Cuma Perantauan, Orang-orang Ini Sukses Geluti Bisnis Kuliner di Indonesia

Bisnis kuliner

Melirik bisnis kuliner sebagai peluang usaha memang sangat menjanjikan nih saat ini, asal kamu tahu celahnya. Nah hal tersebut telah dilakukan oleh beberapa perantauan yang sukses menggeluti bisnis kuliner hingga viral di Indonesia lho. 

Gak cuma asal gelar gerobak dan pasang daftar harga makanan, para perantauan ini sengaja menyajikan menu otentik serta pas banget buat lidah orang Indonesia. Beberapa makanan ini memang merupakan salah satu yang khas di antara aneka menu makanan di negara mereka berasal. 

Kehadiran bisnis kuliner yang dilakukan oleh perantauan ini memang bikin banyak penasaran orang. Makanya banyak yang pengin mencicipinya, apakah persis dengan rasanya seperti di negara asalnya. 

Kehadiran perantauan yang sukses berbisnis memang menjadi fenomena tersendiri nih hingga terselipkan kisah menarik mereka. Bisnis kuliner yang mereka lakukan bukan yang high class alias mewah, harga makanannya bahkan cuma Rp 5 ribuan. Mau tahu siapa saja sih mereka? Yuk kita intip aja di bawah ini perantauan yang berhasil meraup cuan dengan jualan makanan

Baca juga: Deretan Restoran Termahal di Dunia, Bayangin Sekali Makan Rp 30 Juta!

1. H. Ismail Coulibaly salah satu perantau yang sukses dengan bisnis kuliner sate domba Afrika

Bisnis kuliner
H. Ismail Coulibaly salah satu perantau yang sukses dengan bisnis kuliner sate domba Afrika, (Instagram/@jjuunnyy.j).

Pernah mendengar nama restoran yang satu ini, Sate Domba Afrika? Bisnis kuliner ini merupakan milik H. Ismail Coulibaly yang sudah berkelana ke beberapa negara di dunia hingga akhirnya mendarat ke Indonesia.Pria asal Afrika Selatan ini, kabarnya sudah berjualan sate Afrika selama 20 tahun lho. Ia pun fasih berbahasa Indonesia layaknya kita-kita nih! Lokasi restoran yang ia dirikan di kawasan Tanah Abang ini memang sederhana namun memiliki cita rasa khas masakan Afrika. 

Berbeda dengan sate Indonesia pada umumnya yang ditusuk dengan tusukan sate. Cara menghidangkannya justru disantap bersamaan dengan pisang tanduk yang digoreng dengan rasa yang gurih!

Sate Afrika ini juga cukup diminati warga keturunan Afrika yang menetap di Indonesia. Cabangnya pun sudah banyak lho, hingga ke Kelapa Gading hingga Tangerang. 

Baca juga: 5 Hidangan Mewah Resto Ini Bisa Kamu Bikin dengan Uang Rp 20 Ribuan

2. Brian Murphy

Bisnis kuliner
Pria asal Negeri Paman Sam ini memilih bisnis jualan makanan khas Indonesia, (Instagram/@warungmasbul).

Pria asal Amerika Serikat ini sebelumnya berprofesi sebagai editor video. Di tahun 2012 ia sempat melamar pekerjaan di salah stasiun televisi swasta namun akhirnya ia urungkan dan memutuskan buat bisnis makanan. 

Warung Mas Bul merupakan nama yang ia perkenalkan demi mendapatkan cuan dari berjualan makanan. Bukan makanan khas Amerika Serikat yang ia jajakan, namun menu khas Indonesia seperti nasi campur, kue cubit dan masih banyak. 

Berlokasi di kawasan Jakarta Timur, Brian Murphy menceritakan bahwa penghasilannya dalam sehari kerap tak menentu. Ia pun pernah lho mengantongi Rp 100 ribu dalam sehari saat berjualan makanan khas Indonesia. 

Namun siapa yang menyangka sampai saat ini, Warung Mas Bul tampaknya makin sukses nih. Aktivitasnya bisa kamu lihat langsung di akun Instagram miliknya.

Baca juga: Nasi Goreng Ini Termahal Sejagat, Harga Seporsinya Rp 1 Juta!

3. Mustafa Muhammad

Bisnis kuliner
Mustafa Muhammad jualan kebab, (Instagram/@istanbulkebabturki).

