20 Bisnis Mahasiswa Ini Modalnya Kecil tapi Beri Untung Gede

bisnis mahasiswa

Berbekal kreativitas dan berani mengambil risiko, kita bisa sukses mengelola bisnis mahasiswa sambil kuliah, lho

Bisnis mahasiswa bisa dilakoni karena sebagai pelajar, terkadang kita dituntut untuk mampu bersikap mandiri dan tidak bergantung hanya pada kiriman uang saku dari orangtua saja. 

Terlebih lagi untuk para mahasiswa yang merantau, di mana mereka juga harus menyisihkan uang sakunya untuk biaya indekos dan pengeluaran rutin penting lainnya. 

Salah satu cara untuk memenuhi kebutuhan kamu adalah dengan berbisnis. Bisnis mahasiswa seperti apa? Sebagai mahasiswa, banyak peluang yang tersedia. Bisa kerja magang atau ikut bergabung di organisasi kemahasiswaan. 

Peluang-peluang tersebut kalau kamu manfaatkan bisa jadi pengalaman sekaligus menambah uang saku. 

Selain itu, peluang bisnis juga gak kalah banyak di kalangan anak-anak muda. Bisa saja bisnis itu berasal dari orangtua, tapi gak sedikit juga yang mau menjalankan bisnis mahasiswa dari nol. 

Bahkan, saat ini banyak perguruan tinggi yang memberikan dukungannya untuk meningkatkan minat kewirausahaan pada mahasiswanya. 

Gak cuma bisa nambah uang saku, tetapi bisnis dari bangku kuliah bisa jadi pengalaman yang dapat kamu jadikan pilihan setelah lulus kuliah. Selain itu, kamu juga gak pusing lagi dengan urusan finansial sebelum lulus, bahkan pusing cari kerjaan. 

Untuk memulai bisnis pun kamu gak perlu modal besar lho! Bahkan bisa juga bisnis ini berjalan tanpa modal, seperti menjadi dropshipper. Terpenting, kamu bisa membaca peluang yang ada di sekitar kamu. 

Misalnya, ada bulan yang memang tugas kuliah bakal numpuk, nah kamu tawarin deh jasa ketik dan print ke teman-teman kampus. Lumayan kan, hasilnya bisa buat jajan.

Itu sebabnya dengan berbisnis sedari duduk di bangku kuliah, kita bisa mendapatkan uang saku tambahan dan juga pengalaman yang pasti akan berguna setelah lulus nantinya. 

Keuntungan berbisnis saat muda usia 

Banyak hal positif yang bisa kamu dapatkan dengan berbisnis saat masih mahasiswa. Berikut beberapa keuntungan yang bakal kamu rasakan:

1. Menambah uang jajan

Dengan berbisnis, kamu gak lagi cuma nunggu uang saku dari orangtua. Bahkan, kamu bakal punya tabungan sendiri yang bisa juga untuk memenuhi kebutuhan harian dan uang jajan. Enak juga kan kalau gak harus nunggu uang saku bulanan kiriman dari orangtua.

2. Jadi nambah pengalaman

Salah satu keuntungan non materi yang bisa kamu dapatkan dengan berbisnis saat di bangku kuliah adalah pengalaman bertambah. Gak ada yang bisa membeli pengalaman. 

Dengan membuka usaha kamu jadi tahu bagaimana rasanya kegagalan dalam berbisnis, dan gak menutup kemungkinan bisa merasakan kesuksesan berbisnis juga. Makin muda kamu berusaha, makin dekat jalan kamu menjadi pengusaha yang sukses

3. Tabungan untuk masa depan

Menghasilkan uang sendiri, kamu bisa mengelolanya sendiri juga. Salah satu yang bisa kamu lakukan adalah membuat tabungan untuk masa depan. Keuntungan yang kamu dapatkan, bisa kamu sisihkan untuk tabungan. Dengan begini, masa depan atau hari tuamu makin terjamin karena sudah ada bekal.

Kerugian berbisnis saat duduk di bangku kuliah

Bukanlah hal yang mudah untuk memulai sebuah bisnis. Apalagi kalau kamu belum pernah melakukan bisnis sebelumnya. 

Gak cuma modal, tapi waktu luang juga dibutuhkan untuk memulainya. Meski ada keuntungan, gak sedikit juga risiko atau kerugian yang bakal kamu temui saat berbisnis. 

