Punya Banyak Utang di Bank? Selesaikan dengan Tiga Cara Sederhana Ini

Cara Bebas dari Utang, Salah Satunya dengan Disiplin Mengatur Finansial (Shutterstock).

Punya banyak utang bukan suatu prestasi yang bisa dibanggakan. Malah hidupmu bakalan kacau balau setelah ini. Pasalnya, utang membuat kamu kesulitan dalam mengatur keuangan dan mencapai tujuan finansial lainnya. Berbagai cara bebas dari utang pun bisa kamu lakukan, tapi tetap, disiplin adalah kunci dari semua masalah tersebut. 

Disiplin dalam mengatur keuangan dapat menghindari kamu dari tumpukan utang. Utang hanya akan membuat kamu stres dan cemas berkepanjangan. Gak sedikit orang bertengkar hanya karena masalah ini. Tetapi, hidup di zaman seperti saat ini mustahil rasanya kalau tidak punya utang. Untuk membeli rumah atau kendaraan bahkan ponsel saja kamu pasti masih kredit bukan? Nah utang gak selalu buruk asal kamu bisa mengaturnya dengan tepat. 

Jika kamu memiliki dana tambahan seperti bonus, bisa digunakan untuk membayar utang terlebih dahulu. Pendekatan seperti ini akan sangat membantu kamu untuk membayar utang lebih cepat dari waktu yang telah ditetapkan. Ketimbang menggunakan uang itu untuk kebutuhan lain yang gak penting-penting amat kan. 

Jika dirasa masih sulit, coba hubungi kreditor. Coba untuk bernegosiasi suku bunga atau tagihan agar lebih rendah. Ceritakan fakta yang sedang dihadapi saat ini, misalnya saja kehilangan pekerjaan atau penghasilan akibat suatu hal. Pihak kreditor biasanya akan mengerti dengan keadaan yang disampaikan dan akan membantu kamu dengan membuat rencana pembayaran yang lebih meringankan.

Utang bisa dikelola dengan baik kok, asal kamu paham bagaimana caranya. Dikutip dari The Balance, ada beberapa hal yang dapat dilakukan agar terbebas dari utang. 

1. Ingat tujuan berutang

Cara Bebas dari Utang
Daftar utang panjang bikin sakit kepala (Shutterstock).

Ingat kembali tujuan kamu memiliki utang. Apakah untuk membeli rumah, kendaraan atau membuka bisnis. Luangkan waktu sejenak untuk kembali mengingat apa yang membuat kamu harus memiliki utang. Tulis tiga hingga lima faktor yang menurutmu menjadi penyebab utang tersebut. 

Pikirkan jika kamu tidak memiliki utang, apa yang bisa kamu lakukan saat ini. Lakukan hal itu di masa mendatang sehingga kamu bisa menghindari tumpukan utang. Bukan untuk menyesalinya, tetapi pikirkan bagaimana agar kamu tidak melakukan kesalahan yang sama. Misalnya, kamu berutang hanya demi memenuhi keinginan sesaat yakni belanja online. Ini adalah utang yang tidak bermanfaat. Sebaliknya, jika kamu berutang untuk membeli properti ya tidak masalah.

2. Ubah kebiasaan dalam berbelanja

Cara Bebas dari Utang
Kebiasaan belanja yang buruk (Shutterstock).

Jika kebiasaan belanja akan menghancurkan masa depan, maka kamu mulai mengubahnya dari sekarang. Berhenti membelanjakan uang kamu dan mulai susun rencana anggaran yang tepat. Jangan lupa juga untuk membuat dana darurat. Kendalikan belanja dengan melacak setiap pengeluaran per kategori, lalu jumlahkan. 

Tentunya ini memudahkan kamu untuk mengetahui arus kas keuanganmu. Cara lain yang bisa dilakukan adalah melihat persentase pengeluaran setiap kategori. Untuk menghitung persentasenya, bagi jumlah yang kamu belanjakan pada setiap kategori dengan jumlah pengeluaran bulanan. Setelah menganalisa, maka mulailah mengubah cara membelanjakan uang. 

3. Ketahui berapa jumlah utang

Cara Bebas dari Utang
Menghitung jumlah utang (Shutterstock).

Jika kamu tidak tahu persis berapa jumlah utang yang dimiliki, mulai hitung kembali sekarang. Buatlah daftar seluruh utang kamu dan tenggat waktu yang tersisa. Berusahalah untuk segera melunasinya. Jangan berpikir untuk membuat utang baru di tengah proses pelunasan tersebut. 

Jika kamu terpaksa melunasi utang dengan minimum pembayaran, tentukan besarannya. Untuk melunasi utang dengan cepat, kamu bisa membayar lebih dari angka minimum setiap bulannya. Ada beberapa cara yang bisa dilakukan. Pertama, gunakan anggaran yang dimiliki untuk melunasi utang. Gunakan anggaran bulanan untuk mengetahui seberapa besar yang bisa sisihkan untuk membayarnya.

Totalkan semua penghasilan, baik gaji, tunjangan, bonus, imbal hasil investasi, dan sebagainya. Kemudian, buat rincian pengeluaran rutin dan minimum pembayaran utang. Jangan lupa juga menyisihkan untuk pengeluaran tak terduga. Kedua, bayar utang dengan besaran lebih besar kapanpun kamu bisa. Semakin besar jumlah yang dibayarkan, semakin cepat pula utang lunas. 

Tiga cara bebas dari utang yang mudah untuk diikuti. Intinya, berapapun besaran utang itu kamu tetap disiplin dalam membayarnya. Jangan membuat utang baru tanpa ada pemasukan tambahan. Jangan mencicil sesuatu yang belum kamu butuhkan. Coba hidup seminimalis mungkin agar terhindar dari tumpukan utang tersebut. (Editor: Winda Destiana Putri).

Marketplace Asuransi #1 di Indonesia

Cari Asuransi Terbaik Sesuai Anggaranmu

  • Bandingkan > 100 polis asuransi
  • Konsultasi & bantuan klaim gratis