Cara Mudah Pembatalan Tiket Kereta Api, Refund, dan Ganti Jadwal

TEMPO/ Eko Siswono Toyudho

Meski gak pengin, pembatalan tiket kereta api terkadang gak terhindarkan. Niat liburan kadang harus tertunda karena satu dan lain hal yang mendesak.

Kalau udah gini, biar gak makin sedih, maka yang pertama-tama harus dilakukan adalah membatalkan pemesanan tiket biar dapat uang refund. Seenggaknya, uang tersebut bisa disimpan buat pembelian tiket berikutnya.

Tapi, bukannya proses pembatalan tiket ini ribet banget ya? Percayalah, gak serumit yang kamu kira kok. Berikut syarat dan tahapan yang perlu dilakukan.

Syarat:

 

  • Booking ID
  • KTP asli dan fotokopi
  • Dilakukan maksimal 30 menit sebelum jadwal keberangkatan. Jika gak, bakal hangus.

 

Tahapan:

1. Mendatangi stasiun

 

Sekalipun membeli secara online, pembatalan tiket tetap harus dilakukan secara offline alias langsung di stasiun.

Pergilah menuju lokasi pembatalan tiket. Sesampainya di sana, segera ambil nomor antrean. Jangan lupa bawa syarat yang dibutuhkan.

Jika ogah mengantre lama-lama, datanglah sejak pagi. Lebih baik lagi jika datang saat layanan baru dibuka.

Umumnya, pembatalan tiket dilayani mulai pukul 07.00 sampai 19.00. Beberapa stasiun, seperti stasiun Senen, bahkan melayani 24 jam.

Perlu diingat, pihak yang melakukan pembatalan harus pemilik tiket sendiri, gak bisa diwakilkan. Kalau terpaksa, maka harus pakai surat kuasa bertanda tangan dan bermaterai.

Sementara jika dalam satu form pembatalan terdiri lebih dari satu tiket, maka pengambilan dana dapat diwakilkan oleh salah satu penumpang yang namanya tercatat pada formulir tersebut.

2. Mengisi formulir pembatalan

(Image: jihanbalbeid)

Kamu bakal mendapatkan formulir pembatalan tiket kereta api oleh petugas loket. Formulir tersebut terdiri dari dua rangkap berupa data tiket dan data penumpang. Segera lengkapi formulir sesuai petunjuk yang tersedia.  

Biar proses mengisi formulir bisa lancar dan cepat, usahakan bawa pulpen sendiri dari rumah ya.

Jika ada hal yang meragukan, jangan segan bertanya pada petugas atau customer service di stasiun. Jika udah selesai, tunggulah sampai nomor antreanmu dipanggil. Selanjutnya, kamu bisa menuju loket pembatalan sambil menyerahkan semua berkas yang diperlukan.

3. Menerima dana refund

Pembatalan tiket dikenakan biaya administrasi sebesar 25 persen dari harga tiket. Maka, uang refund yang kamu terima adalah 75 persen dari total harga tiket. Misalnya harga tiket Rp 100 ribu, maka yang bakal dikembalikan cuma Rp 75 ribu.

Ya lumayan lah, daripada gak sama sekali.

Kamu dapat memilih mengambil dana secara tunai atau lewat transfer bank. Dana refund dapat kamu terima setelah 30×24 jam alias 30 hari sejak pengajuan. Jika mengambil secara tunai, jangan lupa bawa kembali formulir pembatalan yang telah divalidasi oleh petugas.

Ganti jadwal tiket

Nah, buat kamu yang pengin mengganti jadwal keberangkatan, tahapannya kurang lebih sama. Bedanya, kamu perlu menyebutkan tanggal baru yang dipengin. Petugas bakal memberitahu ketersediaan kursi pada tanggal tersebut.

Prosesnya seperti membatalkan lalu membeli tiket kembali. Jadi, tetap ada potongan administrasi sebesar 25 persen di luar biaya pemesanan tiket. Jika harga tiket pada tanggal yang dipengin lebih mahal, kamu perlu membayar selisihnya. Tapi, jika lebih murah, selisihnya bakal dianggap hangus. Kalau ini yang terjadi, lebih baik lakukan pembatalan aja, lalu beli tiket baru secara terpisah atau bisa juga dilakukan secara online.

Stasiun yang melayani pengajuan pembatalan

Pengajuan pembatalan gak harus dilakukan pada stasiun asal atau tujuan pada tiket. Tapi perlu diketahui juga kalau gak semua stasiun dapat melayani pengajuan pembatalan tiket kereta api.

Berikut ini daftar stasiun yang melayani pengajuan pembatalan tiket.

  • DAOP 1 Jakarta: Stasiun Jakarta Kota, Stasiun Gambir, Stasiun Pasar Senen, Stasiun Bogor, Stasiun Bekasi, Stasiun Cikampek, Stasiun Serang, Stasiun Rangkasbitung
  • DAOP 2 Bandung: Stasiun Bandung, Stasiun Purwakarta, Stasiun Banjar, Stasiun Tasikmalaya, Stasiun Kiaracondong
  • DAOP 3 Cirebon: Stasiun Cirebon, Stasiun Cirebon Prujakan, Stasiun Brebes, Stasiun Jatibarang
  • DAOP 4 Semarang: Stasiun Tegal, Stasiun Pekalongan, Stasiun Cepu, Stasiun Semarang Poncol. Stasiun Semarang Tawang, Stasiun Bojonegoro
  • DAOP 5 Purwokerto: Stasiun Purwokerto, Stasiun Cilacap, Stasiun Kroya, Stasiun Kutoarjo
  • DAOP 6 Yogyakarta: Stasiun Yogyakarta (Stasiun Tugu), Stasiun Lempuyangan, Stasiun Solo Balapan
  • DAOP 7 Madiun: Stasiun Madiun, Stasiun Kediri, Stasiun Jombang, Stasiun Kertosono
  • DAOP 8 Surabaya: Stasiun Surabaya Gubeng, Stasiun Surabaya Pasarturi, Stasiun Sidoarjo, Stasiun Malang, Stasiun Mojokerto, Stasiun Blitar
  • DAOP 9 Jember: Stasiun Jember, Stasiun Probolinggo, Stasiun Pasuruan, Stasiun Banyuwangi Baru, Stasiun Kalibaru, Stasiun Jember, Stasiun Probolinggo, dan Stasiun Pasuruan
  • DIVRE I Sumatera Utara: Stasiun Medan, Stasiun Tebing Tinggi, Stasiun Siantar, Stasiun Tanjung Balai, Stasiun Kisaran Rantau Prapat
  • DIVRE II Sumatera Barat: Stasiun Padang
  • DIVRE III Sumatera Selatan: Stasiun Prabumulih, Stasiun Kertapati, Stasiun Lubuklinggau, Stasiun Baturaja, Stasiun Tanjungkarang, dan Stasiun Kotabumi

Gimana, cukup mudah kan prosesnya? Gak masalah dong bangun pagi-pagi buat urus pembatalan? Daripada uang tiket 100 persen melayang.

Kamu yang udah pernah melakukan pembatalan tiket kereta api, share pengalamanmu di kolom komentar ya!

Marketplace Asuransi #1 di Indonesia

Cari Asuransi Terbaik Sesuai Anggaranmu

  • Bandingkan > 100 polis asuransi
  • Konsultasi & bantuan klaim gratis