Ragam Cara Mencegah Penyakit Ginjal yang Perlu Diperhatikan

cara mencegah penyakit ginjal

Ginjal adalah salah satu organ yang memegang peran penting dalam tubuh kita. Oleh karena itu, cara mencegah penyakit ginjal perlu diketahui agar organ ini selalu berfungsi dengan baik. 

Organ yang berukuran satu kepalan tangan dan terletak di kiri dan kanan punggung bagian bawah ini bertugas untuk menyaring kurang lebih 200 liter darah setiap harinya, lho.

Tak cuma itu, ginjal juga bertugas membuang limbah dan racun dari tubuh agar kita terhindar dari penyakit. 

Ginjal jugalah yang berperan dalam mengendalikan keseimbangan air dalam tubuh, mengatur sel darah merah, serta mengatur tekanan darah dan kadar garam. 

Banyak sekali ya peran ginjal dalam hidup kita? Maka dari itu kesehatan ginjal wajib kita jaga dengan gaya hidup yang sehat.

Tips dan cara mencegah penyakit ginjal

Ada banyak hal yang dapat kita lakukan untuk mencegah munculnya penyakit yang menyerang ginjal. Misalnya dengan memilih asupan makanan yang sehat dan minum cukup air putih. 

Berikut adalah beragam cara mencegah penyakit ginjal yang harus kamu terapkan agar ginjal senantiasa sehat dan berfungsi optimal:

1. Kelola kadar gula darah dalam tubuh

Gula darah atau kadar glukosa dalam darah sangat penting untuk dikontrol. Jika kadar gula terlampau tinggi akan mendatangkan penyakit diabetes.

Jika kamu perhatikan, zaman sekarang banyak sekali pasien beragam usia yang terserang diabetes. Hal itu disebabkan oleh pola makan yang buruk serta minimnya olahraga. 

Jika sudah terkena diabetes, komplikasi yang mungkin timbul adalah penurunan fungsi ginjal, bahkan gagal ginjal.

Ketika seseorang mengalami diabetes, jutaan unit penyaringan kecil di ginjal perlahan-lahan akan rusak karena ginjal bekerja ekstra keras untuk membuang kelebihan kadar gula tersebut menjadi urine.

Jika kondisi ini dibiarkan terjadi dalam waktu lama, maka perlahan-lahan ginjal dapat mengalami kerusakan dan kehilangan fungsinya untuk menyaring limbah atau racun yang ada di dalam tubuh.

Penyakit diabetes juga menyebabkan kerusakan saraf yang membuat tubuh kesulitan mengosongkan kandung kemih. 

Kandung kemih yang penuh menimbulkan tekanan yang bisa melukai ginjal dan berisiko mengakibatkan infeksi.

Jika kamu ingin mulai mengelola kadar gula darah, bisa dimulai dengan meminimalisir karbohidrat dan panganan manis, serta rutin berolahraga.

2. Kelola tekanan darah

Tekanan darah yang tidak dikelola dengan baik juga bisa mengakibatkan gagal ginjal. Terutama jika tekanan darah melampaui ambang normal atau diatas 130 mmHg dan biasa disebut sebagai kondisi hipertensi.

Hipertensi pada dasarnya dapat menyebabkan pembuluh darah pada ginjal mengkerut dan menyempit, sehingga aliran nutrisi ke ginjal terganggu dan lama-kelamaan merusak sel-sel ginjal.

Sebaiknya, pantau dan kontrol tekanan darahmu secara rutin agar selalu berada dalam batas normal, yaitu sekitar 90/60 mmHg hingga 120/80 mmHg untuk ukuran orang dewasa pada umumnya.

Beberapa hal yang bisa kamu lakukan untuk menjaga agar tekanan darah senantiasa dalam batas normal adalah:

  • Mengonsumsi panganan yang bernutrisi dan rendah lemak
  • Membatasi asupan kafein
  • Rutin berolahraga 
  • Mengelola stress dengan baik

3. Pertahankan berat badan yang sehat

Berat badan yang ideal merupakan salah satu faktor yang sangat penting untuk dijaga agar kita terhindar dari penyakit, salah satunya penyakit ginjal.

Kondisi berat badan berlebih atau obesitas dapat membuat ginjal bekerja ekstra dalam menyaring darah untuk memenuhi kebutuhan metabolisme tubuh. Hal inu dapat merusak ginjal dan menyebabkan penyakit ginjal kronik.

Cara mencegahnya adalah dengan menjaga pola makan yang sehat dan seimbang, berolahraga secara rutin untuk membakar kelebihan kalori, menjaga kualitas tidur agar selalu berkualitas, menghindari asap rokok, juga berhenti mengonsumsi alkohol.

4. Makan diet jantung sehat

Kamu juga bisa melakukan pencegahan dini dengan menerapkan pola makan untuk jantung sehat. 

Pola makan atau diet jantung sehat adalah kombinasi makanan dan minuman yang mengusung prinsip rendah gula, rendah kolesterol, tinggi serat, banyak biji-bijian, serta banyak buah dan sayuran. 

