Bunga Deposito Tertinggi 2021 dari Bank-Bank di Indonesia

Bunga deposito tertinggi bank di Indonesia

Suku bunga deposito adalah nilai yang dibayarkan lembaga perbankan pada nasabah pemegang rekening deposito. Banyak perusahaan perbankan yang menawarkan keuntungan dalam bentuk bunga deposito tertinggi. 

Rekening deposito menjadi investasi primadona karena selain aman, memiliki suku bunga yang lebih tinggi dari tabungan biasa. 

Suku bunga deposito tertinggi tentunya menjadi pilihan utama bagi banyak nasabah perbankan.

Suku bunga acuan Bank Indonesia (BI) menjadi acuan suku bunga simpanan dan kredit perbankan, termasuk juga deposito. Dalam beberapa bulan terakhir, berikut ini daftar suku bunga acuan BI atau BI 7-day (Reverse) Repo Rate.

Periode BI 7-day
21 Januari 2021 3.75%
17 Desember 2020 3,75%
19 November 2020 3,75%
13 Oktober 2020 4,00%
17 September 2020 4,00%
19 Agustus 2020 4,00%
16 Juli 2020 4,00%
18 Juni 2020 4,25%
19 Mei 2020 4,50%
14 April 2020 4,50%
19 Maret 2020 4,50%
20 Februari 2020 4,75%
23 Januari 2020 5,00%

Jika suku bunga BI naik, besaran suku bunga deposito juga ikut naik. Sebaliknya, jika suku bunga BI turun, maka bunga deposito ikut turun. 

Kira-kira berapa ya besaran terbaru yang ditetapkan bank-bank di Indonesia? Bank mana yang menawarkan suku bunga deposito tertinggi?

Daftar suku bunga deposito tertinggi 2021

Sebelum menabung dan investasi di deposito, pastikan dulu kamu mengetahui berapa bunga yang ditawarkan oleh perusahaan perbankan penyedia tabungan deposito. 

Agar kamu mendapatkan keuntungan yang lebih, pilihlah perusahaan perbankan yang menawarkan bunga deposito tertinggi. 

Berikut ini daftar suku bunga deposito tertinggi dari bank-bank besar di Indonesia yang dihimpun dari Pusat Informasi Pasar Uang (PIPU) Bank Indonesia per 26 Januari 2021: 

Bank  1 Bulan 3 Bulan  6 Bulan 12 Bulan
Bank Bukopin 4,50% 4,63% 4,88% 5,13%
DBS Indonesia 3,00% 3,45% 3,63% 3,98%
Bank Mayora 4,88% 4,75% 4,75% 4,75%
Bank Tabungan Negara (BTN) 3,88% 3,88% 4,00% 4,00%
Bank Rakyat Indonesia (BRI) 3,38% 3,38% 3,38% 3,38%
Danamon Indonesia 4,00% 4,00% 4,00% 4,00%
OCBC NISP 2,95% 3,50% 3,50% 3,75%
UOB Indonesia 3,38% 3,50% 3,75% 3,25%
Bank Negara Indonesia (BNI) 3,25% 3,25% 3,25% 3,25%
Panin Indonesia 3,20% 3,30% 3,35% 3,30%
HSBC Indonesia 3,75% 4,00% 3,88% 2,75%
CIMB Niaga 3,00% 3,18% 3,13% 3,18%
Maybank Indonesia 3,63% 3,63% 3,63% 3,50%
Bank Permata 3,38% 3,38% 3,50% 3,38%
Standard Chartered Bank 3,88% 4,00% 4,13% 1,63%
Bank Commonwealth 4,13% 3,86% 3,75% 3,38%
Bank ICBC Indonesia 4,00% 3,75% 3,75% 3,75%
Bunga Mandiri 3,25% 3,25% 3,25% 3,25%
Bank Mega 2,88% 2,88% 2,75% 2,75%
Bank Central Asia (BCA) 3,00% 3,00% 3,00% 3,00%
ANZ Indonesia 2,03% 2,21% 2,33% 2,45%
Deutsche Bank AG 1,79% 1,92% 2,02% 2,12%
Citibank 1,88% 3,13% 3,29% 3,23%

[Baca: Jangan Cuma Mikirin Bunga Deposito Tertinggi Saja! Tapi Juga Persiapkan Masa Depan Kesehatan Kamu dengan Asuransi Kesehatan Terbaik di Sini, Premi Mulai Rp100 Ribuan]

Rumus cara menghitung bunga deposito tertinggi

Setelah mengetahui deretan daftar suku bunga deposito tertinggi, sekarang saatnya kamu mengetahui bagaimana cara menghitung suku bunga tersebut. 

