Bisnis Bareng Pacar Bisa Cuan, Asalkan…

Bisnis bareng pacar (Shutterstock)

Selebgram Rachel Vennya berhasil mengelola bisnis yang menjanjikan bersama suami, Niko Al-Hakim alias Okin sejak zaman pacaran.

Bisnis di bidang kuliner dengan brand Sate Taichan Goreng berkembang hingga keduanya resmi menikah. Kesuksesan Sate Taichan Goreng dibuktikan dengan adanya sembilan cabang di beberapa kota besar di Indonesia.

Lain halnya dengan artis Amanda Manopo. Seperti Rachel Vennya, ia juga pernah mencoba bisnis kuliner bersama sang pacar, Esa Sigit. Bisnis kuliner dengan brand Ena Wings menawarkan olahan sayap ayam di kawasan Jakarta Timur. Namun, hubungan asmara keduanya gak berlangsung lama.

Lalu gimana dengan bisnisnya? Info yang didapat dari laman Zomato, Ena Wings sudah tidak lagi beroperasi.

Saat hubungan asmara putus, kelangsungan bisnis pun bisa jadi terancam. Ada yang ikutan bubar seperti hubungan pemiliknya, ada pula yang diambil alih salah satu pemilik seperti yang pernah dilakukan Jennifer Aniston dan Brad Pitt. Bisnis yang mereka jalani bersama dilimpahkan sepenuhnya pada Brad Pitt saat mereka berpisah.

Bukan cuma hubungan asmara yang bisa bikin nasib bisnis terancam. Berlaku sebaliknya, urusan bisnis juga bisa bikin hubungan asmara bubar jalan. Maklum, urusan duit emang bisa jadi sangat sensitif.

Di sisi lain, dengan berbisnis bareng pasangan bisa jadi kesempatan yang bagus untuk belajar saling memahami dan bekerja sama. Kamu dan pasangan juga jadi makin produktif dan bisa menghasilkan cuan bersama.

Nah, biar tetap bisa bangun bisnis yang menjanjikan bersama pasangan tanpa banyak drama apalagi berakhir bubar jalan, patuhi 5 tips ini.

1. Satukan visi dan misi

Menyatukan visi dan misi (Shutterstock)

Sebelum terjun ke dunia bisnis, sediakan waktu khusus menyamakan dan menyatukan visi-misi kamu dan pasangan. Pahami apa motivasi, target, tujuan, hingga prinsip berbisnis yang kamu dan pasangan miliki.

Diskusikan dengan baik jika ternyata ada perbedaan pada salah satu atau semuanya. Jika sudah menemukan kesepakatan, hal tersebut menjadi kompas dalam menjalani bisnis sekaligus pedoman saat terjadi perbedaan pendapat di kemudian hari.

Tapi, jika ternyata prinsip yang kalian miliki jauh berbeda dan sulit disatukan. Baiknya sih gak perlu memaksakan buka bisnis berdua. Jalani bisnis masing-masing juga bisa kan?

2. Membuat surat perjanjian

Buat surat perjanjian (Shutterstock)

Setelah menyatukan visi dan misi, selanjutnya buatlah surat perjanjian di atas hitam putih alias resmi. Surat ini memuat kesepakatan agar tidak ada pihak yang merasa dirugikan saat terjadi hal-hal di luar harapan. Ingat, mengelola bisnis gak bisa mengandalkan perasaan doang.

Diperlukan legalitas untuk memperjelas tugas, pembagian hasil, serta kesepakatan pada kondisi-kondisi tertentu. Misalnya, sistem bagi hasil saat salah satu pihak hengkang, dan sebagainya.

3. Membagi job desc secara jelas

Bagi job desc (Shutterstock)

Jangan mentang-mentang bareng pacar, kamu jadi merasa bisa melemparkan pekerjaan dan menyusahkan pasangan.

Berbagi peran dan tanggung jawab secara jelas bukan cuma baik buat hubungan tapi juga buat bisnis yang dijalankan. Dengan begitu kalian jadi fokus pada tanggung jawab masing-masing. Misalnya, kamu bertugas mengurus produksi, sementara sang pacar mengurus pemasaran.

Pembagian peran secara jelas juga akan memudahkan kalian melakukan evaluasi satu sama lain biar bisnis bisa bertahan langgeng.

4. Bikin laporan keuangan yang jelas dan transparan

Bikin laporan keuangan (Shutterstock)

Jangankan pacaran, hubungan suami istri aja bisa retak kalau udah urusan duit. Nah, untuk menghindari konflik, pembukuan harus dilakukan secara transparan. Tuliskan secara rinci mulai dari modal, omzet, profit, hingga keuntungan yang kalian dapatkan masing-masing secara terpisah.

Lagipula sekecil apa pun bisnis yang dijalani tetap wajib punya laporan keuangan yang rapi dan jelas. Dengan begitu, kalian bisa lekas mengetahui kondisi bisnis. Apakah benar-benar memberi untung atau cuma ramai orderan tapi gak beri profit berarti.

5. Profesional tapi tak melupakan peran sebagai pasangan

Tetap profesional (Shutterstock)

Ini yang paling penting sekaligus riskan. Buat bersikap profesional dalam berbisnis bareng pacar emang susah-susah gampang. Kita harus bisa memisahkan perasaan pribadi dengan bisnis.

Sebaiknya, kalian punya waktu khusus untuk mendiskusikan bisnis sehingga tidak tercampur dengan urusan lain di luar itu. Jadi, gak baper saat ditegur pasangan saat melakukan kesalahan dalam pekerjaan.

Sebaliknya, jangan lupa untuk tetap memiliki waktu untuk kehidupan personal kalian. Pada saat-saat tersebut, hindari membicarakan hal-hal seputar pekerjaan. Dengan demikian, hubungan bisnis dan asmara bisa tetap berjalan beriringan. 

Gimana? Udah siap buka dan kelola bisnis yang menjanjikan bareng pacar?

Agen Asuransi Mitra Lifepal
Agen Asuransi Mitra Lifepal

 

Marketplace Asuransi #1 Indonesia
Jaminan termurah sesuai anggaran Layanan gratis dari beli hingga klaim Proses praktis, polis langsung terbit Pilihan polis dari 50 asuransi terpercaya
Lihat Penawaran Promo →