Semudah Naik Ojek Online, Begini Caranya Naik Helikopter di Jakarta

Penumpang helikopter. (Tempo/Amatul)

Mungkin kamu gak pernah membayangkan naik helikopter di kota besar seperti Jakarta. Maklum, selain gak umum, harganya juga pasti mahal. Udah gitu, gak paham juga gimana cara pesannya.

Eh, asal kamu tahu lho, cara pesan helikopter gak seribet itu. Caranya gak beda jauh sama naik taksi atau ojek online alias bisa dilakukan lewat ponsel.

Tapi bedanya, helikopter jelas gak bisa menjemputmu di depan rumah ya. Kecuali kamu emang punya helipad sendiri.

Jadi, gimana caranya naik helikopter di Jakarta? Yuk di simak aja.

1. Ketahui dulu rute dan berapa penumpangnya

Foto: Pixabay.
Foto: Pixabay.

Walaupun cara memesan heli gak beda jauh dengan naik transportasi online, tapi prosedurnya  tetap aja beda. Semakin banyak penumpang, harganya semakin mahal.

Selain itu, kamu juga harus tahu mau pakai helipad mana dan di mana juga bakal turun.

Ingat lho, helipad cuma ada di titik-titik tertentu di sebuah kota. Jumlah helipad di satu kota juga gak sama dengan kota lainnya. Bahkan ada yang bisa dihitung dengan jari saking sedikitnya.

2. Install aplikasi Helicity

Foto: Pixabay.
Foto: Pixabay.

Buat membooking jadwal keberangkatan, mari kita manfaatkan aplikasi Helicity. Nah aplikasi ini yang setara Go-jek atau Grab. Bedanya cuma moda transportasi yang ditawarkan aja.  

Aplikasi itu bisa diunduh di Google Playstore.

Asal kamu tahu, semua rute penerbangan yang tertera di aplikasi adalah rute yang jarak tempuhnya gak lebih dari satu jam.

Jika emang berniat buat memilih rute perjalanan yang lebih dari itu, maka kamu harus menelpon customer care Helicity di nomor +62 811 933 1111.

3. Cek harganya

Foto: Pixabay.
Foto: Pixabay.

Semua yang berkaitan dengan harga tertera di dalam aplikasi. Masing-masing helipad punya harga yang berbeda-beda.

Bukan berarti ketika kamu memilih landing pad tandanya kamu tinggal bayar. Masih ada biaya lain yaitu flight charge yang berkisar antara Rp 6 hingga Rp 7 jutaan.

Jika kamu pengin helitour aja alias cuma mengelilingi Jakarta aja, maka biayanya mulai dari Rp 6 jutaan dengan tiga orang penumpang. Tarif ini belum termasuk biaya landing helipad.

Makin banyak penumpang, biayanya juga makin mahal.

4. Pilih helikopter

Foto: Pixabay.
Foto: Pixabay.

Yang asyik dari naik helikopter lewat Helicity adalah kamu bisa memilih helikopter sendiri. Rata-rata, helikopter milik Helicity merupakan helikopter tipe Bell.

Kamu bisa mengetahui fitur-fitur heli yang dipilih sekilas, sebut aja seperti interiornya.

Meski bisa memilih, kamu cuma bisa pakai yang tersedia ya. Soalnya gak semua helikopter bisa dipakai.

Terkadang, helikopter tersebut udah di-booking orang atau emang lagi gak dipakai aja buat operasional.

5. Booking penerbangannya

Foto: Pixabay.
Foto: Pixabay.

Setelah helikopternya dipilih, langkah selanjutnya adalah mem-booking penerbangan.

Nantinya, customer care bakal menghubungimu buat menindaklanjuti order. Baru deh kamu diberitahu soal cara membayar dan sebagainya. Mudah, kan?

Intinya, sewa helikopter ternyata gak ribet dan bisa dilakukan lewat bantuan aplikasi. Meski gitu harganya mahal. Mungkin karena itu cuma sedikit yang mampu pakai.

Jadi, tertarik mencoba naik helikopter? Atau udah cukup cuma tahu tata caranya aja?

Marketplace Asuransi #1 Indonesia
Jaminan termurah sesuai anggaran Layanan gratis dari beli hingga klaim Proses praktis, polis langsung terbit Pilihan polis dari 50 asuransi terpercaya
Lihat Penawaran Promo →