Cara-cara Menabung yang Mudah Dilakukan di Rumah

cara menabung

Ada berbagai alasan yang mungkin membuatmu malas membuka tabungan di bank. Mulai dari prosedur dan syarat yang ribet, sampai merasa malu atau enggan menyetor uang ke bank dalam jumlah kecil. Berikut ada cara menabung yang bisa kamu lakukan di rumah. 

Tapi, saat memilih menabung di rumah umumnya kita akan terjebak masalah di nominal uang yang selalu kecil dan tabungan pun sulit menjadi besar. Saat kamu nggak menyediakan tempat khusus untuk menabung di rumah, ujung-ujungnya akan gagal menyisihkan uang buat ditabung.

Padahal, ketika tiba-tiba muncul keperluan mendesak, uang tabungan akan menyelamatkanmu agar tak perlu kelabakan mencari pinjaman ke sana ke mari. Sebetulnya, cara menabung di rumah sah-sah saja kok untuk dilakukan. 

Menabung di rumah bahkan bisa lebih fleksibel karena kamu nggak perlu memaksakan nominal uang yang harus ditabung setiap harinya. Asal kamu konsisten menyisihkan uang sesuai kesanggupanmu setiap hari, tak ada salahnya untuk memiliki tabungan sendiri di rumah. 

Namun kebanyakan orang juga merasa khawatir jika menabung di rumah kemungkinan untuk hilangnya jauh lebih besar. Agar cara menabung di rumah bisa berjalan lancar dan tetap aman, ada tips tentang jurus-jurus jitu menabung di rumah yang perlu kamu ketahui. Apa saja?

Memulainya dari nominal yang kecil

Wajar jika kamu menabung di rumah untuk uang yang nominalnya kecil. Sedikit-sedikit, lama-lama menjadi bukit. Oleh sebab itu, komitmen untuk terus menabung meski nilainya kecil ini sangat dibutuhkan.

Kamu bisa mulai dengan nominal kecil seperti uang pecahan Rp1.000 sampai Rp20.000. Kemudian, siapkan wadah khusus yang akan kamu gunakan untuk menyimpan uang. 

Setiap kamu mendapatkan uang pecahan koin atau kertas dari kembalian belanja, langsung simpan di wadah ini. Jadikan ini sebagai rutinitas harian atau mingguan. 

Jika kebiasaan menabung ini sudah terbangun, maka kamu tak akan lagi merasa terbebani. Plus, kamu pun bisa memiliki sensitivitas untuk mengatur keuangan pribadi.

Simpan wadah di tempat yang aman

Baik menggunakan celengan, kotak, atau apapun itu, pastikan kamu menyimpan wadah tabunganmu di tempat yang aman. Tak perlu sampai disembunyikan di tempat yang sulit dijangkau, cukup letakkan di tempat yang aman untuk menyimpan barang berharga.

Meski isinya masih tak seberapa, tetap ingat tabungan itu memiliki nilai yang setiap hari kamu usahakan untuk terkumpul. Jadi, tetap perhatikan setiap peser uang yang kamu simpan ya! 

Tambahkan nominal kalau sudah terbiasa menabung

Di awal kamu memulainya dengan uang recehan, lalu saat kamu makin terbiasa menyisihkan uang untuk menabung, jangan ragu-ragu untuk meningkatkan nominal uang yang ditabung secara rutin.

Kalau biasanya kamu menabung Rp 2.000 setiap hari, secara perlahan tingkatkan menjadi Rp 5.000, Rp 10.000, atau Rp 20.000. Ingat, kamu tak perlu langsung memaksakan diri untuk ini. Kelak saat komitmenmu sudah semakin kuat, menambah nilai uang yang kamu tabung secara rutin akan terasa mudah kok.

Kalau sudah terkumpul, pindahkan ke rekening bank

Menabung di rumah bisa dijadikan sebagai latihan awal. Jika uangmu sudah terkumpul banyak, kamu bisa membelanjakannya sesuai kebutuhanmu. Atau jika memang kamu berniat untuk lanjut menabung, memindahkannya ke bank adalah pilihan bijak.

