BPKB Palsu dan Asli, Ternyata Begini Cara Membedakannya!

BPKB Palsu

Kini semakin marak BPKB palsu beredar di pasaran yang membuat banyak masyarakat ragu membeli kendaraan bekas karena takut tertipu mendapatkan BPKB palsu.

Lagipula, kalau bicara soal surat penting kendaraan, gak bisa dipungkiri kalau masih banyak yang belum mengetahui perbedaan antara BPKB palsu dan yang asli. Alhasil, kasus tertipu BPKB palsu masih banyak dialami masyarakat Indonesia.

Gimana gak bikin pusing, soalnya BPKB itu bukti sah kalau kamu memang pemilik kendaraan tersebut. Kalau BPKB yang kamu miliki palsu, berarti status kepemilikan kendaraan tersebut jadi gak jelas dong.

Kejadian tak menyenangkan tersebut memang kerap kali dilakukan saat membeli kendaraan bekas. Si penjual biasanya tak hanya memalsukan BPKB tapi juga STNK. Sedangkan kendaraannya merupakan hasil curian.

Gak heran, masih banyak masyarakat yang tertipu BPKB palsu. Apalagi, warga Indonesia terbilang gemar membeli kendaraan di pasar mobil dan motor bekas.

Karena itu, pentingnya kamu mengetahui perbedaan BPKB palsu dan asli menurut Humas Polri. 

Tapi sebelum itu, yuk ketahui lebih dalam tentang BPKB seperti yang sudah dilansir dari situs resmi Humas Polri:

Apa itu BPKB

surat kepemilikan kendaraan
Apa itu BPKB (polri.go.id)

Buku Kepemilikan Kendaraan Bermotor (BPKB) adalah buku yang dikeluarkan atau diterbitkan oleh Satuan Lalu Lintas Polri sebagai bukti kepemilikan kendaraan bermotor.

Nah, BPKB itu biasanya diberikan bersamaan dengan Surat Tanda Nomor Kendaraan Bermotor dan Tanda Nomor Kendaraan Bermotor (STNK) yang diterbitkan langsung oleh Satuan Lalu Lintas Kepolisian Negara Republik Indonesia.

BPKB juga berbentuk buku berukuran 17×12 cm dengan lembar kulit berwarna biru tua dan tulisan putih perak lengkap dengan nomor BPKB.

Untuk mencegah pemalsuan, BPKB dilengkapi dengan tanda air (watermark), benang pengaman hologram dan serta warna-warni yang tak kasat mata (invisible fibre).

BPKB berisikan semua data identifikasi kendaraan bermotor, seperti:

  • Nomor polisi.
  • Merek dan tipe kendaraan.
  • Tahun pembuatan.
  • Nomor mesin.
  • Nomor rangka.
  • Asal usul kendaraan yang meliputi negara pembuat, cara impor, nama perusahaan penjual atau dealer dan nama pembeli atau pemilik.

Cara Membedakan BPKB Palsu dan Asli

Tips membedakan yang palsu dan asli
Cara Membedakan BPKB Palsu dan Asli (Instagram/@multimedia.humaspolri)

Melalui akun Instagram @multimedia.humaspolri, berikut beberapa perbedaan BPKB palsu dan asli yang perlu dipahami masyarakat agar tak kena tipu.

No BPKB Asli BPKB Palsu
1 Bahan cover lebih gelap. Bahan cover agak buram.
2 Hologram di halaman paling depan berwarna abu-abu dan tidak berubah jika diterawang. hologram di halaman paling depan warnanya berubah jadi kuning saat diterawang.
3 Identitas pemilik BPKB tidak terlihat mencurigakan, seperti ada bekas cetakan ulang atau dihapus. Biasanya BPKB palsu sekedar mengubah data kendaraan saja, sedangkan data pemilik tidak berubah. Sekalipun berubah, biasanya akan terlihat seperti sudah dicetak ulang.
4 Pada halaman ke-14 terlihat lambang Korlantas Polri bila disinari cahaya ultraviolet. Saat diraba, kertas terasa kasar karena mengikuti logo Korlantas Polri yang timbul. Tidak terlihat lambang Korlantas Polri bila disinari cahaya ultraviolet. Saat diraba, kertas tidak terasa kasar.
5 Nomor seri di bawah hologram, untuk membedakan domisili. Untuk detail lebih lanjut hanya ada di Korlantas Polri dan tidak bisa dipublikasikan. Tulisan dan nomor seri yang tertera pada BPKB berbeda dengan yang asli.

Biaya penerbitan BPKB

Biaya penerbitan BPKB diatur dalam PP No 60 tahun 2016 tentang PNBP (Penerimaan Negara Bukan Pajak), yakni sebesar:

Kendaraan roda dua atau tiga

  • Baru: Rp 225 ribu
  • Ganti kepemilikan kendaraan: Rp 225 ribu

Kendaraan roda empat atau lebih

  • Baru: Rp 375 ribu
  • Ganti kepemilikan kendaraan: Rp 375 ribu

Cara mengurus BPKB hilang dan rusak

Lalu bagaimana cara mengurus BPKB hilang dan rusak? Berikut di antaranya seperti yang dikutip dari Instagram @multimedia.humaspolri:

No BPKB Hilang BPKB Rusak
1 Isi formulir permohonan. Isi formulir permohonan.
2 KTP asli dan foto copy pemilik kendaraan. KTP asli dan foto copy pemilik kendaraan.
3 Surat kuasa bermaterai bagi yang diwakilkan oleh orang lain. Surat kuasa bermaterai bagi yang diwakilkan oleh orang lain.
4 Surat keterangan hilang dari unit regident tempat BPKB diterbitkan. BPKB yang rusak masih ada.
5 Surat pernyataan pemilik mengenai BPKB yang hilang tidak terkait kasus pidana atau perdata di atas kertas bermaterai. Cek fisik kendaraan.
6 STNK asli dan foto copy. STNK asli dan foto copy.
7 Bukti penyiaran pada media massa cetak sebanyak tiga kali berturut-turut dengan tenggang waktu masing-masing satu minggu di media cetak yang berbeda.
8 Cek fisik kendaraan (harus dihadirkan).

Gimana, sekarang sudah tahu kan perbedaan BPKB palsu dan asli. Yuk, lebih teliti lagi dan periksa dengan sesama kelengkapan dokumen-dokumennya saat ingin membeli kendaraan bekas! (Editor: Chaerunnisa)