Diet jantung sehat ini diyakini dapat mempertahankan berat badan ideal, menyehatkan jantung, juga meminimalisir kemungkinan penyakit jantung.

5. Kurangi asupan garam

Jika kamu mengidap hipertensi atau tekanan darah tinggi, tentu sudah familiar dengan anjuran untuk meminimalisir garam atau NaCl.

Menurut Panduan Umum Gizi Seimbang tahun 2003, konsumsi garam yang ideal adalah di bawah 6 gram atau satu sendok teh. 

Jika kandungan garam dalam tubuh terlalu tinggi, dapat mengganggu kerja ginjal karena ginjal bekerja ekstra untuk membuang natrium. Jika dibiarkan terus-menerus, lama-kelamaan akan terjadi penurunan kerja ginjal.

Sebaiknya kurangi konsumsi garam serta perbanyak buah dan sayur setiap hari. Hindari juga produk-produk instan yang mengandung banyak garam.

6. Minum cukup air putih

Kita disarankan untuk meminum sedikitnya 2 liter air setiap hari. Bukan tanpa alasan, konsumsi air yang cukup dapat membawa banyak keuntungan bagi kesehatan. Salah satunya mencegah pembentukan batu ginjal. 

Jika tubuh kurang hidrasi, konsentrasi urin yang diproduksi akan lebih pekat. Hal ini membuat proses pelarutan mineral menjadi terganggu karena kurangnya air sehingga akhirnya membentuk kristal mineral yang disebut batu ginjal.

Selain itu, konsumsi air putih yang cukup juga membantu mengencerkan darah sehingga mencegah pengendapan mineral di ginjal. 

7. Batasi alkohol

Bagi kamu yang sering mengonsumsi alkohol, sebaiknya mulai membatasi jumlah alkohol yang masuk ke dalam tubuh. 

Konsumsi alkohol secara berlebihan dapat membawa dampak negatif pada kinerja ginjal, bahkan berisiko menyebabkan penyakit gagal ginjal akut atau penurunan fungsi ginjal secara tiba-tiba.

Hal ini disebabkan karena alkohol dapat mengeringkan tubuh dan mempengaruhi fungsi normal sel dan organ yang ada di dalamnya. .

8. Jangan merokok

Stop kebiasaan merokok karena tanpa disadari, rokok dapat menyebabkan penyakit pada ginjal. 

Saat kamu merokok, laju aliran darah yang mengalir menuju ginjal akan menurun sehingga meningkatkan risiko penyakit ginjal. 

Selain itu, merokok pun bisa menaikkan tekanan darah dan menyebabkan hipertensi. Penderita hipertensi pada akhirnya dapat mengalami berbagai komplikasi, salah satunya kerusakan pada ginjal.

9. Batasi penggunaan obat pereda nyeri

Obat-obatan pereda nyeri seperti aspirin, ibuprofen, dan naproxen sebaiknya tak dikonsumsi sembarangan. Pastikan kamu mengonsumsinya sesuai anjuran dokter dan dengan dosis yang terkontrol.

Sebab, jika obat-obatan ini dikonsumsi sembarangan dengan dosis tinggi, jumlah aliran darah ke ginjal bisa berkurang dan akhirnya mengakibatkan penyakit ginjal.

10. Mengurangi stres

Stres berlebih juga bisa mendatangkan penyakit, lho. Misalnya meningkatkan tekanan darah sehingga dapat memicu rentetan penyakit lain, termasuk penyakit ginjal.

Kamu dapat mengurangi stress dengan menjalani hobi, menyediakan waktu khusus untuk diri sendiri, menjauhkan diri sejenak dari sumber stress, dan sebagainya.

11. Olahraga secara teratur

Terakhir, jangan lupa untuk rutin berolahraga. Selain bermanfaat untuk membakar kalori dan menyehatkan tubuh, olahraga juga bermanfaat untuk mengurangi risiko diabetes, dan menurunkan tekanan darah, sehingga bermanfaat juga untuk memelihara kesehatan ginjal.

Mengenal penyakit ginjal

Penyakit yang menyerang organ ginjal biasa disebut dengan istilah gagal ginjal. Ini adalah kondisi dimana ginjal tidak bisa lagi berfungsi secara normal.

Penyakit gagal ginjal dibagi menjadi dua jenis, yaitu gagal ginjal akut dan gagal ginjal kronis. Apa saja perbedaannya?

Gagal ginjal akut

Gagal ginjal akut adalah penyakit ginjal yang menyerang tiba-tiba dan dapat disembuhkan jika ditangani dengan tepat.

Penyakit ini biasanya disebabkan oleh dehidrasi, cedera atau kehilangan banyak darah ketika operasi besar, atau bisa karena penggunaan obat-obatan tertentu.

Gagal ginjal kronis

Sedangkan gagal ginjal kronis umumnya menyerang perlahan-lahan selama berbulan-bulan sampai akhirnya menyebabkan kerusakan permanen pada ginjal. 