Selain lebih aman, memindahkan tabungan ke bank juga bisa memberikan keuntungan lebih. Misalnya dengan menyimpan uangmu di deposito bank, kamu akan mendapatkan bunga atau bagi hasil yang lebih tinggi daripada menyimpannya di rekening biasa.

Agen Asuransi Mitra Lifepal
Agen Asuransi Mitra Lifepal

Deposito juga tidak mengizinkan nasabahnya menarik uang sewaktu-waktu dan sesuka hati. Jadi uang tabungannya akan aman dari sifat konsumtif yang bisa tiba-tiba muncul.

Selain cara menabung di rumah tadi, kamu juga bisa menggunakan berbagai trik agar menabung terasa lebih menyenangkan. Bahkan nominal kecil pun gak jadi masalah karena yang terpenting kamu adalah komitmen kamu untuk terus menyisihkan sebagian ke tabungan.

Berikut ini  6 cara menabung di rumah yang bisa kamu terapkan agar keuangan tetap aman:

Mengikuti arisan

Kamu tentu sudah sangat familiar mendengar istilah ini. Terutama bagi kaum hawa yang memang banyak melakoni hal ini. Bahkan, arisan sudah ada sejak zaman orangtua kita masih remaja!

Arisan jadi ajang untuk tetap menjalin tali silaturahmi, sekaligus sebagai salah satu trik menabung.

Cara kerja arisan pun sangat sederhana tapi cukup efektif. Kamu diharuskan menyetor uang secara rutin sesuai dengan nominal yang sudah disepakati bersama. Saat tiba waktu pengocokan arisan, para peserta akan berkumpul untuk menentukan 1 orang yang berhak mendapatkan semua uang yang sudah disetor. Umumnya ini dilakukan satu kali setiap bulan dan begitu seterusnya sampai seluruh anggota mendapatkan gilirannya.

Bisa dibilang, arisan merupakan salah satu cara menabung rutin yang efektif di rumah dan tentu saja menyenangkan. Setuju?

Memanfaatkan celengan di rumah

Generasi 1990-an biasanya sudah tak asing lagi dengan cara ini. Meski sedikit old school, tapi menabung di celengan bisa jadi pilihan tepat buat kamu yang ingin punya simpanan tapi agak sulit menabung. Celengan juga akan menahan kamu untuk mengambil lagi uang yang sudah kamu tabung.

Kamu bisa melakukan berbagai trik. Salah satunya, nabung di celengan mengenakan sistem tanggalan. Caranya gampang!

Kamu cuma perlu rutin memasukkan uang ke dalam celengan yang nominalnya sesuai dengan tanggal hari itu.

Misalnya tanggal 1 berarti Rp1.000, tanggal 2 Rp2.000 dan begitu seterusnya hingga tanggalan berakhir di akhir bulan. Lakukan terus selama 12 bulan dan begitu seterusnya hingga celengan penuh. Tak perlu repot dihitung, tanpa terasa saat celengan dibuka kamu bisa mendapatkan hasil banyak yang tak terduga.

Menggunakan wadah yang bening

Menabung di wadah bening akan bisa menimbulkan semangat dan konsistensi kamu lho!

Pilih wadah bening dan tempelkan gambar atau tulisan tujuan kamu menabung di wadah tersebut. Agar tujuanmu tercapai, tentukan nominal uang per hari yang harus di masukkan ke dalam wadah tersebut.

Misalnya, Rp10 ribu per hari. Maka, dalam satu bulan uang yang terkumpul sudah mencapai Rp300 ribu. Selanjutnya, tinggal kamu setorkan ke tabungan bank dan cari yang bebas biaya administrasi ya!

Konsisten Rp10 ribu atau Rp20 ribu

Cara ini sebenarnya cukup mudah. Setiap kali kamu mendapatkan uang pecahan Rp10.000 atau Rp20.000, entah dari kembalian atau uang yang tersisa dalam dompet dan saku bajumu, maka langsung masukkan itu ke wadah penyimpanan.