Pria asal Turki ini mendadak viral usai melakoni bisnis kebab dengan rasa yang otentik. Kalau kamu penasaran dengan kebab buatan Mustafa Muhammad ini, bisa lho wisata kulineran dengan menyambangi gerobak miliknya di depan Masjid Jami Al-Hayah, Karang Anyar, Sawah Besar. 

Agen Asuransi Mitra Lifepal
Agen Asuransi Mitra Lifepal

Jika jaraknya terasa jauh, jangan sedih lho kalau Mustafa ini memiliki lima cabang di antaranya Gajah Mada, Tomang dan lainnya. Kabarnya, Mustafa sudah berjualan kebab selama sembilan tahun lho. Kerap berinteraksi dengan pembeli yang mayoritas orang Indonesia, ia pun fasih sekali bercakap dengan Bahasa Indonesia. 

Kebab yang ia jual juga gak terlalu mahal, mulai dari Rp 9 ribu hingga Rp 18 ribuan saja untuk kebab ayam. Namun untuk varian sapi Rp 20 ribuan dan jangan khawatir rasanya pun khas Turki!

Uniknya, ia mendatangkan langsung 70 persen bumbu asal Turki lho. Dalam sehari, ia mampu menjual 100 potong kebab.

4. Hiroshi Hada

Bisnis kuliner
Dengan jualan takoyaki, pria asal Jepang ini sukses lho, (Instagram/@hiro09010426).

Sama seperti Mustafa Muhammad, pria asal Jepang ini juga belakangan viral di media. Bisnis kuliner Hiroshi berada di Solo. Ia membuka satu kedai Takoyaki dan Ramen otentik asal Negeri Sakura.

Usut punya usut, Hiroshi adalah seorang pengusaha yang menekuni bisnis keluarga. Namun ia lebih baik mundur karena beberapa alasan dan memutuskan buat merantau ke Indonesia.

Kabarnya, ketika warungnya baru saja dibuka semua langsung ludes terjual. So, pembeli harus pesan sebelum ia membuka warungnya. Pria yang gak bisa berbicara Bahasa Indonesia ini menjual hidangan dengan harga yang kelewat murah. Untuk satu porsi ramen saja harganya Rp 12 ribu sedangkan Takoyaki ia menjualnya dengan harga Rp 10 ribu, dan Gyoza Rp 5 ribu saja.

Bedanya dengan takoyaki pada umumnya, Takoyaki Hiroshi semuanya berisi gurita pilihan. Namanya juga berjualan menu makanan otentik negara asalnya, ia pun memutuskan buat menjual dengan bahan baku pilihan.

Buat kamu yang penasaran dengan rasanya, silahkan kunjungi warungnya di Jl. Ir Juanda, Pucangsawit.

5. Muhammad Sajie

bisnis kuliner
Cuma Perantauan, Orang-orang Ini Sukses Geluti Bisnis Kuliner di Indonesia, (YouTube/@adahobbymakan).

Bapak yang satu ini merupakan imigran dari Suriah yang akhirnya memutuskan untuk berdagang di Samarinda, Kalimantan Timur. Lebih tepatnya sehabis waktu Magrib di pasar malam.

Pria yang memiliki latar belakang insinyur sempat tinggal di Aleppo. Sebelum tiba di Indonesia, Sajie kabarnya sudah sempat singgah di Lebanon, Yordania, hingga Turki lho.

Sajie sendiri menyajikan Shawarma sebuah hidangan otentik asal Suriah. Pada awalnya, resto ini ia buka di Turki, namun gagal. Alhasil dirinya memilih pindah ke Indonesia dan menjalankan bisnis kulinernya. 

Hidangan ini mirip dengan kebab, bedanya Shawarma adalah menggunakan daging ayam. Shawarma juga dihidangkan dengan kentang, mentimun, sawi putih, saus bawang putih, saus sambal, dan saus tomat. Singkat cerita, Shawarma Suriah mendadak populer lho di Samarinda. 

Itulah lima orang warga asing yang sukses merantau dengan membuat bisnis kuliner di Indonesia. Melihat kesuksesan mereka, apakah kamu semakin terinspirasi membuka usaha kuliner di sini? Atau malah mempromosikan masakan Indonesia di negara orang lain? (Editor: Mahardian Prawira Bhisma).

Marketplace Asuransi #1 Indonesia
Jaminan termurah sesuai anggaran Layanan gratis dari beli hingga klaim Proses praktis, polis langsung terbit Pilihan polis dari 50 asuransi terpercaya
Lihat Penawaran Promo →