Biar Gak Beli Token Terus-terusan, Ini 5 Cara Menghemat Listrik yang Sederhana

Cara menghemat listrik

Tagihan listrikmu terus membengkak setiap bulan? Jika ya, ini saatnya untuk kamu tahu cara hemat listrik agar kondisi keuangan gak terganggu hanya karena beli token listrik saja. 

Misalnya, ada aturan pemakaian AC di kamar hanya boleh saat sudah jam delapan malam dan dimatikan pada pagi hari. 

Nah, sebelum bahas tips hemat listrik, Lifepal.co.id ingin mengulas sedikit tentang jenis-jenis listrik yang umum digunakan orang saat ini. 

Bedanya listrik prabayar dan pascabayar

Cara Menghemat Listrik

Perusahaan Listrik Negara (PLN) menghadirkan layanan listrik yang terbagi menjadi dua kategori pembayaran, yaitu prabayar dan pascabayar. Bedanya apa? Mana sih yang lebih hemat? 

1. Listrik Prabayar

Sebagian besar dari kita mungkin sudah gak asing lagi dengan listrik prabayar atau dikenal dengan sebutan listrik token. 

Ya, jenis listrik tersebut memang direkomendasikan oleh PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) pada beberapa tahun lalu. Bahkan, hampir setiap rumah saat ini sudah menggunakan listrik prabayar. 

Keunggulannya, kita gak perlu lagi antri panjang untuk bayar listrik seperti dulu. Artinya, kalau listrik habis, kita tinggal beli voucher listrik via m-banking, minimarket, hingga e-commerce seperti aplikasi Gojek, Grab, Tokopedia, Shopee, dan lainnya. Mudah, kan?

2. Listrik Pascabayar

Kalau listrik prabayar, kita harus beli token dulu, baru kemudian listrik dapat digunakan. Sedangkan, listrik pascabayar itu sebaliknya, yakni listriknya digunakan dulu dan baru dibayar pada akhir bulan.

Listrik pascabayar ini dulu banyak digunakan masyarakat sebelum adanya listrik prabayar. Misalnya, mungkin dulu kita sering melihat karyawan PLN yang datang dari rumah ke rumah untuk mencatat nomor meteran. 

Gak cuma itu saja, pengguna listrik pascabayar juga harus meluangkan waktu datang ke kantor PLN untuk membayar tagihan listrik. Jadi, memang terbilang lebih ribet dibandingkan prabayar. 

Lalu, pertanyaannya kini lebih hemat listrik prabayar atau pascabayar?  

Kalau soal boros atau tidak, sebenarnya tarif satuan listrik prabayar dan pascabayar itu sama. Nilai konsumsinya pun juga sama. 

Namun, yang membedakan, listrik prabayar tidak ada rekening minimum sehingga kalau pemakaiannya rendah tidak kena rekening minimum.

Jadi, misalnya listrik untuk daya 2.200 volt ampere (VA), rekening minimumnya Rp50 ribu. Nah, jika pelanggan pascabayar pemakaian listriknya di bawah Rp50 ribu. Maka, tetap akan dikenakan tagihan sebesar Rp50 ribu.

Namun, kelebihan listrik pascabayar itu kita gak perlu repot mencari token listrik. Jadi, gak perlu takut listrik mati mendadak karena token habis.

10 cara hemat listrik yang mudah dipraktikkan

Cara menghemat listrik, rumahan

Nah, buat kamu yang ingin mulai hemat listrik, gak perlu khawatir. Pasalnya, kali ini Lifepal ingin memberikan beberapa tips simpel menghemat listrik biar gak boros. Apa saja? 

1. Ganti lampu LED

Cara hemat listrik pertama yang bisa kita lakukan adalah dengan mengganti lampu LED. Pasalnya, lampu LED 7 watt merek tertentu ternyata setara dengan bohlam 60 watt. 

Sayangnya, banyak orang yang enggan mengganti lampunya menjadi lampu LED karena harganya lebih mahal dibanding lampu biasa. Untuk kisaran harga lampu LED itu yaitu rata-rata di atas Rp100 ribu per buahnya. 

Namun, meski butuh modal cukup besar di awal, tapi bisa menghemat listrik dalam jangka panjang.

