15 Cara Mudah Menghemat Air Biar Gak Tongpes Setiap Bulannya!

cara menghemat air

Menghemat air di rumah jadi salah satu hal yang bisa kamu lakukan untuk memangkas pengeluaran setiap bulannya. Pasalnya, gak sedikit orang kerap terkejut melihat tagihan air luar biasa besar, dan menguras isi rekening. Mereka penasaran, kenapa bisa tagihan air meledak padahal penggunaannya di rumah masih dalam taraf wajar.

Sebenarnya, mahalnya tagihan air bisa saja disebabkan kebiasaan sepele. Misalnya, lupa mematikan air keran bak atau bahkan mencuci tangan di wastafel, dan membiarkan air terus mengalir saat menggunakan sabun. Memang sangat sepele kelihatannya, tapi kebiasaan itu bisa membuat tagihan air membengkak. 

Lantas, apa solusinya? Gak perlu khawatir, karena kali ini Lifepal.co.id ngin memberikan tips simpel bagaimana cara menghemat air biar dompet kamu gak kebobolan setiap bulan. Yuk, langsung saja intip caranya di bawah ini:

1. Jangan mandi terlalu lama

Apakah kamu punya kebiasaan mandi sampai berjam-jam? Kalau mau mulai menghemat air, kebiasaan tadi mulai dihindari ya. 

Namun, untuk kamu yang sudah terbiasa mandi lama, sebaiknya ganti penggunaan bak mandi menggunakan shower karena terbukti lebih hemat. Tapi perlu diingat, jangan membiarkan shower terus menyala saat sedang menggunakan sabun atau sampo. Intinya, nyalakan shower untuk membilas atau penggunaan air lain secukupnya. 

2. Kurangi aktivitas menyiram

Cara menghemat air selanjutnya adalah mengurangi aktivitas menyiram yang tanpa disadari ternyata sangat menguras isi dompet lho. Karena itu, kamu bisa menyiasatinya dengan mengurangi aktivitas menyiram atau mencuci kendaraan.

Kalau misalnya kamu menyiram tanaman setiap hari, jadwalkan jadi seminggu tiga kali. Begitu juga halnya dengan mengurangi mencuci kendaraan. Misalnya, cukup dua minggu sekali atau hanya ketika kendaraan kotor saja.

3. Matikan keran

cara menyembuhkan penyakit tipes

Seperti yang sudah dijelaskan di atas, masih banyak orang kerap lupa mematikan keran ketika menggunakan sabun pencuci tangan atau membiarkan keran terus terbuka saat tengah mencuci piring. 

Ada juga yang gak mematikan keran saat menggosok gigi atau mencuci muka. Tahukah kamu kalau air keluar sia-sia terus menetes bakal membuat tagihan membengkak?

Karena itu, secepatnya hentikan lah kebiasaan buruk tersebut dengan mematikan keran jika sedang tak menggunakan air.

4. Menggunakan keran aerator

Menggunakan keran aerator merupakan salah satu cara yang bisa kamu lakukan buat menghemat air di rumah. 

Keran aerator merupakan sebuah mesin penghasil gelembung udara yang bisa digunakan untuk menghemat air dengan mengurangi percikan dari keran.

Dengan menggunakan keran aerator, maka secara efektif dapat menghemat energi dan mengurangi konsumsi air. Sehingga pengeluaran untuk membayar air pun ikut berkurang.

5. Gunakan toren air

Toren air penting banget sebagai bak penampungan untuk menghemat air. Pasalnya, cara ini sangat efektif dalam mengurangi penggunaan listrik pompa air yang digunakan saat diperlukan.

Sekadar diketahui, daya listrik yang dibutuhkan oleh pompa untuk bekerja lumayan besar, mulai dari 200 watt hingga 500 watt tergantung kapasitasnya. Jadi, selain lebih hemat air, biaya tagihan listrik juga ikut berkurang. 

6. Bikin lubang resapan air

Kamu mungkin pernah ngerasain kekeringan ketika musim kemarau dan kebanjiran ketika musim hujan datang. Selain merugikan secara aktivitas, kejadian seperti ini juga dapat bikin kantong terkuras habis. 

Kenapa? Sebab, di musim kemarau ketika mesin pompa bekerja ekstra. Karena itu, kamu perlu membuat lubang resapan agar air yang melimpah saat musim hujan bisa tertampung di tanah sekitar rumahmu.