Hal-hal yang perlu kamu perhatikan adalah, komponen-komponen yang terdapat di deposito yang nantinya diperhitungkan. Dari komponen-komponen tersebut, maka diperoleh rumus:

Bunga Deposito = Dana Deposito x (Bunga Tahunan / 12) * Jumlah Bulan Tenor

Agar lebih jelas, simak contoh perhitungannya berikut ini:

Misalnya, bunga deposito di Bank BCA sebesar enam persen buat tenor tiga bulan. Sementara dana yang didepositokan sebesar Rp100 juta. 

Ingat, deposito itu dikenakan pajak bunga deposito sebesar 20% lho

Dana Deposito Awal Rp100.000.000
Bunga Deposito Tahunan (%) 3,60%
Tenor Deposito (Bulan) 3
Pajak Deposito 20%
Keuntungan Bunga (Sebelum Pajak) Rp900.000
Keuntungan Bunga (Setelah Pajak) Rp720.000
Total Dana Setelah Tenor Berakhir Rp100.720.000

Simulasikan bunga deposito tertinggi menggunakan Kalkulator Bunga Deposito

Menghitung bunga deposito tertinggi saat ini tidaklah sulit. Kamu dapat mensimulasikan perhitungan bunga deposito tertinggi dengan kalkulator di bawah ini:

Pengertian deposito

Deposito merupakan produk simpanan bank dengan bunga di atas tabungan dan boleh diambil setelah jangka waktu tertentu.

Berdasarkan definisi itu, tentu saja deposito lebih menguntungkan dari sisi bunga walau ada penarikan dananya berdasarkan waktu tertentu.

Kalau bunga tabungan maksimal 1 persen per tahun, bunga deposito tertinggi per tahunnya maksimal bisa 6 persen per tahun. Jelas menguntungkan banget kan punya deposito? 

Sementara jangka waktu yang diberlakukan beragam, mulai dari satu bulan, tiga bulan, enam bulan, 12 bulan, 24 bulan, hingga 36 bulan. Besaran bunga deposito pun berbeda di setiap jangka waktu atau tenor yang berlaku.

Jika ingin memilih bunga deposito tertinggi, biasanya kamu bisa memilih yang jangka waktu penyimpanannya paling lama. 

Kelebihan deposito

Gak bisa dipungkiri jika deposito adalah investasi yang aman dan memiliki beberapa kelebihan, yaitu:

1. Investasi yang menguntungkan

Deposito atau tabungan berjangka bisa dijadikan investasi yang tepat karena aman dan dijamin oleh LPS. Selain itu nilai pokok dari uang yang disetor akan terjaga dengan baik. 

Ini berbeda dengan instrumen investasi lain seperti saham atau investasi obligasi yang memiliki risiko pengurangan nilai dari dana awal.

2. Suku bunga tinggi

Jika dibanding dengan tabungan biasa, berinvestasi deposito menawarkan suku bunga yang lebih tinggi dan menguntungkan. Selain itu, dalam deposito gak ada potongan biaya administrasi seperti tabungan biasa.

3. Akses bunga deposito lebih gampang

Meskipun dalam deposito pemilik dana gak bisa mengakses dananya secara bebas, karena hanya bisa dilakukan saat jatuh tempo. Tapi untuk bunga deposito, banyak bank yang memberlakukan transfer otomatis ke rekening yang diinginkan si deposan. 

Jadi, si pemilik dana bisa memiliki pendapatan rutin dari bunga deposito tersebut

4. Risiko kecil

Dalam deposito dana kamu akan terlindungi dari risiko fluktuasi pasar dan jaminan dari LPS. 

Sehingga uang yang kamu simpan dalam bank terjaga dari tindakan penyelewengan dana atau kebangkrutan bank.

