Cara Daftar Bantuan UMKM dengan Benar Secara Online

cara daftar bantuan umkm

Sebelum mempelajari cara daftar bantuan UMKM, pastikan kamu sudah memenuhi syarat utamanya, yakni memiliki usaha dengan skala mikro, kecil, maupun menengah. Bila memiliki usaha mikro, kamu bisa mendaftar untuk mendapatkan bantuan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM).

Bantuan Langsung Tunai (BLT) untuk pelaku usaha UMKM merupakan salah satu upaya pemerintah untuk terus menggeliatkan sektor usaha mikro di Indonesia.

Bantuan ini direncanakan disalurkan kepada 12,8 juta pelaku usaha mikro yang terdampak pandemi Covid-19. Dengan adanya BLT UMKM, pelaku usaha mikro akan mendapatkan bantuan sebesar Rp1,2 juta.

Ada sederet cara mendaftar bantuan UMKM. Namun, sebelum itu, kamu perlu menyimak informasi penting berikut ini.

Kategori penerima Bantuan Langsung Tunai UMKM 

Tidak semua pelaku usaha mikro dapat mendaftar untuk mendapatkan bantuan UMKM. Bantuan ini diberikan kepada tiga kategori penerima. Orang-orang yang berhak menerima bantuan ini:

  1. Pelaku UMKM yang sudah menerima BLT tahun lalu.
  2. Pelaku UMKM yang belum mendapatkan BLT.
  3. Pelaku UMKM yang datanya sudah diusulkan, tapi belum mendapat BLT.

Meski demikian, tidak semua UMKM yang tahun lalu menerima bantuan bisa kembali mendapatkannya tahun ini. Hal ini lantaran Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah (Kemenkop UKM) melakukan evaluasi dan mencoret nama penerima bantuan UMKM yang dinilai salah sasaran.

Sebelum mengetahui cara mendaftar bantuan UMKM, kamu perlu mengetahui terlebih dahulu apakah kamu masuk dalam kategori penerima atau tidak.

Kamu dapat mengeceknya di link resmi PT BRI atau Bank BNI, yakni eform.bri.co.id/bpum dan banpresbpum.id (bukan eform.bni.co.id).

Syarat dan cara daftar bantuan UMKM

Pendaftaran bantuan UMKM dilakukan satu pintu, yaitu melalui Dinas Koperasi dan UKM di kabupaten atau kota setempat.

Kemudian, Dinas Koperasi dan UKM di kabupaten atau kota akan menyampaikan usulan tersebut ke Dinas Koperasi dan UKM di provinsi. Setelah itu, usulan tersebut dilanjutkan ke Deputi Bidang Usaha Mikro Kemenkop UKM.

Syarat dokumen pendaftaran bantuan UMKM

Sebelum menyimak cara mendaftar bantuan UMKM, kamu perlu melengkapi dokumen berikut ini:

  • Nomor Induk Kependudukan (NIK)
  • Nomor Kartu Keluarga (KK)
  • Nama lengkap
  • Alamat tempat tinggal
  • Bidang usaha
  • Nomor telepon
  • Adapun persyaratan pendaftaran bantuan UMKM.

  • WNI
  • Punya Nomor Induk Kependudukan (NIK)
  • Punya usaha mikro dan bukan PNS, TNI/Polri, pegawai BUMN atau BUMD
  • Tidak sedang menerima kredit atau pembiayaan dari perbankan dan KUR
  • Surat Keterangan Usaha atau SKU bagi pelaku usaha mikro yang memiliki KTP dan domisili usaha berbeda
  • Cara daftar bantuan UMKM online

    Ada beberapa cara untuk melakukan pendaftaran bantuan UMKM secara online. Agar pendaftaran berlangsung lancar dan tepat, kamu perlu memperhatikan beberapa langkah berikut:

    1. Membuat Permohonan Perizinan Berusaha Perseorangan (Skala Mikro dan Kecil)

    1. Buka laman https://oss.go.id/portal/informasi/content/panduan_mikro_kecil 
    2. Login di OSS v1.1 melalui (https://oss.go.id) dengan menggunakan akun yang telah kamu punya.
    3. Klik tombol Perizinan Berusaha > Klik Perseorangan > pilih:
      – Untuk skala usaha Mikro > klik tombol Pendaftaran NIB Perseorangan Mikro
      – Untuk skala usaha Kecil > klik tombol Pendaftaran NIB Perseorangan Kecil
    4. Cara selanjutnya dalam mendaftar bantuan UMKM online, yaitu Proses pembuatan NIB dan Izin Usaha.
    5. Pada formulir Data Profil, kamu harus melengkapi data/informasi yang masih kosong. Kemudian klik tombol Simpan dan Lanjutkan.
    6. Pada formulir Data Usaha, klik tombol Tambah Usaha > lengkapi data-data sesuai dengan formulir data usaha tersebut > klik tombol Simpan > klik tombol Selanjutnya (Bila kamu memiliki lebih dari satu usaha, sebelum klik tombol Selanjutnya, silakan tambahkan usaha tersebut dengan kembali klik tombol Tambah Usaha dan prosesnya sama seperti butir 4 tersebut bila telah selesai klik tombol Selanjutnya).
    7. Pada formulir Komitmen Prasarana Usaha, khusus untuk skala kecil kamu dapat mengajukan permohonan Izin Lokasi dan Izin Lingkungan (bila dipersyaratkan) > klik tombol Selanjutnya.
    8. Pada tampilan Draft NIB dan Izin Usaha, kamu dapat melihat rangkuman data NIB dan Izin Usaha yang telah diisi dan dapat melakukan preview draft NIB, Izin Lokasi, Izin Lingkungan dan Izin Usaha > beri tanda centang pada kotak disclaimer > klik tombol Proses NIB.
    9. Pada tampilan Output NIB dan Izin Usaha, kamu dapat melihat cetakan NIB, Izin Lokasi, Izin Lingkungan, dan Izin Usaha. Kamu juga dapat mencetak Izin Usaha dalam format QR yang berisi data lebih detail melalui tombol Preview Izin Usaha QR.

