Gini Cara Daftar Ojek Online Buat Nambah Penghasilan

daftar ojek online

Ojek Grab atau Gojek kini sangat populer di kalangan masyarakat untuk menembus kemacetan, sehingga banyak juga di antara mereka yang ingin daftar ojek online.

Bukan tak beralasan, kini banyak masyarakat umum, termasuk kaum ekspatriat atau bule yang jadi driver ojek online. 

Selama pekerjaan itu halal, kenapa gak? Apalagi zaman sekarang, kebutuhan hidup udah sering bikin kamu migrain kan!

Soal gaji yang terasa kurang bisa jadi karena gaya hidup atau pengelolaan uang yang amburadul. Tapi, gak ada salahnya juga buat melirik kerja sambilan sembari membenahi pengelolaan keuanganmu. Yang paling gampang dan kekinian, ya jadi driver ojek online.

Di antara semua layanan ojek online yang kini banyak beredar di tengah masyarakat, tiga layanan transportasi online berikut ini sudah akrab dan dipercaya. Sehingga, gak ada salahnya lho kamu coba.

Tapi, sebelum daftar ojek online, siapin dulu syaratnya dan pahami cara daftarnya di sini:

1. Go-Jek

Layanan jasa ojek online berbasis aplikasi ini  sudah beroperasi di kota-kota besar, seperti di Jabodetabek, Bandung, Surabaya, Makassar, dan Bali.

Di Indonesia, Go-Jek sangat dominan. Bermula dari ojek, mereka sudah merambah ke taksi dan berbagai layanan antar, kirim dokumen, pesan makanan, belanja, bahkan layanan seperti membersihkan rumah, rias kecantikan, pijat, dan lainnya.

Go-jek melengkapi layanan mereka dengan nama Go-Food, Go-Send, Go-Box, Go-Car, dan Go-Pulsa. Gak heran,  banyak orang dari berbagai kalangan yang minat daftar ojek online dengan menjadi driver Go-Jek.

daftar ojek onlne
Widih, asyik ya kalau Go-Jeknya bak Valentino Rossi yang di MotoGP, kereeen! (Go-Jek / brilio)

Kamu tertarik jadi driver Gojek? Bila ya, simak dulu nih persyaratan dan dokumen-dokumen yang harus dipenuhi di sini:

– Harus punya motor sendiri yang dibawa saat seleksi

– Usia maksimal saat ini 55 tahun

– Memiliki Android smartphone

– Minimal pendidikan terakhir adalah SMP

– Sehat jasmani dan rohani

– Berpakaian rapi dan sopan

– Fotokopi KTP

– Kartu Keluarga

– SIM C dan STNK aktif

– Surat keterangan domisili jika KTP dan tempat tinggal berbeda

– Jaminan asli ijazah pendidikan terakhir, BPKB, akta lahir atau buku ikah

Setelah semua syarat dan dokumen sudah lengkap, ada beberapa cara yang bisa kamu pilih untuk bisa bergabung jadi driver Go-Jek:

Daftar lewat website resminya

Mau daftar jadi driver Go-Jek juga bisa dilakukan lewat website resminya. Kamu tinggal klik menu “Gabung” di pojok kanan halaman utama. Kemudian pilih opsi “Go-Ride” dan kamu pun akan dibawa ke formulir pendaftaran online. Tinggal isi aplikasi, lalu kirim deh.

– Daftar lewat email

Kirim CV dan semua lampiran dokumen persyaratan di atas ke [email protected] dengan subjek “Daftar Driver Go-Jek” supaya manajemen Go-Jek bisa segera menghubungi kamu.

– Daftar lewat ojek pangkalan

Go-Jek juga membuka akses bagi grup ojek pangkalan yang mau daftar jadi driver Go-Jek. Tapi, siapin dulu surat keterangan kepolisian yang menyatakan grup ojek pangkalan terdaftar di BINMAS atau POSPOL atau surat keterangan RT/RW setempat. Biar prosesnya cepat, lengkapi dengan foto pangkalan dan grupnya.

– Daftar lewat mitra Go-Jek

Nah, kalau yang ini kamu bisa mencari teman yang sudah resmi terdaftar sebagai driver Go-Jek atau disebut Mitra Go-Jek. Nanti kamu akan dipertemukan dengan koordinator yang mengurus perekrutan Go-Jek.  

[Baca: Mau Coba Jadi Ojek Online Ini 5 Pilihan Armada Motornya]

2. Daftar Uber

daftar ojek online
Ini pada ngantri apa ya? Hayoo, yang tertib dan sabar masbro kalau mau jadi driver ojek online. (Uber Motor / liputan6)

Satu lagi layanan jasa transportasi online yang gak kalah ngetop, yaitu Uber yang menawarkan layanan UberMotor, UberPool, dan UberX.

UberPool menyediakan fasilitas berbagi kendaraan dengan orang lain yang punya tujuan perjalanan yang sama. Nah, kalau UberX adalah jasa layanan private driver dengan jumlah kursi lebih banyak

Agen Asuransi Mitra Lifepal
Agen Asuransi Mitra Lifepal

Tertarik menjadi driver Uber Motor? Simak dulu persyaratannya berikut ini:

– Usia minimum 21 tahun

– Memiliki kendaraan yang layak

– Memiliki STNK

– Memiliki SIM C

– Memiliki Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) atau KTA bagi anggota Polri

– Lulus tes kelayakan dari staf Uber

– Memiliki smartphone Android 4.0 atau iPhone 4S

Kalau sudah memenuhi persyaratan di atas, langsung daftar aja. Caranya? Kunjungi website resmi Uber aja.

