Daftar Kode Harta Pajak di SPT PPh Tahunan Formulir 1770? Cek di Sini

daftar kode harta pajak

Setiap kali melakukan pengisian Surat Pemberitahuan Tahunan (SPT) pajak, kamu akan diminta membubuhkan kode harta pajak. Pencantuman kode harta pajak ini wajib dituliskan dalam lembaran Formulir 1770 yang biasanya digunakan oleh pelapor berstatus Wajib Pajak Orang Pribadi.

Berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, kini pencantuman kode harta pajak bisa dilakukan dengan lebih mudah. Sejak dikeluarkannya sistem DJP Online, pembayaran pajak sekaligus pelaporan SPT bisa dilakukan secara online.

Jadi, kamu nggak usah repot-repot lagi ke Kantor Pelayanan Pajak (KPP) hanya untuk bayar dan lapor SPT.

Melalui sistem DJP Online, kode harta dapat diisikan dengan memilih harta apa yang ingin kamu laporkan dalam kolom Kode Harta. Barulah kemudian memasukkan Nama Harta yang mau dilaporkan di kolom yang disediakan.

Namun, akan berbeda kalau kamu melakukan pelaporan SPT Tahunan secara manual. Tanpa sistem online, kamu setidaknya harus hafal apa saja kode harta pajakmu begitu akan mengisi kolom Kode Harta pada Formulir 1770 lampiran IV.

Kalau tidak ingat nomor ini, kamu bisa mencari tahu di buku petunjuk pengisian formulir surat pemberitahuan tahunan pajak penghasilan. Kebayang kan betapa ribet dan nggak praktisnya mengisi SPT Tahunan secara manual? 

Beruntung, Direktorat Jenderal Pajak (DJP) memahami kebutuhan para Wajib Pajak yang ingin cepat dan efektif mengisi SPT dengan meluncurkan DJP Online.

Bicara soal kode harta pajak, kamu sebagai Wajib Pajak masih ingat nggak kode-kodenya apa saja? Nah kali ini, Lifepal akan membahas informasi tentang apa saja kode-kode harta pajak untuk menambah pengetahuan kamu biar makin paham soal perpajakan di Indonesia.

Daftar kode harta pajak di Formulir 1770 S dan 1770 SPT Tahunan

Ada cukup banyak kode harta pajak yang diisi dalam Formulir SPT 1770 S dan 1770. Semuanya tergantung dari kategori harta yang akan dilaporkan.

Kategori-kategori harta tersebut antara lain Kas dan Setara Kas, Piutang, Investasi, Alat Transportasi, Harta Bergerak Lainnya, dan Harta Tidak Bergerak.

Berikut ini adalah daftar kode harta pajak yang mesti dicantumkan dalam Formulir SPT 1770 S dan 1770 serta kategori hartanya:

Kode harta pajak Kas dan Setara Kas

  • 011: Uang tunai
  • 012: Tabungan
  • 013: Giro
  • 014: Deposito
  • 019: Kas dan setara kas

Kode harta pajak Piutang

  • 021: Piutang
  • 022: Piutang afiliasi
  • 029: Piutang lainnya

Kode harta pajak Investasi

  • 031: Saham yang dibeli buat dijual kembali
  • 032: Saham
  • 033: Obligasi perusahaan
  • 034: Obligasi Pemerintah Indonesia atau Surat Berharga Negara
  • 035: Surat utang lainnya
  • 036: Reksa dana
  • 037: Instrumen derivatif (right, warran, kontrak berjangka, opsi, dan lain-lain)
  • 038: Penyertaan modal dalam perusahaan lain yang tidak atas saham meliputi penyertaan modal pada CV, Firma, dan sejenisnya
  • 039: Investasi lainnya

Kode harta pajak Alat Transportasi

  • 041: Sepeda
  • 042: Sepeda motor
  • 043: Mobil
  • 049: Alat transportasi lainnya

Kode harta pajak Harta Bergerak Lainnya

  • 051: Logam mulia (emas batangan, emas perhiasan, platina batangan, platina perhiasan, logam mulia lainnya).
  • 052: Batu mulia (intan, berlian, batu mulia lainnya)
  • 053: Barang-barang seni dan antik (barang-barang seni, barang-barang antik)
  • 054: Kapal pesiar, pesawat terbang, helikopter, jetski, peralatan olahraga khusus
  • 055: Peralatan elektronik atau furnitur
  • 059: Harta bergerak lainnya

Kode harta pajak Harta Tidak Bergerak

  • 061 Tanah dan/atau bangunan buat tempat tinggal
  • 062 Tanah dan/atau bangunan buat usaha (toko, pabrik, gudang, dan sejenisnya)
  • 063 Tanah atau lahan buat usaha (lahan pertanian, perkebunan, perikanan darat, dan sejenisnya)
  • 069 Harta gak bergerak lainnya

Tiga jenis Formulir 1770 buat lapor SPT Tahunan, manakah yang harus cantumkan kode harta pajak?

Saat akan mengisi SPT Tahunan di Formulir 1770 dalam bentuk tercetak, harta-harta yang kamu miliki sebagai Wajib Pajak biasanya dilaporkan dalam lampiran IV.

