Cara Mengumpulkan Uang dengan Cepat Agar Bisa Umrah!

umat muslim beribadah di Tanah Suci Makkah

umat muslim beribadah di Tanah Suci Makkah

Setiap orang tentu pengin tahu bagaimana cara mengumpulkan uang dengan cepat untuk mewujudkan impian atau keinginannya. Salah satu cara mengumpulkan uang dengan cepat untuk ibadah umrah.

Meski biayanya tak semahal haji, tetap saja kamu perlu mengeluarkan uang gak sedikit untuk bisa menginjakkan kaki ke Tanah Suci.

Contohnya, travel umrah milik pasangan artis Irwansyah dan Zaskia Sungkar, yaitu Jannah Tour & Travel yang menawarkan paket umrah mulai dari Rp 28 juta.

Akan tetapi, harga tersebut belum termasuk beberapa biaya lainnya, seperti:

  • Biaya airport handling hingga Rp 2 juta
  • Biaya pembuatan paspor maupun penambahan nama
  • Visa progresif sebesar US$ 550 (harga bisa berubah sewaktu-waktu)
  • Surat mahram
  • Single supplement
  • Vaksin meningitis
  • Biaya pribadi (laundry, telepon dan lain-lain)

Jika ditotalkan, uang yang harus keluarkan untuk menunaikan ibadah umrah bisa mencapai Rp 35 juta. Jumlah tersebut tentu tidak sedikit, apalagi buat kamu yang masih bergaji UMR.

Dengan segudang kebutuhan, rasanya gak mungkin bisa menabung sebesar itu dalam kurun waktu setahun. 

Eits.. tapi gak ada yang gak mungkin lho di dunia ini! Asal bersungguh-sungguh dan konsisten, semua impianmu tentu saja bisa terwujud.

Nah, buat kamu yang berencana menunaikan ibadah umrah satu tahun mendatang, yuk ikuti empat cara mengumpulkan uang dengan cepat di bawah ini:

1. Tabungan Umrah

tabungan receh lama-lama menjadi bukit
Tabungan Umrah (Shutterstock)

Kamu bisa mengumpulkan uang untuk berangkat umrah dengan membuka tabungan umrah di bank-bank yang ada di Indonesia. Salah satunya, Bank BRISyariah.

Ada beberapa persyaratan yang harus kamu persiapkan, yaitu:

  • Paspor asli yang minimal masa berlakunya sampai delapan bulan dari keberangkatan dan tertulis nama minimal tiga kata.
  • Pas photo berwarna ukuran 4×6 sebanyak enam lembar dengan latar belakang putih dan fokus pada bagian wajah hingga 80 persen.
  • Fotokopi KTP, Kartu Keluarga, Surat Nikah untuk yang berstatus suami istri dan juga Akte Kelahiran khusus untuk anak-anak.
  • Buku vaksinasi meningitis.

Lalu, bagaimana cara pendaftarannya:

  • Mendatangi kantor BRISyariah terdekat dan membuka rekening Tabungan Faedah Haji BRISyariah iB untuk keperluan ibadah umroh.
  • Menyetorkan dana sebesar Rp 3 juta untuk booking seat.
  • Setoran selanjutnya bisa dilakukan sesuai kemampuan. Namun, dalam kurun waktu satu bulan sebelum tanggal keberangkatan harus sudah dilunasi.

2. Ikut Arisan

beberapa orang berkumpul bersama
Ikut Arisan (Shutterstock)

Cara mengumpulkan uang dengan cepat untuk umrah yang bisa kamu lakukan selanjutnya adalah dengan mengikuti arisan.

Kamu tentu sudah gak asing lagi dengan kegiatan arisan yang sudah menjadi tradisi masyarakat Indonesia.

Cara kerjanya juga mudah. Para peserta diwajibkan menyetorkan uang dengan jumlah dan tanggal yang sudah ditentukan. Kemudian, semua peserta akan berkumpul di satu tempat yang sudah disepakati untuk mengocok arisan.

Jadi, dalam kocokan tersebut terdapat seluruh nama peserta. Nah, nama yang keluar saat dikocok akan mendapatkan semua uang yang sudah terkumpul. Itu dilakukan rutin hingga selesai.

Dalam arisan turut mengajarkanmu disiplin dan konsisten menabung. Kalau menabung ada saja bolongnya, tapi arisan tentu tak bisa. Jika kamu telat bayar, yang ada langsung diteror peserta lain. Memangnya mau?

