Gak Pake Ribet! Begini Cara Membuat NPWP Online Pribadi [2020]

membuat npwp online

Cara membuat NPWP online sebenarnya mudah dan cepat banget lho. Kamu juga gak perlu izin kantor untuk datang ke kantor pajak, hanya perlu berselancar lewat internet dan sudah bisa mengikuti cara daftar NPWP online.

Sayangnya, masih banyak orang yang beranggapan kalau bikin Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) itu ribet dan memakan waktu lama. 

Itulah yang membuat masih ada segelintir orang tak memiliki NPWP tanpa tahu sanksi apa yang bisa mereka terima jika tidak memiliki NPWP.

Berikut dua sanksinya sesuai Undang-Undang No.6 Tahun 1983 Tentang Ketentuan Umum dan Tata Cara Perpajakan, dengan perubahan terbaru pada Undang-Undang No. 28 Tahun 2007, yaitui:

  1. Pidana penjara paling singkat 6 bulan dan paling lama 6 tahun.
  2. Denda senilai dua kali jumlah pajak terutang yang tidak atau kurang dibayar, dan paling banyak empat kali jumlah pajak terutang yang tidak atau kurang dibayar.

Sebelum tahu lebih lanjut bagaimana cara membuat NPWP online atau cara daftar NPWP online, kamu pasti bertanya-tanya. Kenapa sih bisa kena sanksi kalau tidak punya NPWP? 

Untuk tahu alasannya, lebih baik pahami dulu apa itu NPWP dan fungsinya lewat ulasan di bawah ini.

Apa itu NPWP? Siapa saja yang wajib memiliki NPWP? 

Berdasarkan pasal 1 Nomor 6 Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2007, NPWP adalah identitas atau tanda pengenal yang diberikan Ditjen Pajak kepada wajib pajak.

Pihak yang disebut sebagai Wajib pajak adalah orang yang menerima penghasilan, baik yang bekerja maupun dari hasil mendirikan usaha. Wajib pajak digolongkan menjadi dua, yaitu Orang Pribadi dan Badan. Maksudnya, orang pribadi itu perorangan, sedangkan badan adalah perusahaan.

Orang Pribadi yang memiliki pendapatan di atas PTKP

NPWP ini wajib dimiliki oleh perorangan yang memperoleh penghasilan di atas Penghasilan Tidak Kena Pajak (PTKP) selama satu tahun. Lantas berapa besaran PTKP 2020?

Besaran PTKP 2020 sendiri masih sama dengan PTKP 2016. Besarannya tertuang dalam PMK No. 101/PMK.010/2016.

  • Rp54.000.000 untuk Wajib Pajak Orang Pribadi 
  • Tambahan Rp4.500.000 untuk Wajib Pajak yang sudah menikah 
  • Rp54.000.000 untuk istri yang penghasilannya digabung dengan suami 
  • Tambahan Rp4.500.000 untuk setiap anggota keluarga sedarah dan keluarga semenda dalam garis keturunan lurus serta anak angkat yang menjadi tanggungan sepenuhnya, paling banyak 3 orang untuk setiap keluarga.

Badan usaha dan orang pribadi yang menjalankan usaha

Selain itu, semua badan usaha dan orang pribadi yang menjalankan usaha atau pekerjaan bebas seperti dokter, akuntan, notaris, dan pengacara juga wajib memiliki NPWP.

Sebelum mengulas cara membuat NPWP online, Lifepal ingin membahas lebih lengkap mengenai NPWP pribadi, mulai dari manfaat, persyaratan hingga cara membuatnya via online.

Apa itu NPWP Pribadi?

Seperti yang sudah dijelaskan di atas, NPWP pribadi adalah Nomor Pokok Wajib Pajak yang diberikan oleh Ditjen Pajak kepada perorangan.

Nah, fungsi NPWP untuk wajib pajak pribadi adalah sebagai identitas resmi yang digunakan seseorang untuk mengurus berbagai keperluan, salah satunya membayar pajak.

