnya, tapi semua kesuksesan terus diraih secara perlahan.

Sayangnya, tak sedikit orang yang langsung ingin mendapatkan untung gede dengan menjual barang dagangan atau makanannya dengan harga tinggi. Alhasil, mereka cuma bisa gigit jari karena sepi pengunjung.

Kamu bisa mencontek cara dagang orang cina yang lebih memilih dapat untung kecil tapi laku ketimbang untuk gede tapi gak ada yang beli.

Coba deh perhatikan, umumnya warung kelontong punya orang cina lebih banyak didatangi orang daripada orang Indonesia. Karena meski selisih harganya hanya ratusan perak, tapi tetap saja namanya pengiritan.

3. Tidak kreatif

Bisnis bangkrut
Tidak kreatif dalam berbisnis membuat kamu lelah (Shutetrstock).

Tidak kreatif dalam berjualan juga bisa menjadi penyebab bisnis kamu terpaksa harus gulung tikar.

Misalnya, kamu jualan pakaian tapi modelnya dari waktu ke waktu sama dan tidak ada perubahan. Atau juga saat bisnis kuliner, tampilan makanannya kurang menarik dengan menu yang itu-itu saja.

Tak bisa ditampik kalau kondisi tersebut bisa membuat orang bosan dan ujung-ujungnya memilih untuk mencari penjual yang lebih menyuguhkan sesuatu yang berbeda dan kreatif.

Itu dia beberapa kesalahan sepele yang menjadi penyebab bisnis bangkrut. Meski begitu, kamu jangan patah semangat dan justru menjadikan kesalahan tersebut sebagai pelajaran agar ke depannya lebih baik lagi.

Cara mengatasi bisnis yang nyaris bangkrut

Saat pengeluaran lebih besar ketimbang pemasukan, tentu saja rasanya kamu pengin segera menutup usaha yang tengah kamu jalani. Tapi tunggu dulu, karena kamu bisa mengatasi persoalan tersebut dengan melakukan beberapa langkah berikut. Apa saja?

1. Memangkas pengeluaran gak penting

Bisnis bangkrut
Agar tidak bangkrut kurangi pengeluaran gak penting (Shutterstock).

Saat menjalani bisnis tentu ada beberapa pengeluaran yang harus kamu lakukan setiap bulannya, seperti membayar gaji hingga memanjakan’ karyawan.

Saat bisnis mulai terasa seret, langkah yang harus kamu lakukan adalah dengan memangkas beberapa pengeluaran yang gak penting meskipun jumlahnya tidak besar.

Misalnya, kamu rutin mengajak karyawan untuk makan di luar setiap bulan. Nah, kegiatan tersebut bisa dihentikan dahulu untuk sementara waktu sampai keuangan kembali stabil.

2. Membuat planning bisnis yang matang

Bisnis bangkrut
Membuat planning bisnis jelas (Shutterstock).

Seperti yang sudah dijelaskan di atas kalau planning bisnis bisa yang tidak matang bisa menjadi penyebab bisnis bangkrut. Karena itu, kamu perlu memperbaiki perencanaan bisnis kamu kembali. Salah satunya adalah dengan melakukan riset pasar.

Memang butuh perjuangan ekstra, tapi dengan begitu keuntungan yang kamu dapatkan bisa menjulang tinggi karena langsung tepat pada sasaran.

Gimana, udah tahu kan sekarang apa yang menjadi penyebab bisnis gulung tikar dan langkah apa saja yang harus dilakukan saat usaha kamu nyaris bangkrut. Semoga bermanfaat! (Editor: Winda Destiana Putri).

Marketplace Asuransi #1 di Indonesia

Cari Asuransi Terbaik Sesuai Anggaranmu

  • Bandingkan > 100 polis asuransi
  • Konsultasi & bantuan klaim gratis