Cara Mudah Beli Rumah Tanpa Pusing Biaya DP

Tempo/ Dhemas Reviyanto Atmodjo

Membeli rumah tentu menjadi keinginan setiap keluarga. Terutama bagi kamu yang telah memiliki penghasilan, memiliki properti pasti keinginan yang utama.

Namun, kenaikan harga properti setiap tahun tidak dibarengi dengan kenaikan pendapatan.

Nggak heran jika banyak generasi muda yang ingin membeli rumah namun terhambat. Biaya Down Paymet (DP) Kredit Kepemilikan Rumah (KPR) yang cenderung tinggi menjadi salah satu masalahnya.

Financial Planner dari Mitra Rencana Edukasi (MRE) Andi Nugroho mengungkapkan, terdapat beberapa cara guna mengatasi pembayaran DP rumah.

Investasikan Tabungan

Tabungan penting untuk masa depan (Ilustrasi).

Andi mengatakan, salah satu cara yang dapat ditempuh adalah menginvestasikan tabungan yang dimiliki. Tujuannya agar aset tersebut berkembang dan bisa digunakan untuk membayar DP rumah.

“Dikarenakan harga properti yang akan terus naik, maka mau tidak mau kita juga harus menginvestasikan tabungan yang kita miliki. Nantinya bisa untuk membayar DP pembelian propert,” kata Andi kepada Moneysmart.id, Selasa (16/10/2018).

Tapi yang perlu diperhatikan sebelum menginvestasikan tabungan pribadi adalah menentukan jangka waktu pembelian rumah. Apakah dalam waktu dekat, atau tiga sampai lima tahun mendatang.

“Idealnya investasi yang kita masuki adalah yang jangka waktunya sesuai dengan perkiraan kita akan membeli properti. Misalkan untuk tiga atau lima tahun lagi,” kata Andi.

Akan tetapi, jika sudah dalam waktu dekat maka bisa memilih instrumen investasi yang memberikan imbal hasil yang tinggi. Hanya saja harus diingat, investasi dengan imbal hasil tinggi selalu memiliki tingkat risiko yang besar juga.

“Bila waktu yang dimiliki kurang bersahabat maka cara yang paling cepat tentu masuk ke pasar modal seperti saham, namun harus diingat bahwa resikonya juga besar,” ungkapnya.

Kemudian jika ingin memilih instrumen investasi yang sesuai dengan profil resiko rendah, maka bisa memilih instrumen investasi Reksadana pasar saham.

“Bila ingin lebih secure bisa pilih reksadana berbasis saham ataupun yang campuran,” jelasnya.

Pilih Program Cicilan DP

Ilustrasi Rumah.

Selain itu, jika tidak cocok untuk menginvestasikan dana tabungan, calon pembeli rumah juga bisa memilih program pembelian rumah dengan skema cicilan DP yang disediakan oleh pengembang perumahan.

“Untuk DP sendiri pihak pengembang properti ada yang memberi keringanan dengan DP yang bisa dicicil, sehingga agar kita bisa membeli properti tersebut dan tidak harus langsung punya 20 persen misalnya, tapi cukup sepersekiannya saja,” kata Andi.

Menurutnya, saat ini DP untuk beli properti berkisar 20 persen – 30 persen dari harga properti tersebut. Jadi misalkan property yang diincar seharga Rp 300 juta, maka dana yang harus disiapkan adalah minimal 20 persen x Rp 300 juta = Rp 60 juta.

Nah, gimana? Bagi yang mau beli rumah bisa investasikan tabungan atau program cicilan DP ya.

Editor : Ayyi Achmad Hidayah

Marketplace Asuransi #1 Indonesia
Jaminan termurah sesuai anggaran Layanan gratis dari beli hingga klaim Proses praktis, polis langsung terbit Pilihan polis dari 50 asuransi terpercaya
Lihat Penawaran Promo →