Manfaat NPWP

NPWP punya manfaat secara khusus dalam perpajakan dan manfaat secara umum dalam berbagai hal. Apa saja sih manfaat NPWP?.

Manfaat NPWP dalam perpajakan

NPWP mempermudah kamu dalam mengurus segala jenis administrasi yang berkaitan dengan perpajakan.

Kode unik perpajakan

Kode ini digunakan untuk segala urusan perpajakan agar data perpajakan wajib pajak tidak tertukar dengan yang lainnya.

Mengurus restitusi pajak

NPWP digunakan saat terdapat kelebihan biaya pajak yang dibayarkan wajib pajak. Nah, saat pengambilan biaya yang lebih tersebut, dipakailah NPWP.

Pengajuan pengurangan pembayaran pajak

NPWP berguna saat kamu mengajukan keluhan keberatan jumlah pajak yang wajib dibayarkan. Agar keluhanmu bisa teratasi, penuhi persyaratannya salah satu dengan melampirkan NPWP.

Mengetahui jumlah pajak yang wajib dibayarkan

Dengan NPWP, jumlah nominal pajak yang wajib dibayarkan akan diketahui dengan sangat mudah.

Pemotongan pajak rendah

Tau gak sih kalau punya NPWP, kamu tidak dikenakan tambahan potongan pajak sebesar 20%. Nah, angka itu akan dikenakan buat mereka yang gak punya NPWP.

Manfaat NPWP secara umum

Manfaat lainnya adalah kamu akan dimudahkan dalam urusan administrasi perbankan dan perusahaan fintech karena beberapa pembuatan beberapa dokumennya membutuhkan NPWP, seperti:

Kredit bank

Salah satu syarat yang paling utama dalam mengajukan kredit di bank adalah NPWP. Hal tersebut dilakukan sebagai bukti apakah debitur mempunyai tanggungan pajak atau tidak.

Rekening dana nasabah

Pembukaan Rekening Dana Nasabah (RDN) atau Rekening Dana Investor (RDI) membutuhkan NPWP. Kalau gak punya, dipastikan kamu gak bisa membeli produk investasi seperti saham dan obligasi.

Rekening efek

Rekening efek dibuat kalau kamu mau berinvestasi saham. Salah satu syarat pembuatannya adalah NPWP.

Rekening bank

Beberapa bank memerlukan NPWP untuk pembuatan rekening baru.  Peraturan Bank Indonesia Nomor 14/27/PBI/2012 menjelaskan kalau calon nasabah wajib menyerahkan NPWP sebagai upaya pencegahan pencucian uang dan pendanaan teroris oleh bank umum.

Rekening koran

Pembuatan rekening koran bagi pemilik badan usaha membutuhkan NPWP sebagai salah satu berkas persyaratannya. 

Pembuatan SIUP

Surat Izin Usaha perdagangan (SIUP) sangat berguna bagi usaha kecil, menengah atau besar agar usahanya dapat diakui pemerintah. Pembuatan SIUP membutuhkan NPWP, lho.

Administrasi pajak final

Tanpa NPWP, pembayaran pajak final tidak bisa diproses. Penting banget kan NPWP ini.

Syarat membuat NPWP pribadi

Sebelum baca lebih lanjut soal cara membuat NPWP online, berikut ini beberapa persyaratan membuat NPWP.

1. NPWP pribadi untuk karyawan

  • Fotokopi identitas diri yaitu KTP untuk Warga Negara Indonesia (WNI).
  • Fotokopi paspor, Kartu Izin Tinggal Terbatas (KITAS), atau Kartu Izin Tinggal Tetap (KITAP) untuk Warga Negara Asing (WNA).

2. NPWP pribadi bagi wirausaha

  • Fotokopi identitas diri yaitu KTP atau SIM untuk Warga Negara Indonesia (WNI).
  • Fotokopi paspor, Kartu Izin Tinggal Terbatas (KITAS), atau Kartu Izin Tinggal Tetap (KITAP) untuk Warga Negara Asing (WNA).
  • Surat Keterangan Usaha (SKU) minimal dikeluarkan oleh lurah atau bukti tagihan listrik.
  • Surat pernyataan yang sudah ditandatangani di atas materai yang menjelaskan bahwa wajib pajak memang benar memiliki usaha.

