Cara Mencairkan BPJS Ketenagakerjaan Online Lengkap [2021]

Telah Ditinjau: Avatar Aulia Akbar
BPJS Ketenagakerjaan logo

Cara mencairkan BPJS Ketenagakerjaan online kini bisa kamu akses dengan mudah melalui Lapak Asik atau sistem e-Klaim. Adapun klaim online yang dapat diajukan yaitu jaminan hari tua (JHT).

BPJS Ketenagakerjaan adalah jaminan sosial yang dihadirkan oleh pemerintah guna memberikan rasa aman bagi tenaga kerja WNI.

 

Pencairan dana via digital ini bertujuan untuk memudahkan masyarakat melakukan klaim tanpa perlu ngantri panjang, serta sebagai bentuk pencegahan Covid-19. Caranya pun terbilang mudah, yuk simak penjelasan lengkap berikut ini:

Cara Mencairkan BPJS Ketenagakerjaan Online Melalui Lapak Asik

Layanan Tanpa Kontak Fisik (Lapak Asik) merupakan protokol yang dihadirkan BPJS Ketenagakerjaan sebagai solusi klaim JHT online, khususnya selama masa pandemi Covid-19 saat ini. Berikut ini langkah-langkah yang dapat ditempuh:

  1. Buka situs antrian.bpjsketenagakerjaan.go.id atau klik menu “Antrian Online” yang ada pada aplikasi BPJSTK.
  2. Setelah mendapat nomor antrian, tutup jendela nomor antrian dan isi data sesuai yang tertera pada layar. Sebelum memilih menu “Simpan”, gulung layar ke bawah, dan download form untuk pengajuan JHT.
  3. Isi form dengan lengkap dan ikuti semua petunjuk yang tertera pada layar, sampai mendapat kode verifikasi atau PIN yang dikirim via SMS atau e-mail.
  4. Setelah memasukkan PIN verifikasi, biasanya akan diikuti permintaan memasukkan data rekening bank (nomor rekening, nama bank, nama pemilik rekening).
  5. Unggah file dokumen sesuai petunjuk yang diberikan.

Apabila telah melengkapi seluruh persyaratan dokumen yang diminta, kamu hanya perlu menunggu status pengajuan klaim. Jika disetujui akan diinformasikan lewat email, WhatsApp, SMS, atau telepon. Kemudian uang JHT akan dikirim via transfer ke rekeningmu.

Cara Mencairkan BPJS Ketenagakerjaan Online Melalui Sistem e-Klaim

Selain melalui Lapak Asik, cara mencairkan BPJS Ketenagakerjaan online dilakukan lewat e-Klaim melalui situs http://sso.bpjsketenagakerjaan.go.id/. Berikut ini langkah-langkah yang dapat diikuti:

Langkah pertama cara klaim BPJS Ketenagakerjaan adalah dengan membuka website BPJS Ketenagakerjaan dan lakukan pendaftaran online e-klaim di http://sso.bpjsketenagakerjaan.go.id/

Setelah kamu membuka website di atas, lengkapilah data diri kamu seperti:

  • No e-KTP.
  • Nama lengkap.
  • Tanggal lahir.
  • Nomor Kartu BPJS Ketenagakerjaan.
  • Alasan klaim, kamu bisa memilih menu drop down yang tersedia.
  • No ponsel, kamu akan mendapatkan kode verifikasi atau PIN.
  • Alamat email, kamu akan mendapatkan kode verifikasi atau PIN.

Setelah kamu mengisi data diri dengan lengkap. Kamu akan diminta untuk memilih kantor cabang BPJS dan sebaiknya pilih yang dekat dengan kediamanmu.

Kemudian kamu akan diminta untuk mengisi beberapa kolom hingga selesai untuk mendapatkan kode verifikasi atau PIN yang akan dikirimkan melalui alamat e-mail atau SMS.