Kekurangan deposito

Selain memiliki kelebihan, deposito juga punya sisi kelemahan yang wajib kamu pahami. Beberapa kekurangan dari deposito, yaitu:

1. Hasil imbal rendah

Sebagai instrumen investasi, deposito merupakan jenis investasi yang aman. Tapi hal itu berpengaruh juga pada imbal hasil yang diberikan tergolong rendah dibanding produk investasi lain seperti saham atau obligasi

2. Mudah terpengaruh inflasi

Walaupun bunganya lebih tinggi dari tabungan biasa, namun gak ada artinya jika terjadi inflasi yang tinggi. 

Seperti inflasi yang pernah dialami di Indonesia tahun 2013 yang mencapai nilai 5,9 persen, sedangkan rata-rata suku bunga deposito berkisar antara 3.5 persen – 5.5 persen. 

Belum lagi adanya pengenaan pajak bunga deposito sebesar 20 persen.

3. Nilai investasi gak bertambah

Dalam pengelolaan dana, nasabah gak terlibat langsung sehingga gak bisa meningkatkan nilai dari deposito yang dimiliki.

Syarat-syarat buka deposito

Buat kamu yang tertarik membuka rekening deposito, syarat-syarat yang diminta bank gak susah kok. Yang terpenting, dana yang mau disimpan ada, dokumen juga lengkap. 

Berikut syarat-syarat membuka rekening deposito : 

  • Fotokopi identitas diri (KTP/SIM/Pasport) untuk WNI untuk nasabah individu. Sedangkan untuk badan usaha atau perusahaan menyertakan fotokopi identitas atau legalitas badan usaha atau hukum 
  • Fotokopi NPWP 
  • Mengisi formulir aplikasi pembukaan rekening 
  • Setoran awal untuk pembukaan rekening 

Khusus untuk besaran penempatan awal, setiap bank memiliki nominal minimal berbeda-beda. Umumnya, bank-bank di Indonesia mematok angka minimum Rp8 juta untuk nasabah individu.

Manfaat suku bunga deposito tertinggi

Meski di masa pandemi ini, suku bunga acuan BI sempat turun di angka 4 persen, namun gak melunturkan popularitas deposito. 

Ya, karena salah satu keuntungan dari instrumen investasi yang berisiko rendah ini adalah bunganya yang fleksibel dan kompetitif. Apa saja sih manfaat dari deposito? 

1. Passive income

Sudah dijelaskan di atas salah satu keuntungan deposito adalah bunganya yang lebih besar dibanding tabungan biasa. 

Nah, bunga deposito bisa dijadikan passive income atau penghasilan tambahan bagi deposan. Makin besar dana yang disimpan, otomatis bunga yang dihasilkan pun makin besar pula. 

2. Proses administrasi gak ribet

Manfaat lain yang bisa diperoleh adalah syarat yang diterapkan bank gampang dan gak ribet.

Syarat terpenting adalah kamu membuka rekening tabungan di bank yang kamu tuju, menyiapkan fotokopi kartu identitas dan materai untuk mengesahkan bukti tertulis. 

Tapi, saat ini bank-bank sudah menyediakan materai untuk mempermudah nasabahnya. 

3. Simpanan bisa diperpanjang

Meski deposito merupakan simpanan berjangka dengan masa tenor berkisar antara 1 – 24 bulan, namun bisa lho diperpanjang jika jatuh tempo telah selesai atau belum habis.

Caranya pun mudah, kamu cukup menghubungi pihak bank untuk memperpanjang masa deposito. 

4. Investasi yang aman

Deposito merupakan instrumen investasi yang memiliki risiko rendah dibanding instrumen investasi lain, seperti saham. Karena kuat menghadapi naik turun pasar modal dan pasar uang. 

Meski begitu, tingkat risiko deposito bisa meningkat tergantung dari situasi politik dan ekonomi, seperti krisis. 

Namun, kondisi ini biasanya rentan dialami di negara berkembang seperti Indonesia yang kondisi ekonomi dipengaruhi langsung oleh situasi politik. 

5. Dijamin LPS

Keamanan menjadi salah satu faktor penting dalam melakukan investasi. Di deposito dana nasabah dijamin oleh negara melalui Lembaga Penjamin Simpanan (LPS)

Nilai deposito yang dijamin LPS hingga mencapai Rp2 miliar dengan suku bunga tertinggi. Alasan keamanan inilah yang membuat deposito masih jadi favorit masyarakat Indonesia untuk menyimpan uangnya. 

