Cara Mengumpulkan Dana Darurat Keluarga [Gaji Rp 10 Juta]

Mengajarkan anak menabung sejak dini itu penting (Shutterstock)>

Gimana ya cara mengumpulkan dana darurat keluarga? Dalam perencanaan keuangan, dana darurat berperan penting dalam menjaga kondisi keuangan, terutama keuangan keluarga.

Saking pentingnya, dana darurat ini diibaratkan “tulang punggung” dalam keuangan yang menopang keuangan agar mampu bertahan dalam kondisi terburuk sekalipun. Itu berarti semakin banyak dana darurat yang dimiliki semakin kokoh kondisi keuangan.

Walaupun sangat penting, banyak yang terlambat menyadari betapa pentingnya membangun dana darurat saat baru pertama kali dapat penghasilan. Hingga akhirnya setelah punya keluarga, mereka baru sadar dan kemudian mencari tahu cara mengumpulkan dana darurat.

Kalau kamu termasuk salah satu orang yang juga terlambat menyadarinya, berikut ini adalah hal-hal yang perlu diketahui dari dana darurat, termasuk cara mengumpulkannya.

Survei OJK: 61,7 persen andalkan tabungan buat atasi masalah keuangan

Survei OJK
Survei OJK

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) melakukan Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan buat mengetahui sikap dan perilaku keuangan masyarakat di Indonesia. 

Hasilnya, tujuan keuangan sebagian orang di Indonesia difokuskan buat memenuhi kebutuhan sehari-hari dan mempertahankan hidup (69,0 persen). Lalu, membayar biaya pendidikan (12,6 persen) dan mempersiapkan hari tua (6,3 persen).

Menariknya nih tabungan menjadi instrumen keuangan yang digunakan supaya tujuan-tujuan keuangan di atas terwujud. Ini masih ditambah fakta kalau dana tabungan menjadi penyokong ketahanan keuangan. 

Bisa dibilang tabungan yang dimanfaatkan buat menjaga ketahanan finansial di sini adalah dana darurat. Sebab dana simpanan tersebut otomatis berfungsi ketika masalah keuangan muncul.

Survei OJK tahun 2016 tersebut juga mengungkap 61,7 persen orang-orang di Indonesia menarik dana tabungannya saat menghadapi masalah keuangan semisal kehilangan pekerjaan.

Berapa besar dana darurat yang ideal?

Dana darurat (Shutterstock).
Dana darurat (Shutterstock).

Dana darurat adalah dana simpanan yang disiapkan secara khusus buat digunakan dalam menghadapi situasi yang gak diharapkan (kesulitan keuangan). Idealnya menurut financial advisor, dana ini sebaiknya disiapkan sebesar 3 – 6 kali gaji tiap bulan.

Sebagai gambaran, gaji yang kamu terima tiap bulannya sebesar Rp 10 juta. Itu berarti dana darurat yang perlu kamu miliki berdasarkan rumus di atas mulai dari Rp 30 juta – Rp 60 juta. 

Walaupun begitu, rumus 3 – 6 kali penghasilan bulanan atau gaji bukanlah rumus baku dalam mempersiapkan dana darurat. Besaran dana khusus ini bisa disesuaikan menurut pengeluaranmu tiap bulannya.

Mungkin aja Rp 30 juta – Rp 60 juta udah cukup menjaga ketahanan keuangan saat masih single dulu. Gimana kalau kamu telah memiliki istri dan anak? Yakin dana Rp 30 juta – Rp 60 juta itu cukup buat mengamankan keuangan?

Segini besaran dana darurat keluarga dengan gaji per bulan Rp 10 juta

Uang tabungan (Shutterstock)
uang rupiah

Sebaik-baiknya memiliki dana darurat sebenarnya gak perlu dibatasi berapa besaran maksimalnya, tapi besaran minimal tetap harus dipatok.

Buat mereka yang lajang (single), minimal dana darurat yang sebaiknya disiapkan adalah tiga kali gaji. Artinya, besaran gaji Rp 10 juta sama dengan punya dana darurat minimal Rp 30 juta. 