Gagal ginjal kronis dapat disebabkan oleh penyakit jangka panjang, seperti hipertensi atau diabetes, yang secara perlahan merusak ginjal dan mengurangi fungsi organ tersebut dari waktu ke waktu.

Penyebab penyakit ginjal

Sebetulnya, ada banyak sekali faktor yang bisa meningkatkan risiko terjadinya penyakit ginjal. Beberapa diantaranya adalah:

  • Menderita diabetes, hipertensi, penyakit jantung, atau penyakit liver
  • Memiliki keluarga yang pernah atau sedang menderita penyakit ginjal
  • Mengalami infeksi saluran kemih atau infeksi ginjal yang berulang
  • Memiliki berat badan berlebih atau obesitas
  • Memiliki pola makan yang tinggi kandungan garam atau gula
  • Jarang minum air putih sehinga berisiko kekurangan cairan
  • Sudah lanjut usia
  • Memiliki sistem imun yang lemah atau menderita penyakit autoimun
  • Memiliki kelainan bentuk ginjal

Risiko komplikasi penyakit ginjal

Jika kamu sudah mengidap penyakit ginjal, bukan tak mungkin lambat laun kamu mengidap penyakit penyerta yang biasa membayangi penderita gagal ginjal. Mulai dari hipertensi, edema paru, penyakit jantung, hiperkalemia, sepsis, kerusakan saraf, dan kerusakan ginjal permanen.

Pengobatan penyakit ginjal

Terdapat beberapa metode pengobatan yang dapat dilakukan untuk mengobati penyakit ginjal. Berikut daftar prosedur beserta penjelasannya.

Hemodialisis

Salah satu pengobatan yang dapat dilakukan kepada penderita penyakit ginjal adalah hemodialisis atau cuci darah melalui pembuluh darah tangan.

Hemodialisis adalah prosedur medis yang bertujuan untuk menggantikan fungsi ginjal dalam menyaring darah dan membuang limbah serta racun dari dalam tubuh. 

Proses cuci darah biasanya berlangsung selama 3–5 jam dan bisa dilakukan sekitar 3 kali per minggu tergantung dari tingkat keparahan penyakit ginjal yang diderita.

Peritoneal dialysis

Peritoneal dialysis atau CAPD (Continuous Ambulatory Peritoneal Dialysis) merupakan teknik cuci darah yang dilakukan melalui perut pasien.

Cara ini dilakukan dengan membuat lubang kecil di bagian perut pasien yang kemudian disambungkan dengan selang atau kateter. 

Kateter akan dibiarkan tersambung ke rongga perut agar pasien dapat melakukan dialisis sendiri tanpa perlu ke rumah sakit.

Kemudian pasien harus memasang kantung cairan dialisat ke kateter dan menunggu hingga cairan dialisat mengisi rongga perut selama beberapa jam. Ketika darah mengalir melewati pembuluh darah di peritoneum, zat sisa dalam darah tersebut akan diserap oleh dialisat.

Dialisat yang telah tercampur zat sisa ini kemudian dialirkan kembali ke kateter menuju kantung kosong.

Transplantasi ginjal

Langkah terakhir yang dapat ditempuh jika kondisi organ ginjal sudah terlampau rusak adalah dengan melakukan transplantasi ginjal. 

Transplantasi atau cangkok ginjal adalah prosedur operasi yang dilakukan untuk mengganti ginjal yang rusak dengan ginjal milik orang lain yang menjadi donor organ. 

Ginjal yang dicangkok dapat berasal dari orang lain yang masih hidup atau yang telah meninggal dunia. Namun di Indonesia, cangkok ginjal hanya diambil dari pendonor yang masih hidup.

Lindungi diri dengan asuransi kesehatan

Tips dari Lifepal! Sebaiknya, siapkan asuransi kesehatan untuk berjaga-jaga pada risiko yang bisa ditimbulkan oleh penyakit ginjal.

Penting untuk memiliki perlindungan asuransi kesehatan agar kamu bisa fokus pada penyembuhan, bukan biayanya. Sebab, biaya pengobatan sudah diatasi oleh asuransi.

Selain itu, berikan perlindungan tambahan dari asuransi penyakit kritis yang meng-cover biaya pengobatan untuk menangani penyakit kritis, seperti kanker, stroke, serangan jantung mendadak, dan gagal ginjal. 

Biasanya asuransi ini akan menanggung semua biaya perawatan dan pengobatan nasabahnya yang mengidap penyakit kronis. Lagipula, dengan memiliki asuransi, rasa khawatir dan cemas melihat tagihan pengobatan jadi teratasi. 

Jangan lupa juga untuk memiliki dana darurat, ya! Coba hitung berapa jumlah dana darurat yang kamu butuhkan menggunakan kalkulator dari Lifepal berikut ini. 

Itulah informasi mengenai cara mencegah penyakit ginjal yang perlu kamu tahu. Semoga informasi tadi bermanfaat! 

Pertanyaan seputar cara mencegah penyakit ginjal

Asuransi Diskon 25% – Lihat 500+ Pilihan!