Ada beberapa hal yang harus kamu hindari saat menjadi pebisnis muda, seperti berikut ini :

1. Kuliah jadi keteteran

Kalau kamu sudah yakin berbisnis saat bangku kuliah, kamu harus berkomitmen dengan bisnis yang bakal kamu jalani. Nah, jeleknya kalau sudah begini, urusan kuliah jadi nomor dua. Karena kamu fokus ke bisnis saja. Apalagi kalau bisnis kamu menjanjikan, wah udah deh bisa-bisa keteteran urusan kuliah kamu. Padahal, keduanya ini harus kamu jalani seimbang, lho!

2. Gampang sakit

Efek lain dari fokusnya kamu di dunia bisnis adalah kesehatan seringkali terlupakan. Sebaiknya, selain kamu menjaga kuliah dan bisnis secara imbang, kamu juga memperatikan kesehatan badan kamu. Karena gak mungkin juga kan bisnis kamu bakal lancer kalau kamunya gampang sakit? Jadi, jaga kesehatan ya!

3. Lupa waktu

Waktu adalah hal yang penting dalam berbisnis dan kuliah. Seringkali, kedua ini saling berbenturan jadwalnya. Jadi, kamu sebagai mahasiswa sekaligus pebisnis, harus pintar mengatur waktu. Jadi, kalau ada kelas, ya sebaiknya kamu atur ulang jadwal bisnis kamu. 

Pebisnis yang sukses adalah pebisnis yang bisa mengatur waktu dan mengelola keuangan dengan baik. 

Sedangkan untuk anak kuliahan, harus pintar menyelesaikan tugas dan meraih prestasi. Keduanya ini harus sejalan, agar kamu bisa meraih kesuksesan di usia muda. 

Jenis usaha yang bisa dilakukan mahasiswa 

Ada beberapa jenis usaha yang bisa kamu lakukan di bangku kuliah nih, antara lain:

1. Berjualan online

Mahasiswa sangat identik dengan suatu hal yang praktis. Karenanya berjualan online bisa jadi salah satu bisnis yang bisa dijalankan saat masih kuliah. Kamu bisa berjualan baju, pernak pernik gadget, atau yang sesuai dengan kebutuhan anak-anak muda saat ini. 

2. Freelancer

Profesi pekerja lepas bisa nih jadi peluang mahasiswa mencari uang tambahan. Biasanya di kampus ada info lowongan kebutuhan tenaga freelancer. Beberapa profesi freelancer yang bisa kamu coba antara lain penulis lepas, desain grafis, atau penerjemah. Sesuaikan posisi freelancer sesuai dengan keahlian yang kamu kuasai.

3. Teknologi dan informasi

Bisnis ini sangat cocok dijalankan mahasiswa, khususnya kamu yang ambil jurusan Teknologi Informasi (TI). Bisnis yang dijalankan berhubungan dengan mata kuliah juga di kampus seperti web desain dan web developer.

4. Sosial media

Sudah bukan hal yang aneh lagi kalau anak-anak muda saat ini dekat dengan social media. Kamu juga bisa manfaatkan social media menjadi sesuatu yang positif. Mengingat saat ini kebutuhan orang untuk promosi perusahaan atau produknya lebih banyak menggunakan sosial media. Kamu bisa mencobanya dengan menjadi copywriter, admin sosmed atau content creator.

5. Fotografi dan video

Bisnis ini sangat potensial untuk kedepannya, karena banyak orang yang suka difoto dan direkam aktivitasnya. Untuk memulai bisnis ini kamu harus punya keahlian dalam menyusun gambar atau video.

6. Penyedia jasa

Bisnis jasa adalah usaha yang paling simpel karena gak butuh modal besar dan banyak peralatan. Cukup mengandalkan laptop, gadget, atau kamus jika kamu menawarkan jasa sebagai penerjemah. 

Jam kuliah yang fleksibel menjadikan mahasiswa punya cukup banyak waktu untuk melakukan hal yang positif. Entah itu berorganisasi dalam kegiatan kemahasiswaan atau bahkan melihat peluang dengan membuka usaha mandiri. 

Saat ini banyak pilihan bisnis untuk mahasiswa dengan modal kecil. Pilihan ini bisa dijalankan mahasiswa, karena tidak mengikat waktu. 

Berikut ini beberapa bisnis menjanjikan untuk para mahasiswa. Simak bersama-sama, yuk! 

1. Menjual pulsa elektrik 

Merintis bisnis pulsa elektrik menjadi pilihan tepat untuk para mahasiswa yang memiliki modal awal terbatas. Selain hanya perlu menyiapkan modal awal kurang dari Rp50 ribu, bisnis ini juga sangat mudah dioperasikan dan dapat menghasilkan keuntungan yang cukup besar.  Dalam sekali penjualan, kita bisa mendapatkan keuntungan mulai dari Rp500 hingga Rp1.500. 

