Begini Cara Membeli Mobil Baru sesuai dengan Bujet dalam 7 Langkah

Enaknya bisa membeli mobil baru, nah perhatikan hal-hal ini

Rencana membeli mobil bakal berjalan mulus asalkan mengikuti langkah-langkah yang tepat. Ulasan kali ini mau membeberkan cara membeli mobil baru yang sesuai dengan bujet.

Sebagaimana yang kita tahu, mobil baru itu memiliki harga yang mahal. Nominal per unitnya paling murah saja bisa bernilai Rp 100 jutaan (mobil LCGC) per unitnya.

Walaupun harga mobil mulai dari Rp 100 jutaan digolongkan murah, bukan berarti dalam membeli mobil baru gak perlu perencanaan. Ya, minimal dengan mengikuti cara-cara yang tepat, kamu bisa memperoleh mobil baru sesuai dengan bujet yang diinginkan.

Jadi, seperti apa cara membeli mobil baru agar pas dengan bujet yang ditetapkan? Ikutilah langkah-langkahnya di bawah ini.

1. Tetapkan berapa besar bujet yang mau disediakan

Tetapkan besaran bujet yang akan dikeluarkan dalam membeli mobil
Tetapkan besaran bujet yang akan dikeluarkan dalam membeli mobil, (Shutterstock).

Dalam perencanaan keuangan, pembelian mobil adalah bagian dari tujuan keuangan jangka menengah. Seseorang bisa aja mewujudkan tujuannya ini dalam waktu singkat (karena penghasilannya yang sangat besar).

Namun, kebanyakan orang membutuhkan waktu yang cukup lama agar dapat membeli mobil baru. Makanya membeli mobil baru masuk ke dalam tujuan jangka menengah.

Jangka menengah itu waktunya dari 3 – 5 tahun. Dengan kata lain, bujet yang dikumpulkan buat membeli mobil bisa dicapai dalam jangka waktu tersebut.

Misalnya kamu menetapkan bujet beli mobil LCGC yang harga Rp 120 juta. Pengin beli mobil cash? Kamu harus menyisihkan tiap bulannya Rp 2 juta selama 60 bulan (tanpa menghitung inflasi yang rata-rata 3 persen tiap tahun).

Rencana pembelian mobil paling cepat diwujudkan dengan kredit? Uang mukanya bisa mulai dari Rp 15 jutaan, sedangkan cicilan bisa ringan dengan ketentuan tenor yang panjang.

2. Pilih tipe mobil yang tepat

Pilihlah tipe mobil yang tepat dengan mu
Pilihlah tipe mobil yang tepat dengan mu, (Shutterstock).

Banyak tipe mobil yang bisa kamu pilih, tapi apakah pilihan tersebut sudah mempertimbangkan tujuannya? Apakah kamu ingin memiliki mobil keluarga atau demi hobi semata?

Katakan aja mobil yang kamu inginkan digunakan sebagai mobil keluarga. Biasanya mobil Multi Purpose Vehicle (MPV) direkomendasikan. Namun, karena bujet terbatas, kamu bisa memilih mobil City Car buat mobil keluarga (cocok buat keluarga kecil).

Selama mobil yang dipilih memberi kenyamanan dan keamanan bagi keluarga, mobil yang digolongkan murah alias mobil LCGC layak dijadikan pilihan

3. Pastikan besaran pajak yang dibayarkan terjangkau

Pikirkan juga besaran pajak yang akan kamu bayarkan
Pikirkan juga besaran pajak yang akan kamu bayarkan, (Shutterstock).

Karena sales menyebut cc mobil lebih besar dari mobilnya, bukan berarti kamu tertarik membeli mobil gara-gara kapasitas mesin semata. Ingat, kamu telah menetapkan bujet dan mobil dengan cc besar punya harga yang mahal.

Ditambah lagi Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) mobil dengan cc yang besar itu lebih tinggi dibandingkan mobil-mobil lainnya. 

Jadi, kalau gak mau dibebankan dengan pajak tahunan yang mencapai Rp 3 jutaan, kamu bisa membeli mobil dengan pajak Rp 2 jutaan. Tanyakan ke dealer mobil buat mengetahui kisaran pajak mobil yang ditawarkan.

