Peluang Usaha Kerak Telor Kekinian, Omzet Bisa Rp 15 Juta Sebulan

kerak telor

Siapa nih orang yang tinggal di Jakarta tapi belum pernah makan kerak telor? Kalau belum, berarti belum sah nih disebut sebagai warga Jakarta.

Kenyataannya, kerak telor memang sekarang agak susah ditemukan. Penjual jajanan ini hanya bisa ditemukan di beberapa sudut Ibu Kota. Tapi, kamu akan banyak menemuinya kalau ada festival budaya Betawi, termasuk Jakarta Fair yang diselenggarakan di Kemayoran.

Kamu juga bisa menemuinya di pameran-pameran otomotif yang digelar di berbagai venue di Ibu Kota tiap tahunnya. Contohnya ajang IIMS di Kemayoran, atau Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) yang biasanya digelar di ICE BSD Tangerang.

Penggemar makanan yang satu ini cukup luas, mulai dari dewasa hingga anak-anak. Mereka menyukai makanan ini karena memang rasanya enak dan gurih.

Jajanan ini dibuat dari ketan putih, telur, ubi, bawang goreng, dan dimakan dengan menggunakan taburan kelapa sangrai dan bumbu yang khas banget.

Buat kamu yang tertarik menjajakan makanan rakyat yang satu ini, yuk ketahui berapa sih modal awal hingga analisis laba ruginya.

Asal usul kerak telor

Kerak telor adalah makanan yang sudah ada sejak zaman Belanda. Sajian yang satu ini biasa dihidangkan saat pesta perayaan tertentu dalam jumlah yang banyak supaya bisa dinikmati bersama-sama.

Awal terciptanya kerak telor juga ternyata gak sengaja lho! Konon. semua berawal dari eksperimen masak iseng-iseng dilakukan oleh seorang pemuda di kawasan Menteng, Jakarta Pusat. Ketika itu, ia membuat makanan yang terbuat dari telor serta ketan.

Karena dulu di kawasan Jakarta banyak pohon kelapa, jadi mereka menambahkan serundeng yang terbuat dari kelapa untuk menambahkan rasa gurih dalam kerak telor.

Tidak disebutkan bagaimana makanan ini tersebar dan dikenal masyarakat Jakarta. Namun, pada tahun 1970-an mulai banyak pedagang kerak telor yang bermunculan di kawasan Jakarta.

Peralatan dagang kerak telor

kerak telor di wajan dan tungku berisi bara api
Apa saja peralatan untuk memulai bisnis makanan ini? (Instagram/@keraktelor)

Tentu aja yang namanya buka usaha makanan pasti perlu peralatan masak dan perangkat lain, termasuk ya kuliner yang satu ini. Berikut peralatan yang harus kamu siapkan.

Peralatan dagang kerak telor         Harga
Etalase atau gerobak Rp 1.500.000
Mesin parut kelapa Rp   250.000
Cobek Rp      65.000
Wajan cekung Rp    150.000
Tempat bakaran Rp   400.000
Pisau  Rp      30.000
Meja Rp 1.000.000
Kursi bakso 20 unit Rp   500.000
Sendok Rp    100.000
Piring 1 set Rp    150.000
Wadah atau mangkok Rp    137.000
Nampan dan serbet Rp     40.000
Peralatan lain Rp    100.000
Total Rp 4.422.000

Perkiraan belanja bahan bisnis kerak telor

alat-alat membuat kerak telor
Apa saja bahan untuk membuat kerak telor. (Instagram/@keraktelor)

Sebagai pedagang kerak telor, otomatis kamu harus tahu dulu apa aja bahan baku makanan yang satu ini. Berikut ini rincian bahan plus harganya.

Bahan kerak telor Harga
Telur bebek Rp 100 ribu x 30 pak Rp 300.000
Beras ketan putih lima kilogram Rp 92.500
Buah kelapa parut lima kilogram Rp 250.000
Minyak goreng satu liter Rp 27.000
Bawang merah satu kilogram Rp 25.000
Ebi udang 100 gram Rp 30.000
Jahe curah 500 gram Rp 15.600
Cabe merah keriting 500 gram Rp 18.000
Kencur 500 gram Rp 20.000
Merica butir 500 gram Rp 35.000
Arang satu kilogram Rp 12.000
Total Rp 825.000

Kira-kira segini deh pengeluaran bisnis kerak telor dalam sebulan.

Kalau laris ya bisa jadi lebih besar modalnya karena harus lebih cepat beli lagi bahan baku. Sebaliknya, kalau kurang laris bakal gak abis dalam waktu satu bulan.

Sewa tempat bisnis kerak telor

Yang namanya kerak telor jarang banget dibuka di garasi rumah. Rata-rata pedagangnya menjajakan makanan ini di lokasi keramaian.

Anggap aja kamu telah memilih lahan di pinggiran Jakarta dengan biaya sewa Rp 250 ribu per bulan. Ini cuma sewa lahan pinggir jalan ya.