2. Event Organizer 

Bisnis event organizer atau rasanya selalu dibutuhkan. Mulai dari acara pernikahan hingga acara kantor umumnya selalu menggunakan jasa pengurus acara ini. Itu sebabnya, event organizer menjadi salah satu bisnis mahasiswa yang cukup menjanjikan. 

Untuk modal awal yang dibutuhkan pun tidaklah besar, yaitu sekitar Rp5 juta yang bisa digunakan untuk membayar staf EO yang bertugas pada acara nanti. Dengan berbanding keuntungan hingga belasan hingga ratusan juta, tergantung jenis acara yang diselenggarakan. 

3. Fotografer atau videografer lepas

Jika memiliki bakat di bidang foto atau video, kemampuan ini bisa kita manfaatkan untuk mendapatkan uang saku tambahan. Untuk jasa foto dan videografer lepas, standar harga yang bisa menjadi acuan adalah sekitar Rp1 juta hingga Rp5 juta. Namun, harga tersebut kembali lagi dengan jenis proyek foto yang dikerjakan. 

Sebagai permulaan, kita bisa melakukan promosi dan menargetkan orang-orang terdekat terlebih dahulu. Misalnya, kerabat yang merayakan ulang tahun, perkawinan, dan yang sejenisnya. 

4. Juru rias 

Profesi sebagai juru rias atau makeup artist juga terbilang sangatlah menjanjikan. Hal ini dikarenakan tidak hanya saat pernikahan, namun acara lain seperti wisuda, acara formal, dan non formal umumnya membutuhkan jasa makeup artist

Tarif atas jasa makeup artist juga sangatlah menjanjikan, yaitu sekitar Rp500 ribu untuk pemula dan Rp2 juta untuk makeup artist yang telah memiliki pengalaman sekitar satu tahun. Jika dijalankan dengan komitmen, makeup artist ternama dapat dihargai hingga Rp10 juta, lho! 

Meski begitu, untuk bisa menjadi makeup artist profesional, umumnya kita harus memiliki sertifikat dari kelas rias terlebih. Biaya kursus rias di Jakarta umumnya sekitar Rp2,5 juta. Selain itu kita juga perlu membeli beberapa peralatan makeup yang dapat disesuaikan dengan dana modal awal kita. 

5. Toko online 

Memanfaatkan kemajuan teknologi saat ini, kita bisa menjual beragam baju, barang elektronik, dan berbagai produk lainnya di dunia maya. Barang yang dijual pun tidak hanya dapat ditawarkan kepada sesama teman kampus saja, tapi juga pelanggan lain yang ada di dunia maya. 

Jika kesulitan memproduksi barang sendiri, kita bisa menjadi reseller maupun dropshipper. Untuk jasa reseller, umumnya mereka akan menawarkan berbagai macam produk yang dapat dibeli dengan jumlah banyak dan harga murah. 

Sementara jasa dropshipper, kita menjual barang miliki supplier dan kemudian pembeli membeli barang tersebut dari dropshipper. Dari pembelian tersebut kita bisa mengambil keuntungan setidaknya 3 persen dari harga barang yang dijual. 

6. Kuliner 

Bisnis mahasiswa yang menjanjikan lainnya adalah di bidang kuliner. Bagi mahasiswa yang memiliki keterampilan masak bisa membuka jasa katering ke teman-teman kampus yang tinggal di kosan. 

Sebagai modal awal, kita hanya perlu menyiapkan uang sekitar Rp600 ribu saja dan mendapatkan penghasilan tambahan hingga 55 persen dari modal awal. 

Selain bisnis katering, kita juga bisa mengumpulkan uang bersama teman-teman kampus lainnya untuk membeli lisensi produk waralaba. Sebagai permulaan, kita bisa beli waralaba minuman bubble, dengan modal awal Rp3,8 juta saja.

7. Barbershop rumahan

Meski memiliki peluang keuntungan yang cukup besar, usaha barbershop tidak selalu membutuhkan modal yang banyak, lho. Sebagai mahasiswa, kita bisa mulai dari skala usaha barbershop yang kecil. 

Hal ini dapat dilakukan dengan membuka barbershop rumahan, jadi tidak perlu menyiapkan dana besar untuk menyewa tempat.