Asumsikan aja dana darurat Rp 30 juta tersebut menjadi dana yang menopang pemenuhan kebutuhan selama tiga bulan seandainya kehilangan pekerjaan. Buat yang telah berkeluarga, tentu aja harus lebih besar dari angka tersebut.

Buat mereka yang berkeluarga, minimal dana darurat sebaiknya dihitung berdasarkan jumlah anggota dalam keluarga yang dipenuhi kebutuhannya. 

Jumlah anggota keluarga tiga orang (kamu, pasangan, dan anak) berarti dana daruratnya minimal Rp 90 juta. Angka minimal ini dihitung dengan rumus: dana darurat single x jumlah anggota keluarga (termasuk kamu).

Dana darurat ini pun masih ditambah dengan pesangon dan JHT dari BPJS Ketenagakerjaan seandainya kamu kehilangan pekerjaan alias di-PHK.

Begini cara mengumpulkan dana darurat keluarga

Menghitung dana darurat (Shutterstock).
Menghitung dana darurat (Shutterstock).

Gimana cara mengumpulkan dana darurat keluarga? 

Tentu aja dengan menyisihkan gaji.

Berapa besar yang disisihkan dari gaji buat dana darurat? 

Idealnya, alokasikan 10 persen dari gaji setiap bulannya.

Berapa lama kah dana darurat terkumpul (Rp 90 juta) kalau alokasinya 10 persen dari gaji?

Alokasi 10 persen sama dengan alokasi Rp 1 juta kalau gajinya Rp 10 juta. Selama setahun dana yang terkumpul Rp 12 juta. 

Target dana darurat keluarga itu sebesar Rp 90 juta. Waktu yang dibutuhkan agar dananya terkumpul kalau alokasinya Rp 1 juta per bulan diperkirakan selama 90 bulan atau 7,5 tahun.

Waktu selama 90 bulan atau 7,5 tahun pastinya waktu yang terbilang lama, bahkan bisa dikatakan sangat lama. Kamu bisa mempersingkatnya jadi 2,5 tahun.

Gimana caranya mengumpulkan dana darurat keluarga selama 2,5 tahun? Gampang kok. Naikkan aja alokasi buat dana darurat. Alokasi sebelumnya 10 persen dari Rp 10 juta diubah menjadi 30 persen dari Rp 10 juta yang adalah Rp 3 juta tiap bulannya.

Bisa gak kumpulkan dana darurat Rp 90 juta kurang dari 2 tahun? 

Oh, bisa banget. Alokasikan aja 40 persen dari gaji Rp 10 juta tiap bulannya buat dana darurat. Niscaya, gak sampai dua bulan, dana darurat telah terkumpul.

Konsekuensi di balik mengumpulkan dana darurat dalam waktu singkat

Perhitungan dana darurat (Shutterstock).
Perhitungan dana darurat (Shutterstock).

Ada sebagian orang yang menginginkan dana daruratnya dikumpulkan dalam waktu singkat. Padahal, mengumpulkan dana darurat dalam waktu singkat mengandung konsekuensi yang mesti ditanggung.

Apa aja konsekuensinya?

  • Alokasikan 40 persen gaji Rp 10 juta buat dana darurat membuat alokasi buat keinginan menjadi kecil (cuma 10 persen).

  • Alokasi buat asuransi dan investasi nyaris gak ada karena fokus terhadap terkumpulnya dana darurat.

  • Belum bisa mengambil kredit, terutama KPR sebab alokasi dana fokus ke dana darurat.

  • Banyak alokasi (bukan kebutuhan) yang harus dihentikan selama dana darurat belum terpenuhi.

Ketika kamu telah sadar betapa pentingnya dana darurat keluarga, capailah itu dan konsistenlah dalam mengalokasikan besarannya dari gajimu.

Angka Rp 90 juta sebagai target dana darurat menjadi jumlah dana darurat yang bikin keuangan keluarga aman. Sebagai tambahan, mulailah cari penghasilan tambahan agar hal-hal lain bisa dipenuhi. (Editor: Winda Destiana Putri)

Marketplace Asuransi #1 Indonesia
Jaminan termurah sesuai anggaran Layanan gratis dari beli hingga klaim Proses praktis, polis langsung terbit Pilihan polis dari 50 asuransi terpercaya
Lihat Penawaran Promo →