Total modal awal bisnis kerak telor

Baiklah, setelah kamu ketahui komponen-komponen biayanya, maka mari kita jumlahkan biar tahu modal awalnya.

Peralatan dagang Rp 4.422.000 + belanja bahan baku Rp 825 ribu + Sewa tempat Rp 250 ribu = Rp 5.497.000

Biaya operasional

Biaya operasional juga harus kamu perhatikan. Biaya ini terdiri dari biaya belanja dan sewa tempat. Dengan asumsi, kamu gak punya pegawai alias kerja sendiri.

Dalam sebulan, maka biaya operasionalmu adalah Rp 825 ribu + Sewa tempat Rp 250 ribu = Rp 1.075.000

Analisa keuntungan

kerak telor yang baru dimasak
Bagaimana perhitungan keuntungan bisnis makanan ini? (Instagram/@keraktelor)

Dari modal awal di atas, kira-kira kamu bisa bikin kurang lebih 25 porsi kerak telor dalam satu hari. Anggap aja kamu menjualnya dengan harga Rp 20 ribu per porsi. Maka berikut perkiraan keuntungan yang bisa kamu dapat di bulan pertama:

Penjualan kerak telor sehari Rp 20 ribu x 25 porsi = Rp 500 ribu

Omzet per bulan jika setiap hari jualan: Rp 500 ribu x 30 hari = Rp 15 juta

Laba bersih perbulan: omzet per bulan Rp 15 juta – biaya operasional Rp 1.075.000 = Rp 13.925.000

Jadi gitu. Dengan modal awal Rp 5 jutaan, kamu bisa dapat untung Rp 13 jutaan per bulan.

Tapi perlu kamu perhatikan baik-baik. Estimasi itu adalah kondisi ideal. Sementara yang namanya jualan kerak telor buat saat ini lagi cukup berat, gak seperti dulu. Gak sedikit pedagang kerak telor mengaku sulit mendapat pelanggan.

Meski demikian, kamu tetap gak boleh pesimis. Soalnya, masih ada cara lain buat bikin kerak telormu laris manis. Pengin tahu caranya? Ini dia.

1. Bikin nama kerak telor yang gak mainstream

kerak telor matang
Bikin nama yang gak mainstream. (Instagram/@keraktelor)

Kerak telor Mpok Ipeh, Bang Jali, Nyak Mirah, itu mah udah biasa. Coba pilih nama lain buat usaha yang satu ini.

Coba aja contoh nama-nama jajanan unik seperti Macaroni Ngehe, Kedai Susu Nenen, Mbah Jingkrak, dan sebagainya. Pilih aja yang unik biar masyarakat cepat tahu dan gampang ingat. Itu rumus paling gampang.

2. Promosi di Instagram

salah satu brand kerak telor di dalam leaflet
Instagram bisa jadi platform promosi yang efektif. (Instagram/@keraktelor)

Promosi di media sosial jelas murah, gak seperti pasang iklan di media massa.

Nah, berhubung banyak banget restoran yang ngetop lewat promosi Instagram, maka coba aja cara yang sama. Manfaatkan medsos yang satu ini buat beriklan.

Jangan lupa, targetkan siapa yang pengin kamu tuju. Jangan asal beriklan.

3. Jangan cuma dagang di lapak

gerobak kerak telor
Jangan cuma jualan di lapak. (Instagram/@keraktelor)

Ketika kamu cuma fokus dagang di lapak tiap hari, ya sama aja bohong. Gimana bisa melampaui target kalau gitu melulu?

Kamu bisa memanfaatkan layanan Go-Food atau Grab Food buat memperluas pasar. Emang sih mereka juga bakal mengambil untung dari kamu. Tapi gak apa-apa deh, itung-itung promosi.

Dengan bekerja sama dengan Grab atau Go-Jek, logo kerak telormu juga bakal terpampang di aplikasi mereka. Ini sih lumayan banget buat menaikkan brand awareness.

Seperti itulah analisa usaha kerak telor. Bisa disimpulkan, bisnis yang satu ini sebetulnya emang cukup menguntungkan. Tapi ingat, perhitungan di atas masih estimasi.

4. Rasanya harus enak!

Dalam berjualan bisnis kuliner kamu wajib memperhatikan rasa makanan yang kamu jual. Selain rasanya yang lezat, konsistensi rasa kerak telor juga perlu diperhatikan supaya pelanggan datang lagi dan lagi.

Seperti itulah analisa usaha kerak telor. Bisa disimpulkan, bisnis yang satu ini sebetulnya emang cukup menguntungkan. Tapi ingat, perhitungan di atas masih estimasi. Jadi kamu wajib mengkalkulasi lagi versi yang kamu buat.

Selamat mencoba, semoga sukses! 

Marketplace Asuransi #1 Indonesia
Jaminan termurah sesuai anggaran Layanan gratis dari beli hingga klaim Proses praktis, polis langsung terbit Pilihan polis dari 50 asuransi terpercaya
Lihat Penawaran Promo →