Apa Itu CSR dan Fungsinya? Ini Manfaat dan Contohnya

Apa itu CSR? CSR adalah corporate social responsibility

CSR atau corporate social responsibility merupakan sebuah mekanisme perusahaan untuk secara sadar mengintegrasikan bisnis terhadap lingkungan hidup dan sosial dalam operasional perusahaan dan interaksinya dengan stakeholder.

Dengan kata lain, CSR adalah sebuah konsep dan tindakan yang dilakukan oleh sebuah perusahaan sebagai rasa tanggung jawabnya terhadap sosial dan lingkungan sekitar di mana perusahaan tersebut berada.

Stakeholder adalah konsumen, karyawan, pemegang saham, komunitas dan lingkungan dalam segala aspek operasional perusahaan.

Timbal Balik Perusahaan Melalui CSR

Bentuk CSR ini dilakukan dengan melaksanakan suatu kegiatan yang bisa meningkatkan kesejahteraan masyarakat atau penduduk sekitar, menjaga lingkungan hidup, sosial maupun budaya, memberikan beasiswa pendidikan kepada masyarakat yang kurang mampu, membangun fasilitas umum atau kesehatan, serta memberikan bantuan berupa dana ataupun kebutuhan pokok untuk kesejahteraan masyarakat sekitar.

Dasar hukum perusahaan melakukan CSR adalah Undang-Undang Nomor 40 Tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas Pasal 74 ayat 1.

Lalu, mengapa perusahaan harus melakukan CSR? Secara tidak langsung, kegiatan CSR akan menjamin keberlanjutan bisnis sebuah perusahaan. Hal ini disebabkan oleh:

  1. Gangguan sosial akibat pencemaran lingkungan akan menurun karena perusahaan mendapat dukungan dari masyarakat setempat.
  2. Pasokan bahan baku menjadi lebih terjamin secara jangka panjang.
  3. Potensi keuntungan dari unit bisnis baru yang berawal dari kegiatan CSR yang dirancang oleh perusahaan.

Fungsi Penerapan CSR

Bicara tentang CSR tidak dapat dilepaskan dari fungsinya yaitu sebagai suatu bentuk tanggung jawab suatu perusahaan terhadap pihak yang terlibat atau terdampak baik secara langsung atau tidak langsung atas apa yang menjadi aktivitas perusahaan. Secara rinci, fungsi dari CSR bagi perusahaan adalah sebagai berikut.

1. Social license to operate

Sebuah bisnis atau perusahaan bisa berkembang atau tidak akan sangat dipengaruhi oleh salah satu faktor yaitu masyarakat.

Oleh sebab itu, adanya CSR, masyarakat yang mendiami dan bertempat tinggal disekitar perusahaan tersebut akan mendapatkan manfaat dari perusahaan yang bersangkutan.

Hal ini tentu akan memberikan keuntungan bagi masyarakat sekitar. Manfaat yang diperoleh ini lama kelamaan akan membuat masyarakat menjadi loyal dengan perusahaan tersebut.

Di sisi lain, hal ini akan menguntungkan bagi perusahaan karena memudahkan dalam menjalankan program atau kegiatannya di daerah yang bersangkutan.

2. Melebarkan akses sumber daya

Sebuah CSR perusahaan bila dikelola dengan baik akan memberikan keuntungan bagi perusahaan. Diantaranya adalah meningkatkan daya saing perusahaan dan memudahkan perusahaan untuk mendapatkan sumber daya yang diperlukan.

3. Melebarkan akses menuju pasar

Dengan program CSR sebenarnya seluruh investasi serta biaya yang telah dikeluarkan bisa menjadi sebuah potensi untuk mendapatkan akses pasar yang lebih luas dan besar lagi.

Tidak hanya itu saja, langkah ini bisa membangun loyalitas konsumen, bahkan menembus target pasar yang baru.

Hal ini bisa terjadi karena program CSR yang berjalan dengan baik dapat membuat nama atau brand perusahaan menjadi lebih terkenal dan dikagumi oleh masyarakat luas.

4. Mereduksi risiko bisnis perusahaan

Bagi perusahaan, menyelenggarakan CSR dapat mengurangi risiko bisnis. Mengapa demikian? Karena dengan CSR akan membangun hubungan perusahaan dengan pihak yang terlibat menjadi lebih baik lagi, sehingga risiko bisnis seperti adanya kerusuhan dapat diatasi dengan mudah.

Dengan demikian, biaya pengalihan risiko bisa dipergunakan oleh perusahaan untuk hal lain yang lebih bermanfaat untuk masyarakat atau perusahaan.