6. Menerima mata uang asing

Deposito memberikan kemudahan dengan menerima mata uang asing untuk disimpan.

Biasanya deposito valas yang ditawarkan bank-bank besar di Indonesia menerima mata uang seperti dollar, poundsterling, euro, yen, dan beberapa mata uang asing lain. 

Pajak deposito

Dalam aturan Pajak Penghasilan (PPh), bunga deposito adalah objek pajak. Sehingga dikenai pajak sebesar 20%.

Nilai potongan tersebut hanya berlaku untuk deposito di atas Rp7,5 juta. Sedangkan jika di bawah angka tersebut gak dikenai pajak PPh.

Perpanjang jangka waktu deposito dengan ARO

Dalam deposito, biasanya bank menyediakan fitur ARO. Apa itu ARO?

ARO atau auto roll over adalah sistem perpanjangan deposito secara otomatis setelah jatuh tempo. Biasanya perpanjangan dilakukan untuk jangka waktu dan nominal yang sama. 

Jika telah disetujui, maka uang simpanan yang ada akan didepositokan kembali untuk jangka waktu yang sama sampai nasabah mencairkannya.

Buat kamu yang tergolong sibuk, sistem ini sangat membantu sekali. Karena kamu gak perlu repot-repot lagi untuk mengurus perpanjangan waktu deposito dengan datang ke bank.

Konsekuensi pencairan deposito sebelum jatuh tempo

Simpanan berjangka atau deposito bisa dicairkan dananya setelah jatuh tempo. Meski begitu, bukan berarti sebelum tenor selesai kamu gak bisa mengambil deposito. Tapi ada konsekuensinya jika melakukan pencairan deposito sebelum waktunya. 

1. Biaya penalti atau denda

Risiko yang biasa diberlakukan di lembaga perbankan adalah pengenaan biaya penalti atau denda. Penalti yang berlaku tergantung dari produk deposito apa yang kamu pilih. 

Umumnya, bank-bank di Indonesia mengenakan penalti sebesar 0.5 – 3 persen dari jumlah deposito. 

2. Bunga deposito gak dibayarkan 

Konsekuensi lain yang akan diterima deposan jika mencairkan deposito sebelum waktunya adalah penghapusan bunga deposito yang berjalan. 

Penghapusan bunga deposito ini biasanya disepakati saat membuka rekening deposito. Jadi wajar saja jika kemudian kamu gak dapat bunga deposito tinggi seperti yang dijanjikan sebelumnya. 

Demikianlah informasi singkat mengenai bunga deposito tertinggi. Segera buka deposito untuk memberikan jaminan bagi keuangan kamu di masa depan. 

Jika kamu memiliki pertanyaan lainnya seputar suku bunga deposito tertinggi, investasi lainnya, atau masalah keuangan, tanyakan saja ke para ahli di Tanya Lifepal!

Tanya jawab seputar suku bunga deposito tertinggi

Bunga deposito tertinggi di bank apa?

Berdasarkan data Pusat Informasi Pasar Uang (PIPU) Bank Indonesia per 26 Januari 2021, bunga deposito tertinggi di Bank Bukopin dengan persentase 5,13%.

Berapa bunga deposito 100 juta rupiah per bulan Bank BCA?

Bank Central Asia (BCA) berdasarkan data Pusat Informasi Pasar Uang (PIPU) Bank Indonesia per 26 Januari 2021 menetapkan bunga deposito tenor 1, 3, 6, hingga 12 bulan sebesar 3,00%.

Berapa bunga deposito BNI 100 juta rupiah?

Bank Negara Indonesia (BNI) berdasarkan data Pusat Informasi Pasar Uang (PIPU) Bank Indonesia per 26 Januari 2021 menetapkan bunga deposito tenor 1, 3, 6, hingga 12 bulan sebesar 3,25%.

Marketplace Asuransi #1 Indonesia
Jaminan termurah sesuai anggaran Layanan gratis dari beli hingga klaim Proses praktis, polis langsung terbit Pilihan polis dari 50 asuransi terpercaya
Lihat Penawaran Promo →