Cara Bijak Mengelola THR Buat yang Bergaji Rp 6 Jutaan

Saat Tunjangan Hari Raya (THR) udah di tangan, penting banget buat tahu cara mengelola THR biar gak menyesal belakangan. Soalnya kalau gak tepat mengelola THR, bukannya untung, malah bisa jadi buntung.

Gimana sih cara mengelola THR itu? Kuncinya sebetulnya cuma satu: berapa pun nominal THR yang didapatkan, ada pos wajib yang harus kamu prioritaskan.

Nah, bagi kamu yang dapat THR sebesar Rp 6 jutaan, gini perkiraan rencana anggaran yang bisa kamu jadikan panduan.

Besaran persentase di bawah ini didapatkan dari beberapa financial planner di Indonesia.

1. ZIS (Zakat, Infak, dan Sedekah)

Mengelola THR
(Image: swamedium)

Dengan asumsi THR yang kamu dapatkan adalah satu kali gaji dalam sebulan, maka gaji bulananmu minimal sebesar Rp 6 juta. Dengan besaran ini, tanpa ada faktor lainnya, maka kamu tergolong wajib membayar zakat.  

Sisihkan lima persen atau sekitar Rp 300 ribu buat kewajiban membayar zakat, infak, dan sedekah sebelum memenuhi kebutuhan lainnya.

2. THR asisten rumah tangga

mengelola THR
(Image: Tribunnews)

Jika kamu memiliki asisten rumah tangga atau karyawan yang bekerja buatmu, jangan lupa buat penuhi hak mereka terlebih dulu.

Besaran THR yang perlu kamu keluarkan buat mereka tergantung pada penghasilan mereka selama sebulan atau kesediaanmu sendiri.

Jangan gak dikasih ya. Soalnya itu hak mereka. Kalau ini gak dilakukan kamu sama aja melanggar Undang-undang Ketenagakerjaan.

3. Dana Darurat

Mengelola THR
(Image: Kumparan)

Kamu juga perlu menyisihkan uang THR buat dana darurat atau dana cadangan. Besaran alokasi ideal dana darurat adalah sekitar 10 persen dari total THRmu atau sebesar Rp 600 ribu.  

Buat apa dana darurat? Dana ini penting kamu miliki buat hal-hal tak terduga atau darurat yang butuh biaya tambahan. Misalnya tiba-tiba ada anggota keluargamu yang sakit, atau harus beli handphone karena yang lama hilang atau dicuri orang.

4. Keperluan mudik dan lebaran

Mengelola THR
(Image: iPrice)

Saat lebaran biasanya seseorang menghabiskan uang paling banyak untuk konsumsi, pakaian, dan tiket atau ongkos mudik.

Buat itu, alokasikan sekitar 40 persen dari THR atau sebesar Rp 2,4 juta. Prioritaskan tiket atau ongkos mudik sebelum mengeluarkan bujet buat pakaian atau aksesoris lebaran.

Uang lebaran alias angpau buat keluarga di kampung halaman juga masuk dalam pos ini ya.

5. Cicilan utang

Mengelola THR
(Image: Tribunnews)

Jika saat ini kamu sedang memiliki cicilan utang kartu kredit atau utang lainnya, memiliki uang THR adalah kesempatanmu melunasinya lebih cepat.

Alokasikan sekitar 20 persen atau sebesar Rp 1,2 juta buat membayar utang yang kamu miliki. Daripada ditunda-tunda. Yang ada malah membengkak. Betul gak?

6. Tabungan dan Investasi

Mengelola THR
(Image: Finansialku)

Biar judulnya tunjangan hari raya, jangan lupa tetap sisihkan buat menabung ya. Dari total pengeluaran THR yang telah diuraikan di atas, kamu masih memiliki lima persen yang bisa ditabungkan atau ditanam pada instrumen investasi.

 

Kira-kira itulah rencana anggaran pengeluaran THR jika nominalnya sebesar Rp 6 juta. Menurut Melvin, perencana keuangan dari Finansialku, gak ada persentase yang baku buat pos-pos pengeluaran THR di atas. Semua tetap disesuaikan dengan kebutuhan dan kondisi masing-masing.

Dengan mengelola THR pada pos-pos di atas, dijamin gak akan menyesal deh setelah semua perayaan selesai dan kamu harus kembali bekerja.

 

Marketplace Asuransi #1 Indonesia
Jaminan termurah sesuai anggaran Layanan gratis dari beli hingga klaim Proses praktis, polis langsung terbit Pilihan polis dari 50 asuransi terpercaya
Lihat Penawaran Promo →