Setelah kamu mendapatkan nomor verifikasi dan PIN, silahkan log in dan lengkapi lagi data diri kamu. Namun kali ini kamu akan diminta untuk memasukkan nomor rekening, nama pemilik rekening dan banknya.

Usai melengkapi data diri, kamu akan diminta untuk mengunggah dokumen-dokumen penting yang sebelumnya sudah dipindai.

Buatlah format scan dokumen tersebut dalam bentuk .jpeg, .jpg, .png, .bmp, atau .pdf agar bisa dilampirkan dalam formulir online dengan minimal size 100KB dan maksimal 1,8MB.

Jika semua data sudah lengkap dan benar, maka kamu akan mendapatkan pemberitahuan lewat email bahwa data kamu telah berhasil direkam dan menunggu proses persetujuan.

Untuk proses verifikasi, umumnya membutuhkan waktu 1 x 24 jam. Cetak email pemberitahuan dari pihak BPJS Ketenagakerjaan. Setelah itu, kamu bisa datang ke kantor cabang yang sudah kamu pilih di awal sesuai dengan jadwal yang sudah ditetapkan.

Jangan lupa untuk membawa email pemberitahuan yang sudah dicetak serta beberapa dokumen yang dibutuhkan, asli dan juga salinannya.

Tunjukkan dokumen serta email konfirmasi yang sudah kamu cetak ke petugas untuk segera diproses.

Karena kamu melalui jalur online, antreannya pun gak akan terlalu panjang dibanding dengan yang klaim secara manual.

Setelah diperiksa oleh petugas, kamu tinggal menunggu dana BPJS Ketenagakerjaan masuk ke rekeningmu. Umumnya transfer saldo membutuhkan waktu hingga 10 hari kerja.

Dokumen yang Dibutuhkan

Agar proses pencairan dana JHT berjalan lancar, sebaiknya siapkan dengan lengkap semua dokumen yang dibutuhkan.

  • Kartu Peserta BPJS Ketenagakerjaan asli dan fotokopi 1 lembar.
  • KTP asli dan salinannya.
  • Buku rekening atas nama peserta asli dan fotokopi.
  • Surat keterangan dari perusahaan bahwa peserta masih bekerja, dan dalam surat keterangan tersebut dijelaskan jika keberadaan surat keterangan adalah untuk pengajuan klaim JHT 10 persen guna persiapan pensiun.
  • Atau, fotocopy dan asli paklaring (surat keterangan berhenti bekerja).
  • Menyertakan dokumen perumahan untuk pengajuan klaim JHT 30 persen, yang terdiri dari tanda terima booking fee, standing instruction (surat perintah kepada bank untuk melakukan transfer dana rutin), SP3K, dan akad kredit dari perbankan.
  • Form pengajuan JHT (F5) yang telah diisi lengkap.
  • Foto peserta terbaru.
  • Jika saldo kamu lebih dari Rp50 juta, maka kamu wajib melampirkan NPWP juga, siapkan kartu NPWP asli dan fotokopi.
  • Scan semua dokumen di atas dan simpan dalam format file .jpeg, .jpg, .bmp. Atau .pdf.

Syarat Mencairkan Dana BPJS Ketenagakerjaan

Untuk mencairkan dana BPJS Ketenagakerjaan, ada beberapa syarat yang perlu dipenuhi berikut ini adalah beberapa diantaranya:

  1. Pencairan saldo 10 persen hanya untuk dana persiapan pensiun. Sementara pencairan dana 30 persen hanya untuk pembiayaan perumahan.
  2. Peserta hanya bisa mencairkan saldo 10 persen saja, atau 30 persen saja (tidak bisa keduanya).
  3. Belum berusia 56 tahun.
  4. Peserta masih bekerja.
  5. Perusahaan rutin membayarkan iuran JHT BPJS Ketenagakerjaan
  6. Pengambilan saldo tidak bisa diwakilkan kecuali peserta meninggal dunia.

