Buat Membentuk Otot, Lebih Hemat Suplemen atau Makanan Sehat?

Fitnes memang ditujukan untuk menjaga kebugaran. Namun, gak sedikit orang yang akhirnya menjalani olahraga ini karena ingin membentuk otot. Akibatnya, makin banyak juga yang bela-belain beli suplemen mahal supaya otot makin cepat terbentuk.

Suplemen fitnes berfungsi sebagai tambahan produk diet yang kaya akan protein. Protein sendiri adalah zat yang dibutuhkan untuk membantu metabolisme, mengatur fungsi DNA, sekaligus jadi “bahan bakar” otot agar bisa berkembang.

Menurut studi dari Harvard Medical School, orang dewasa butuh 0,8 gram protein untuk tiap satu kilogram berat tubuh kamu. Jadi sebut saja berat badanmu adalah 70 kg, maka kamu butuh protein sebesar 56 gram sehari.

Tapi apa iya mengonsumsi suplemen fitnes adalah satu-satunya cara biar badan kekar kayak Deddy Corbuzier?

membentuk otot
Pengen punya badan kayak om Deddy? Ya harus rutin latihan (Deddy Corbuzier/Tribunnews)

Kamu masih bisa kok mengandalkan makanan sehat untuk membentuk otot. Biayanya pun lebih murah ketimbang mengonsumsi suplemen fitnes. Gak percaya?

Berikut ini kita bandingkan antara keduanya biar kamu makin mantap memilih yang terbaik buat keuangan.

Makanan sehat

Seperti yang dijelaskan di atas, tanpa suplemen pun kamu bisa dapat asupan protein dengan jumlah yang besar. Metode ini juga lebih ramah di kantong lho. Begini caranya:

1. Putih telur rebus

Daripada menyantap kuningnya yang berlemak, beli saja putih telur lewat agen di toko online. Untuk 1 kg, kamu akan dikenakan biaya Rp 13 ribuan. Murah kan? Rp 13 ribu sudah dapat 1 kg dengan kadar protein kurang lebih sebesar 94,35 gram.

2. Dada ayam 100 gram

Dada ayam bakar utuh bisa menyumbang asupan protein sebesar 25,01 gram lho. Harganya pun bervariasi, tapi umumnya ada di kisaran Rp 6.500 per 100 gram kalau beli di Carrefour.

3. Daging sapi tenderloin atau sirloin

membentuk otot
Setiap makanan punya kadar protein yang berbeda-beda. Pelajari juga dong kadarnya biar tahu mana makanan yang tepat (makanan tinggi protein/nuts)

Sirloin jelas lemaknya lebih banyak tapi harganya lebih murah. Sirloin 100 gram kadar proteinnya mencapai 22,27 gram. Sedangkan tenderloin 100 gram bisa mencapai 27 gram. Harga tenderloin sendiri mencapai Rp 120 ribuan untuk 1 kg, sedangkan sirloin umumnya Rp 105 ribu per kg.

Nah, kalau udah tahu asupannya dan berapa takaran yang dibutuhkan, kamu bisa konsumsi dan produksi sendiri makanan sehat untuk mendukung programmu membentuk otot. Jangan sampai asal makan dan akhirnya malah zonk.

Suplemen 

Setelah membahas makanan sehat kaya protein, sekarang mari kita bahas suplemen-suplemen buat membentuk otot. Ada tiga suplemen fitnes yang umumnya dikonsumsi oleh cowok-cowok yang pengin punya badan kekar. Berikut di antaranya:

1. Whey protein 

Suplemen yang satu ini seringkali disebut sebagai suplemen utama dalam fitnes. Sebenarnya whey itu sendiri berasal dari susu sapi yang akhirnya diolah jadi bubuk berprotein tinggi.

Dalam whey protein, produsen suplemen juga memasukkan zat-zat lain untuk menambah khasiatnya dalam membentuk otot. Sebut saja seperti, asam amino esensial untuk memperbaiki otot yang rusak dan carnitine untuk mempermudah pembakaran lemak.

membentuk otot
Setiap whey protein punya khasiat yang beda-beda. Sebenarnya kamu butuh konsultasi dulu sama dokter atau instruktur sebelum mengonsumsi yang satu ini (Whey protein/Barbeng)

Harga suplemen ini mencapai Rp 600 ribuan untuk kemasan 3 lbs atau 1,2 kg. Biasanya kemasan 3 lbs berlaku untuk 50 penyajian. Kandungan protein yang kamu dapat untuk satu penyajian mencapai 25 gram.