Setelah itu, tinggal isi data diri secara lengkap dan akurat. Lalu, kamu tinggal tunggu deh. Pihak Uber bakal mengundang kamu untuk sesi interview.

Namun, layanan Uber di Asia Tenggara, termasuk Indonesia kini sudah tidak lagi ada.
Asia Tenggara ini adalah pasar ketiga yang Uber melakukan penarikan diri dalam beberapa tahun terakhir.

Uber resmi berhenti beroperasi di Indonesia pada 8 April 2018 karena bergabung dengan Grab.

Akuisisi yang dilakukan Grab terhadap Uber membuat seluruh layanan dari platform asal San Francisco, Amerika Serikat, tersebut akan pindah untuk memperkuat lini jasa milik Grab.

Mereka juga sangat ingin menekankan bahwa kesepakatan dengan Grab ini merupakan penggabungan dua pihak yang setara atau semacam kemitraan.

[Baca: Nekat Kredit Mobil Buat Dibisnisin Taksi Online Bikin Untung atau Buntung]

3. GrabBike

Grab dan Uber bertarung mati-matian untuk pangsa pasar di jalanan utama wilayah ini. Mereka bukan saja bertempur dengan taksi – di negara-negara seperti Indonesia, ojek motor juga merupakan bisnis besar.

Jika Uber sudah “keok” di Asia Tenggara, termasuk Indonesia, beda halnya dengan Grab. Armada online satu ini justru berhasil mengikuti jejak kesuksesan Go-Jek.

Grab juga menawarkan layanan transportasi online berbasis aplikasi. Gak hanya itu, Grab juga punya Grab Food, layanan kurir, rental, dan parcel.

daftar ojek online
Keamanan itu penting lho kalau mau jadi driver ojek online, ayo dites dulu masbro, hati-hati jatuh! (Ujian Mengemudi / grab)

Grab juga membuka kesempatan buat kamu yang ingin bergabung dengan beberapa persyaratan, di antaranya:

– Memiliki motor yang kondisinya prima

– Sehat jasmani dan rohani

– Paling tidak mengenal seputar area Jabodetabek. Gak usah khawatir karena akan dibekali smartphone yang dilengkapi GPS dan Google Maps

– Usia maksimal 50 tahun. Usia 50 tahun ke atas harus membawa surat keterangan sehat dari dokter

– Sanggup menjemput dan mengantar penumpang di sekitar Jabodetabek

– Memperlihatkan KTP asli dan fotokopi khusus area Jabodetabek

– Memperlihatkan SIM C asli dan fotokopi

– Pendidikan terakhir SMA

– 1 lembar materai Rp 6.000

– Uang Rp 150 ribu untuk top up saldo jika menggunakan handphone dari GrabBike

– Uang Rp 100 ribu untuk top up saldo jika menggunakan handphone pribadi

– SKCK asli dan fotokopi harus dibawa untuk ditunjukkan kepada staf GrabBike

– Bisa memberikan jaminan yang berupa kartu keluarga, ijazah, BPKB, atau buku nikah (salah satu)

Kamu bisa memilih cara mendaftar di Grab lewat:

Online

Langsung kunjungi website resmi Grab, lalu isi data diri kamu secara lengkap. Pastikan semua data akurat dan gak ada yang terlewat ya, setelah itu klik daftar. Tinggal nunggu panggilan selanjutnya deh, yaitu tahap seleksi atau interview.

– Datang langsung

Kamu juga bisa datang langsung ke kantor GrabBike yang ada di Jl. Bendungan Hilir Raya No. 114, Jakarta. Jangan lupa bawa uang Rp 100 ribu sebagai saldo awal, materai Rp 6.000, dan alat tulis.

Kebutuhan hidup di kota besar sangat tinggi dan selalu meningkat. Dengan kondisi itu, maka kamu harus pintar-pintar mengelola penghasilan, jangan sampai besar pasak daripada tiang.

Lagi pula, gak ada salahnya juga kok mencari penghasilan tambahan lewat profesi satu ini. Pasalnya, profesi satu ini adalah pekerjaan yang halal. Sehingga, kalau halal dijamin pasti berkah!

[Baca: 5 Fakta Bahwa Ngelamar Jadi Gojek Bisa Kasih Penghasilan Lebih]

Kalau kamu merasa harus menambah penghasilan tapi gak sanggup berbisnis, cari kerja sambilan saja dengan daftar ojek online.

Jadi driver ojek online udah banyak dipilih sama para pekerja Ibu Kota, dan hasilnya terbukti lumayan. Beberapa bahkan bilang kalau dalam sebulan, bisa mengantongi uang sampai Rp 6 juta atau bahkan bisa lebih dari itu.

Dengan memanfaatkan waktu di sela-sela bekerja atau full menjadi driver ojek online, kamu bisa menambah pundi-pundi uangmu. Bagusnya lagi, jika dengan pekerjaan satu ini kamu bisa menabung hingga memiliki barang yang diidamkan.

Tertarik jadi driver ojek online? Coba aja dengan mengikuti langkah-langkah di atas. Selamat mencoba ya, dan semoga sukses!

Marketplace Asuransi #1 Indonesia
Jaminan termurah sesuai anggaran Layanan gratis dari beli hingga klaim Proses praktis, polis langsung terbit Pilihan polis dari 50 asuransi terpercaya
Lihat Penawaran Promo →