Salah Satunya Tersandung Kasus Korupsi, Ini Daftar Dirut Garuda yang Diterpa Isu Negatif

Dirut Garuda Indonesia Seringkali Tersandung Masalah Korupsi (Ilustrasi by Shutterstock).

Dirut Garuda Indonesia Seringkali Tersandung Masalah Korupsi (Ilustrasi by Shutterstock).

Nama dirut Garuda Indonesia dalam beberapa tahun belakangan ini emang menjadi kursi panas yang banyak disorot oleh media Tanah Air akibat berbagai isu yang menerpa.

Paling baru diberitakan adalah I Gusti Ngurah Askhara Danadiputra atau biasa disebut Ari Askhara yang diberhentikan oleh Menteri Badan Usaha Milik Negara terkait onderdil motor Harley Davidson yang dibawa dalam armada baru mereka yakni Airbus A330-900 Neo.

“Dengan itu, saya akan memberhentikan Saudara Direktur Utama Garuda dan tentu proses ini kami, karena Garuda adalah perusahaan publik, akan ada prosedur lainnya,” terang Erick Thohir saat menghadiri konferensi pers tanggal 5 Desember 2019, mengutip dari Kompas.

Rumor tentang gonjang-ganjing direksi Garuda Indonesia sendiri dimulai semenjak Menteri BUMN mengultimatum oknum yang bersangkutan untuk segera mengundurkan diri atau menunggu dipecat.

Ternyata kasus ini bukan yang perdana lho menimpa dirut Garuda Indonesia. Sebelumnya ada beberapa nama yang sempat diterpa isu miring lainnya. Yuk kita lihat siapa aja mereka.

Indra Setiawan

Dirut Garuda Indonesia
Indra Setiawan, Mantan Dirut Garuda Indonesia Saat Berada di Gedung KPK (TEMPO)

Pada bulan Mei 2002 Indra Setiawan ditunjuk menjadi dirut Garuda Indonesia menggantikan pendahulunya yakni Abdul Gani yang mengundurkan diri. Ia menangani maskapai penerbangan pelat merah ini sekitar 3 tahun kurang sampai bulan Maret 20005.

Namun beberapa tahun setelah dirinya keluar dari Garuda, Indra Setiawan sempat tersandung kasus pembunuhan aktivis HAM Munir dan divonis 1 tahun penjara. Seperti yang kita ketahui kasus Munir sendiri terjadi pada tahun 2004 ketika Indra menjabat sebagai dirut.

Emirsyah Satar

Dirut Garuda Indonesia
Mantan Dirut Garuda Indonesia (Persero)Tbk, Emirsyah Satar, seusai menjalani pemeriksaan di gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Selanjutnya ada nama Emirsyah Satar yang cukup familiar dengan sebagian masyarakat. Salah satu penyebabnya karena ia menjadi dirut Garuda Indonesia dalam periode waktu yang lumayan lama yakni dari bulan Maret 2005 sampai Desember 2014.

Emirsyah Satar memutuskan mengundurkan diri setelah sekitar 9 tahun bekerja. Fakta tersebut menjadikannya salah satu dirut Garuda Indonesia terlama yang duduk di pucuk pimpinan.

Beberapa tahun setelah mengundurkan diri ia juga tersandung kasus suap sebesar Rp 5,9 miliar lebih. Saat ini kasusnya masih dalam proses dan akan memasuki tahap persidangan setelah KPK selesai melakukan penyidikan.

I Gusti Ngurah Askhara Danadiputra

Dirut Garuda Indonesia
I Gusti Ngurah Askhara Danadiputra

Terakhir ada dirut Garuda Indonesia I Gusti Ngurah Askhara Danadiputra. Ia mulai menjabat sebagai pemimpin pada bulan September 2018 menggantikan Pahala Nugraha Mansury yang posisinya digeser oleh mantan Menteri BUMN Rini Soemarno.

Ari Askhara menjabat sampai bulan Desember 2019 sebelum akhirnya dicopot oleh Menteri BUMN Erick Thohir akibat tersandung masalah penyelundupan onderdil motor Harley Davidson ilegal di dalam sebuah armada yang baru dipesan oleh Garuda Indonesia.

Sebelum menjabat sebagai dirut Garuda Indonesia, Ari sempat menjabat sebagai dirut PT Pelindo III, direktur Keuangan Garuda Indonesia serta Director of Human Capital and System Development PT Wijaya Karya.

Nah itulah 3 nama dirut Garuda Indonesia yang sempat terkena masalah ataupun isu kurang sedap. Semoga kedepannya BUMN pelat merah Tanah Air ini bisa mencatatkan kinerja yang lebih baik ya! (Editor: Winda Destiana Putri).

Marketplace Asuransi #1 di Indonesia

Cari Asuransi Terbaik Sesuai Anggaranmu

  • Bandingkan > 100 polis asuransi
  • Konsultasi & bantuan klaim gratis