Jika usahanya berbentuk Joint Operation (JO), syaratnya adalah:

  • Fotokopi perjanjian kerjasama/akta pendIrian sebagai JO.
  • Fotokopi KTP (WNI) dan paspor (WNA) sebagai penanggung jawab
  • Fotokopi NPWP salah satu penanggung jawab JO.
  • Menyertakan surat keterangan tempat tinggal dari Pejabat Pemerintah Daerah sekurang-kurangnya lurah atau kepala desa (WNA).
  • Surat Keterangan Usaha (SKU) minimal dikeluarkan oleh lurah.

3. NPWP untuk wanita yang sudah menikah yang ingin hak dan kewajiban pajaknya terpisah dari suami

Ada beberapa kasus di mana penghasilan sang istri lebih besar dibanding suami. Karena itulah, kamu bisa mengajukan NPWP secara terpisah, dengan persyaratan sebagai berikut.

  • Fotokopi NPWP suami, KTP, dan KK.
  • Surat keterangan kerja dari perusahaan.
  • Surat perjanjian pemisahan harta dan penghasilan yang dikehendaki oleh kedua belah pihak.
  • Mengisi formulir pengajuan NPWP.

Cara membuat NPWP online untuk pribadi

Di era yang sudah serba digital seperti saat ini, kamu sudah bisa melakukan beragam hal hanya bermodalkan internet. Salah satunya, membuat NPWP online.

Kemudahan membuat NPWP online tentu saja sangat menguntungkan, pasalnya kamu jadi gak perlu repot-repot datang ke kantor pajak untuk membuat NPWP. Kamu hanya perlu mengisi data dan mengikut langkah-langkahnya. Pendaftaran pun selesai. 

Setelah itu, baru melengkapi persyaratan membuat NPWP dan mengirimkannya ke Kantor Pajak Pratama (KPP) tempatmu mendaftar.

Panduan cara membuat NPWP online untuk pribadi

  • Kunjungi situs pendaftaran NPWP di e-Registration (E-REG DJP).
  • Klik “Daftar” yang berada pada bagian paling bawah. Kemudian, buka email yang dikirim e-Reg. Secara otomatis kamu akan terhubung ke halaman pendaftaran.
  • Lengkapi seluruh data pendaftaran dengan benar. Data yang diminta meliputi nama, alamat email, password, dan sebagainya.
  • Kamu kemudian akan mendapatkan panduan untuk melakukan aktivasi dari Dirjen Pajak yang dikirimkan via email yang telah didaftarkan.
  • Kamu akan terhubung secara otomatis ke halaman pendaftaran untuk memasukkan email dan kata sandi yang sudah didaftarkan sebelumnya. Isilah formulir sesuai perintah.
  • Centang kotak unggah, unggahlah berkas foto e-KTP di kotak “+Upload KTP Di Sini”. Ikuti arahannya dan klik “Simpan”
  • Setelah disimpan dan status pendaftaran sudah terlihat, klik “Minta Token” dan masukkan kode Captcha yang tersedia. Klik “Submit” dan token akan dikirimkan ke email kamu.
  • Buka lagi email kamu dan salinlah kode token yang dikirim. Kembalilah ke halaman sebelumnya.
  • Klik’ “Kirim Permohonan”
  • Centang seluruh kotak pernyataan dan salin lagi tokennya dan klik “Kirim”.