3. Tabungan Berjangka

seseorang mengecek tabungannya
Tabungan Berjangka (Shutterstock)

Cara lain yang bisa kamu lakukan untuk mendapatkan uang dalam jumlah besar dengan waktu tidak meleset adalah mengikuti tabungan berjangka. Kenapa?

Pasalnya, melalui fasilitas auto debit, secara otomatis uang kamu di rekening utama akan dipindahkan ke rekening tabungan berjangka dengan jumlah dan tanggal yang sudah disepakati.

Kalau kamu memutuskan tidak menabung, dan dana dicairkan sebelum jatuh tempo, maka akan dikenakan denda atau penalti.

Waktunya Berhemat

mengumpulkan sedikit demi sedikit uang untuk beribadah
Waktunya Berhemat untuk Ibadah Umrah (Shutterstock)

Lalu, bagaimana cara mengumpulkan uang Rp 35 juta dalam waktu satu tahun? Jawaban sederhananya ya berhemat.

Kamu harus mengerem segala pengeluaran impulsif seperti nongkrong di kafe kekinian atau keseringan beli lipstik. Untuk makan ke kantor, kamu bisa membawa bekal dan naik transportasi umum untuk menghemat uang.

Jika dalam setahun kamu harus mendapatkan uang sekitar Rp 35 juta, maka dalam satu bulan kamu harus mengumpulkan uang Rp 35 juta. Uang Rp 35 juta (dibagi) 12 bulan yakni sekitar Rp 3 juta. Gimana caranya? Berikut, di antaranya:

1. Bikin kopi sendiri

Kamu bisa puasa jajan kopi dan menggantinya dengan membuat kopi sendiri di kantor. Kalau biasanya kamu mengeluarkan uang Rp 24 ribu buat beli kopi dengan hitungan harga kopi per porsi Rp 18 ribu ditambah biaya ongkos kirim Rp 6.000.

Dalam sebulan, kamu bisa saving bujet sebesar Rp 24 ribu x 22 hari kerja yaitu sekitar Rp 528 ribu.

2. Bawa bekal dari rumah

Kamu juga mengumpulkan uang dengan cara membawa bekal dari rumah. Jika setiap hari kamu keluar uang sebesar Rp 40 ribu untuk makan siang dan makan malam, maka dalam satu bulan kamu bisa mendapatkan uang sebesar Rp 40 ribu x 22 hari yakni Rp 880 ribu.

3. Kurangi nongkrong

Kurangi mejeng di mal juga bisa jadi salah satu cara untuk mengumpulkan uang dengan cepat. Karena memang gak bisa dipungkiri jalan-jalan ke mal cukup menguras kantong, bisa-bisa menghabiskan uang hingga Rp 200 ribu.

Kalau sesekali sih gak masalah, tapi kalau setiap weekend yang ada kebobolan! Yuk kita hitung-hitung, Rp 200 ribu x 4 kali (nongkrong setiap malam minggu) yaitu sebesar Rp 800 ribu.

4. Naik transportasi umum

Kalau biasanya kamu mengeluarkan uang per hari Rp 40 ribu untuk ongkos pulang pergi ke kantor karena gak mau ribet naik transportasi umum, kini waktunya kamu mulai beralih menggunakan transportasi umum untuk menghemat bujet.

Misalnya, kantor kamu berada di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan. Biasanya kamu naik ojek online sebesar Rp 22 ribu dari Blok M, Jakarta Selatan. Kini kamu bisa menggunakan MRT dari stasiun Blok M dan turun di stasiun Bendungan Hilir sekitar Rp 10 ribu.

Untuk menghemat, kamu bisa jalan kaki dari stasiun MRT menuju kantor. Selain hemat, juga bisa sekalian olahraga kan! Luangkan waktu dengan jalan lebih pagi agar tidak terburu-buru.

Maka, pengeluaranmu dalam sehari untuk ongkos sebesar Rp 20 ribu. Dalam satu bulan, terkumpul Rp 20 ribu x 22 hari kerja yakni Rp 880 ribu.

Berikut, perincian total uang yang terkumpul setiap bulan jika kamu menerapkan tips hemat di atas, yaitu:

  • Hemat kopi, Rp 528 ribu.
  • Bawa bekal dari rumah, Rp 880 ribu.
  • Kurangi nongkrong, Rp 800 ribu.
  • Naik transportasi umum, Rp 880 ribu.

Maka totalnya adalah Rp 3.088.000. Jadi, dengan mengurangi beberapa kebiasaan kamu sehari-hari ternyata dapat menghemat uangmu cukup besar di setiap bulan. 

Jadi, mendapatkan uang untuk umrah dalam satu tahun sudah bukan angan-angan lagi, kan? (Editor: Chaerunnisa)