Nah, jadi meski bisa dicairkan sebagian, peserta tidak bisa mencairkan dana untuk keperluan macam-macam. Karena, bagaimanapun juga tujuan adanya JHT untuk membantu masa pensiun peserta. Jadi, tidak boleh digunakan untuk sembarang keperluan.

Syarat mencairkan dana BPJS Ketenagakerjaan 100 persen saldo

  1. Karyawan sudah tidak lagi bekerja di perusahaan (non-aktif), dengan alasan pensiun, cacat total, PHK, atau mengundurkan diri.
  2. Sudah masuk waktu minimal 1 bulan sejak tanggal dinyatakan nonaktif.
  3. Pencairan dana tidak boleh diwakilkan.
  4. Telah mencapai usia 56 tahun.

Tips Mencairkan BPJS Ketenagakerjaan Online Supaya Lancar

Kadang proses verifikasi tidak lolos atau pencairan dana lebih lama terjadi karena kesalahan-kesalahan kecil. Berikut ini ada tips agar proses verifikasi BPJS Ketenagakerjaan berjalan lebih cepat.

  1. Saat mengirim email dokumen, pastikan format Subjek email ditulis dengan benar.
  2. Jangan upload foto lama, lebih baik gunakan foto selfie terbaru.
  3. Pastikan email, nomor WA, no telepon yang dicantumkan dalam formulir atau permohonan klaim adalah alamat email dan nomor kontak yang aktif.
  4. Jika verifikasi gagal dan minta upload ulang dokumen, usahakan dokumen yang wajib diulang tersebut kamu unggah sebelum jam 2 siang, dalam kurun waktu maksimal 24 jam setelah video call.

Jika semua cara mencairkan dana BPJS Ketenagakerjaan online sudah kamu lakukan dengan benar, tetapi tetap gagal verifikasi, kamu tidak perlu khawatir dana JHT kamu hilang. Cukup ambil antrean nomor lagi dan lakukan semua prosedur di atas sekali lagi.

Pertanyaan Seputar Cara Mencairkan BPJS Ketenagakerjaan Online

Apakah kamu punya pertanyaan seputar BPJS atau asuransi? Yuk, konsultasikan dengan ahli asuransi secara gratis melalui Tanya Lifepal!

Kamu bisa mencarinya melalui Layanan Tanpa Kontak Fisik (Lapak Asik) dengan cara mengunjungi situs resmi BPJSTK di http://sso.bpjsketenagakerjaan.go.id/.

Lihat langkah-langkah klaim BPJS Ketenagakerjaan selengkapnya!

Membuat paklaring sendiri di dinas tenaga kerja (disnaker) yang berada satu lokasi dengan perusahaanmu. Namun, data dan tanggal kamu resign dari perusahaan harus sama dengan yang sudah tercatat di kantor BPJS Ketenagakerjaan. Jika berbeda, maka pengajuan klaim kamu bisa ditolak.

Cara cek saldo BPJS Ketenagakerjaan dapat dilakukan secara online melalui situs resmi, aplikasi, atau SMS dan secara offline dengan mengunjungi kantor BPJSTK atau melalui ATM. Lihat cara cek saldo BPJS Ketenagakerjaan selengkapnya!

  1. Kunjungi situs BPJS Ketenagakerjaan di www.bpjsketenagakerjaan.go.id
  2. Isi data diri yang tertera pada layar
  3. Klik Simpan
  4. Tunggu konfirmasi dari pihak BPJS Ketenagakerjaan yang dikirim melalui SMS
  5. BPJS Ketenagakerjaan akan mengirimkan tanggal dan jam kedatangan sesuai ketersediaan kuota
Marketplace Asuransi #1 Indonesia
Jaminan termurah sesuai anggaran Layanan gratis dari beli hingga klaim Proses praktis, polis langsung terbit Pilihan polis dari 50 asuransi terpercaya
Lihat Penawaran Promo →