Bisnis Startup di Indonesia Menggiurkan, tapi Nilai Investasinya Kalah dari Vietnam

seseorang memegang tulisan start up

Banyak bisnis startup kini bertebaran di Indonesia untuk mengakomodasi hampir seluruh kebutuhan masyarakat mayoritas. Mau belanja bulanan bisa lewat startup, beli sayur bisa lewat startup, konsultasi dokter juga bisa dilakukan bermodalkan ponsel pintar. 

Dalam kurun waktu lima tahun saja, sudah banyak bisnis startup baru bermunculan. Jumlahnya diperkirakan mencapai lebih dari 1.300! 

Gak cuma dari dalam negeri saja, perusahaan rintisan dari luar negeri juga berlomba-lomba melakukan ekspansi bisnis mereka di Tanah Air. Salah satu pertimbangannya tentu saja pasar di Indonesia yang sangat menggiurkan.

Segi positifnya bagi perusahaan dalam negeri, momen gempuran asing ini bisa membuat mereka lebih berinovasi dan meningkatkan daya saing agar lebih tangguh lagi. 

Kira-kira faktor apa sih yang membuat Indonesia pasar yang menggiurkan untuk bisnis startup

1. Dukungan infrastruktur dari pemerintah 

seseorang sedang mengutak atik mesin

Hal ini tentu tidak lepas dari peran pemerintah pusat yang turut mendukung pertumbuhan industri digital di Tanah Air. 

Beberapa kebijakan yang berkaitan dengan infrastruktur terus mereka kembangkan untuk mendukung perekonomian termasuk perekonomian digital. 

Sebut saja seperti proyek Palapa Ring. Proyek yang telah rampung tahun lalu ini bertujuan untuk menghubungkan jaringan internet dari barat sampai timur Indonesia. 

Caranya, dengan melakukan penanaman fiber optik di darat, laut, dan di udara dengan Satelit Indonesia Raya. 

Artinya, sekarang seluruh masyarakat, termasuk yang berada di wilayah-wilayah terpencil sudah bisa menikmati manfaatnya  internet cepat. 

Mengingat bisnis startup gak jauh-jauh dari internet, otomatis proyek ini sangat membantu mereka untuk melebarkan sayap lebih luas lagi menjaring konsumen hingga ke luar daerah. 

2. Tenaga kerja yang mendukung 

seorang pria sedang bekerja di depan laptop

Bisnis startup membutuhkan orang-orang terbaik di dunia teknologi. Nah, Indonesia memiliki banyak kandidat-kandidat terbaik di dalamnya. Jurusan-jurusan seperti IT, komputer, dan bidang teknologi lainnya makin ramai diminati. 

Itu sebabnya, banyak perguruan tinggi yang membenahi kualitas pendidikan mereka menjadi lebih maju lagi. 

Asuransi & Investasi
Asuransi & Investasi

Sementara dari pemerintah pun tak lepas tangan mendorong sumber daya manusia yang memiliki daya saing. 

Seperti dikutip dari Antara, Menkominfo Johnny G Plate di sebuah Gala Dinner US-Indonesia, di Washington D.C menyebutkan kalau pemerintah telah menyediakan Beasiswa Digital Talent untuk 60.000 slot. 

Mereka nantinya bakal dilatih di perusahaan-perusahaan teknologi ternama seperti Microsoft, Facebook, Google, Amazon, dan masih banyak lagi. 

3. Kebijakan pemerintah yang mendukung berkembangnya startup baru 

seorang pekerja pria sedang melakukan presentasi

Kamu pasti pernah dengar program dari pemerintah Gerakan Nasional 1.000 Startup Digital? Ini merupakan program besutan pemerintah yang berisi pembinaan selama enam bulan penuh untuk masyarakat yang memiliki ide kreatif dalam berbisnis. 

Lebih kerennya lagi, pembinaan ini 100 persen gratis. Bahkan, bisnis startup yang terjaring juga bisa mendapatkan ruang kerja gratis selama masa pelatihan. 

Meski menggiurkan, nilai investasi bisnis startup Indonesia masih kalah dari Vietnam!

panorama di sebuah wilayah

Seperti yang diketahui, sebuah startup bisa menjalankan bisnisnya dengan mengandalkan suntikan dana dari investor. Jika mereka sudah tidak didanai, artinya mereka tidak bisa dikatakan sebagai startup lagi. 

Sayangnya, pertumbuhan nilai investasi bisnis startup di Indonesia tahun 2019 lalu mengalami penurunan bila dibandingkan tahun 2018. 

Berdasarkan data Cento Ventures yang dikutip dari Bisnis.com, besaran penurunannya mencapai sekitar 40 persen. Jika tahun 2018 nilai investasinya mencapai US$ 3,9 miliar, tahun 2019 sebesar US% 2,9 miliar. 

Sementara Thailand mengalami peningkatan nilai investasi mencapai 73 persen, dan Vietnam mencapai hampir Rp 160 persen yang nilainya US$ 741 juta. 

Itulah beberapa fakta mengenai bisnis startup di Indonesia. Semoga saja di tahun 2020 ini, startup di Indonesia banyak yang sukses seperti Tokopedia, Gojek, Traveloka, sampai Bukalapak. 

Karena kesuksesan mereka tentu saja juga mengangkat daya saing Indonesia di mata dunia. (Editor: Chaerunnisa)

Marketplace Asuransi #1 Indonesia
Jaminan termurah sesuai anggaran Layanan gratis dari beli hingga klaim Proses praktis, polis langsung terbit Pilihan polis dari 50 asuransi terpercaya
Lihat Penawaran Promo →