5. Membangun hubungan baik dengan regulator

Tidak hanya dapat memperbaiki hubungan perusahaan dengan masyarakat, namun dengan CSR juga dapat menjalin hubungan yang lebih baik lagi dengan pihak pemerintah karena adanya program CSR ini akan lebih meringankan beban pemerintah sebagai regulator.

Dimana pemerintahlah yang sebenarnya memiliki tanggung jawab besar terhadap kesejahteraan lingkungan dan masyarakatnya. Namun, dengan CSR peran ini dapat dilakukan oleh perusahaan.

6. Meningkatkan hubungan dengan stakeholder

Selain membangun hubungan yang baik kepada masyarakat, regulator, CSR juga bisa memperbaiki hubungan dengan stakeholder perusahaan, termasuk pemegang saham.

Melalui pelaksanaan program CSR ini akan dapat memudahkan komunikasi dengan stakeholder yang tentu saja akan menambah kepercayaan kepada perusahaan yang bersangkutan.

7. Meningkatkan semangat dan produktivitas karyawan

Reputasi perusahaan yang baik adalah yang berkontribusi besar kepada stakeholder, masyarakat sekitar, dan lingkungannya. Sementara dari sisi internal, hal ini akan menambah kebanggaan bagi karyawan yang bekerja di perusahaan tersebut dan dapat berdampak pada peningkatan etos kerja dan produktivitas karyawan.

Manfaat yang Didapatkan Melalui CSR

Sebuah perusahaan menjalankan CSR bukan hanya sekadar melakukan kewajiban yang telah ditetapkan oleh pemerintah. Tentu saja, bagi sebuah bisnis atau perusahaan selalu mengharapkan timbal balik atau manfaat atas apa yang telah dikeluarkannya.

Nah, berikut ini adalah manfaat dari CSR sebagai bentuk tanggung jawab kepada berbagai pihak yang terlibat bagi perusahaan. Selain itu, ada juga manfaat yang diperoleh masyarakat dari adanya CSR.

1. Manfaat CSR untuk perusahaan

Bagi perusahaan, CSR memberikan banyak manfaat, di antaranya:

  • Meningkatkan citra atau image perusahaan di mata masyarakat dan publik.
  • Adanya potensi untuk mengembangkan kerja sama dengan perusahaan lain.
  • Dapat membedakan perusahaan tersebut dengan para kompetitor.
  • Memperkuat brand perusahaan di mata masyarakat dan publik.

2. Manfaat CSR untuk masyarakat

Sedangkan manfaat CSR untuk masyarakat adalah:

  • Meningkatnya kapasitas sumber daya manusia masyarakat.
  • Meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekitar.
  • Meningkatkan kelestarian baik lingkungan hidup atau fisik maupun sosial dan budaya di sekitar perusahaan.
  • Terbangun serta terpeliharanya fasilitas umum dan fasilitas masyarakat yang sifatnya sosial yang berguna untuk masyarakat khususnya yang berada di sekitar perusahaan tersebut.

Unsur-Unsur Penting di dalam CSR

Tentu tak mudah untuk dapat mengukur kesuksesan atau keuntungan yang diperoleh perusahaan dengan adanya CSR. Namun, setidaknya ada tiga unsur penting CSR yang sebaiknya dimiliki oleh perusahaan.

1. Triple bottom line 

Unsur penting CSR adalah triple bottom line. Triple bottom line adalah konsep pengukuran kinerja suatu bisnis dengan memperhatikan ukuran kinerja ekonomis berupa profit, ukuran kepedulian sosial, dan pelestarian lingkungan. Mengapa demikian? Karena ketiganya memiliki peranan penting dalam dunia bisnis.

Ketiga aspek tersebut seharusnya dijadikan sebagai orientasi perusahaan dalam menjalankan dan menjaga keberlangsungan bisnisnya.

2. Manajemen risiko

Membangun reputasi perusahaan yang baik tentu tak bisa dibangun dalam semalam. Butuh waktu hingga bertahun-tahun, namun hanya dibutuhkan beberapa jam bahkan menit untuk merusak reputasi tersebut.

Hal yang berkemungkinan untuk terjadi adalah adanya kecelakaan yang berdampak pada kerusakan lingkungan. Contoh nyata adalah bencana lumpur Lapindo di Sidoarjo.

Untuk itu, peran manajemen risiko menjadi penting dalam pelaksanaan CSR untuk meminimalisir bahkan menghindari kemungkinan terburuk yang menyebabkan atensi negatif baik dari konsumen, masyarakat sekitar, stakeholder, ataupun pemerintah sebagai regulator.