7. Perbaiki lubang paralon yang bocor

Selanjutnya, kamu perlu mengecek lubang paralon yang mengaliri keran di seluruh bagian rumah. Secara gak disadari, lubang paralon yang bocor seringkali bikin tagihan listrik di rumah membengkak. Daripada membuang air dengan percuma, sebaiknya kamu menambal atau mengganti pipa paralon yang bocor. Cek juga tangki toren yang kemungkinan bisa bocor.

8. Saling mengingatkan antaranggota keluarga

Langkah preventif lainnya yang bisa kamu coba untuk menghemat air adalah dengan saling mengingatkan antaranggota keluarga untuk menghemat penggunaan air. 

Kadang, kita suka gak menyadari betapa berharganya setiap tetes air yang keluar dari keran sampai kita merasakan yang namanya kekeringan. 

Karena itu, poin kedelapan ini adalah langkah yang paling mudah sekaligus efektif untuk menghemat pengeluaran bulanan rumah tangga.

9. Pilih perlengkapan rumah yang hemat air

Sebisa mungkin pilih juga perlengkapan rumah yang dapat menghemat air. Misalnya, mesin cuci atau pipa air dengan kualitas baik. 

Memang di awal akan mengeluarkan uang lebih banyak. Namun, perlengkapan seperti ini pada akhirnya akan sangat berguna untuk menghemat pengeluaran tagihan air di setiap bulannya. 

10. Manfaatkan air hujan 

Musim Hujan

Pernah gak kamu kepikiran kalau air hujan juga bisa dimanfaatkan untuk menghemat air? Misalnya, menadah air hujan untuk keperluan di rumah, seperti menyiram tanaman dan mencuci kendaraan. Lumayan kan untuk hemat pengeluaran tagihan air. 

Yuk, mulai sekarang sediakan bak ukuran besar dan taruh di depan rumah! Namun, jangan lupa tutup bak tersebut ketika hujan berhenti ya. Tujuannya adalah, untuk menghindari sarang nyamuk. 

11. Gunakan pemanas air “point of use”

Untuk kamu yang terbiasa mandi dengan air panas, sebaiknya mulai beralih dengan menggunakan pemanas air “point of use”. 

Pemanas air ini berfungsi untuk mengubah suhu air menjadi hangat dalam seketika. Sehingga, kamu gak perlu membuang air sambil menunggunya hangat terlebih dahulu. Ukuran dari jenis pemanas air ini juga kecil, jadi gak memerlukan ruangan besar untuk menyimpannya. 

12. Gunakan selang air bertekanan tinggi

Aktivitas mencuci kendaraan juga membutuhkan penggunaan air yang banyak. Maka dari itu, jika berencana untuk mulai menghemat air, coba pertimbangkan mengganti selang air di rumah dengan selang bertekanan tinggi atau pressure washer. 

Cara ini dipercaya bisa menghemat hingga 80 persen penggunaan air lho. Selain itu, selang bertekanan tinggi juga bisa membantu proses cuci kendaraan lebih cepat, sehingga lebih menghemat waktu.

13. Hindari membuang benda ke kloset

Membuang benda padat seperti tisu tentu sangatlah tidak dianjurkan. Selain dapat membuat kloset mampet, kebiasaan ini juga bisa membuat penggunaan air melonjak. 

Sebab, ketika terdapat benda padat dalam koset, dibutuhkan air yang lebih banyak untuk menyiramnya, karena benda padat sulit masuk saluran air. Karena itu, jika ingin menghemat air, kebiasaan ini sebaiknya dihindari. 

14. Gunakan dual-flush 

Kamu mungkin pernah melihat kloset yang memiliki dua tombol flush. Nah, ini disebut dengan nama dual-flush. 

Jika dibandingkan dengan single flush, pengeluaran airnya empat hingga lima kali lebih hemat, lho. Pasalnya, dual-flush memiliki tekanan yang lebih tinggi, sehingga dapat menghemat air saat digunakan. 

15. Cek struk tagihan air 

Ketika mendapatkan struk tagihan air setiap bulannya, sebaiknya baca dengan teliti. Ini bertujuan agar kamu bisa mengetahui apakah penggunaan air setiap bulannya berjalan stabil atau tidak.

Untuk kamu yang menggunakan layanan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM), pengecekan jumlah pemakaian atau tagihan air setiap bulannya dapat dilakukan secara online melalui situs resminya. Sangat praktis, bukan? 

Itu dia 15 cara menghemat air yang bisa kamu lakukan di rumah dan dijamin gak bikin kantong jebol setiap bulannya alias tongpes. Yuk, mulai menghemat dari sekarang demi keuangan yang lebih sehat! (Editor: Chaerunnisa)