Nisbah Deposito Muamalat 2020 – Simulasi dan Info Lengkapnya

Tabungan deposito Muamalat

Muamalat Deposito Mudharabah adalah produk deposito syariah dari Bank Muamalat dengan nisbah hingga 75%.

Dalam deposito syariah, simpanan nasabah berupa investasi tersebut hanya bisa ditarik di waktu tertentu berdasarkan perjanjian antara nasabah pemilik dana (shahibul maal) dan pihak bank (mudharib) beserta juga nisbah atau bagi hasil yang sudah disepakati besarannya di awal.

Besaran nisbah tergantung pada jumlah dana yang didepositokan. Muamalat Deposito Mudharabah menawarkan nisbah hingga 75% jika kamu membuka deposito sebesar Rp100 juta.

Produk ini tepat untuk kamu yang ingin menerapkan prinsip syariah dalam berinvestasi. Hasilnya pun tetap optimal.

Daftar nisbah deposito mudharabah berdasarkan tenor

Berikut ini skema bagi hasil atau nisbah deposito Bank Muamalat dan bank-bank syariah lainnya.

1 bulan  3 bulan  6 bulan  12 bulan 
Bank Muamalat  Sesuai kesepakatan awal  Sesuai kesepakatan awal  Sesuai kesepakatan awal  Sesuai kesepakatan awal 
Bank BNI Syariah  43% : 57% 44% : 56%  45% : 55% 46% : 54%
Bank BRI Syariah  Sesuai kesepakatan awal  Sesuai kesepakatan awal  Sesuai kesepakatan awal  Sesuai kesepakatan awal 
Bank Mandiri Syariah  Sesuai kesepakatan awal  Sesuai kesepakatan awal  Sesuai kesepakatan awal  Sesuai kesepakatan awal 
Bank Mega Syariah  40.12% : 59.88% 38.41% : 61.59% 36.84% : 63.16% 36.84% : 63.16%
Bank BTN Syariah  40% : 60% 43% : 57% 44% : 56% 44% : 56%
Banyak Bukopin Syariah  47% : 53% 46% : 54% 45% : 55% 44% : 56%
Bank Danamon Syariah  4.75% 4.75% 4.75% 4.75%
Bank CIMB Niaga Syariah  Sesuai kesepakatan awal  Sesuai kesepakatan awal  Sesuai kesepakatan awal  Sesuai kesepakatan awal 

Rumus pembagian hasil (nisbah) Muamalat Deposito Mudharabah dan simulasinya

Apabila deposito konvensional menawarkan bunga, lain halnya dengan deposito syariah. Sebab sesuai prinsip syariah yang melarang adanya bunga.

Bunga yang ditawarkan tersebut dianggap riba dan hukum syariah melarang itu. Untuk itu deposito syariah menawarkan sistem pembagian hasil atau nisbah.

Faktor yang menjadi penentu besarnya nisbah adalah jenis produk simpanan dan perkiraan pendapatan investasi serta biaya operasional bank.

Berikut rumus perhitungan bagi hasil atau nisbah di Bank Muamalat: Rumus Nisbah = (Rata-rata dana nasabah / 1000) x HI-1000 x (Nisbah nasabah / 100)

Keterangan:

  • HI-1000 adalah angka yang menunjukkan hasil investasi yang diperoleh dari penyaluran setiap seribu rupiah dana yang diinvestasikan oleh bank. Setiap harinya angka ini mengalami penyesuaian dan bisa dicek ke pihak Bank Muamalat.
  • Nisbah adalah bagi hasil.

Agar kamu bisa lebih memahaminya, kamu bisa langsung memahami contoh kasus di bawah ini.

Misalnya, Fulan memiliki saldo tabungan sebesar Rp200 juta dengan Hi-1000 sebesar 6,58 dan nisbah sebesar 5%. Nisbah yang akan didapatkan fulan sebesar:

Bagi hasil yang didapatkan fulan selama 1 bulan dengan deposito Rp200 juta sebesar Rp65.800.

Syarat buka Muamalat Deposito Mudharabah

Adapun syarat dan dokumen yang harus kamu lengkapi, di antaranya:

  1. Memiliki rekening tabungan Bank Muamalat
  2. Mengisi formulir pendaftaran Muamalat Deposito Mudharabah
  3. Setoran awal minimum Rp5 juta
  4. Melengkapi dokumen
  • Perorangan
  1. Menyerahkan fotokopi identitas diri seperti KTP/SIM/Paspor untuk WNI
  2. Menyerahkan fotokopi identitas diri seperti KITAS/KITAP, paspor dan surat referensi untuk WNA.
  • Badan usaha
  1. Menunjukkan bukti izin usaha seperti akta pendirian usaha, SIUP, TDP, SKD, SITU yang masih berlaku
  2. Surat kuasa penunjukkan pengelolaan rekening
  3. Bukti identitas penerima dan pemberi kuasa
  4. Menyerahkan fotokopi identitas legalitas