2. Matikan lampu jika tidak digunakan

Beberapa orang seringkali lupa mematikan lampu meski sudah tidak digunakan. Contohnya saja lampu kamar mandi atau bisa juga mematikan lampu saat malam atau saat akan tidur. 

Untuk yang kurang nyaman tidur terlalu gelap, sebaiknya menggunakan lampu tidur dengan watt lebih kecil.

3. Mengatur pemakaian alat elektronik yang memiliki daya besar

Coba pastikan apa saja alat elektronik di rumah yang daya listriknya besar. Biasanya, setiap alat elektronik akan memberitahukan berapa wattnya. Misalnya, Air Conditioning (AC), dispenser, water heater, rice cooker atau magic com, mesin cuci, dan lain-lain.

Jika sudah mengetahuinya, kita harus mulai mengatur pemakaian alat-alat elektronik itu biar token listrik gak cepat habis. 

Misalnya, mungkin menggunakan mesin cuci dua kali dalam seminggu atau bisa juga mencabut steker dispenser dan mengoptimalkan air dingin dari kulkas atau memasak air panas.

4. Cabut steker listrik jika tidak dipakai

Tahukah kalau membiarkan steker listrik terus terpasang gak hanya berisiko merusak alat elektronik saja, tapi juga bisa menyedot listrik. Jadi, meski alat elektroniknya tidak menyala tapi listrik tetap berjalan.

Contohnya, sesederhana charger handphone yang terus terpasang ternyata dapat memakan listrik kurang lebih 1 watt per jam. Bahkan, modem internet ternyata juga bisa menghabiskan listrik hingga 4 watt per jamnya. Duh, pemborosan banget gak sih?

5. Lakukan bersama seluruh keluarga

Agar hasil penghematan listrik lebih maksimal, ada baiknya kita mengajak seluruh anggota keluarga untuk melakukannya. Kita bisa mulai menjelaskan kenapa harus mencabut steker alat elektronik jika sudah terpakai. 

Inti hemat listrik untuk kesehatan finansial. Kalau beli token jadi jauh lebih murah, dijamin seluruh anggota keluarga pasti bakal happy deh!

6. Kerja memakai laptop daripada desktop

Untuk yang sering bekerja di rumah, coba pertimbangkan bekerja menggunakan laptop dibandingkan komputer desktop yang memakai daya listrik cukup banyak. 

Meski terkesan sepele, jika dihitung-hitung secara keseluruhan dalam sebulan, lumayan hemat listrik banget! 

7. Gunakan air panas saat masak nasi 

Pernah gak sih terpikir kalau masak nasi menggunakan air panas di rice cooker ternyata juga bisa jadi cara hemat listrik yang efektif? 

Sebab, air panas bisa membantu mempercepat proses memasak nasi. Jadi penggunaan listrik dari rice cooker lebih singkat deh

8. Perbanyak tanaman di rumah 

Selain bisa jadi hiasan cantik, tanaman hijau bisa membuat ruangan terasa lebih segar dan sejuk. 

Jadi, penggunaan AC pun bisa dikurangi, khususnya di pagi dan sore hari. Mengingat AC menarik daya listrik yang cukup banyak. 

9. Beralih ke setrika dengan pengatur panas otomatis

Siapa sangka, ternyata setrika juga membutuhkan daya listrik cukup besar. Bahkan, lebih besar dari televisi. Karena itu, sebaiknya pertimbangkan beralih ke setrika dengan pengatur panas otomatis. 

Setrika jenis ini akan mati dengan sendirinya ketika suhu panas sudah cukup tinggi. Jadi, selain lebih hemat listrik, kita juga gak perlu takut baju bolong karena suhu setrika yang terlalu panas. 

10. Beralih ke setrika dengan pengatur panas otomatis

Tips terakhir adalah, lebih cermat menggunakan kulkas. Salah satu caranya, tidak memasukkan makanan yang masih panas ke dalam kulkas. 

Kenapa? Karena suhu panas bisa membuat mesin pendingin dalam kulkas bekerja lebih ekstra, yang artinya mengakibatkan konsumsi listrik meningkat. 

Itulah sepuluh langkah mudah yang bisa kamu lakukan untuk lebih hemat listrik. Gimana? Yuk, mulai berhemat dari sekarang. (Editor: Chaerunnisa)