2. Creatine

Kalau yang ini bukan protein, tapi fungsinya untuk menambah performa, sekaligus massa otot. Bentuknya adalah serbuk dan cara minumnya dicampur dengan air. Untuk yang kemasannya 300 gram, harganya Rp 190 ribuan.

3. Asam amino

Seperti yang dijelaskan di atas, amino punya peranan penting juga untuk memperbaiki sel otot. Suplemen yang berbentuk kapsul atau cairan ini harganya berkisar di angka Rp 200 ribuan untuk 100 tablet. Berarti satu tabletnya sekitar Rp 2.000 lah. Ish, mahal juga ya.

[Baca: Diet Gak Harus Mahal. Lakukan 6 Cara Ini Biar Kantong Aman]

Suplemen Fitnes atau Makan Sehat? 

Melihat kandungan proteinnya, maka bisa ditarik kesimpulan bahwa makan makanan sehat juga bisa membentuk otot. Hanya saja kamu harus menambah asupan protein itu dengan belanja lebih banyak.

Nah, sekarang coba yuk kita hitung dari sisi finansial, kira-kira manakah yang lebih hemat?

Misalnya nih, dalam satu hari kamu membutuhkan asupan protein sebanyak 112 gram. Maka dalam sehari setidaknya kamu perlu mengonsumsi 1 kg putih telur dan satu dada ayam utuh. Biaya makan yang kamu keluarkan = 13.000 + 6.500 = Rp 19.500.  Sebulan (30 hari) = 19.500 x 30 = Rp 585.000.

Lalu bagaimana kalau kamu pilih konsumsi suplemen fitnes aja?

Anggap saja kamu milih beli whey protein, tanpa asam amino dan creatine. Misalnya, kamu milih whey protein merek ON Gold Standard kemasan 3 LB seharga Rp 600 ribu. Ini bisa dikonsumsi hingga 12 minggu atau tiga bulan.

Untuk melengkapi asupan proteinmu, kamu juga perlu mengonsumsi 1 kg putih telur setiap hari (Rp 13.000 per kg). Berarti, total pengeluaranmu buat beli putih telur untuk tiga bulan = 13.000 x 90 (hari) = Rp 1.170.000.

Gak cuma itu, kamu juga perlu mengonsumsi air distilasi yang bebas polutan dan gak mengandung mineral anorganik selama latihan di gym. Kenapa? Sebab, asupan suplemen yang kamu konsumsi membuat kandungan zat kimia di tubuhmu bertambah. Makanya, air distilasi penting untuk mereduksi zat kimia tersebut ketika latihan.

Harga air distilasi berukuran 1,5 liter adalah Rp 4.450 . Untuk konsumsi satu kali latihan, kamu perlu sekitar 3 liter. Berarti biaya air distilasi untuk satu kali latihan di gym = Rp 8.900. Jika dalam sebulan kamu latihan 16 kali, berarti dalam tiga bulan kamu latihan 48 kali. Jadi pengeluaran untuk air distilasi selama tiga bulan = 8.900 x 48 = Rp 427.200.

Ingat ya, program membentuk otot bakal sia-sia kalau kamu gak rajin latihan di gym. Artinya, kamu juga harus keluar uang untuk bikin gym membership. Jadi pertimbangkan juga buat pilih gym yang tepat alias yang harganya gak bikin kantong bolong.

[Baca: Ini 3 Tempat Gym di Jakarta, Pilih yang Terbaik untuk Budget-mu!]

Total pengeluaran konsumsi suplemen fitnes untuk tiga bulan:

Whey protein + putih telur + air distilasi

600.000 + 1.170.000 + 427.000 = Rp 2.197.000

Pengeluaran sebulan = Rp 732.333

Kalau dibandingin sama konsumsi makanan sehat yang cuma Rp 585 ribu per bulan, jelas makanan sehat lebih murah dibanding suplemen fitnes. Kamu bisa menghemat Rp 147.333 tiap bulannya!

Nah, terbukti kan kalau konsumsi makanan sehat itu sanggup mencukupi kebutuhan proteinmu buat membentuk otot? Ongkosnya pun lebih murah ketimbang suplemen fitnes. Jadi, masih ngoyo buat beli?

Marketplace Asuransi #1 Indonesia
Jaminan termurah sesuai anggaran Layanan gratis dari beli hingga klaim Proses praktis, polis langsung terbit Pilihan polis dari 50 asuransi terpercaya
Lihat Penawaran Promo →