Manfaat Muamalat Deposito Mudharabah

Muamalat Deposito Mudharabah memberikan banyak manfaat untuk nasabahnya, seperti:

  • Dana yang diinvestasikan akan dikelola menggunakan prinsip syariah, yakni akad mudharabah muthlaqah
  • Bebas biaya administrasi
  • Bagi hasil bisa ditambahkan ke saldo deposito
  • Layanan Automatic Roll Over (ARO)
  • Tersedia dalam mata uang IDR atau USD
  • Mendapatkan nisbah hingga 75% untuk setoran deposito awal Rp100 juta

Konsekuensi pencairan Muamalat Deposito Mudharabah

Sama halnya dengan deposito konvensional yang menerapkan penalti bagi nasabahnya yang melakukan penarikan sebelum jatuh tempo. Deposito syariah juga menerapkan hal yang serupa.

Besaran penalti dari bank syariah yang satu dengan yang lain tentu saja berbeda. Di Muamalat Bank Mudharabah, kamu akan dikenakan penalti sebesar Rp30 ribu dengan beberapa syarat dan ketentuan yang berlaku.

Sekalipun begitu, gak dipungkiri bahwa ada beberapa bank syariah yang membebaskan biaya penalti untuk nasabahnya yang ingin melakukan penarikan sebelum jatuh tempo.

Kelebihan dan kekurangan Muamalat Deposito Mudharabah

Di bawah ini kelebihan dan kekurangan dari deposito Muamalat.

Kelebihan Muamalat Deposito Mudharabah

Namanya investasi tentu mengharapkan untung yang maksimal, kan. Keuntungan inilah yang akan kamu dapatkan dari Muamalat Deposito Mudharabah

  • Menguntungkan. Bagi hasil yang kamu dapatkan akan optimal
  • Ketenangan hati. Dana yang kamu investasikan akan dikelola secara syariah. Gak usah khawatir riba lagi, deh
  • Fleksibel. Kamu bisa pilih sendiri jangka waktunya, mau 1 bulan, 3 bulan, 6 bulan, atau 12 bulan
  • Sebagai jaminan. Kamu bisa menggunakan Muamalat Deposito Mudharabah ini sebagai jaminan pembiayaan saat dibutuhkan

Kekurangan Muamalat Deposito Mudharabah

Di setiap ada kelebihan tentu ada kekurangan. Kekurangan Muamalat Deposito Mudharabah adalah produk deposito ini gak dilengkapi dengan fasilitas asuransi jiwa.

Pajak Muamalat Deposito Mudharabah

Sekalipun menerapkan prinsip syariah, deposito dengan akad mudharabah ini tetap dikenakan pajak deposito. PPh yang dibebankan atas penghasilan bagi hasil deposito syariah sebesar 20% dari jumlah bruto.

Investasi asuransi syariah juga kasih untung maksimal

Bank Muamalat juga memiliki produk deposito yang dilengkapi dengan layanan asuransi jiwa, yakni Muamalat Deposito Fulinvest.

Muamalat Deposito Fulinvest merupakan produk investasi dalam mata uang rupiah atau USD yang berjangka antara 6 bulan hingga 12 bulan. Dilengkapi juga dengan asuransi jiwa.

Keunggulan:

  • Bebas biaya premi
  • Bebas biaya administrasi
  • Manfaat untuk ahli waris yang meninggal dunia akibat kecelakaan berupa santunan minimal senilai Rp5 juta dan maksimal Rp50 juta
  • Bagi hasil bisa diakumulasikan ke rekening deposito nasabah
  • Bagi hasil juga bisa ditransfer ke rekening di bank lain

Gak kalah menguntungkannya dari Muamalat Deposito Mudharabah. Dengan Muamalat Deposito Fulinvest, kamu bisa mendapatkan untung hingga 6,17%.

Jumlah uang Jangka waktu (bulan) Tingkat keuntungan
> Rp5 juta 6 4,36%
> Rp5 juta 12 4,40%
> Rp100 juta 1 6,17%

Daftar bunga deposito bank umum

Untuk membandingkan manakah yang lebih menguntungkan, apakah berinvestasi dengan deposito syariah atau deposito konvensional. Kamu juga perlu mengetahui bunga yang ditawarkan tabungan berjangka dari bank konvensional.

Marketplace Asuransi #1 Indonesia
Jaminan termurah sesuai anggaran Layanan gratis dari beli hingga klaim Proses praktis, polis langsung terbit Pilihan polis dari 50 asuransi terpercaya
Lihat Penawaran Promo →