    2. Proses Izin Komersial/Operasional

    Ini menjadi cara terakhir dalam mendaftar bantuan UMKM online. Langkah-langkahnya sebagai berikut.

    1. Bila kamu membutuhkan Izin Komersial/Operasional, kamu dapat memilih menu Permohonan > IUMK > Izin Komersial/Operasional.
    2. Arahkan kursor kamu dan klik ke nomor NIB/Nama Kegiatan Usaha kamu > klik tombol Pilih NIB. Kemudian akan muncul daftar kegiatan usaha kamu > klik tombol Pilih Kegiatan Usaha.
    3. Pada tampilan formulir Izin Komersial/Operasional, kamu dapat memilih Izin Komersial/Operasional yang kamu perlukan sesuai dengan kegiatan usaha kamu, dan lengkapi data yang diperlukan. Klik tombol Lanjut dan Simpan.
    4. Pada tampilan Draft Izin Komersial/Operasional, klik tombol Preview Izin untuk melihat tampilan draft Izin Komersial/Operasional yang telah kamu pilih. Klik tombol Lanjut dan Simpan.
    5. Pada tampilan Output Izin Komersial/Operasional, klik tombol Preview Izin Komersial/Operasional yang telah diterbitkan oleh OSS.

    Link pendaftaran bantuan UMKM

    Setelah mengetahui cara mendaftar bantuan UMKM secara online, ada beberapa informasi tambahan mengenai link pendatarannya. Berikut link pendaftaran bantuan UMKM berdasarkan masing-masing daerah:

  • Depok: https://bit.ly/bpumdepok2021
  • Kabupaten Tangerang: https://sibamas.tangerangkab.go.id/
  • Kabupaten Bogor: https://bit.ly/BPUMKABBOGOR2021
  • Kota Bogor: https://bit.ly/bpumkotabogor2021
  • Kota Semarang: e-bpumdiskopum.semarangkota.go.id
  • Kabupaten Semarang: https://bit.ly/bpumkabsmg2021
  • Demak: https://www.go-desmart.com
  • Jepara: https://forms.gle/uuZVz2J91v6GDqWR9
  • Batang: bit.ly/BPUM2021_Batang
  • Surakarta: https://tinyurl.com/BPUMSka1
  • Brebes: https://bit.ly/bpum2021brebes
  • Jadi itu tadi beberapa link pendaftarannya. Semoga informasi mengenai cara mendaftar bantuan UMKM secara online di atas bermanfaat untuk kamu.

    Bantuan UMKM dalam bentuk Kredit Usaha Rakyat (KUR)

    Selain bantuan langsung tunai (BLT), pemerintah juga menyalurkan bantuan kepada UMKM berupa subsidi bunga pinjaman kredit usaha rakyat (KUR).

    Bantuan berupa keringanan bunga kredit sebesar 3% disalurkan pemerintah melalui KUR BNI. Namun, KUR ini hanya dapat diterima oleh pemilik UMKM yang merupakan jebolan program Kartu Prakerja. 

    Keunggulan bantuan keringanan KUR untuk UMKM ini antara lain:

  • Plafon pinjaman sebesar Rp100 juta, di mana semula hanya Rp50 juta saja. 
  • Penerima bantuan UMKM dalam bentuk KUR ini juga bisa menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan.
  • Ketentuan untuk mendapatkan bantuan UMKM dalam bentuk KUR:

  • Sebelumnya sudah terdaftar sebagai peserta Kartu Prakerja
  • Mengajukan kredit ke bank BNI lewat https://eform.bni.co.id/BNI_eForm/kurOption
  • Mempersiapkan usaha untuk dilakukan survei kelayakan usaha oleh BNI
  • Menyetujui dan menandatangani surat perjanjian kredit 
  • Melunasi cicilan yang menjadi kewajiban kredit.
  • Pertanyaan seputar cara daftar bantuan UMKM

    Orang-orang yang berhak menerima bantuan ini.

    1. Pelaku UMKM yang sudah menerima BLT tahun lalu
    2. Pelaku UMKM yang belum mendapatkan BLT
    3. Pelaku UMKM yang datanya sudah diusulkan, tapi belum mendapat BLT

    Untuk mendaftar bantuan ini, lengkapi dokumen berikut ini.

    • Nomor Induk Kependudukan (NIK)
    • Nomor Kartu Keluarga (KK)
    • Nama lengkap
    • Alamat tempat tinggal
    • Bidang usaha
    • Nomor telepon.