Langkah selanjutnya dalam cara membuat NPWP online

  • Setelah proses aktivasi berhasil dilakukan, login kembali ke sistem e-Registration dengan memasukkan email dan password yang telah kamu buat. Kamu kemudian akan melihat tampilan Registrasi Data WP (wajib pajak) untuk pembuatan NPWP.
  • Lengkapi semua data dengan benar pada formulir persyaratan membuat NPWP yang tersedia.
  • Jika data sudah diisi, selanjutnya klik daftar untuk mengirim registrasi wajib pajak secara elektronik ke KPP tempat wajib pajak terdaftar.
  • Kemudian cetak formulir registrasi beserta surat keterangan terdaftar yang ada pada layar.
  • Tandatangani formulir registrasi wajib pajak dan lengkapi dokumen lain yang diperlukan.
  • Setelah itu, kirimkan semua dokumen ke KPP tempatmu mendaftarkan diri. Berkas tersebut dapat dikirim via pos atau diserahkan langsung. Perlu diketahui, kalau pengiriman dokumen harus dilakukan selambatnya 14 hari setelah formulir dikirim secara elektronik.
  • Kamu juga bisa mengirimkan berkas tanpa mendatangi KPP ataupun melalui pos. Caranya, scan semua dokumen dan unggah dalam bentuk soft file melalui aplikasi e-Registration.
  • Setelah berkas dikirim, tunggulah sampai kartu NPWP sampai ke alamat rumahmu. Kamu dapat memeriksa status pendaftaran melalui email atau halaman history pendaftaran pada aplikasi e-Registration. Jika statusnya ditolak, segera lengkapi data yang perlu diperbaiki.

Berapa lama proses pembuatan NPWP? 

Untuk pembuatan NPWP, sebenarnya dalam satu hari kerja juga sudah selesai, tapi karena kamu membuatnya secara online, fisik dari NPWP itu akan dikirimkan melalui pos ke alamat rumah kamu dalam jangka waktu 14 hari kerja. 

Berapa biaya pembuatan NPWP pribadi? 

Soal biaya cara membuat NPWP online ini gak perlu khawatir, semuanya gratis asalkan kamu mau membuatnya secara mandiri dan sesuai seperti langkah-langkah di atas. 

Tapi, kalau kamu malas dan meminta bantuan calo, bisa-bisa dipatok harga sampai ratusan ribu untuk jasa kepengurusannya. Jadi lebih hemat urus sendiri, ya! 

Cara cek NPWP online 

Setelah mengetahui cara membuat NPWP online, kamu juga bisa mengecek NPWP milikmu melalui online. Salah satu tujuannya adalah, untuk mengetahui apakah NPWP sudah aktif atau belum.

Kamu bisa mengeceknya di situs resmi DJP Online melalui aplikasi atau website, setelah itu ikuti langkah berikut ini untuk memastikan apakah NPWP sudah aktif.

  1. Masuk ke situs atau aplikasi DJP Online
  2. Masukkan identitas nomor NPWP dan password
  3. Buka dashboard
  4. Setelah itu kamu akan melihat identitas kamu dan NPWP
  5. Jika tidak ada, berarti NPWP milikmu belum aktif

Jika NPWP belum aktif, kamu bisa menelpon ke cabang kantor pajak tempat pembuatan atau terdekat untuk melakukan konfirmasi..

Belum punya NPWP? Segera Ikuti langkah cara membuat NPWP online!

Itu dia cara buat NPWP online yang mudah dan cepat. Buat kamu yang sampai sekarang belum memiliki NPWP, yuk segera mendaftar. 

Selain dapat memudahkan kamu dalam urusan perbankan, kamu juga gak mau kan mendekam di penjara hanya karena gak punya NPWP. Sayang banget kalau kemudahan buat NPWP online ini kamu sia-siakan.

Lagipula, pajak adalah pemasukan utama negara yang sangat berperan penting dalam pembangunan negara, salah satunya adalah pembangunan fasilitas umum. 

Sebagai warga negara yang baik, tentu harus sadar untuk membayar pajak, yaitu dengan memiliki NPWP. Buat yang belum punya, yuk bikin, tinggal ikutin panduan cara membuat NPWP online yang sudah diuraikan tadi gimana cara daftar NPWP online. (Editor: Chaerunnisa)