4. Pilih brand mobil yang populer

Memilih merek dalam membeli mobil itu juga sangat penting bagi kamu
Memilih merek dalam membeli mobil itu juga sangat penting bagi kamu, (Shutterstock).

Kenapa membeli mobil baru harus mempertimbangkan brand juga? Merek atau brand ternyata memiliki nilai jual. Terus brand populer lebih diminati dan gampang dijualnya serta spare spart-nya juga tergolong mudah buat dicari. 

Misalnya aja kamu membeli mobil dengan brand populer. Terus kamu menjualnya setelah dua tahun penggunaan. Kamu gak bakal menemukan kesulitan dalam menjualnya. 

Gimana caranya menemukan brand mobil terpopuler? Kamu bisa memantau informasinya di website Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo). Temukan informasi mobil terlaris di Indonesia.

5. Bengkel mobilnya banyak dan ada di mana-mana

Memikirkan banyaknya bengkel juga jadi bahan pertimbangan mu
Memikirkan banyaknya bengkel juga jadi bahan pertimbangan mu, (Shutterstock).

Hindari membeli mobil baru tanpa memastikan keberadaan bengkelnya. Kamu cari tahu apakah jumlah bengkel dari merek mobil yang ditawarkan itu banyak? Apakah keberadaannya di mana-mana?

Jangan sampai karena informasi bengkel luput dari perhatian, kamu merasakan kesulitan nantinya ketika hendak memperbaiki mobil atau melakukan maintenance. Rumah kamu di Kota Depok, tapi harus ke Jakarta Timur demi memperbaiki mobil.

6. Suku cadang selalu tersedia dan harganya terjangkau

Kamu juga mesti memikirkan spare spart mobil yang nanti kamu beli
Kamu juga mesti memikirkan spare spart mobil yang nanti kamu beli, (Shutterstock).

Selain bengkel yang jumlahnya banyak dan ada di mana-mana, ketersediaan suku cadang (spare part) juga harus diperhatikan. Jumlah yang terbatas malah menyulitkan kamu dalam mencari suku cadang supaya mobilmu bisa diperbaiki.

Suku cadang yang langka bikin kamu harus menunggu (inden). Sebab bengkel harus melakukan pemesanan terlebih dahulu dari luar negeri dan suku cadang tersebut gak datang dalam waktu yang cepat. Harga suku cadang tersebut pun mahal.

7. Dapat asuransi mobil? Pahami jenis yang didapat

Pikirkan juga kamu bakal mendapatkan asuransi mobil gak
Pikirkan juga kamu bakal mendapatkan asuransi mobil gak? Dan jangan lupa pahami juga jenis asuransinya, (Shutterstock).

Membeli mobil juga bicara risiko yang mungkin bisa aja terjadi. Risiko tabrakan, kecelakaan, hingga kehilangan membayang-bayangi pengendara mobil.

Sayangnya, membeli mobil cash gak termasuk membeli asuransi. Kamu harus membeli polisnya terpisah. Asuransi mobil biasanya diperoleh orang-orang yang membeli mobil secara kredit.

Ada dua jenis asuransi mobil, yaitu asuransi All Risk dan Total Loss Only (TLO). Asuransi All Risk menjamin semua risiko hingga kehilangan kendaraan, tapi preminya mahal.

Sementara asuransi TLO menjamin risiko dengan nilai perbaikan ≥ 75 persen harga kendaraan. Udah gitu preminya juga lebih murah ketimbang asuransi All Risk.

Informasi seputar pembelian mobil baru sebenarnya masih banyak. Namun, mengikuti cara membeli mobil baru sesuai bujet di atas sudah menjadi awalan yang bagus dalam menemukan mobil pilihanmu. 

Pengin dapat informasi lebih banyak lagi? Temukan artikel-artikel otomotif lainnya di Lifepal.co.id. (Editor: Mahardian Prawira Bhisma).

Marketplace Asuransi #1 Indonesia
Jaminan termurah sesuai anggaran Layanan gratis dari beli hingga klaim Proses praktis, polis langsung terbit Pilihan polis dari 50 asuransi terpercaya
Lihat Penawaran Promo →