Agen Asuransi Mitra Lifepal
Agen Asuransi Mitra Lifepal

Jika dalam satu hari ini ada dua lembar uang Rp10.000 di dompet, tabung saja. Atau ada selembar Rp20.000, tabung juga. Lalu jika di hari lain mungkin kamu sama sekali tidak mendapatkan uang itu, maka tidak apa-apa.

Metode ini sama dengan prinsip menabung uang recehan. Hanya saja nominalnya lebih besar. Tapi percayalah, dengan konsisten menabung pecahan Rp10.000 dan Rp20.000 setiap hari, maka hasil yang didapat cukup besar. 

Katakanlah kamu rutin setiap hari dalam setahun menabung uang pecahan Rp20.000 (satu lembar). Maka, nominal tabungan yang tersimpan dalam celengan atau wadah uang kamu sebesar Rp7,3 juta. Lumayan kan? 

Atau dengan nominal Rp10.000 setiap hari, maka tabungan dalam celengan untuk setahun bisa terkumpul Rp3,6 juta. Berapapun angkanya, memiliki tabungan tetap lebih baik daripada tidak ada simpanan sama sekali.

Di akhir tahun, kamu bisa loh memindahkan tabunganmu itu ke bank atau digeser menjadi aset lainnya, seperti emas. 

Menabung dengan menggunakan tanggal berbalik 

Cara ini cocok banget buat mahasiswa atau kamu yang masih kesulitan mengatur keuangan bulanan. Karena biasanya di awal bulan kita bisa tenang, tapi kalau sudah mepet akhir bulan maka dana untuk memenuhi kebutuhan harian sudah makin menipis.

Menabung berbalik tanggal ini lah solusinya. Sesuai namanya, yakni berbalik tanggal, maka di tanggal 1 kamu akan menabung uang sebesar tanggal terakhir bulan tersebut.

Misalnya, kamu mulai menabung pada 1 Januari. Maka nilai yang harus kamu tabung pada tanggal 1 Januari adalah Rp31.000. Kenapa? Karena pada Januari ada 31 hari. 

Lalu pada tanggal 2 Januari, nilai yang harus kamu sisihkan adalah Rp30.000. Pada 3 Januari, Rp29.000. Berlanjut tanggal 4 Januari, Rp28.000. Pada 5 Januari, Rp27.000. Begitu seterusnya sampai pada 31 Januari kamu cukup menabung Rp1.000 saja. 

Dengan cara ini, maka kamu akan memiliki sejumlah nominal uang yang cukup besar di akhir bulan, yaitu sekitar Rp496.000. 

Uang ini bisa kamu jadikan cadangan bila di akhir bulan dana mulai menipis. Tapi ya namanya juga menabung, kalau bisa jangan terlalu cepat digunakan. Simpan dulu, sampai nilainya terus menumpuk. 

Menabung sesuai tanggal

Prinsipnya mirip dengan menabung berbalik tanggal. Hanya saja, maka nominal yang harus kamu tabung harus sesuai dengan tanggalnya. 

Misalnya, tanggal 1 Januari kamu menabung Rp1.000. Lalu tanggal 2 Januari kamu harus menabung Rp2.000. Pada 3 Januari kamu menabung Rp3.000. Seterusnya, sampai pada 31 Januari kamu menabung Rp31.000. 

Nominal yang bisa terkumpul pum akan sama besarnya dengan cara menabung berbalik tanggal. 

Gimana mudah bukan untuk dilakukan di rumah? Setelah tahu 6 cara menabung di rumah ini tentu nggak ada lagi dong alasan untuk nggak menabung? Dengan cara dan metode yang bisa kamu pilih sesuai kebutuhanmu, 6 cara tadi sangat bisa kamu terapkan di rumah dan tentu saja gak menyiksa. Selamat mencoba!

Marketplace Asuransi #1 Indonesia
Jaminan termurah sesuai anggaran Layanan gratis dari beli hingga klaim Proses praktis, polis langsung terbit Pilihan polis dari 50 asuransi terpercaya
Lihat Penawaran Promo →