Jadi, kita hanya perlu menyiapkan modal awal sekitar Rp665 ribu untuk membeli peralatan barbershop saja. Berikut ini rincian modal awalnya: 

Peralatan Barbershop Harga
Mesin cukur Rp400 ribu
Sisir rambut Rp10 ribu
Gunting rambut Rp50 ribu
Gunting sasak Rp75 ribu
Pisau cukur Rp15 ribu
Kap penutup badan Rp90 ribu
Sikat bulu Rp25 ribu
Total  Rp665 ribu

8. Jasa les anak sekolah

Salah satu peluang bisnis yang paling banyak digeluti oleh mahasiswa saat ini adalah membuka jasa les anak sekolah. Bisnis ini dapat dilakukan sendiri atau bersama orang lain yang tentu saja kompeten dalam bidang pelajaran yang diajarkannya. Menariknya, bisnis ini tidak perlu menyiapkan modal awal, lho.

Sebagai rekomendasi, sebaiknya jangan hanya menawarkan jasa pengajaran dalam bidang akademis saja. Kita juga bisa mengembangkan peluang yang ada di bidang nonakademis, seperti les vokal, gitar, menggambar, dan sebagainya. 

9. Jasa pembuatan website

Bisnis selanjutnya yang bisa dilakukan oleh para mahasiswa tanpa memakan waktu yang banyak adalah jasa pembuatan website. Banyak orang yang membutuhkan desain website yang menarik untuk kebutuhan dagang ataupun perihal lainnya. Namun, untuk mewujudkan hal tersebut ada kendala dari sisi keahlian.

Maka dari itu, buat kamu yang bisa atau bahkan jago membuat website bisa memanfaatkan kemampuan tersebut guna mendapatkan keuntungan.

10. Jual beli buku bekas

Buat kamu yang suka membaca buku dan mengoleksi buku gak terpakai di rumah atau kost, bisa menghasilkan duit dengan cara menjualnya kembali. Kamu bisa menjualnya lewat berbagai macam e-commerce online seperti Shopee, Bukalapak maupun Tokopedia untuk mempermudah transaksi penjualan.

Enaknya lagi, kamu gak perlu modal apa-apa untuk memulai bisnis yang satu ini alias gratis. Tapi cuma butuh niat yang besar aja sih untuk menjalankannya.

11. Reparasi komputer atau laptop

Bisnis untuk mahasiswa yang berikut ini khusus buat kamu yang suka otak-atik komponen komputer seperti prosesor, motherboard dan kartu grafis nih. 

Daripada menghabiskan duit untuk belanja komponen tersebut, mending menggunakan keahlian itu untuk dijadikan jasa reparasi komputer atau laptop.

Untuk awalnya, kamu bisa membantu teman-teman terdekat dulu. Kalau pasarnya sudah lebih luas lagi, kamu juga bisa buka toko untuk memperbesar lini usaha.

12. Translater

Translater atau seorang penerjemah sangat dicari oleh pihak yang memiliki kendala untuk membaca bahasa asing. Hambatan tersebut bisa kamu manfaatkan sebagai lahan bisnis yang menguntungkan.

Ada berbagai bahasa yang bisa dipelajari mulai dari bahasa Inggris, Jepang, Mandarin hingga Spanyol. Tinggal pilih bahasa mana yang pengin kamu kuasai.

13. Desain grafis

Nomor 13 ada bisnis desain grafis nih. Temen-temen kamu yang mau membuka bisnis pasti mengalami kesulitan saat mau membuat logo atau katalog dagangan? Kamu bisa membantunya dengan menjadi seorang desain grafis yang handal.

Jika hasilnya memuaskan, bisa jadi kamu bakal dipanggil kembali sebagai desain grafis dan mampu menghasilkan cuan yang lumayan banyak nih.

14. Penulis lepas

Ide bisnis mahasiswa yang satu ini terbilang lumayan umum yakni menjadi penulis lepas. Biarpun terdengar mainstream, gak ada salahnya buat kamu coba kok.

Asalkan kamu emang memiliki passion dan niat yang tinggi untuk mengerjakannya.

15. Distro

Bisnis lain yang bisa dicoba adalah membuka toko baju atau distro nih. Tapi emang kekurangan bisnis yang satu ini adalah memerlukan modal yang lumayan besar.

Sebagai langkah awal mungkin  kamu gak perlu buka toko dulu, tapi menyablon beberapa sampel baju dan tawarkan ke teman terdekat. Dan jangan lupa untuk memasarkannya di media sosial supaya pelanggan kamu semakin banyak.