Formulir 1770 menurut aturan DJP diperuntukan bagi Wajib Pajak Orang Pribadi yang mau melapor SPT Tahunan Pajak Penghasilan (PPh).

Ada tiga Formulir 1770 yang disediakan DJP bagi para Wajib Pajak, yaitu:

1. Formulir SPT 1770 SS (sangat sederhana)

Formulir SPT satu lembar ini disediakan bagi kamu yang berstatus pegawai/pekerja dengan penghasilan ≤ Rp 60 juta per tahun.

Formulir 1770 SS bisa diisi dengan syarat punya bukti potong 1721-A1 (swasta) atau 1721-A2 (PNS) sebagai acuan mengisi formulir SPT.

Bukti potong itu sendiri akan diberikan kepada pegawai atau karyawan perusahaan setiap tahunnya menjelang masa pelaporan SPT.

2. Formulir SPT 1770 S (sederhana)

Beda lagi jika kamu pegawai/pekerja berpenghasilan ≥ Rp 60 juta per tahun, Formulir SPT yang harus kamu isi ini terdiri dari beberapa lampiran untuk mencatatkan harta yang kamu miliki.

Termasuk ke dalamnya, penghasilan dalam negeri seperti bunga, royalti, sewa, keuntungan penjualan, pengalihan harta lainnya, atau penghasilan yang dikenakan PPh final semisal bunga deposito, SBI, dan lainnya.

Sama seperti Formulir SPT 1770 SS, formulir ini juga mensyaratkan adanya bukti potong 1721-A1 atau 1721-A2. Kemudian, saat menggunakan formulir ini, jangan lupa untuk mengisi lampiran-lampiran berupa data penghasilan, daftar harta dan/atau kewajiban, bukti potong, hingga daftar anggota keluarga, ya!

3. Formulir SPT 1770

Nah, jika kamu termasuk Wajib Pajak yang mendapat penghasilan dari usaha, pekerjaan bebas, dari satu atau lebih pemberi kerja, hingga penghasilan di luar negeri, maka Formulir SPT ini yang akan kamu gunakan.

Ragu apakah kamu termasuk golongan ini atau tidak? Yuk coba cari tahu, siapa saja sih Wajib Pajak yang harus mengisi formulir SPT Tahunan ini?

  • Wajib Pajak Orang Pribadi yang dapat penghasilan dari usaha sendiri.
  • Wajib Pajak yang peroleh penghasilan dari pekerjaan bebas.
  • Wajib Pajak yang peroleh penghasilan dari satu atau lebih dari pemberi kerja.
  • Wajib Pajak yang penghasilannya dikenakan PPh final.
  • Wajib Pajak yang punya penghasilan dalam negeri semisal bunga, royalti, sewa, ataupun keuntungan penjualan atau pengalihan harta.
  • Wajib Pajak yang dapat penghasilan di luar negeri.

Sekarang, kamu tentunya sudah nggak pusing lagi membedakan formulir SPT mana yang memerlukan pencantuman kode harta beserta nama hartanya? Ya, Formulir SPT 1770 S dan Formulir SPT 1770 menyediakan lembaran pengisian harta milik Wajib Pajak yang harus dilaporkan.

Cara pengisian nama harta di Formulir SPT 1770 S dan 1770

Setelah memasukkan kode harta pajak, tahapan berikutnya yang harus kamu penuhi adalah mengisi Nama Harta dalam formulir penyampaian SPT.

Berikut ini adalah petunjuk pengisian Nama Harta dalam Formulir 1770 S dan 1770 sebagaimana yang diatur Direktorat Jenderal Pajak (DJP):

Nama harta Petunjuk pengisian
Tanah Cantumkan lokasi dan luas tanah.
Bangunan Cantumkan lokasi dan luas bangunan.
Kendaraan bermotor, mobil, hingga sepeda motor Cantumkan merek dan tahun pembuatan.
Kapal pesiar, pesawat terbang, helikopter, jetski, peralatan olahraga khusus, dan sejenisnya Cantumkan merek/jenis dan tahun pembuatannya.
Uang tunai Cantumkan mata uang dan nominalnya.
Simpanan, baik tabungan maupun deposito di bank dalam dan luar negeri Cantumkan nama bank buat setiap rekening simpanan.
Piutang Cantumkan identitas pihak yang menerima.
Efek-efek, seperti saham, obligasi, commercial paper, dan sebagainya Cantumkan nama penerbit.
Keanggotaan perkumpulan eksklusif (keanggotaan golf, time sharing, dan sejenisnya) Cantumkan nama perkumpulan.
Penyertaan modal lainnya dalam perusahaan lain yang tidak atas saham (CV, Firma)  Cantumkan nama tempat penyertaan modal.
Harta berharga lainnya Contohnya adalah batu permata, logam mulia, dan lukisan.

Lengkap, bukan? Itulah tadi informasi mengenai daftar kode harta pajak, Formulir SPT yang wajib mencantumkannya, hingga petunjuk pengisian nama harta. Semoga informasi di atas bermanfaat!

Marketplace Asuransi #1 Indonesia
Jaminan termurah sesuai anggaran Layanan gratis dari beli hingga klaim Proses praktis, polis langsung terbit Pilihan polis dari 50 asuransi terpercaya
Lihat Penawaran Promo →