Cari Pinjaman dengan Jaminan? Perhatikan Dulu Hal Ini

Pinjaman dengan jaminan

Bank memiliki dua jenis layanan pinjaman pribadi, yakni pinjaman dengan jaminan atau agunan (secured loan) dan pinjaman tanpa agunan (unsecured loan). Agunan berarti jaminan atau tanggungan. Kegunaan jaminan dalam layanan ini adalah meminimalkan risiko kerugian bagi bank jika terjadi kredit macet.

Dalam hal ini, aset biasanya berbentuk rumah, tanah, atau harta lain. Kedua jenis layanan tersebut memberikan manfaat yang berbeda. Pemilihan salah satu di antaranya tergantung pada kebutuhan peminjam.

Masyarakat yang butuh dana untuk memenuhi kebutuhan jangka panjang biasanya memilih pinjaman dengan jaminan. Adapun pinjaman tanpa agunan lebih sering digunakan masyarakat yang butuh dana tambahan dalam waktu yang lebih instan.

Bank tidak meminta jaminan dalam menyediakan layanan pinjaman tanpa agunan. Namun biasanya nominal dananya lebih kecil dan bunganya lebih besar daripada bunga pinjaman berjaminan.

Dengan demikian, jika Anda hendak membangun rumah, misalnya, tentu pinjaman dengan jaminan yang harus Anda pilih. Sebab, layanan ini cocok dengan kebutuhan Anda.  Berikut ini penjelasan mengenai layanan pinjaman dengan jaminan:

Pinjaman dengan Jaminan

Jaminan untuk meminjam ke bank bisa memakai sertifikat kepemilikan dari suatu barang.
Jaminan untuk meminjam ke bank bisa memakai sertifikat kepemilikan dari suatu barang.

Setiap bank pastinya ingin memastikan kredit yang dikucurkan aman. Karena itu, bank mewajibkan adanya jaminan dalam penyediaan layanan ini. Jaminan harus mempunya nilai yang setara dengan jumlah pinjaman.

Dengan memberikan jaminan, masyarakat yang diberi pinjaman diharapkan lebih termotivasi untuk melunasi kredit tersebut. Sebab, jika terus menunggak, risiko yang harus mereka bayar adalah kehilangan jaminan. Misalnya penyitaan harta-benda atau pemblokiran rekening tabungan/deposito oleh bank.

Masyarakat yang menggunakan layanan ini biasanya memberikan jaminan berupa aset fisik. Tak banyak yang mengetahui bahwa deposito dan tabungan pun bisa menjadi jaminan. Namun memang tak semua bank membolehkan jaminan berupa deposito atau tabungan. Tanyakan kepada bank terkait untuk memperoleh informasi soal jaminan ini.

Jenis pinjaman dengan jaminan beragam. Ada yang berupa modal kerja. Ada pula kredit investasi. Pengguna layanan ini umumnya memerlukan dana tambahan untuk membuka/memperluas usaha, membeli rumah/kendaraan, atau memenuhi kebutuhan jangka panjang lain.

Berikut ini adalah keuntungan dan kekurangan menggunakan layanan pinjaman dengan jaminan secara umum:

Keuntungan:

  • Bunga lebih kecil
  • Nominal jumlah pinjaman lebih besar (tergantung nilai jaminan)

Kekurangan:

  • Syarat permohonan lebih banyak
  • Proses pencairan pinjaman lebih kompleks
KTP dan KK adalah syarat mutlak dalam mengajukan aplikasi apapun ke bank
KTP dan KK adalah syarat mutlak dalam mengajukan aplikasi apapun ke bank

Umumnya bank mensyaratkan dokumen berikut ini bagi Anda yang ingin mendapatkan pinjaman dengan jaminan:

  1. Kartu tanda penduduk dan kartu keluarga
  2. Akta nikah/cerai/kematian/perjanjian pranikah
  3. Nomor pokok wajib pajak/surat pemberitahuan pajak
  4. Rekening 3 bulan terakhir
  5. Slip gaji karyawan/surat keterangan penghasilan
  6. Dokumen jaminan (BPKB/STNK, SHM/SHGB, IMB, AJB, PBB terakhir)

Untuk mendapatkan layanan pinjaman dengan jaminan terbaik, Anda perlu membandingkan penawaran satu bank dengan bank lain. Sebab, manfaat yang disediakan masing-masing bank berbeda. Begitu pula persyaratannya.

Anda juga harus merencanakan keuangan agar bisa melunasi pinjaman tepat waktu. Sebab, dengan begitu, Anda terhindar dari risiko kehilangan aset yang dijaminkan. Pilih jangka waktu pelunasan yang paling sesuai. Jika hendak membeli rumah, Anda bisa memilih melunasi pinjaman dalam kurun 5, 10, atau 15 tahun.

Di sisi lain, bank akan melihat potensi Anda sebagai calon peminjam. Bank akan mengecek riwayat kredit Anda untuk memastikan bahwa pinjaman bisa Anda kembalikan. Misalnya jika Anda memiliki kartu kredit, bank akan melihat ketepatan waktu Anda dalam melunasi tagihan.

Bank Indonesia memiliki daftar yang memuat nama masyarakat yang bermasalah dalam hal pembayaran kredit. Karena itu, selalu pastikan pelunasan tagihan dari bank agar Anda lebih mudah mendapatkan pinjaman dengan jaminan.

 

 

Yang terkait artikel ini:

[Baca: Aset Apa Saja yang Bisa Jadi Jaminan ke Bank?]

[Baca: Perhatikan Ini Setelah Dapat Pinjaman dengan Jaminan]

 

Marketplace Asuransi #1 Indonesia
Jaminan termurah sesuai anggaran Layanan gratis dari beli hingga klaim Proses praktis, polis langsung terbit Pilihan polis dari 50 asuransi terpercaya
Lihat Penawaran Promo →