6 Pengeluaran dalam Hidup yang Butuh Uang Banyak Suatu Saat Nanti

Uang memang bukan segalanya, tapi semua orang butuh uang untuk hidup (Shutterstock).

Uang memang bukan segalanya, tapi semua orang butuh uang untuk hidup karena uang adalah satu-satunya alat tukar yang dapat diterima secara umum. 

Dalam perjalanan hidup kita, ada beberapa peristiwa penting yang mengharuskan kita untuk mengeluarkan uang dalam jumlah banyak. Buat yang sudah mempersiapkan diri untuk pengeluaran ini, selamat ya kamu berpotensi merdeka finansial di masa depan.

Namun buat yang belum, ya masih ada waktu kok. Jangan lantas menyerah dan menganggap bahwa semua ini sudah terlambat.

Ingin tahu soal pengeluaran-pengeluaran yang dimaksud? Yuk simak ulasannya.

1. Beli mobil

Butuh Uang
Beli kendaraan baru (Shutterstock).

Walau jalanan di kota ini macet, masih banyak saja orang yang tetap ingin beli mobil. Alasannya antara lain adalah karena transportasi umum gak nyaman, agar bisa lebih fleksibel dalam mobilitas, dan lainnya.

Membeli kendaraan roda empat seperti mobil tentu butuh uang yang gak sedikit. Sementara itu, kepemilikan mobil itu juga menelan biaya yang besar.

Sebut saja, untuk biaya bensin, lalu servis rutin, belum lagi bayar pajak bulanan, dan sebagainya. 

Yang jelas biaya kepemilikan sebuah mobil jauh lebih besar deh daripada motor. Yakin mau beli mobil dalam waktu dekat ini?

2. Beli rumah

Butuh Uang
Beli rumah (Shutterstock)

Harga properti memang naik terus, walaupun ada mekanisme KPR yang memudahkan kita untuk membelinya secara cicilan, tetap saja kita tetap butuh uang yang besar. Bunga KPR juga sifatnya floating alias berubah-ubah.

Setelah rumahnya terbeli, PR selanjutnya tentu saja membeli perabotan untuk rumah barumu. Selain itu, jangan pernah lupa juga ya sama biaya operasionalnya.

Biaya operasional tentu saja mencakup biaya listrik, air, hingga asisten rumah tangga. 

3. Menikah

Butuh Uang
Pernikahan (Shutterstock).

Bukan cuma urusan mahar saja yang butuh uang banyak. Urusan resepsi pernikahan bisa habis ratusan juga hingga miliaran Rupiah!

Padahal kalau dipikir-pikir, nikah di Kantor Urusan Agama (KUA) saja sudah murah. Tapi, yang namanya orang tua tentu saja ingin melihat seremonial pernikahan putra atau putrinya dipestakan. 

Pesta itulah yang selalu menelan biaya besar. Sudah siapkah kamu untuk yang satu ini? Atau masih santai karena jomblo?

4. Punya anak

Butuh Uang
Memiliki anak (Shutterstock).

Setelah menikah, tentu saja yang selanjutnya adalah punya anak. Biaya persalinan mungkin bisa ditalangi dengan adanya asuransi, namun setelah sang anak lahir maka bersiaplah dengan lonjakan pengeluaran yang bakal meningkat.

Kebutuhan pokok si kecil tentunya bisa membuatmu butuh uang banyak. Ada popok, susu, dan lain sebagainya. 

Seiring dengan berjalannya waktu, sang anak juga akan tumbuh dewasa. Kebutuhan sandang buat sang anak juga bakal bertambah.

5. Biaya pendidikan anak

Butuh Uang
Biaya pendidikan (Shutterstock).

Nah ini dia yang juga gak kalah penting, bahkan luar biasa penting dan mahal. Pendidikan anak tentu gak bisa dipandang sebelah mata, dan semakin bermutunya pendidikan, semakin mahal pula biayanya.

Bahkan gak sedikit orang yang akhirnya memutuskan untuk menabung sedikit demi sedikit di instrumen reksadana, atau saham jauh-jauh hari sebelum mereka menikah. 

Apakah kamu salah satunya?

6. Masa tua

Butuh Uang
Masa tua harus dijalani dengan indah (Shutterstock).

Seperti apa masa tua yang kamu inginkan nanti? Yang santai dan banyak duit atau yang pas-pasan dan masih menuntutmu buat kerja? 

Tentu saja yang pertama bukan. Semua orang ingin santai dan banyak duit di masa tua, so, mereka gak lagi hidup serba terbatas dan merasa was-was tiap saat. 

Tapi untuk mencapai upaya seperti itu, tentu dibutuhkan sebuah manajemen pengelolaan keuangan yang baik dari muda serta investasi. Tanpa itu semua, masa tua kita bisa makin suram.

Ingat lho, ada hantu yang namanya “inflasi.” Gak ada yang tahu berapa besar kenaikan harga yang terjadi di masa depan.

Itulah enam pengeluaran dengan biaya besar yang bakal muncul dalam perjalanan hidupmu nanti. Yuk mari dipersiapkan dari sekarang. (Editor: Winda Destiana Putri).