16. Jajanan ringan atau snack 

Siapa sih yang gak suka ngemil? Apalagi buat mahasiswa yang waktunya lebih banyak di kampus. Di jam-jam rawan lapar, pastinya camilan atau snack paling dicari. 

Ini bisa jadi peluang buat kamu berbisnis makanan ringan seperti makaroni goreng, tahu kremes, seblak goreng atau bisa juga minuman kopi susu, boba, milk tea dan sebagainya. 

Kamu bisa manfaatkan waktu saat pergantian kuliah, di mana ada jeda di antaranya. Modal yang perlu kamu keluarkan gak lebih dari Rp500 ribu. 

17. Bisnis jasa tour and travel 

Namanya mahasiswa pastinya lekat dengan jalan-jalan ya. Apalagi kalau lokasinya instagramable, wah udah pasti diburu banyak orang tuh! Manfaatkan peluang ini sebagai bisnismu dengan menjual paketan wisata.

Coba deh dengan lokasi yang terdekat dulu, misalnya Kepulauan Seribu atau wisata air terjun di Bogor. Kamu bisa memulainya dengan 10 – 20 mahasiswa agar modalnya juga gak besar. 

Buat promo menarik untuk menggaet peserta. Semakin banyak yang ikut, makin banyak juga keuntungan yang kamu dapat. 

Bisnis ini bisa menghasilkan keuntungan ganda lho! Selain dapat uang tambahan, kamu juga bisa liburan gratis. Nah, kalau teman-teman kamu puas dengan jasa tur kamu, gak menutup kemungkinan kamu bisa merambah ke orang-orang di luar kampus. 

18. Jasa pet grooming 

Kamu hobi merawat kucing atau anjing? Selain bisa jadi hobi, aktivitas ini bisa kamu jadikan bisnis juga. Apalagi banyak orang yang punya hewan peliharaan tapi gak ada waktu buat merawatnya. 

Nah, kamu bisa memanfaatkan waktu luang menawarkan jasa untuk mengajak jalan-jalan hewan peliharaan atau grooming di tempat. Tarif per jam untuk ajak jalan-jalan anjing bisa mencapai Rp50 ribu – Rp100 ribu per jam. 

Sedangkan untuk grooming atau memandikan bisa beda-beda harganya, tergantung perawatannya jenis apa. Di mal untuk grooming kucing hand blower dipatok harga Rp325 ribu. Nah, kamu bisa memasang tarif di bawah harga mal. 

Eits, khusus bisnis ini bisa dilakukan kalau kamu paham betul seluk beluk pemeliharaan hewan ya!

19. Youtuber 

Bisnis ini sudah pasti jadi idaman semua anak muda. Ya, anak muda sekarang memang lebih dekat kesehariannya dengan sosial media. Manfaatkan sosial media sebagai jalan untuk mencari keuntungan. Salah satunya dengan menjadi Youtuber. 

Selain gak perlu modal besar, memulainya juga cukup mudah. Sajikan konten yang sesuai dengan passion kamu. Tapi, tetap sajikan yang positif ya. Kamu bisa membuat konten yang dekat dengan anak-anak muda seperti traveling, panduan make up, vlogging atau bahkan review produk. 

Semakin banyak subscriber dan viewer, maka makin tebal juga saldo di rekeningmu. Jadi, tunggu apa lagi? 

20. Jasa antar barang 

Peluang bisnis lain yang bisa kamu manfaatkan dan gak perlu modal besar adalah jasa antar barang. Ya, mirip-mirip layanan ojek online lah. Daripada kamu bengong dan motor ada di parkiran aja, manfaatkan motor kamu untuk mengantar barang di sekitaran kampus. 

Bisa dibilang bisnis ini adalah bisnis mahasiswa yang menguntungkan, karena pasti ada aja yang ingin mengantar barang. Entah itu buku atau tugas. Terpenting untuk bisnis mahasiswa ini kamu punya motor dan kenal wilayah kampus dan sekitarnya. 

Demikian adalah uraian bisnis mahasiswa yang menjanjikan saat ini. Ingat, jika dikelola dengan baik, bisnis di atas dapat berkembang dengan pesat. Tentukan bisnis yang sesuai dengan bakat dan kemampuan finansial yang kita miliki, dan jangan untuk mengambil langkah, ya. 

Bagi para mahasiswa yang masih awam dalam dunia bisnis, Lifepal menyediakan berbagai ulasan dan tips menarik terkait bidang finansial dan asuransi. Yuk, kunjungi Lifepal untuk mencari tahu produk asuransi apa yang cocok bagi kita dan keluarga. Semoga membantu! (Editor: Chaerunnisa)