3. Manajemen krisis

Manajemen krisis penting untuk dimiliki setiap perusahaan, termasuk dalam CSR. Krisis yang mungkin terjadi dalam menjalankan CSR adalah apabila terjadinya pemboikotan terhadap produk atau munculnya isu-isu lingkungan dan sosial.

Oleh sebab itu, sebaiknya dalam menjalankan CSR sudah memiliki manajemen krisis yang baik untuk mengatasi hal tersebut dengan program yang baik.

Sehingga kemungkinan terjadinya krisis menjadi minimal atau  tidak semakin membesar dan isu-isu yang beredar dapat dijawab dengan kegiatan CSR yang telah dilakukan perusahaan.

Karakteristik CSR yang Baik dan Benar

Dalam menjalankan CSR tentu saja kriteria tentang CSR yang baik dan benar. Apa sajakah itu? Berikut ini adalah kriteria CSR perusahaan yang baik dan benar.

  • Merupakan kegiatan yang mengikuti kepatuhan kepada hukum dan peraturan yang berlaku.
  • Berdampak jangka panjang bagi perusahaan dan masyarakat.
  • Mempertimbangkan serta  memperhatikan kepentingan stakeholder baik di dalam dan di luar perusahaan.
  • Menjalankan good governance, di antaranya memiliki transparansi dan akuntabilitas.
  • Mengikuti panduan dari ISO 26000.

Contoh Penerapan CSR

Saat ini, sudah ada banyak sekali perusahaan yang menyelenggarakan CSR. Apalagi hal ini menjadi penting bagi perusahan terbuka untuk memenuhi kewajiban kepada pemerintah.

Dan dari banyaknya perusahaan tersebut, setidaknya ada 3 perusahaan berikut yang menjalankan CSR sebagai contohnya.

1. PT Bank Mandiri

Program CSR yang diselenggarakan oleh Bank Mandiri biasanya tentang mengembangkan bisnis usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Hal ini sejalan dengan fokus utama CSR Bank Mandiri adalah untuk mendorong pertumbuhan tingkat kesejahteraan masyarakat.

Melalui implementasi program CSR yang berkesinambungan, Bank Mandiri ingin meraih keberhasilan bisnis bersama dengan peningkatan kesejahteraan masyarakat Indonesia.

Program yang diselenggarakan oleh Bank Mandiri ini adalah Wirausaha Muda Mandiri, Mandiri bersama Mandiri, dan Spirit Memakmurkan Negeri.

2. PT Telkomsel

Mengingat perusahaan ini bergerak di bidang informasi dan teknologi, maka CSR yang dilakukan tidak berbeda jauh dengan bisnisnya.

Di antaranya internet sehat dan The NextDev, sebuah ajang pencarian dan pengembangan startup teknologi terbaik Indonesia di bidang social impact.

Hal ini selaras dengan empat pilar CSR Telkomsel, yaitu edukasi, digital citizenship, pemberdayaan komunitas, dan filantropi.

3. PT Astra International

Perusahaan ini memiliki program CSR yang telah disepakati dan didokumentasikan dalam Public Contribution Roadmap setiap tahunnya oleh perusahaan.

Program CSR Astra dinamakan program empat pilar Kontribusi Sosial Astra, yaitu Kesehatan, Pendidikan, Lingkungan dan Kewirausahaan.

Tujuannya adalah menciptakan kontribusi sosial yang semakin memiliki nilai tambah dan bermanfaat bagi masyarakat Indonesia sebagai upaya Astra memposisikan sebagai bagian dari ekosistem yang ada di Indonesia.

Pada akhirnya, melakukan program CSR kepada masyarakat secara berkelanjutan akan memberikan keuntungan jangka panjang bagi perusahaan.

Selain membantu meningkatkan kesejahteraan serta kehidupan sosial ekonomi masyarakat, perusahaan juga akan ikut terdongkrak citranya di mata masyarakat dan publik.

Meningkatnya citra perusahaan tentu akan dapat berdampak pada proses produksi dan pemasaran produk perusahaan yang mana akan berjalan lancar dengan hasil yang maksimal.

Selain CSR, kehadiran asuransi bagi karyawan juga menambah nilai perusahaan. Untuk kebutuhan asuransi karyawan dan asuransi kesehatan lainnya silakukan kunjungi Lifepal!

Marketplace Asuransi #1 Indonesia
Jaminan termurah sesuai anggaran Layanan gratis dari beli hingga klaim Proses praktis, polis langsung terbit Pilihan polis dari 50 asuransi terpercaya
Lihat Penawaran Promo →